2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Zainul Qiram, Kuliah di Undiksha, Nongkrong plus Jualan Tahu Walik di Tepi Jalan Singaraja

Son Lomri by Son Lomri
February 19, 2025
in Persona
Zainul Qiram, Kuliah di Undiksha, Nongkrong plus Jualan Tahu Walik di Tepi Jalan Singaraja

Zainul Kiram jualan tahu walik di tepi Jalan A Yani Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

SEBAGAI mahasiswa semester enam Jurusan Ekonomi di Undiksha Singaraja, Zainul Qiram sepertinya enggan untuk nongkrong biasa, sembari rokokan, dan isinya hanya ngobrol-ngobrol tanpa arah untuk membunuh waktu. Apalagi hanya sekadar membuat agenda perwacanaan pasca bangun tidur, harus begini-begitu, tapi sejatinya tak menghasilkan apa-apa.

Tampaknya juga, lelaki asal Negara ini enggan untuk menghabiskan bekal hidup dari orang tuanya. Maka, berpikirlah ia. Mengapa nongkrong tidak sambilan usaha sekalian? Hitung-hitung belajar jadi pengusaha muda. Hitung-hitung jadi harapan bangsa.

“Iya, kan, kalau bisa dijalanin dua-duanya, barengan, kenapa gak jalanin aja, kan? Jadi jualan sambil nongkrong,” kata Zainul Qiram saat ditemui Selasa malam, 18 Februari 2025.

Zainul Qiram jualan tahu walik dengan brand Tahu Walik Om Jo di Jalan A. Yani, dekat Apple Mart, Singaraja.

Zainul Kiram jualan tahu walik di tepi Jalan A Yani Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

Tahu walik merupakan makanan khas dari Banyuwangi. Tahu yang dibalik, kemudian diisi adonan, memang gurih sebagai cemilan dan cocok sebagai teman ngopi. Setelah buka di jam enam sore, sebuah meja dengan payung merah dan plang nama “Tahu Walik Om Jo” terlihat menantang pasar.

Menantang pisangnya Mas Kaesang di Solo. Alamak!

Ditunggulah pembeli oleh Zainul. Lelaki itu seperti tak peduli dengan jualannya yang beda sendiri, dan ia yakin, tahu walik akan merobek pasar di Singaraja. Soal pasar dunia, itu urusan belakangan. Yang penting laku saja dulu di tingkat lokal.

Bahkan, di hari valentine kemarin, ia seperti melempar bola api, mempertanyakan orang-orang yang dimabuk cinta di hari itu. Kenapa, katanya, coklat tidak diganti saja dengan tahu walik. Lebih berbeda. Barangkali lelaki itu ingin mengatakan, bentuk cinta kan tak mesti sama.

Menyoal bentuk dan filosofis, dia hendak menjelaskan bungkus dari tahu walik lebih ramah, bukan dari plastik. Sebagaimana cinta melahirkan keramahan. Lingkungan harus tetap dijaga baik.

“Kita mengusung konsep tahu walik premium jadi semua yang kita kasi ke pelanggan itu yang berkualitas tapi dengan harga terjangkau. Slebew,” kata Zainul Qiram.

Zainul tak sendiri, temannya dari Jurusan Bahasa Jepang semester empat, Iffan Rusyadi, juga ikut bersamanya Mereka bekerja sama dalam usaha ini.

Tahu walik produksi Zainul | Foto: tatkala.co/Son

Zainul memiliki tugas membeli bahan, dan Iffan bertugas meracik tahu walik. Soal membuka dan menutup warung, mereka bersama-sama angkat meja dan kompor di jam lima sore dan menutupnya di jam 12 malam.

Menyoal ide, awalnya dari bos tempat si Zainul kerja ngajak kerjasma membuat bisnis yang lain, selain coffee shop. Mumpung di Singaraja tidak ada yang jual tahu walik, akhirnya usaha kecil-kecil yang akan mengguncang jagat raya ini dicetuskan.

Tapi, kerjasama dengan bosnya tidak berlangsung lama, hanya dua harian, dan dilepas kemudian. “Jadinya brand tahu walik Om Jo ini udah aku sepenuhnya yang punya tapi masih dengan fasilitas bosnya,” lanjut lelaki itu menyampaikan si bos cukup baik.

Selain jualan tahu walik, Zainul juga bekerja sebagai barista di Kedai Kopi Etnik itu di Jalan Nusa Indah. Karena jam kerjanya cukup padat. Ini dimanfaatkan lelaki itu sebagai pencarian jati diri, untuk jam terbang agar lebih tinggi.

Ya, kuliah. Ya, usaha. Ya, jadi barista. Lelaki itu akhirnya harus mensiasati waktu agar semua terbagi antara kerja dan kuliah tidak amburadul. Dan sampai sekarang, semua masih berjalan berdampingan.

“Bagi tugas sama teman soal jam kuliah, soal bisanya di jam berapa untuk jualan tahu,” kata Zainul Qiram.

Wadah kertas untuk membungkus tahu walik | Foto: tatkala.co/Son

Sudah dua minggu usaha ini berjalan. Dalam satu hari, sekitar 250 tahu ludes terjual. Dan beberapa hari lalu, di satu hari saat hendak dibuka usaha, segerombol Satpol PP penuh kasih sayang datang. lengkap dengan pentungan.

Mereka menghampiri Zainul. Seperti kasih sayang, Pak Petugas menegur, banner-nya jangan sampai ke trotoar, yah, ganteng.  Takutmenganggu pejalan kaki, begitulah kira-kira isi pembicaraan mereka.

Banner itu kemudian dipindahkan dari garis umum, ke garis secukupnya oleh Zainul. Setelah urusan selesai, pembeli datang, ia segera melayani. Satu porsinya sepuluh ribu, dapat sepuluh biji tahu.

“Selalu digorengkan yang baru kalau ada yang beli, biar hangat. Mau beli kamu, Bang?” katanya.

“Yoi,” kata saya, sebelum pergi malam itu. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Book Café Halaman Belakang di Singaraja — Cocok untuk Baca Buku, juga Main Game di Toilet
Pengalaman Nyeni, Cinta yang Nyeri | Cerita Mizanul Hak, Seniman Lombok di Singaraja
Warung Kopi Tionghoa di Kampung Baru, 50 Tahun Jadi Saksi Pasang-Surut Kota Singaraja
Tags: kulinermahasiswaSingarajatahu walikUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Medal-Medil” Jungut Sari Teater SMAN 1 Sukawati, Juara Satu Lomba Drama Modern Bulan Bahasa Bali 2025

Next Post

Anak Muda yang Semangat dan Percaya Diri dalam Lomba Ngwacén Lontar Bulan Bahasa Bali

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Anak Muda yang Semangat dan Percaya Diri dalam Lomba Ngwacén Lontar Bulan Bahasa Bali

Anak Muda yang Semangat dan Percaya Diri dalam Lomba Ngwacén Lontar Bulan Bahasa Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co