Yezyuruni Forinti dan Mata yang Menari
Menari membutuhkan sebuah kesiapan fisik dan mental. Latihan menari seringkali jauh dari kata nyaman, namun proses ini memerlukan tekad yang ...
Read moreDetailsMenari membutuhkan sebuah kesiapan fisik dan mental. Latihan menari seringkali jauh dari kata nyaman, namun proses ini memerlukan tekad yang ...
Read moreDetailsBerawal dari randai, sebuah kesenian rakyat yang ada di Solok, Sumatra Barat, Kurniadi Ilham mempelajari silat ketika SMP agar masuk ...
Read moreDetailsPriccilia Elizabeth Monica Rumbiak, salah satu Peserta Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 yang diadakan Kemendikbud RI. Ia berasal dari ...
Read moreDetailsSaya berjanji pada I Putu Bagus Bang Sada Graha Saputra untuk ngobrol kurang lebih 30 menit, tapi pada 22 juli ...
Read moreDetailsNama Puri Senja sebenarnya sudah tidak asing lagi di telinga saya. Nama ini muncul dalam beberapa workshop serta pertunjukan tari ...
Read moreDetailsSebagai manusia Bali yang terlahir di Ubud—salah satu destinasi pariwisata dan kesenian di Bali—membuat Gede Agus Krisna Dwipayana atau yang ...
Read moreDetailsEka Wahyuni yang biasanya dipanggil Echa adalah salah satu peserta dalam Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 yang diselenggarakan di ...
Read moreDetailsTemu Seni Tari Indonesia Bertutur tidak hanya mempertemukan saya dengan orang-orang baru untuk berelasi. Saya juga dipertemukan dengan orang lama ...
Read moreDetails“Bayangkan bahwa bagian tubuh dari pinggang hingga ke bawah kita lumpuh, tidak bisa bergerak sama sekali. Lalu kembalilah bergerak dengan ...
Read moreDetailsKetika bertemu dengan Razan Wirjosandjojo di Temu seni Tari Indonesia Bertutur 2022, saya merasa wajahnya sangat familiar, dan “Sepertinya kami ...
Read moreDetailsMalam pertama, ketika Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 dibuka, saya begitu antusias untuk bertemu peserta yang ikut dalam acara ...
Read moreDetailsTanggal 18-24 Juli 2022 yang lalu, saya bersama peserta rajangan barung tempo lalu mendapat kesempatan untuk menjadi LO peserta Temu ...
Read moreDetailsSangar dan tegas. Itulah kesan pertama saat saya pertama kali melihat sosok Pebri Irawan. Perawakannya yang kekar membuat saya sedikit ...
Read moreDetailsKegemaran bisa datang dari mana saja, lingkungan salah satunya. Bahkan mungkin saja kegemaran itu berawal dari sesuatu yang terlihat menyebalkan. ...
Read moreDetails18 Juli 2022, peserta Temu Seni Tari telah tiba. Saya dan beberapa kawan lain segera menyambutnya, sekaligus menghapal wajah-wajah mereka. ...
Read moreDetailsHari keempat Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 dilalui dengan sharing metode sebagaimana hari-hari lain, tetapi pada hari keempat, sharing ...
Read moreDetailsBanyak hal menarik dari Ubud—bagi masyarakat lokal maupun turis mancanegara—Ubud tempat yang istimewa, perpaduan yang sempurna bagi siapa saja yang ...
Read moreDetailsSekitar pukul sepuluh malam, saya dan Mekratingrum Hapsari (kerap disapa Mike) duduk berhadapan di meja resto sambil mengaduk teh hangat ...
Read moreDetailsCatatan Pengamat Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 Di perjalanan menuju Candi Gunung Kawi, suara Made Susanta Dwitanaya yang sedang ...
Read moreDetailsCatatan Pengamatan Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 “Bohong … bohong … bohong …!” teriak spontan seorang anak ketika menyaksikan ...
Read moreDetailsJumat, 22 Juli 2022, rombongan peserta Temu Seni Tari Indonesia Bertutur menuju Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Di bus ...
Read moreDetailsSeluruh peserta duduk di halaman yang dilapisi karpet, ada 2 pohon jepun di halaman itu, sesekali bunganya jatuh, saat peserta ...
Read moreDetailsProgram terakhir Temu Seni Tari – Indonesia Bertutur pada Rabu, 20 Juli 2022, ialah Performance dan Makan Malam : Koreografi ...
Read moreDetailsPukul 07.45 Wita I Made Susanta Dwitanaya sudah tiba di halaman parkir Amatara Agung Raka Hotel. Di Ubud, Gianyar Bali. ...
Read moreDetailsMulai dari pukul 13.00 Wita, panitia dari Teater Kalangan sudah menunggu di meja regristrasi, ada Bryan Ferguson, Rastiti Era, dan ...
Read moreDetailsNYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...
Read moreDetailsSETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...
Read moreDetailsSAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...
Read moreDetails

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...
SUDAH empat belas tahun Forum Anak Daerah (FAD) Gianyar hadir sebagai salah satu wadah partisipasi anak di Kabupaten Gianyar, dan...
RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

HINGGA saat ini, di daerah Tejakula, sebut saja seperti Sembiran, Pacung, Julah, dan Bondalem, masih banyak perajin tenun. Tentu saja...
PADA tulisan sebelumnya, saya telah uraikan bukti-bukti kuat yang menyatakan bahwa Bali Utara—khususnya wilayah Tejakula dan sekitarnya—merupakan jalur dagang pada...
DALAM sejarah, Singaraja (Buleleng) di Bali Utara tercatat sebagai jalur perdagangan yang semarak dan hidup. Apalagi saat wilayah yang didirikan...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co