25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
in Budaya
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

Konferensi Pers Kasanga Festival 2026 (4/3)│Foto: tatkala/Dede

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan budaya tahunan ini hadir dengan wajah baru yang lebih terbuka, tertata, sekaligus tetap memberi ruang bagi kreativitas generasi muda. Festival yang memasuki tahun keempat ini akan berlangsung pada 6–8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung.

Pengumuman konsep baru tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Graha Yowana Suci, Rabu, 4 Maret 2026. Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menegaskan bahwa tahun ini pelaksanaan festival mengalami sejumlah perubahan, terutama pada format parade ogoh-ogoh.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya penonton terpusat di satu titik, kini parade akan dikemas dengan konsep terbuka menyerupai peed aya (pawai) dalam Pesta Kesenian Bali. Format ini diharapkan mampu menyebarkan keramaian sepanjang rute, sekaligus memberi ruang atraksi yang lebih luas bagi para peserta.

“Tahun ini, konsep pelaksanaan mengalami penyegaran dengan sistem parade terbuka menyerupai peed aya pada Pesta Kesenian Bali, serta tanpa konser musik,” ujar Arya Wibawa.

Konferensi Pers Kasanga Festival 2026 (4/3)│Foto: tatkala/Dede

Ia menjelaskan bahwa seluruh ogoh-ogoh yang masuk nominasi 16 besar dari empat kecamatan akan mengikuti pawai utama.

“Sebagai gantinya, sistem karnaval atau mepeed diterapkan agar penonton tersebar di sepanjang rute dan tidak terpusat di Catur Muka, seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Rute parade pun dirancang melingkari pusat kota. Pawai akan dimulai dari depan Jayasabha (rumah jabatan Gubernur Bali), kemudian mengelilingi kawasan Catur Muka satu putaran. Setelah itu, iring-iringan ogoh-ogoh bergerak ke arah selatan hingga berakhir di Jalan Gajah Mada sisi selatan Lapangan Puputan Badung. Sepanjang perjalanan tersebut, setiap peserta diwajibkan menampilkan atraksi sejak garis start hingga titik akhir, sehingga pertunjukan tidak lagi terkonsentrasi di satu titik saja.

Bagi publik yang datang menyaksikan, pengalaman menonton pun akan terasa berbeda. Penonton dapat menyebar di berbagai titik rute, sementara ogoh-ogoh bergerak dengan iringan baleganjur dan koreografi para pengaraknya. Untuk menjaga keamanan dan kelancaran jalannya parade, panitia juga menyiapkan pembatas (barikade) di sepanjang Jalan. Pembatas ini dipasang guna mencegah penonton memasuki barisan ogoh-ogoh saat atraksi berlangsung, sekaligus memastikan para peserta dapat menampilkan karyanya secara optimal tanpa gangguan.

Konferensi Pers Kasanga Festival 2026 (4/3)│Foto: tatkala/Dede

Selain parade utama, suasana festival juga akan dihidupkan oleh beragam kegiatan seni dan lomba yang melibatkan banyak kalangan. I Gede Yogi Pramana selaku Wakil Ketua Panitia menjelaskan bahwa seluruh ogoh-ogoh akan mulai memasuki kawasan acara sejak dini hari pada 6 Maret.

“Loading dilakukan hingga pukul 14.00 WITA, dan ogoh-ogoh akan terparkir dari depan Jayasabha hingga Jalan Kaliasem sebelum pawai dimulai pukul 17.00 WITA,” jelasnya.

Selain parade ogoh-ogoh, Kasanga Festival 2026 juga menghadirkan lomba ogoh-ogoh mini (kategori mesin dan non-mesin), lomba sketsa ogoh-ogoh, lomba tapel, lomba baleganjur, hingga penampilan seni tradisional lainnya. Tak ketinggalan, parade ogoh-ogoh dari IGTKI yang menghadirkan kreativitas anak-anak juga akan turut meramaikan rangkaian acara.

Di sisi lain, aspek penilaian tetap menjadi perhatian serius. Perwakilan dewan juri, I Gede Anom Ranuara, menegaskan bahwa proses penilaian tidak hanya dilakukan di satu titik pertunjukan, melainkan sepanjang rute parade.

“Juri akan menilai dari start sampai finish. Jika ada pelanggaran, termasuk orang di luar regu masuk barisan, bisa langsung dikenakan pengurangan nilai,” tegasnya.

Penilaian tersebut mencakup kedisiplinan peserta, kerapian barisan, serta kesesuaian dengan revisi karya yang sebelumnya telah diberikan oleh tim kurator.

Konferensi Pers Kasanga Festival 2026 (4/3)│Foto: tatkala/Dede

Sementara itu, dukungan terhadap kreativitas para yowana juga diwujudkan melalui bantuan dana pembinaan. Kepala Bidang Tradisi Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Denpasar, Ni Made Suniastari, menjelaskan bahwa setiap finalis 16 besar memperoleh dana pembinaan sebesar Rp30 juta.

Enam karya terbaik nantinya akan mendapatkan tambahan hadiah dengan rincian: juara I sebesar Rp50 juta, juara II Rp40 juta, dan juara III Rp30 juta. Sementara juara harapan I, II, dan III masing-masing menerima Rp20 juta, Rp15 juta, dan Rp10 juta.

Untuk kategori ogoh-ogoh mini mesin, hadiah disiapkan Rp10 juta, Rp8 juta, dan Rp6 juta bagi tiga besar. Sedangkan kategori non-mesin disiapkan Rp8 juta, Rp6 juta, dan Rp4 juta. Adapun lomba sketsa ogoh-ogoh disiapkan Rp5 juta, Rp4 juta, dan Rp3 juta bagi para pemenang.

Tak hanya menonjolkan parade dan kompetisi, Kasanga Festival 2026 juga menghadirkan ruang interaksi sosial melalui stan kuliner tradisional Bali yang dikelola oleh sekaa teruna-teruni (STT). Pengunjung dapat menikmati beragam sajian khas sambil menyaksikan festival. Pada saat yang sama, panitia juga menerapkan manajemen sampah dengan sistem pemilahan selama acara berlangsung.

Terkait curah hujan yang tidak menentu, bagi I Gede Yogi Pramana selaku Wakil Ketua Panitia, semua itu adalah kehendak alam, yang bisa dipersiapkan hanyalah antisipasi ketika hujan terjadi.

“Sesuai tema tahun ini, ‘Jala Sidhi Shuvita’ atau ‘memuliakan sumber air, kami sama sekali tidak membenci air. Jadi anugerah apapun itu dari Tuhan kami terima, meski itu adalah hujan. Apapun cuaca yang terjadi, kami sudah komitmen, pawai akan tetap pentas,” tegasnya.

Dengan konsep baru yang lebih dinamis serta penguatan tata kelola acara, Kasanga Festival 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan menjelang Nyepi, tetapi juga ruang apresiasi bagi kreativitas yowana Denpasar. Sebuah panggung budaya yang menegaskan bahwa tradisi dapat terus hidup, berkembang bersama semangat generasi mudanya. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: denpasarKesanga Festivalogoh-ogohTawur Kesanga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

Next Post

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co