27 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Akar Air dan Yang Jatuh” Dalam Percakapan Bersama Alisa Soelaeman

Putu Aristadewi by Putu Aristadewi
September 7, 2022
in Persona
“Akar Air dan Yang Jatuh” Dalam Percakapan Bersama Alisa Soelaeman

Hari keempat Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 dilalui dengan sharing metode sebagaimana hari-hari lain, tetapi pada hari keempat, sharing metode dijadwalkan lebih panjang. Dan, saya melakukan aktivitas seperti biasa: memantau para peserta—jika sewaktu-waktu mereka memerlukan bantuan atau kalau luang, saya bisa bercakap-cakap dengan salah satu peserta Temu Seni Tari Indonesia Bertutur.

Siang itu, saya bermaksud untuk ngobrol dengan gadis mungil yang tinggal di Jakarta. Ia adalah Alisa Soelaeman—gadis cantik yang tahun ini berumur 29. Alisa mengiyakan ajakan saya. Kegiatan yang diadakan oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan ini adalah momen penting bagi saya untuk dapat bercakap dengannya.

Alisa Soelaeman dan peserta Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 dalam program Napak Tilas di Pura Gunung Kawi

Dalam percakapan siang itu, Alisa rupanya begitu bersemangat, dan ia mengisahkan bahwa dirinya terlahir dari keluarga seniman: ayahnya seorang pelukis, dan hal itu cukup membuktikan bahwa sedari kecil Alisa hidup berdampingan dengan dunia kesenian. Meskipun demikian, balet menjadi satu pintu masuknya ke dunia kesenian. Ia masuk ke akademi balet, Namarina Dance Company sejak umur empat tahun. Sampai sekarang, ia masih tetap aktif dalam balet. Balet rupanya cukup kuat untuk menjadi pijakan dalam dunia kesenian. Atas kesadaran tersebut, Alisa memperdalam ilmu dan pengetahuannya dalam bidang tari dengan kuliah di Institut Kesenian Jakarta, dan dari sana ia bertemu dengan tari-tari lainnya.

Ela Mutiara Jaya Waluya, Alisa Soelaeman, dan Krisna Satya (dari kiri ke kanan) dalam sesi Sharing Method

Dalam menciptakan karya, Alisa mengakatan bahwa dirinya kerap berangkat dari hal-hal yang dekat dengannya. Menurutnya hal yang dekat itu akan lebih ampuh untuk menggerakkan metode penciptaan. Ia menyadari opini tersebut bisa terlihat sebagai sebuah keegoisan dari seorang diri seniman. Namun, mesti disadari, terdapat tantangan dalam penggalian ide seperti ini—tidak semua hal yang dekat dengannya bisa berkaitan secara langsung dengan orang lain. Saya sepakat. Bisa saja orang lain akan mengalami atau memiliki sudut pandangnya sendiri terhadap suatu isu. Ini bisa kita analogikan seperti jatuh cinta, lalu menggambarkan perasaan jatuh cinta yang kita alami. Hal itu sangat dekat dengan kita, tapi belum tentu orang lain mengalami hal yang sama. Namun, pasti ada satu hal yang bisa menguhubungkan jatuh cinta satu orang dan lainnya, dan itulah yang mesti ditemukan.

Alisa Soelaeman dalam sesi Sharing Method di Pura Gunung Kawi

Cara Alisa menggali suatu gagasan yang dekat dengan dirinya saya umpamakan seperti akar. Akar begitu dekat dengan batang. Akar juga sebagai jalur segala nutrisi sampai ke batang. Nah begitu juga dengan Alisa. Cara dia menggali sesuatu yang dekat dengan dirinya, bisa jadi membukakan jalur informasi yang lebih dari yang ia tahu sebelumnya, serta bisa jadi sebagai pembacaan terhadap dirinya sendiri.

Salah satu karyanya yang bercermin pada dirinya sendiri adalah “Akar Air dan yang Jatuh”. Karya tersebut ia pentaskan pada tahun 2021, berangkat dari tanah kelahirannya yakni Sumedang. Ia menelusuri akar keturunan atau identitasnya, yang mempertemukannya dengan sebuah situs kuno dari kerajaan Sumedang Larang.

Eka Wahyuni (baju merah) dan Alisa Soelaeman (baju hitam) dalam sesi Sharing Method di Amatara Agung Raka, Ubud

Puri Senja (kiri) dan Alisa Soelaeman (kanan) dalam pertunjukan berjudul “Tanda Baca”

“Situs itu berupa bangunan dan juga makam-makam kuno yang sekarang sudah tenggelam karena pembangunan waduk,” paparnya. “Sedih kan ya! Padahal itu dekat banget dengan kita,” lanjutnya.

Saya bisa merasakan kesedihan itu dari raut wajahnya. Situs itu tenggelam karena pembuatan waduk yang dilakukan oleh pemerintah. Pembuatan waduk itu tidak hanya menenggelamkan desa, tetapi juga sejarah, dan menurutnya, juga menenggelamkan identitas orang Sumedang. Dari riset itulah Alisa kemudian membuat karya, yang kemudian ia pentaskan pada tahun 2021.

Pertunjukan tari tunggal oleh Alisa Soelaeman berjudul “Suara yang Lebih Pelan”

Dari percakapan itu, saya sebagai seorang koreografer melihat bahwa dalam berkarya, selain tubuh, pembacaan yang dekat dengan kita juga dapat memunculkan hal-hal yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Dari pembacaan tersebut pula saya pikir, kita bisa menemukan kaitan-kaitan dengan hal yang lain, seperti politik di balik suatu isu, pemahaman lingkungan, sosial, dan mungkin yang lainnya, seperti pengalaman Alisa. Saya pun merasa demikian—kadang hal yang dekat tidak secara serta merta kita sadari, sesekali kita perlu menelusuri akar, menumbuhkan batang proses. [T]

  • Baca artikel lain tentang Temu Seni Tari Indonesia Bertutur
  • Tags: Indonesia Bertuturseni tariTemu Seni Tari
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    Ketika Mata Bajak Menengadah Langit : Pemberontakan Estetik Ketut Putrayasa

    Next Post

    Penerjemahan Roman “Mlantjaran ka Sasak” dan Gugatan Terhadap Pujangga Baru

    Putu Aristadewi

    Putu Aristadewi

    Koreografer dan penari, Jelana Creative Movement

    Related Posts

    Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

    by Made Adnyana Ole
    October 17, 2026
    0
    Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

    APA hubungan wayang wong Tejakula dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 yang akan digelar di Buleleng? Secara langsung,...

    Read moreDetails

    Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

    by Wayan Jengki Sunarta
    October 9, 2026
    0
    Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

    APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

    Read moreDetails

    Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

    by Yohana Purnama Fajar
    September 2, 2026
    0
    Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

    “Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

    Read moreDetails

    Rumah Kata di Jalan Nangka

    by Angga Wijaya
    July 9, 2026
    0
    Rumah Kata di Jalan Nangka

    SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

    Read moreDetails

    Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

    by Jaswanto
    June 24, 2026
    0
    Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

    GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

    Read moreDetails

    Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

    by Dede Putra Wiguna
    June 2, 2026
    0
    Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

    SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

    Read moreDetails

    Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

    by Dede Putra Wiguna
    May 30, 2026
    0
    Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

    TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

    Read moreDetails

    Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

    by I Gede Made Surya Darma
    May 22, 2026
    0
    Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

    Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

    Read moreDetails

    Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

    by Nyoman Budarsana
    May 20, 2026
    0
    Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

    CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

    Read moreDetails

    Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

    by Dede Putra Wiguna
    May 4, 2026
    0
    Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

    DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

    Read moreDetails
    Next Post
    Penerjemahan Roman “Mlantjaran ka Sasak”  dan Gugatan Terhadap Pujangga Baru

    Penerjemahan Roman “Mlantjaran ka Sasak” dan Gugatan Terhadap Pujangga Baru

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital
    Liputan Khusus

    Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital

    TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...

    by Jaswanto
    October 26, 2026
    Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
    Esai

    Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

    KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

    by Ahmad Prasetya Hady
    October 26, 2026
    Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”
    Bahasa

    Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”

    ADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...

    by I Made Sudiana
    October 26, 2026
    Belajar dari Senat, Menyapa Semeru
    Tualang

    Belajar dari Senat, Menyapa Semeru

    ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...

    by Ahmad Sihabudin
    October 26, 2026
    Mungkinkah Korut Serang AS?
    Esai

    Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

    DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

    by Jerry Indrawan
    October 26, 2026
    Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
    Olahraga

    Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

    SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

    by Nyoman Budarsana
    October 26, 2026
    Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
    Esai

    Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

    Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

    by Hairunnisa Br. Sagala
    October 26, 2026
    Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026
    Khas

    Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

    SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

    by Rusdy Ulu
    October 26, 2026
    Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
    Khas

    Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

    RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

    by Wahyu Mahaputra
    October 25, 2026
    Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
    Puisi

    Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

    Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

    by Rusdy Ulu
    October 25, 2026
    Menyulam Masa Depan Laut Lovina
    Liputan Khusus

    Menyulam Masa Depan Laut Lovina

    PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

    by Jaswanto
    October 24, 2026
    Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
    Pendidikan

    Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

    NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

    by Dede Putra Wiguna
    October 24, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co