2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
in Budaya
Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama dengan penerima penghargaan saat penutupan Bulan Bahasa Bali 2026

GUBERNUR Bali secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 28 Pebruari 2026. Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali tahun 2026, mengangkat tema “Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa” yang telah berlangsung selama satu bulan penuh mulai 1 – 28 Pebruari 2026.

Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ini tak hanya berlangsung di tingkat Provinsi Bali, tetapi juga di berbagai daerah di Bali, hingga ke tingkat desa termasuk di lembaga pendidikan. Hal itu, untuk lebih membumikan bahasa, aksara dan sastra Bali. Walau demikian, sejumlah wilayah masih ada yang absen atau tidak melaksanakan festival bahasa, aksara dan sastra Bali itu.

Kepala Dinas Kebudataan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana mengatakan, pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ini dimaknai sebagai altar pemuliaan bahasa, aksara dan saatra Bali sebagai taman spiritual untuk membangun jiwa yang mahasempura. Event budaya ini menjadi momentum seluruh lapisan masyarakat Bali untuk menjaga keberlanjutan kebudayaan serta indentitas local di tengah arus modernisasi ini.

Alit Suryana melaporkan, dari 1500 desa adat di Bali hanya 1488 desa adat yang melaksanakan kegiatan Bulan Bahasa Bali. Sedangkan 12 desa adat, tidak menyelenggarapan festival budaya tersebut. Desa adat yang ada di Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Karangasem, dan Kabupaten Tabanan semuanya melaksanakan hajatan tersebut. 

Sedangkan desa adat yang tidak melaksakan itu ada Kabupaten Buleleng sebanyak 2 desa adat, di Kabupaten Badung 1 desa adat, serta di Kabupaten Klungkung, Bangli dan Gianyar masing-masing 3 desa adat yang tidak melaksanakan hajatan tersebut.

Selanjutnya, pelaksanaan Bulan Bahasa Bali di tingkat desa/kelurahan, dari 716 desa/kelurahan yang ada, hanya 671 desa/kelurahan yang melaksanakan. Sedangkan sebanyak 45 desa/kelurahan absen. Jika di Kota Denpasar, Kabupaten Karangasem dan Tabanan semua desa/kelurahan menggelarnya, namun di Kabuaten Badung 9 desa/keluaran yang tidak melaksankan. Semetara di Kabupaten Jembrana 7 desa/kelurahan, Bangli 11 desa/kelurahan, Buleleng 11 desa/kelurahan, Gianyar 6 desa/kelurahan dan Klungkung 1 desa/kelurahan.

Kalau di lembaga pendidikan dibawah Pemerintah Provinsi Bali, seperti SMA/SMK dari 498 SMA dan SMK di Bali hanya 495 yang melaksanakan Bulan Bahasa Bali. Sedang 3 sekolah absen. Sementara dari 16 SLB di Bali, semuanya melaksanakan. Demikian pula di perguruan tinggi.

Alit Suryana mengatakan, Bulan Bahasa Bali VIII tahun ini menghadirkan beragam program edukatif dan kreatif. Tahun ini melaksanakan sebanyak 17 lomba yang diikuti oleh 1.168 peserta dari perwakilan kabupaten/kota dan masyarakat umum. Bahkan peserta dari luar daerah Bali ikut berpartisipasi, seperti dari Lombok, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta dan Sulawesi.

Widyatula (seminar) yang membicarakan berbagai isi lontar diikuti sebanyak 958 peserta. Sementara tiga jenis Kriyaloka (workshop), seperti Baligrafi, Tuntunan Pangenter Acara Basa Bali dan Mabaosan Basa Bali diikuti sebanyak 516 peserta. Paguneman Pengawi Bali (Diskusi sastra) yang membicarakan kesustraan Bali itu diikutin oleh 183 terdiri dari pengarang, praktisi, wartawan, mahasiswa dan kritikus sastra.

Sasolahan sebagai bentuk apresiasi sastra Bali melalui perghelaran teater atau drama modern itu menampilkan sebanyak 12 sanggar dan komunitas. Lalu, kegiatan Malajah Sambil Maplalianan (ruang belajar ramah anak) dipandu oleh FKMGMP Bahasa Bali, perguruan tinggi dan praktisi basa Bali melibatkan sebanyak 525 peserta terdiri dari siswa SD di sekitar Kota Denpasar.

Pameran yang menghadirkan komunitas, UMKM dan lembaga pendidikan itu menjadi oerhatuian masyarakat, terutama generasi muda. Selama sebulan penuh itu, pameran Bulan Bahasa Bali dikunjungi sebanyak 1.429 pengunjung.

Sementara, utsawa (festival) mengetik aksara Bali dengan keyboard itu melibatkan sebanyak 150 orang terdiri dari siswa SMA/SMK. Lalu, Raksa Pustaka, konservasi lontar yang dilakukan oleh penyuluh Bahasa Bali berhasil mengkonservasi sebanyak 1500 lontar milik masyarakat. Lalu, untuk penganugrahan Bali Kerthi Nugraha Mahottama diberikan kepada tokoh dan lembaga.

Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh Tema Bulan Bahasa Bali 2027

Gubernur Wayan Koster yang menanggapi laporan Kepala Dinas Kebudayaan itu meminta instansi terkait mencatat dan mengatasi persoalan anggaran yang menjadi kendala tidak menggelar kegiatan Bulan Bahasa Bali. “Saya minta tahun depan selesaikan, agar semua bisa melaksanakan Bulan Bahasa Bali. Untuk desa/kelurahan yang sekarang tidak menggelar Bulan Bahasa Bali, saya minta Kadis PMD mencatat dan undang mereka, kita tanya apa alasannya,” tegasnya.

Fundamen paling kuat membuat Bali selalu ada dan hidup adalah budaya, yang meliputi adat istiadat, seni dan kearifan lokal. Karena itu, dirinya berkomitmen melestarikan aksara dan Bahasa Bali itu. “Itu yang membuat Bali kuat, memiliki identitas, sekaligus menjadi kekuatan peradaban Bali. Aksara Bali, Bahasa Bali harus langgeng, selama dunia ini ada, Bahasa Bali harus tetap ada,” sebutnya.

Masyarakat Bali boleh berbangga, mengingat Bali satu-satunya provinsi di Indonesia  yang memiliki kegiatan khusus memuliakan bahasa daerah dan aksara Bali. Kreativitas anak-anak muda dalam memanfaatkan teknologi di jaman ini juga sangat baik. “Ada lagi keyboard aksara Bali, ini sangat keren, hanya ada di Bali. Saya minta ke Kadis Kebudayaan agar kalau bisa keyboard ini diberikan semua ke SMA/SMK, SMP, SD, keren sekali ini,” imbuhnya.

Bulan Bahasa Bali tak hanya ruang untuk mengasah kemampuan berbahasa dan menulis aksara Bali, namun juga sebagai media regenerasi. Buktinya, anak-anak dari SD sampai perguruan tinggi ikut berpartisipasi. Lihat saja, yang nyurat lontar tidak hanya penglingsir, tapi anak-anak muda. “Sebagai orang tua, tityang ingin sekali generasi kita fasih menulis aksara Bali, supaya seperti di China, Jepang dan Korea, di mana mereka sangat taat menggunakan aksaranya,” harapnya.

Pada acara penutupan Bulan Bahasa Bali VIII itu, sekaligus menetapkan tema Bulan Bahasa Bali tahun 2027 yang akan mengangkat tema “Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh”. “Saya minta Kadis Kebudayaan dan para ahli untuk merumuskan, sehingga materinya lebih kaya, lebih inovatif dan kreatif,” pintanya. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Bulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

Next Post

Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co