20 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
in Budaya
Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama dengan penerima penghargaan saat penutupan Bulan Bahasa Bali 2026

GUBERNUR Bali secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 28 Pebruari 2026. Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali tahun 2026, mengangkat tema “Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa” yang telah berlangsung selama satu bulan penuh mulai 1 – 28 Pebruari 2026.

Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ini tak hanya berlangsung di tingkat Provinsi Bali, tetapi juga di berbagai daerah di Bali, hingga ke tingkat desa termasuk di lembaga pendidikan. Hal itu, untuk lebih membumikan bahasa, aksara dan sastra Bali. Walau demikian, sejumlah wilayah masih ada yang absen atau tidak melaksanakan festival bahasa, aksara dan sastra Bali itu.

Kepala Dinas Kebudataan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana mengatakan, pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ini dimaknai sebagai altar pemuliaan bahasa, aksara dan saatra Bali sebagai taman spiritual untuk membangun jiwa yang mahasempura. Event budaya ini menjadi momentum seluruh lapisan masyarakat Bali untuk menjaga keberlanjutan kebudayaan serta indentitas local di tengah arus modernisasi ini.

Alit Suryana melaporkan, dari 1500 desa adat di Bali hanya 1488 desa adat yang melaksanakan kegiatan Bulan Bahasa Bali. Sedangkan 12 desa adat, tidak menyelenggarapan festival budaya tersebut. Desa adat yang ada di Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Karangasem, dan Kabupaten Tabanan semuanya melaksanakan hajatan tersebut. 

Sedangkan desa adat yang tidak melaksakan itu ada Kabupaten Buleleng sebanyak 2 desa adat, di Kabupaten Badung 1 desa adat, serta di Kabupaten Klungkung, Bangli dan Gianyar masing-masing 3 desa adat yang tidak melaksanakan hajatan tersebut.

Selanjutnya, pelaksanaan Bulan Bahasa Bali di tingkat desa/kelurahan, dari 716 desa/kelurahan yang ada, hanya 671 desa/kelurahan yang melaksanakan. Sedangkan sebanyak 45 desa/kelurahan absen. Jika di Kota Denpasar, Kabupaten Karangasem dan Tabanan semua desa/kelurahan menggelarnya, namun di Kabuaten Badung 9 desa/keluaran yang tidak melaksankan. Semetara di Kabupaten Jembrana 7 desa/kelurahan, Bangli 11 desa/kelurahan, Buleleng 11 desa/kelurahan, Gianyar 6 desa/kelurahan dan Klungkung 1 desa/kelurahan.

Kalau di lembaga pendidikan dibawah Pemerintah Provinsi Bali, seperti SMA/SMK dari 498 SMA dan SMK di Bali hanya 495 yang melaksanakan Bulan Bahasa Bali. Sedang 3 sekolah absen. Sementara dari 16 SLB di Bali, semuanya melaksanakan. Demikian pula di perguruan tinggi.

Alit Suryana mengatakan, Bulan Bahasa Bali VIII tahun ini menghadirkan beragam program edukatif dan kreatif. Tahun ini melaksanakan sebanyak 17 lomba yang diikuti oleh 1.168 peserta dari perwakilan kabupaten/kota dan masyarakat umum. Bahkan peserta dari luar daerah Bali ikut berpartisipasi, seperti dari Lombok, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta dan Sulawesi.

Widyatula (seminar) yang membicarakan berbagai isi lontar diikuti sebanyak 958 peserta. Sementara tiga jenis Kriyaloka (workshop), seperti Baligrafi, Tuntunan Pangenter Acara Basa Bali dan Mabaosan Basa Bali diikuti sebanyak 516 peserta. Paguneman Pengawi Bali (Diskusi sastra) yang membicarakan kesustraan Bali itu diikutin oleh 183 terdiri dari pengarang, praktisi, wartawan, mahasiswa dan kritikus sastra.

Sasolahan sebagai bentuk apresiasi sastra Bali melalui perghelaran teater atau drama modern itu menampilkan sebanyak 12 sanggar dan komunitas. Lalu, kegiatan Malajah Sambil Maplalianan (ruang belajar ramah anak) dipandu oleh FKMGMP Bahasa Bali, perguruan tinggi dan praktisi basa Bali melibatkan sebanyak 525 peserta terdiri dari siswa SD di sekitar Kota Denpasar.

Pameran yang menghadirkan komunitas, UMKM dan lembaga pendidikan itu menjadi oerhatuian masyarakat, terutama generasi muda. Selama sebulan penuh itu, pameran Bulan Bahasa Bali dikunjungi sebanyak 1.429 pengunjung.

Sementara, utsawa (festival) mengetik aksara Bali dengan keyboard itu melibatkan sebanyak 150 orang terdiri dari siswa SMA/SMK. Lalu, Raksa Pustaka, konservasi lontar yang dilakukan oleh penyuluh Bahasa Bali berhasil mengkonservasi sebanyak 1500 lontar milik masyarakat. Lalu, untuk penganugrahan Bali Kerthi Nugraha Mahottama diberikan kepada tokoh dan lembaga.

Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh Tema Bulan Bahasa Bali 2027

Gubernur Wayan Koster yang menanggapi laporan Kepala Dinas Kebudayaan itu meminta instansi terkait mencatat dan mengatasi persoalan anggaran yang menjadi kendala tidak menggelar kegiatan Bulan Bahasa Bali. “Saya minta tahun depan selesaikan, agar semua bisa melaksanakan Bulan Bahasa Bali. Untuk desa/kelurahan yang sekarang tidak menggelar Bulan Bahasa Bali, saya minta Kadis PMD mencatat dan undang mereka, kita tanya apa alasannya,” tegasnya.

Fundamen paling kuat membuat Bali selalu ada dan hidup adalah budaya, yang meliputi adat istiadat, seni dan kearifan lokal. Karena itu, dirinya berkomitmen melestarikan aksara dan Bahasa Bali itu. “Itu yang membuat Bali kuat, memiliki identitas, sekaligus menjadi kekuatan peradaban Bali. Aksara Bali, Bahasa Bali harus langgeng, selama dunia ini ada, Bahasa Bali harus tetap ada,” sebutnya.

Masyarakat Bali boleh berbangga, mengingat Bali satu-satunya provinsi di Indonesia  yang memiliki kegiatan khusus memuliakan bahasa daerah dan aksara Bali. Kreativitas anak-anak muda dalam memanfaatkan teknologi di jaman ini juga sangat baik. “Ada lagi keyboard aksara Bali, ini sangat keren, hanya ada di Bali. Saya minta ke Kadis Kebudayaan agar kalau bisa keyboard ini diberikan semua ke SMA/SMK, SMP, SD, keren sekali ini,” imbuhnya.

Bulan Bahasa Bali tak hanya ruang untuk mengasah kemampuan berbahasa dan menulis aksara Bali, namun juga sebagai media regenerasi. Buktinya, anak-anak dari SD sampai perguruan tinggi ikut berpartisipasi. Lihat saja, yang nyurat lontar tidak hanya penglingsir, tapi anak-anak muda. “Sebagai orang tua, tityang ingin sekali generasi kita fasih menulis aksara Bali, supaya seperti di China, Jepang dan Korea, di mana mereka sangat taat menggunakan aksaranya,” harapnya.

Pada acara penutupan Bulan Bahasa Bali VIII itu, sekaligus menetapkan tema Bulan Bahasa Bali tahun 2027 yang akan mengangkat tema “Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh”. “Saya minta Kadis Kebudayaan dan para ahli untuk merumuskan, sehingga materinya lebih kaya, lebih inovatif dan kreatif,” pintanya. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Bulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

Next Post

Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails

Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

by tatkala
March 12, 2026
0
Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

Masyarakat Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, melaksanakan upacara Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas Pura Ulun Danu...

Read moreDetails

Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

by Nyoman Budarsana
March 7, 2026
0
Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

Anak-anak itu datang dengan wajah ceria. Busananya sopan, terlihat nyaman dan segar. Jika diajak bicara mereka sangat ramah, dan cepat...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menulis: Perspektif Pengalaman Pribadi
Esai

Sudut Pandang, Cinta, dan Manusia yang Terlalu Cepat Menghakimi

DUNIA modern melahirkan manusia-manusia yang semakin pandai berbicara, tetapi perlahan kehilangan kemampuan memahami. Hari ini, orang terlalu cepat membuat kesimpulan...

by Emi Suy
May 19, 2026
Ungkapan ‘Sakit Hati dan Patah Hati’ Nadiem Memantik Simpati Publik
Bahasa

Ungkapan ‘Sakit Hati dan Patah Hati’ Nadiem Memantik Simpati Publik

Pernahkah Anda mendengar seseorang kecewa dan mengeluh bahwa ia sedang patah hati kepada sebuah negara? Saya sendiri kerap mendengar orang...

by I Made Sudiana
May 19, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

Setelah Tari Pembuka, Apa yang Tersisa dari Diplomasi Budaya Indonesia?

JUMAT malam, 8 Mei 2026, di Mactan Expo, Cebu, Filipina, dalam jamuan santap malam KTT ke-48 ASEAN, budaya tampil lagi...

by Early NHS
May 19, 2026
Ketika ‘Legong Kembang Ura’ Menyapa Guwang untuk Pertama Kalinya
Panggung

Ketika ‘Legong Kembang Ura’ Menyapa Guwang untuk Pertama Kalinya

“Ini tarian paling susah yang pernah dipelajari sejauh ini.” Kalimat itu meluncur pelan dari Ni Mas Ayu Rasitha setelah usai...

by Dede Putra Wiguna
May 19, 2026
Wisata Orang Bali: ‘From Healing To Eling’
Khas

Wisata Orang Bali: ‘From Healing To Eling’

DALAM salah satu bukunya, I Gde Aryantha Soethama menulis bahwa orang Bali tidak punya tradisi berwisata ala Barat. Berwisata dalam...

by I Nyoman Tingkat
May 19, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Emansipasi Wanita di Baduy  [Satu Sudut Pandang]

KESETARAAN gender telah lama dikumandangkan, namun secara pasti entah mulai abad keberapa muncul kesadaran kolektif tentang tuntutan kesetaraan gender oleh...

by Asep Kurnia
May 19, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Artikulasi atau Bisik-Bisik, Penting Mana?

SIDANG pembaca yang budiman, Hari Buruh kemarin, yang hampir kita lupakan, sebenarnya menyimpan satu momen kecil yang lebih menarik daripada...

by Petrus Imam Prawoto Jati
May 19, 2026
Arsip Visual Ada, Arsip Pemikiran Tiada
Esai

Arsip Visual Ada, Arsip Pemikiran Tiada

Kita telah rajin merekam panggung, tetapi belum cukup serius merekam proses penciptaannya. Menjelang Pesta Kesenian Bali 2026, denyut kesenian Bali...

by I Gusti Made Darma Putra
May 19, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Mengapa Agama Kita Mengabarkan Lebih Banyak Berita Buruk?

Sebuah paradoks tentunya. Agama, mestinya membawa hal-hal baik, bahkan meski jika itu sebuah ilusi seperti yang dikatakan oleh Karl Marx....

by Putu Arya Nugraha
May 19, 2026
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali
Budaya

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
Dramatari Arja Klasik Giri Nata Kusuma Hidup Kembali, Menjadi Duta Kota Denpasar Tampil di PKB 2026
Panggung

Dramatari Arja Klasik Giri Nata Kusuma Hidup Kembali, Menjadi Duta Kota Denpasar Tampil di PKB 2026

WARGA Banjar Bukit Buwung¸ Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur memiliki semangat untuk membangkitkan kembali kesenian dramatari arja yang sudah...

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

‘Lock Accounts, Shaken Trust’: Perlunya Transparansi Komunikasi Perbankan

Freeze & Fret! Guys, tiba-tiba rekening kamu ada yang diblokir?? Nah, kebijakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait...

by Fitria Hani Aprina
May 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co