2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lelaki Penari, Kesangsian Orang-orang, dan Proses Kreatif Kurniadi Ilham

Bryan Ferguson by Bryan Ferguson
September 21, 2022
in Persona
Lelaki Penari, Kesangsian Orang-orang, dan Proses Kreatif Kurniadi Ilham

Berawal dari randai, sebuah kesenian rakyat yang ada di Solok, Sumatra Barat, Kurniadi Ilham mempelajari silat ketika SMP agar masuk pada tari tersebut—yang beberapa gerakannya berdasarkan gerakan bela diri.

Ketika SMA, ia mempelajari tari khas Sumatra Barat di sebuah sanggar. Hal ini yang menjadi cikal bakal seorang Kurniadi Ilham atau yang biasa akrab disapa Ilham.

Ia merupakan dosen Universitas Jambi yang menjadi salah satu peserta Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 Juli.

Kurniadi Ilham (tengah) sedang bergerak dalam sesi Sharing Method di Amatara Agung Raka Hotel

Ilham berasal dari keluarga petani, dan ketika ia memilih untuk berkuliah di jurusan tari, keputusan itu menjadi masalah bagi keluarganya. Dalam masyarakat Solok, laki-laki penari dianggap sebagai hal tabu, karena mayoritas anak laki-laki di Solok pergi merantau untuk mengubah nasib.

Pergumulan menjadi seorang penari laki-laki di masyarakat Minang masih menjadi hal yang pelik hingga saat ini. Ilham menceritakan awal mula ia masuk seni tari. Ia dikecam habis-habisan oleh keluarga besarnya: dari kakeknya, orangtua, hingga kakaknya, tidak ada yang setuju Ilham masuk ke jurusan tari.

“Tuh cucuku, masuk (jurusan seni tari) kayak biduan-biduan panggung kayak gitu. Entah apa yang dia kerjakan,” kata Ilham menirukan gunjingan kakeknya.

Ibu Ilham pun seakan angkat tangan dengan jalan yang dipilih anaknya, “Yang penting kamu bisa jadi guru aja deh.” Ilham mencoba menirukan cara Ibunya bicara dengan pasrah atas pilhan anaknya untuk kuliah ke dalam jurusan tari.

Kurniadi Ilham (memegang mikrofon) dalam diskusi tentang situs cagar budaya di Pura Samuan Tiga

Stigma tersebut berlangsung terus-menerus hingga Ilham mampu membuktikan bahwa pemikiran keluarganya salah.

Ilham membuktikannya pada saat kuliah ia mampu mendapat beasiswa dan diberangkatkan ke luar negeri dan tur di beberapa kota; salah satunya New York. Keluarga Ilham terkejut karena ia dapat mencapai itu semua walaupun masih berada di semester awal.

Dengan begitu, Ilham membuktikan, sekurang-kurangnya untuk keluarga sendiri, bahwa menari dapat menjadi hal yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

Ada hal yang menarik ketika saya melihat pertunjukan singkat yang dibawakan oleh Ilham di acara Temu Seni Tari Indonesia Bertutur yang diadakan oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Ia membawakan pertunjukan di hari terakhir dengan menggunakan properti kawat bangunan, kaleng, dan tali. Lalu, dengan beberapa pemain pembantu lainnya ia menyeret-nyeret kawat bangunan itu di lantai.

Malam itu, suara kaleng yang digesekan kepada kawat bangunan menjadi satu-satunya melodi yang menemani para penonton untuk tenggelam pada pertunjukannya. Setelah beberapa lama, para penonton diajak ke panggung untuk berpartisipasi.

Kami diminta untuk menggigit kawat bangunan itu dan kemudian di saat yang bersamaan, kaleng-kaleng yang tertempel pada kawat itu digesekan secara liar. Jujur, gigi saya berasa sedang dibor. Ngilu sekali rasanya.

Kurniadi Ilham dalam persiapan pertunjukan tari di Mandala Wisata, Desa Bedulu

Pertunjukan itu menceritakan tentang bagaimana dampak eksploitasi yang terjadi di sungai Batanghari yang dekat dengan kampung halaman Ilham. Pertunjukan yang ditampilkan pun cukup jauh bentuknya dari estetika tarian khas Minangkabau.

Saya lebih melihat pertunjukan ini sebagai pertunjukan yang kontekstual. Tapi ada satu benang merah dari pertunjukan ini yang bisa saya dapat: adanya unsur-unsur koreo yang mengandung kekerasan, dan masih berkorelasi dengan latar belakang Ilham yang pernah belajar silat.

Hal ini menjadi unik bagi saya, karena ketika ia menciptakan pertunjukan tersebut, ia menghadirkan isu yang paling dekat dengan rumahnya, lalu ia mengaitkan hal yang terjadi di masa lampau lalu dibenturkan dengan realitas yang terjadi saat ini.

Kami sempat berbincang. Hal ini ia lakukan bukan karena trend semata. Ia tidak terlalu peduli dengan mengikuti isu-isu arus utama, melainkan lebih berfokus pada isu yang menarik bagi dirinya saat itu. Terlepas peduli atau tidaknya penonton yang tertarik.

Penampilan Kurniadi Ilham di Mandala Wisata, Desa Bedulu dalam sesi Presentasi Tari

Apa yang dilakukan oleh Ilham, sekilas mengingatkan saya bagaimana berbedanya dirinya dengan beberapa seniman yang saya kenal sewaktu masih tinggal di Jakarta. Banyak seniman di Jakarta yang saya kenal berlomba-lomba ingin menjadi seniman yang membawakan isu-isu yang sedang naik daun saat ini.

Jadi, misalkan sedang ada maraknya informasi tentang kesadaran mental, para seniman lain akan ikut-ikutan membuat hal yang sama. Hal ini seakan-akan dilakukan supaya publik sadar akan eksistensi sang seniman. Akibatnya, seakan-akan skena kesenian yang ada pun berdasarkan latah-latahan isu saja.

Masih banyak hal yang ingin dicapai oleh Ilham. Salah satunya ia ingin terus tetap berkarya dan berkoneksi dengan seniman-seniman di luar Sumatera dengan harapan ia ingin menjadi salah satu seniman di kampung halamannya yang menjadi pemicu bagi masyarakat sekitar untuk lebih mengapresiasi kesenian.

Ia juga berharap apa yang ia lakukan bisa mengangkat stigma buruk tentang laki-laki yang menjadi seorang penari.[T]

– BACA artikel lain tentang Temu Seni Tari Indonesia Bertutur

Koreografi Pijat dan Pencarian Gede Agus Krisna Dwipayana dalam Tubuh Tari Tradisi
Tubuh Antara: Tari Tradisi dalam Gerak Bathara Saverigadi
“Seni dalam Keseharian Bukan Omong Kosong”—Percakapan yang Tertinggal Setelah Temu Seni
Krisna Satya, Sikut Satak, dan Usaha Menerjemahkan Arsitektur dalam Anatomi Tubuh
Tags: Indonesia Bertuturseni tariTemu Seni Tari
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Ngewangsuh” Pusaka Perang Banjar: Mengingat Perlawanan, Menebar Spirit Kepahlawanan

Next Post

Pura Meduwe Karang, Sepeda, WOJ Nieuwenkamp, dan Kopdar Pesepeda Buleleng

Bryan Ferguson

Bryan Ferguson

Aktor dan penari, Jakarta-Badung

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Pura Meduwe Karang, Sepeda, WOJ Nieuwenkamp, dan Kopdar Pesepeda Buleleng

Pura Meduwe Karang, Sepeda, WOJ Nieuwenkamp, dan Kopdar Pesepeda Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co