24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengintip Kesejukan “Kota Tembakau” di Lereng Sindoro-Sumbing

Chusmeru by Chusmeru
August 16, 2025
in Tualang
Mengintip Kesejukan “Kota Tembakau” di Lereng Sindoro-Sumbing

Ladang tembakau di lereng Gunung Sindoro / Foto Dok. Irna

KABUPATEN Temanggung merupakan salah satu dataran tinggi yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis Kabupaten Temanggung berbatasan dengan Kabupaten Kendal di sebelah utara, Kabupaten Semarang di sebelah timur, Kabupaten Magelang di selatan, dan Kabupaten Wonosobo di barat.

Dikutip dari Keris Jateng (2024), sejarah Temanggung selalu dikaitkan dengan raja Mataram Kuno yang bernama Rakai Pikatan. Nama Pikatan sendiri dipakai untuk menyebutkan suatu wilayah yang berada pada sumber mata air di desa Mudal Kecamatan Temanggung. Disini terdapat peninggalan berupa reruntuhan bebatuan kuno yang diyakini petilasan raja Rakai Pikatan.

Sejarah Temanggung mulai tercatat pada Prasasti Wanua Tengah III Tahun 908 Masehi yang ditemukan penduduk dusun Dunglo, Desa Gandulan, Kecamatan Kaloran, Temanggung pada bulan November 1983. Prasasti itu menggambarkan bahwa Temanggung semula berupa wilayah kademangan yang gemah ripah loh jinawi dimana salah satu wilayahnya yaitu Pikatan. Disini didirikan Bihara agama Hindu oleh adik raja Mataram Kuno Rahyangta I Hara, sedang rajanya adalah Rahyangta Rimdang (Raja Sanjaya) yang naik tahta pada tahun 717 M (Prasasti Mantyasih).

Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing / Foto Dok. Adi Nugroho

Penulis di alun-alun kota Temanggung / Foto Dok. Penulis

Kabupaten Temanggung memiliki slogan “Temanggung Bersenyum”, yang merupakan kepanjangan dari  “Bersih, Sehat, Elok, dan Nyaman untuk Masyarakat”. Memang Temanggung merupakan kota yang nyaman. Letaknya yang berada di antara lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing menjadikan Temanggung sebagai kota yang sejuk cenderung dingin.

Selain alam yang indah, Temanggung memiliki banyak objek peninggalan sejarah. Terdapat beberapa situs bersejarah di Temanggung yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Situs tersebut antara lain Situs Liyangan di Desa Purbasari, Kecamatan Ngadirejo, Candi Pringapus di Kecamatan Ngadirejo, Candi Gondosuli,  Prasasti Gondosuli yang ada di Kecamatan Bulu,  dan Prasasti Wanua Tengah II  berada di kompleks Rumah Dinas Bupati Temanggung.

Ikon Temanggung

Menjawab rasa penasaran, penulis bersama beberapa dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, Fisip, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto mengadakan perjalanan “healing” untuk mengintip kesejukan “Kota Tembakau” di lereng Gunung Sindoro-Sumbing. Hanya beberapa tempat yang sempat dikunjungi, karena begitu banyak objek dan daya tarik wisata di Kabupaten Temanggung.

Tembakau menjadi ikon Kabupaten Temanggung yang dinobatkannya sebagai “Kota Tembakau”. Julukan ini diberikan karena Temanggung merupakan salah satu daerah penghasil tembakau terbesar dan terbaik di Indonesia. Masyarakat Temanggung sebagian besar menggantungkan hidupnya dengan bertani tembakau. Cita rasa tembakau Temanggung banyak digemari dan dicari sebagai bahan baku rokok kretek.

Penulis di tengah ladang tembakau Temanggung / Foto Dok. TNA

Selain tembakau, Temanggung juga dikenal dengan kopi Arabika dan Robusta yang khas. Kedua kopi ini tumbuh di dataran tinggi, sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut. Kopi Arabika memiliki aroma yang halus, sedangkan kopi Robusta beraroma mokha yang kuat. Kedua jenis kopi Temanggung itu memiliki ciri yang khas, yaitu beraroma tembakau. Menyeruput kopi Arabika atau Robusta sambil mengisap tembakau di tengah sejuknya udara Temanggung bagi yang merokok tentu merupakan kenikmatan tersendiri.

Beberapa objek wisata menjadi ikon Kabupaten Temanggung. Objek wisata alam Posong banyak dikunjungi wisatawan. Memiliki udara yang sejuk, objek wisata ini berada di Kecamatan Kledung. Wisatawan dapat menikmati keindahan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing sambil menghirup udara segar pegunungan.

Umbul Jumprit merupakan ikon bagi pariwisata Temanggung. Objek wisata ini sering menjadi perpaduan antara wisata alam dan wisata religi. Udaranya sejuk dengan sumber air yang disakralkan. Umat Hindu sering memanfaatkan Umbul Jumprit untuk melakukan ritual pemandian. Sedangkan umat Budha menjadikan Umbul Jumprit sebagai sumber air untuk upacara Waisak di Candi Borobudur.

Di wilayah pedesaan Kabupaten Temanggung terdapat ikon wisata Pasar Papringan Ngadiprono. Objek wisata ini merupakan pasar tradisional yang unik. Konsep pasar ini berbeda dengan yang lain. Selain berada di sekitar pohon bambu yang rimbun, transaksi di pasar ini dilakukan bukan dengan uang biasa, tetapi menggunakan kepingan bambu. Makanan dan minuman tradisional serta hasil kerajinan tangan dijual di pasar ini.

Kuliner Temanggung

Sebagaimana daerah lain di Indonesia, Temanggung memiliki beberapa kuliner khas serta tempat makan yang banyak dikunjungi wisatawan. Nasi Gono atau yang dikenal sebagai Sego Gono merupakan salah satu makanan khas Temanggung. Nasi Gono merupakan perpaduan antara nasi, daun lembayung, kacang panjang, parutan kelapa, dan ikan teri. Secara tradisi, nasi ini sering disajikan dalam hantaran ke ladang atau disajikan saat pesta panen.

Kudapan yang khas dari Temanggung bernama Lentho. Kuliner ini terbuat dari bahan singkong parut. Kemudian diberi campuran kedelai atau kacang tolo mentah yang ditumbuk halus, dibumbui dan digoreng. Secara tekstur, makanan ini menyerupai perkedel atau kroket, namun memiliki cita rasa gurih yang sulit dilupakan.

Dosen Komunikasi Unsoed menikmati kuliner di RM Sego Sambel Bu Dewi / Foto Dok. Penulis

Julukan Temanggung sebagai “Kota Tembakau” memunculkan kuliner menarik berupa Nasi Goreng Tembakau. Kuliner ini sebetulnya merupakan inovasi masyarakat Temanggung. Nasi goreng ini sebetulnya hampir sama dengan yang lain, berbahan baku nasi putih yang digoreng. Namun ada yang unik, nasi goreng ini ditaburi dengan bubuk tembakau yang dihaluskan. Nasi Goreng Tembakau menjadi daya tarik wisatawan, karena rasanya yang khas beraroma tembakau.

Wisatawan yang mengunjungi atau sedang melintas di Temanggung tidak kesulitan untuk mendapatkan tempat makan. Banyak warung atau rumah makan yang berada di sepanjang jalan menuju maupun di dalam kota Temanggung. Salah satunya adalah rumah makan Sego Sambel Bu Dewi. Menu yang disajikan adalah makanan dengan cita rasa lokal yang lezat. Rumah makan ini terletak di tengah kota Temanggung, sehingga memudahkan bagi wisatawan yang sedang melakukan perjalanan untuk beristirahat dan bersantap.

Dosen Komunikasi Unsoed berpose di RM Sego Sambel Bu Dewi / Foto Dok. Penulis

Letak geografis di dataran tinggi dengan udara yang sejuk telah menghasilkan kreativitas masyarakat Temanggung untuk membuat kuliner yang khas. Dalam perspektif pariwisata, kuliner dapat menjadi daya tarik wisata yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Begitu banyak potensi wisata yang masih perlu terus digali dari Temanggung sebagai “Kota Tembakau”, seperti agrowisata maupun eduwisata yang berbasis tembakau. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Merawat Tradisi dari Masjid Saka Tunggal yang Ikonik
Desa Banjarpanepen: Media Kontemplasi bagi Sejumput Toleransi
“Yellow Gate”, Air Terjun Candi Kuning Desa Silangjana: Keindahan Alam yang Membersihkan Lelahmu
Tags: Jawa Tengahobyek wisataTemanggungtembakau
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Beda Mulut, Beda Bicara

Next Post

Puisi-puisi A. Jefrino-Fahik | Setelan Cuek Yeremias

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia

by Ahmad Sihabudin
October 12, 2026
0
Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia

SUDAH cukup lama saya ingin menuliskan kembali tiga kali perjalanan saya ke Ambon, Maluku. Setiap perjalanan memiliki tujuan yang berbeda....

Read moreDetails

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi A. Jefrino-Fahik | Setelan Cuek Yeremias

Puisi-puisi A. Jefrino-Fahik | Setelan Cuek Yeremias

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co