15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

Kadek Surya Jayadi by Kadek Surya Jayadi
February 21, 2026
in Tualang
Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

RINTIK hujan mengiringi perjalanan kami Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana, menuju Puri Agung Karangasem, Jumat 20 Februari 2026. Percuma gerutu yang terucap, sebab memang telah musimnya hujan turun.  Hujan Februari di suasana Tahun Baru Imlek masihlah merupakan berkah. Berkah itu banyak wujudnya, salah satunya adalah kesempatan kami berkunjung ke Puri Agung Karangasem.

Hujan turun kian deras, namun gapura Puri Agung Karangasem seolah gentar menghadapinya. Seolah membiarkan kami tetap masuk ke dalam puri. Kori ini menjadi saksi siapa saja yang pernah berkunjung ke Puri ini. Banyak tokoh dunia yang tercatat berkunjung, salah satunya penyair dunia Rabindranath Tagore, yang dikenal salah satu puisinya berjudul the gardener.

Figure 1 Sumber KITLV

***

“Selamat datang di Puri Agung Karangasem”, demikian kalimat pembuka yang disampaikan Anak Agung Ayu Dewi Girindrawardani, salah satu angga/keluarga Puri Agung Karangasem yang menerima kunjungan kami.  Penyampaiannya halus, dalam bahasa Indonesia yang kental dialek khas Karangasemnya. Bagi yang peka, tuturan ini mencerminkan bagaimana sosok keluarga bangsawan tetap menjaga adabnya. Satu nilai yang telah diwariskan sejak turun temurun. Tutur sapanya menghangatkan suasana, di tengah dingin akibat gempuran hujan lebat.

Sambil menunggu hujan reda, Ibu Gung Dewi, demikian kami memanggilnya, menceritakan sekelumit sejarah Puri Agung Karangasem. Puri Agung Karangasem atau yang dikenal juga dengan sebuatan Puri Maskerdam, merupakan salah satu puri di Bali yang eksistensinya masih bertahan hingga kini. Arsitekturnya tetap dipertahankan sebagaimana dulunya, meski diakui telah mengalami sejumlah renovasi.

Soal arsitektur harus diakui jika Puri Agung Karangasem memiliki sejumlah kontur arsitektur yang unik. Perpaduan antara arsitektur Eropa, China, dan Bali tampak jelas dalam sejumlah ornamen, gaya bangunan, dan pilihan warna. Setiap bangunannnya pun memiliki semiotikanya masing-masing, dengan fungsi-fungsi yang berbeda. Ruang-ruang private-sakral dan ruang publik-pun diatur sedemikian rupa. Pada intinya, kami menangkap pesan harmoni di balik landscape Puri Agung Karangasem ini.

Harmoni tersebut tidak saja terlihat dalam penataan ruang/fisik/tangible, juga bagaimana harmoni itu mewujud pada ranah aktivitas/intangible. Leluhur Puri Agung Karangasem tampaknya telah menangkap satu visi ke depan tentang bagaimana menerjemahkan spirit manunggaling kawulo lan gusti.  Spirit ini tidak diterjemahkan secara sempit, tetapi sebagai spirit kolaborasi lintas etnis. Maka tampaklah kemudian bagaimana puri ini sangat erat hubungannya Islam yang mewujud dalam berbagai aspek dan telah menjadi sejumlah kajian oleh sejumlah akademisi.

***

Berbicara visioner tampaknya tak ada habisnya ketika kita berkunjung ke Puri Agung Karangasem. Bahkan kian tegas ketika puzzle lainnya kita lihat di situs Taman Tirta Gangga. Jaraknya kurang lebih 7 kilometer dari Puri Agung Karangasem. Sesungguhnya kami telah dulu mengunjungi situs ini sebelum bertandang ke Puri Agung Karangasem.

Ada beberapa hal menarik yang berhasil kami tangkap di Taman Tirta Gangga dari penjelasan yang disampaikan oleh Anak Agung Made Kosalia, salah satu keluarga Puri Agung Karangasem yang kini sekaligus kini Bendesa Adat Karangasem. Pertama, Taman Tirta Gangga merupakan salah satu penciri/identitas Puri Agung Karangasem yang identik dengan taman airnya/ water palace­­-nya. Bahkan raja Karangasem Anak Agung Agung Anglurah Ketut Karangasem, the last rajah of Karangasem, mendirikan tidak hanya Tirta Gangga juga membangun taman air lainnya, Taman Soekasada Ujung yang juga menjadi penutup daripada kunjungan kami.

Kedua, Taman Tirta Gangga ini yang namanya sesungguhnya telah bertranformasi beberapa kali, didirikan oleh sang raja tidak hanya untuk kepuasan dirinya belaka, namun juga untuk kebahagiaan rakyat. Visi manunggaling kawolu gusti tampak terasa kian mengalir di Taman Tirta Gangga ini. Spirit inipun bahkan terus dicamkan oleh Anak Agung Made Kosalia dalam berbagai wujud, seperti dalam berbagi bentuk aksi volunteer, bantuan pendidikan, upacara adat, dan lain sebagainya. 

Ketiga adalah komitmen pengelolaan Situs Tirta Gangga ini. Bahwa sebuah heritage tidak cukup hanya diwariskan belaka, tetapi ada sebuah upaya dari generasi penerusnya untuk menjaga dan merawatnya sesuai perkembangan yang dibutuhkan di masa kini dan mendatang. Terbukti hospitality yang diupayakannya membuat Tirta Gangga meraih sejumlah penghargaaan sebagai sebuah destinasi yang memiliki akar sejarah-budaya yang unik dan pelayanan yang baik.

Sebuah hal yang tidak hanya patut dikagumi namun juga pantas ditiru. Kami pun menikmati kebersamaan kami di Taman Tirta Gangga. Aliran airnya yang jernih menyegarkan jiwa kami semua, melepaskan penat kami, dan melupakan sejenak tanggung jawab Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diamanatkan kepada kami semua sebagai sivitas akademika.

***

Acara kunjungan kami di Puri Agung Karangasem tak sekadar kunjungan belaka. Selain menimba ilmu, kami juga melakukan acara penghormatan untuk salah satu pendiri Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Udayana, Prof. Dr. Anak Agung Gde Putra Agung, S.U. yang juga merupakan salah satu putra (the big ten) raja Karangasem terakhir. Dengan sebuah buket bunga sederhana, lantunan doa bersama, dan membaca riwayat singkat, sesungguhnya menyiratkan pesan bahwa semangat pendiri prodi Ilmu Sejarah Universitas Udayana, akan senantiasa tumbuh mekar yang semerbaknya bisa tercium tidak hanya di tataran lokal juga global.

Hal ini senada dengan apa yang kami saksikan kemudian di kunjungan kami terakhir Situs Taman Soekasada Ujung. Di balik guyuran hujan yang berusaha menembus jas mantel Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana, terpapar nyata betapa nilai-nilai lokal bisa bersanding secara apik dengan nilai-nilai global yang tampak pada arsitektur bergaya indis Taman Soekasada Ujung. Kami pulang ke Denpasar dengan lelah yang dijejali dengan penuh ide-ide segar yang menginisiasi lahir dan bathin. [T]

Penulis: I Kadek Surya Jayadi bersama Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana merupakan organisasi kemahasiswaan yang didirikan oleh sejarawan mendiang Drs. Ida Bagus Sidemen, S.U. Sebagai rumah bersama bagi sivitas akademika di lingkungan Program Studi Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, organisasi ini berfokus pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diintegrasikan dengan pengembangan softskill serta karakter mahasiswa. Melalui semangat kekeluargaan, KEMAS berkomitmen melanjutkan visi pendirinya untuk menciptakan ruang belajar yang dinamis, peka terhadap nilai sejarah, budaya, dan serta memiliki kepedulian sosial dengan mengakselerasi nilai nilai budaya lokal berwawasan global demi kemajuan ilmu pengetahuan yang relevan dengan tantangan zaman.

Tags: karangasemProdi Sejarah UnudpuriPuri Agung KarangasemsejarahUnud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

HISKI Hadir di ‘Rumah untuk Bercerita”: Ketika Mendengar sebagai Pilihan

Next Post

Berkaca Pada Prambanan

Kadek Surya Jayadi

Kadek Surya Jayadi

Lahir di Sempidi 16 Maret 1995. Pernah mengenyam pendidikan di Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana. Setamat dari jenjang S-1, ia melanjutkan studi S-2 di Prodi Ilmu Sejarah, Universitas Gadjah Mada. Kini pria yang akrab disapa Dek Uya, bekerja sebagai staff pengajar di Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana.

Related Posts

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

by Chusmeru
April 30, 2026
0
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

Read moreDetails

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

by I Nyoman Tingkat
April 19, 2026
0
Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

JUMAT, 17 April 2026, sebanyak 67 siswa,  guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) melaksanakan pembelajaran di...

Read moreDetails

Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

by Laurensia Junita Della
April 19, 2026
0
Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

“Tanpa seni, dunia jadi hambar.” Saya tidak yakin dari mana saya mendapatkan kata-kata ini, tapi saya setuju. Sebagai orang yang...

Read moreDetails

Di Atas Awan, di Puncak Merbabu, Kami Menemukan Diri

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
April 14, 2026
0
Di Atas Awan, di Puncak Merbabu, Kami Menemukan Diri

HARI itu adalah hari yang telah lama saya nantikan. Hari ketika akhirnya saya bisa menyaksikan dunia dari ketinggian 3.145 mdpl,...

Read moreDetails

Berwisata ke Park Shanghai Surabaya

by Jaswanto
March 29, 2026
0
Berwisata ke Park Shanghai Surabaya

APA ada Surabaya di Shanghai? Saya kira tidak. Tapi ada Shanghai di Surabaya—meski hanya Shanghai-Shanghaian. Maksudnya, bukan Shanghai betulan. Hanya...

Read moreDetails

Menelusuri Jejak Gunung Api di Museum Geopark Batur, Kintamani

by Dede Putra Wiguna
March 24, 2026
0
Menelusuri Jejak Gunung Api di Museum Geopark Batur, Kintamani

KABUT tipis masih menggantung saat saya tiba di dataran tinggi Kintamani, Bangli, Bali. Udara dingin menempel di kulit, sementara di...

Read moreDetails

Desember yang Tak Pernah Usai —Catatan Harian 1982

by Ahmad Sihabudin
March 8, 2026
0
Desember yang Tak Pernah Usai —Catatan Harian 1982

DESEMBER 1982, kami baru naik kelas dua SMA. Umur masih belasan, dada penuh angin, kepala penuh peta yang belum tentu...

Read moreDetails

Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

by Kadek Surya Jayadi
February 28, 2026
0
Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

ADA banyak cara merayakan hari jadi suatu kota. Tak selamanya meski meriah, sebab yang sederhana pun kadang terasa semarak. Sebagaimana...

Read moreDetails

Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

by Nyoman Nadiana
February 26, 2026
0
Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

TANGGAL 4-8 Februari 2026 lalu, saya kembali menapaki Jakarta. Saya berkesempatan terlibat di pameran INACRAFT 2026, pameran craft dan textile...

Read moreDetails

Catatan Perjalanan Bodhakeling: Dialog Lintas Iman dan Upaya Membaca Situs Sejarah Baru

by Kadek Surya Jayadi
February 18, 2026
0
Catatan Perjalanan Bodhakeling: Dialog Lintas Iman dan Upaya Membaca Situs Sejarah Baru

SINAR mentari pagi menyambut dengan hangat, menghiasi perjalanan Keluarga Besar Prodi Sejarah Universitas Udayana menuju Desa Bodhakeling. Bus Universitas Udayana...

Read moreDetails
Next Post
Berkaca Pada Prambanan

Berkaca Pada Prambanan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co