12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
in Pameran
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

Made Subrata (tengah) dengan latar belakang karya-karyanya yang dipamerkan di di Hotel 1O1 Oasis Sanur

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas, sembari menarik nafas panjang, sambil menikmati welcome drink yang disuguhkan pelayan cantik. Tanpa sengaja, pandangan mereka tertuju pada dinding lobi yang menawarkan karya seni indah. Gelas masih di tangan, mereka seketika berdiri, lalu bergegas menuju dinding dengan karya seni lukis itu.

Ada tujuh karya seni lukis yang dipajang merupakan karya perupa dan penulis, I Made Subrata, Lun. Walau mengangkat tema alam yang lumrah dan biasa, tetapi teknik goresan dan aneka warna yang disajikan sungguh memikat. Karya seni di atas kanvas dengan berbagai ukuran seakan memanjakan mata. Maka tak heran, wisatawan yang datang ataupun yang akan keluar hotel, terpesona dengan karya seni seniman lokal itu.

Lukisan berbagai objek itu dipamerkan di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎ mulai Sabtu 10 April hingga 10 Juni 2026, lukisan itu memang “mewartakan” keindahan alam dan budaya Bali. Tujuh lukisan yang dipajang di hotel di kawasan pariwisata Sanur itu, berjudul: Sawah Teras Sering, Pohon dan Tiga Kijang, Pohon Kehidupan, Koi Formasi Sembilan, Ekspresi Wajah, Ekspresi Wajah 1 dan Kucing dan Mawar.

Karya-karya Made Subrata

Jika diapresiasi lebih dalam, lukisan- lukisan itu sarat kandungan pesan pelestarian lingkungan. Lukisan Sawah Teras Sering misalnya, menampilkan keindahan hamparan padi di sawah berundag, dihinggapi burung-burung. Pesan yang ingin disampaikan Subrata lewat lukisan ini bahwa sawah sebagai penghasil padi, mesti dijaga kelestariannya dari alih fungsi. Sebab, belakangan, banyak sawah produktif justru beralihfungsi. Alihfungsi yang massif, dikhawatirkan berdampak pada ketahanan pangan dan terganggunya fungsi sebagai kawasan resapan air.
‎
‎Demikian juga lukisannya berjudul Pohon Kehidupan, Subrata ingin mengingatkan bahwa pepohonan sebagai penghasil oksigen, mesti dirawat sepenuh hati. Hutan sebagai tempat bertumbuhnya pepohonan, mesti dijaga dengan baik, agar bencana banjir tak mudah terjadi.
‎
Dalam karyanya berjudul Koi Formasi Sembilan, Subrata menempatkan pepohonan di atas ikan koi. Itu juga mengandung pesan bahwa pohon menjaga kelestarian air, sebagai sumber kehidupan ikan-ikan dan makhluk hidup lainnya. Ikan koi berjumlah sembilan, membetuk format angka sembilan sebagai objek lukisan, diyakini sebagai pembawa keberuntungan.
‎
‎Sementara itu, lukisannya berjudul Ekspresi Wajah, Subrata mencoba menyuguhkan fenomena yang dihadapi masyarakat kekinian yang penuh tantangan atau cobaan hidup. Ekspresi wajah muncul beragam, ada yang memperlihatkan raut wajah yang sedih, gembira, stres dll. Dalam karya itu wajah-wajah dihiasi rangkaian “pepatran”, memberi pesan bahwa berbagai tantangan atau cobaan hidup tak kuasa dihindari. Maka, tetaplah dihadapi dengan hati yang penuh sukacita.
‎
‎Subrata lahir di Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, 31 Desember 1965. Ia belajar melukis secara otodidak. Ia banyak terinspirasi dari karya pelukis Bali, seperti Bapak Tusan dan sang maestro pelukis Bapak Made Wianta, yang juga sepupu ibunya.

‎Subrata yang lulusan S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unud Singaraja, tahun 1989 ini tak terikat pada salah satu gaya lukisan. Terkadang ia melukis dengan gaya abstrak, ekspresionis, surealis dan bahkan gaya dekoratif. Objek dan temanya beragam. Namun, nuansa Bali-nya masih tetap kentara dalam karya-karya figuratifnya.
‎
‎Sejak tahun 1990-an, Subrata sudah tercatat beberapa kali menggelar pameran lukisan. Diantaranya pameran bersama Sanggar Cung di Restoran Angsa Putih, Nusa Dua (1993), pameran bersama Kelompok Ragam Matra di Taman Budaya Denpasar (1994), pameran bersama Kelompok Ragam Matra di Hotel Bali Cliff Nusa Dua (1997), pameran tunggal dalam rangka seminar internasional di Gedung Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar (‎2016).
‎
Pameran tunggal dalam rangka ‘’International Conference of Bioscience and Biotechnology (ICBB)’’ di Gedung Pascasarjana Universitas Udayana (‎2017), pameran bersama dalam rangka Berawa Beach Art Festival Festival (‎2019), pameran bersama di Desa Tibubeneng (2019), pameran bersama bertajuk Water Holi (c) di Lv8 Resort Hotel Berawa, Canggu, Badung (2019), pameran bersama pelukis Maha Rupa Batukaru di Museum Subak Tabanan (2019), pameran virtual bersama Maha Rupa Batukaru (2019).
‎
‎Pameran virtual di Indonesian Art Community in America (2020), pameran bersama di Rumah Paros (2020), pameran bersama bertema Move On di Bidadari Art Space Mas Ubud, berkolaborasi dengan Lepud Art Management (2021), pameran bersama dalam rangka HUT Pascasarjana Unhi di gedung Pasca Unhi (2021), pameran bersama Komunitas Maha Rupa Batukaru di Santrian Art Gallery Sanur (2023), pameran bersama komunitas Gerakan Seni Rupa Bahagia di The Kayon Jungle, Bresela Gianyar (2024), Pameran bersama di ISI Bali dan pameran bersama Komunitas Maha Rupa Batukaru di salah satu villa di Pantai Pasut, Tabanan serta di arts space Batuan Gianyar (2024) dan pameran bersama di Rumah Berdaya, Sesetan, Denpasar (2025).

Ruang kreasi bagi perupa

Tak hanya THE 1O1 Bali Oasis Sanur, hotel-hotel lain di kawasan Sanur telah menyediakan ruang pameran sebagai cara memberikan ruang bagi perupa lokal. “Pameran ini bertujuan untuk memberikan ruang berkreasi kepada pelukis lokal, sehingga mereka bisa menampilkan karya-karya terbaik mereka,” kata General Manager THE 1O1 Bali Oasis Sanur saat ini adalah I Nyoman Astika, Selasa 21 April 2026.

Karya-karya Made Subrata

Pameran seni lukis ini juga program dari PHM, manajeman yang mengelola The 1O1 Oasis Sanur yang memiliki tiga hal penting yaitu stay, eat, dan experience. Ketiga program itu harus dikerjakan. Stay itu di akomodasinya, eat itu restoran yang bagus dan menyajikan menu-menu menarik serta sehat, dan experience memberikan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.

Untuk Experience ini, sudah ada beberapa hal yang dilakukan, salah satunya memberikan kegiatan tradisional berupa majejahitan setiap Kamis. Termasuk pameran lukisan ini. Pameran ini, sebagai upaya memberikan pengalaman menarik bagi para wisatawan. “Ketika mereka lewat, akan melihat karya karya pelukis Bali itu, sehingga memberikan nuansa berbeda kepada para tamu. Itu dua hal motivasi utama yang kami lakukan untuk memberikan ruang kepada pelukis lokal,” paparnya.

Pameran ini rencana akan berangsung selama dua bulan. Jika dipandang perlu untuk diperpanjang maka pameran berlangsung lebih lama. Pada pameran sebelumnya juga diperpanjang. “Saya sudah minta selanjutnya untuk mengisi ruang pameran ini untuk menampilkan karya-karya perupa muda,” harapnya.

Karya-karya Made Subrata

Astika mengatakan, setelah menyajikan lukisan gaya natural, maka pada pameran berikutnya kemungkinan akan memberikan kepada pelukis yang memiliki gaya abstak. Dengan begitu, satu sesi menyajikan karya seni yang berbeda-beda. “Itu program dari marketing communication, sehingga tidak ada jeda yang terlalu panjang. Sebab, lukisan yang ada menjadi dekorasi lobby, sehingga tamu mendapatkan sajian yang baru setelah menikmati alam Bali,” imbuhnya.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Hotel 1O1 Oasis SanurPameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Next Post

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

Read moreDetails

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026
0
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

Read moreDetails
Next Post
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co