2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
in Pameran
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

Made Subrata (tengah) dengan latar belakang karya-karyanya yang dipamerkan di di Hotel 1O1 Oasis Sanur

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas, sembari menarik nafas panjang, sambil menikmati welcome drink yang disuguhkan pelayan cantik. Tanpa sengaja, pandangan mereka tertuju pada dinding lobi yang menawarkan karya seni indah. Gelas masih di tangan, mereka seketika berdiri, lalu bergegas menuju dinding dengan karya seni lukis itu.

Ada tujuh karya seni lukis yang dipajang merupakan karya perupa dan penulis, I Made Subrata, Lun. Walau mengangkat tema alam yang lumrah dan biasa, tetapi teknik goresan dan aneka warna yang disajikan sungguh memikat. Karya seni di atas kanvas dengan berbagai ukuran seakan memanjakan mata. Maka tak heran, wisatawan yang datang ataupun yang akan keluar hotel, terpesona dengan karya seni seniman lokal itu.

Lukisan berbagai objek itu dipamerkan di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎ mulai Sabtu 10 April hingga 10 Juni 2026, lukisan itu memang “mewartakan” keindahan alam dan budaya Bali. Tujuh lukisan yang dipajang di hotel di kawasan pariwisata Sanur itu, berjudul: Sawah Teras Sering, Pohon dan Tiga Kijang, Pohon Kehidupan, Koi Formasi Sembilan, Ekspresi Wajah, Ekspresi Wajah 1 dan Kucing dan Mawar.

Karya-karya Made Subrata

Jika diapresiasi lebih dalam, lukisan- lukisan itu sarat kandungan pesan pelestarian lingkungan. Lukisan Sawah Teras Sering misalnya, menampilkan keindahan hamparan padi di sawah berundag, dihinggapi burung-burung. Pesan yang ingin disampaikan Subrata lewat lukisan ini bahwa sawah sebagai penghasil padi, mesti dijaga kelestariannya dari alih fungsi. Sebab, belakangan, banyak sawah produktif justru beralihfungsi. Alihfungsi yang massif, dikhawatirkan berdampak pada ketahanan pangan dan terganggunya fungsi sebagai kawasan resapan air.
‎
‎Demikian juga lukisannya berjudul Pohon Kehidupan, Subrata ingin mengingatkan bahwa pepohonan sebagai penghasil oksigen, mesti dirawat sepenuh hati. Hutan sebagai tempat bertumbuhnya pepohonan, mesti dijaga dengan baik, agar bencana banjir tak mudah terjadi.
‎
Dalam karyanya berjudul Koi Formasi Sembilan, Subrata menempatkan pepohonan di atas ikan koi. Itu juga mengandung pesan bahwa pohon menjaga kelestarian air, sebagai sumber kehidupan ikan-ikan dan makhluk hidup lainnya. Ikan koi berjumlah sembilan, membetuk format angka sembilan sebagai objek lukisan, diyakini sebagai pembawa keberuntungan.
‎
‎Sementara itu, lukisannya berjudul Ekspresi Wajah, Subrata mencoba menyuguhkan fenomena yang dihadapi masyarakat kekinian yang penuh tantangan atau cobaan hidup. Ekspresi wajah muncul beragam, ada yang memperlihatkan raut wajah yang sedih, gembira, stres dll. Dalam karya itu wajah-wajah dihiasi rangkaian “pepatran”, memberi pesan bahwa berbagai tantangan atau cobaan hidup tak kuasa dihindari. Maka, tetaplah dihadapi dengan hati yang penuh sukacita.
‎
‎Subrata lahir di Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, 31 Desember 1965. Ia belajar melukis secara otodidak. Ia banyak terinspirasi dari karya pelukis Bali, seperti Bapak Tusan dan sang maestro pelukis Bapak Made Wianta, yang juga sepupu ibunya.

‎Subrata yang lulusan S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unud Singaraja, tahun 1989 ini tak terikat pada salah satu gaya lukisan. Terkadang ia melukis dengan gaya abstrak, ekspresionis, surealis dan bahkan gaya dekoratif. Objek dan temanya beragam. Namun, nuansa Bali-nya masih tetap kentara dalam karya-karya figuratifnya.
‎
‎Sejak tahun 1990-an, Subrata sudah tercatat beberapa kali menggelar pameran lukisan. Diantaranya pameran bersama Sanggar Cung di Restoran Angsa Putih, Nusa Dua (1993), pameran bersama Kelompok Ragam Matra di Taman Budaya Denpasar (1994), pameran bersama Kelompok Ragam Matra di Hotel Bali Cliff Nusa Dua (1997), pameran tunggal dalam rangka seminar internasional di Gedung Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar (‎2016).
‎
Pameran tunggal dalam rangka ‘’International Conference of Bioscience and Biotechnology (ICBB)’’ di Gedung Pascasarjana Universitas Udayana (‎2017), pameran bersama dalam rangka Berawa Beach Art Festival Festival (‎2019), pameran bersama di Desa Tibubeneng (2019), pameran bersama bertajuk Water Holi (c) di Lv8 Resort Hotel Berawa, Canggu, Badung (2019), pameran bersama pelukis Maha Rupa Batukaru di Museum Subak Tabanan (2019), pameran virtual bersama Maha Rupa Batukaru (2019).
‎
‎Pameran virtual di Indonesian Art Community in America (2020), pameran bersama di Rumah Paros (2020), pameran bersama bertema Move On di Bidadari Art Space Mas Ubud, berkolaborasi dengan Lepud Art Management (2021), pameran bersama dalam rangka HUT Pascasarjana Unhi di gedung Pasca Unhi (2021), pameran bersama Komunitas Maha Rupa Batukaru di Santrian Art Gallery Sanur (2023), pameran bersama komunitas Gerakan Seni Rupa Bahagia di The Kayon Jungle, Bresela Gianyar (2024), Pameran bersama di ISI Bali dan pameran bersama Komunitas Maha Rupa Batukaru di salah satu villa di Pantai Pasut, Tabanan serta di arts space Batuan Gianyar (2024) dan pameran bersama di Rumah Berdaya, Sesetan, Denpasar (2025).

Ruang kreasi bagi perupa

Tak hanya THE 1O1 Bali Oasis Sanur, hotel-hotel lain di kawasan Sanur telah menyediakan ruang pameran sebagai cara memberikan ruang bagi perupa lokal. “Pameran ini bertujuan untuk memberikan ruang berkreasi kepada pelukis lokal, sehingga mereka bisa menampilkan karya-karya terbaik mereka,” kata General Manager THE 1O1 Bali Oasis Sanur saat ini adalah I Nyoman Astika, Selasa 21 April 2026.

Karya-karya Made Subrata

Pameran seni lukis ini juga program dari PHM, manajeman yang mengelola The 1O1 Oasis Sanur yang memiliki tiga hal penting yaitu stay, eat, dan experience. Ketiga program itu harus dikerjakan. Stay itu di akomodasinya, eat itu restoran yang bagus dan menyajikan menu-menu menarik serta sehat, dan experience memberikan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.

Untuk Experience ini, sudah ada beberapa hal yang dilakukan, salah satunya memberikan kegiatan tradisional berupa majejahitan setiap Kamis. Termasuk pameran lukisan ini. Pameran ini, sebagai upaya memberikan pengalaman menarik bagi para wisatawan. “Ketika mereka lewat, akan melihat karya karya pelukis Bali itu, sehingga memberikan nuansa berbeda kepada para tamu. Itu dua hal motivasi utama yang kami lakukan untuk memberikan ruang kepada pelukis lokal,” paparnya.

Pameran ini rencana akan berangsung selama dua bulan. Jika dipandang perlu untuk diperpanjang maka pameran berlangsung lebih lama. Pada pameran sebelumnya juga diperpanjang. “Saya sudah minta selanjutnya untuk mengisi ruang pameran ini untuk menampilkan karya-karya perupa muda,” harapnya.

Karya-karya Made Subrata

Astika mengatakan, setelah menyajikan lukisan gaya natural, maka pada pameran berikutnya kemungkinan akan memberikan kepada pelukis yang memiliki gaya abstak. Dengan begitu, satu sesi menyajikan karya seni yang berbeda-beda. “Itu program dari marketing communication, sehingga tidak ada jeda yang terlalu panjang. Sebab, lukisan yang ada menjadi dekorasi lobby, sehingga tamu mendapatkan sajian yang baru setelah menikmati alam Bali,” imbuhnya.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Hotel 1O1 Oasis SanurPameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Next Post

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails
Next Post
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co