2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
in Panggung
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung, tetapi aktivitas di lingkungan sekolah justru berjalan lebih riuh dari biasanya. Sejumlah siswa terlihat sibuk menata meja, menempel dekorasi, hingga menyiapkan produk di stan masing-masing.

Hari itu, kegiatan belajar mengajar ditiadakan. Seluruh siswa terlibat dalam peringatan Hari Kartini yang dikemas melalui kegiatan gelar karya dan usaha. Aula sekolah menjadi pusat kegiatan pertunjukan, sementara area di luar aula dimanfaatkan sebagai lokasi bazar mini yang diikuti oleh seluruh kelas.

Di area luar, stan-stan bazar berdiri berjejer dengan tampilan beragam. Ada yang dihias sederhana, ada pula yang dirancang lebih tematik untuk menarik perhatian. Produk yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari makanan ringan, minuman, hingga aksesori buatan tangan.

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

Beberapa siswa kelas XI tampak lebih aktif mengelola stan. Mereka mengimplementasikan langsung hasil pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) di kelas XI. Produk yang sebelumnya hanya menjadi bahan presentasi di kelas, kini dipasarkan secara langsung kepada warga sekolah.

Di salah satu stan minuman, dua siswi terlihat membagi tugas. Satu meracik minuman, sementara yang lain melayani pembeli dan mengatur pembayaran. Interaksi berlangsung cepat, terutama saat pengunjung mulai berdatangan. Aktivitas serupa juga terlihat di stan lain, dengan siswa saling membantu agar pelayanan tetap berjalan lancar.

Situasi bazar cukup dinamis. Beberapa siswa tampak menawarkan produk kepada teman-temannya, sementara yang lain memilih berkeliling sebelum memutuskan membeli. Antrean kecil sempat terbentuk di beberapa stan yang ramai pengunjung.

 

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

Di dalam aula, suasana berbeda berlangsung. Rangkaian acara ditampilkan secara bergantian di atas panggung. Peragaan busana menjadi salah satu penampilan yang menarik perhatian. Siswa yang terlibat tampil mengenakan busana bernuansa tradisional dengan berbagai variasi.

Mereka berlenggak-lenggok di atas panggung dengan iringan musik. Para siswa dan guru yang memenuhi aula mengikuti jalannya acara dengan tertib, sesekali memberikan tepuk tangan setelah penampilan selesai.

Selain itu, pembacaan puisi juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Seorang siswi tampil membacakan puisi bertema perjuangan perempuan. Ia membaca dengan intonasi yang terjaga, sesekali menatap penonton, sementara sebagian siswa lain menyimak dengan saksama.

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

 

Pementasan teater oleh Teater Media Tepi Kesbam turut melengkapi rangkaian acara. Mereka menampilkan mini operette bertajuk, “The Detective Who Knew Too Little”, yang membuat rangkaian peringatan hari itu kian semarak.

Kegiatan di aula dan bazar berlangsung secara bersamaan. Perpindahan siswa dari satu area ke area lain terlihat cukup intens. Sebagian memilih menyaksikan penampilan di aula, sementara yang lain tetap berada di luar untuk mengelola atau mengunjungi stan.

Ketua OSIS Kesbam, Adelia Trianti, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberi ruang bagi siswa agar dapat berpartisipasi secara aktif.

Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kepercayaan diri dan kreativitas.

“Perayaan Hari Kartini hari ini tidak hanya sekadar memperingati perjuangan R.A. Kartini, tetapi juga mendorong siswa, khususnya perempuan, untuk lebih percaya diri, kreatif, dan berani berkarya,” ujarnya.

Adelia menambahkan bahwa keberagaman kegiatan, mulai dari peragaan busana hingga bazar, memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa. Selain itu, kegiatan ini juga dinilai dapat membantu menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas siswa.

 Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

Hal senada turut disampaikan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, I Komang Rika Adi Putra, M.Pd. Ia menilai bahwa gelar karya dan usaha merupakan bentuk implementasi nilai-nilai perjuangan Kartini dalam konteks pendidikan saat ini.

Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kemampuan siswa dalam mengembangkan ide serta merealisasikannya dalam bentuk nyata. Ia juga mengapresiasi keterlibatan OSIS dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) dalam menginisiasi kegiatan tersebut.

“Kegiatan gelar karya dan usaha ini adalah wujud nyata implementasi perjuangan Kartini masa kini. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menghargai setiap karya dan kerja keras. Selain itu, kegiatan seperti ini juga dapat menjadi sarana untuk membangun karakter siswa, termasuk dalam hal tanggung jawab dan kerja sama,” jelas Komang Rika.

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

 

Menjelang siang, aktivitas di kedua area masih berlangsung. Gerimis yang sempat turun di pagi hari tidak berkembang menjadi hujan deras, sehingga kegiatan dapat berjalan tanpa gangguan berarti.

Di area bazar, beberapa stan masih ramai dikunjungi. Siswa terlihat berkelompok, sebagian menikmati makanan yang dibeli, sementara yang lain masih aktif menawarkan produk. Di dalam aula, rangkaian penampilan terus berjalan hingga mendekati akhir acara.

Ketika kegiatan mulai berakhir, siswa perlahan membereskan stan masing-masing. Meja dibersihkan, perlengkapan dirapikan, dan sisa produk dikumpulkan kembali. Aula pun mulai lengang setelah penampilan terakhir selesai.

Peringatan Hari Kartini di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar tahun ini berlangsung dengan melibatkan berbagai aktivitas yang terintegrasi. Melalui stan kreatif dan gelar karya, siswa tidak hanya mengikuti rangkaian acara, tetapi juga terlibat langsung dalam proses yang mereka jalani.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Kartini dapat dikemas dalam bentuk yang lebih aplikatif, dengan menggabungkan unsur seni, kreativitas, dan kewirausahaan dalam satu rangkaian kegiatan di lingkungan sekolah. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: Hari KartiniSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

Next Post

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
0
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

Read moreDetails

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

Read moreDetails

Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

 “Perempuan punya hak atas tubuhnya sendiri!” Kalimat itu meluncur tegas dari Sasti Gotama saat membahas novel Korpus Uterus di Singaraja...

Read moreDetails

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
0
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 “Rumah itu sebenarnya apa?” Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

Read moreDetails

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
0
13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

Read moreDetails

“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

by Yahya Umar
July 28, 2026
0
“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

jika rakyat pergiketika penguasa pidatokita harus hati-hatibarangkali mereka putus asa kalau rakyat sembunyidan berbisik-bisikketika membicarakan masalahnya sendiripenguasa harus waspada dan...

Read moreDetails

‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

RUANGAN Gedung Ksirarnawa mendadak sunyi. Lampu panggung meredup, hanya menyisakan seberkas cahaya yang jatuh pada seorang lelaki yang duduk di...

Read moreDetails

“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

KETIKA Bagus Diarsa tampak sibuk menatap layar telepon genggamnya, di sampingnya berdiri sosok berwajah penuh riasan, berbusana merah menyala. Dialah...

Read moreDetails

Siap-siap ke Lovina Festival 2026

by Komang Puja Savitri
July 24, 2026
0
Siap-siap ke Lovina Festival 2026

"Hari ini kesiapan sudah seratus persen," ucap Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra membuka jumpa pers di Spice Dive Beach Club,...

Read moreDetails

Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

by Nyoman Budarsana
July 23, 2026
0
Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

PERTIKAIAN dan peperangan kerap melahirkan penderitaan, kebencian, dendam, serta luka yang membekas dalam jiwa. Namun, di balik kehancuran itu selalu...

Read moreDetails
Next Post
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

Menanam Waktu di Tubuh Bumi ---Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co