2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
in Panggung
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung, tetapi aktivitas di lingkungan sekolah justru berjalan lebih riuh dari biasanya. Sejumlah siswa terlihat sibuk menata meja, menempel dekorasi, hingga menyiapkan produk di stan masing-masing.

Hari itu, kegiatan belajar mengajar ditiadakan. Seluruh siswa terlibat dalam peringatan Hari Kartini yang dikemas melalui kegiatan gelar karya dan usaha. Aula sekolah menjadi pusat kegiatan pertunjukan, sementara area di luar aula dimanfaatkan sebagai lokasi bazar mini yang diikuti oleh seluruh kelas.

Di area luar, stan-stan bazar berdiri berjejer dengan tampilan beragam. Ada yang dihias sederhana, ada pula yang dirancang lebih tematik untuk menarik perhatian. Produk yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari makanan ringan, minuman, hingga aksesori buatan tangan.

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

Beberapa siswa kelas XI tampak lebih aktif mengelola stan. Mereka mengimplementasikan langsung hasil pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) di kelas XI. Produk yang sebelumnya hanya menjadi bahan presentasi di kelas, kini dipasarkan secara langsung kepada warga sekolah.

Di salah satu stan minuman, dua siswi terlihat membagi tugas. Satu meracik minuman, sementara yang lain melayani pembeli dan mengatur pembayaran. Interaksi berlangsung cepat, terutama saat pengunjung mulai berdatangan. Aktivitas serupa juga terlihat di stan lain, dengan siswa saling membantu agar pelayanan tetap berjalan lancar.

Situasi bazar cukup dinamis. Beberapa siswa tampak menawarkan produk kepada teman-temannya, sementara yang lain memilih berkeliling sebelum memutuskan membeli. Antrean kecil sempat terbentuk di beberapa stan yang ramai pengunjung.

 

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

Di dalam aula, suasana berbeda berlangsung. Rangkaian acara ditampilkan secara bergantian di atas panggung. Peragaan busana menjadi salah satu penampilan yang menarik perhatian. Siswa yang terlibat tampil mengenakan busana bernuansa tradisional dengan berbagai variasi.

Mereka berlenggak-lenggok di atas panggung dengan iringan musik. Para siswa dan guru yang memenuhi aula mengikuti jalannya acara dengan tertib, sesekali memberikan tepuk tangan setelah penampilan selesai.

Selain itu, pembacaan puisi juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Seorang siswi tampil membacakan puisi bertema perjuangan perempuan. Ia membaca dengan intonasi yang terjaga, sesekali menatap penonton, sementara sebagian siswa lain menyimak dengan saksama.

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

 

Pementasan teater oleh Teater Media Tepi Kesbam turut melengkapi rangkaian acara. Mereka menampilkan mini operette bertajuk, “The Detective Who Knew Too Little”, yang membuat rangkaian peringatan hari itu kian semarak.

Kegiatan di aula dan bazar berlangsung secara bersamaan. Perpindahan siswa dari satu area ke area lain terlihat cukup intens. Sebagian memilih menyaksikan penampilan di aula, sementara yang lain tetap berada di luar untuk mengelola atau mengunjungi stan.

Ketua OSIS Kesbam, Adelia Trianti, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberi ruang bagi siswa agar dapat berpartisipasi secara aktif.

Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kepercayaan diri dan kreativitas.

“Perayaan Hari Kartini hari ini tidak hanya sekadar memperingati perjuangan R.A. Kartini, tetapi juga mendorong siswa, khususnya perempuan, untuk lebih percaya diri, kreatif, dan berani berkarya,” ujarnya.

Adelia menambahkan bahwa keberagaman kegiatan, mulai dari peragaan busana hingga bazar, memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa. Selain itu, kegiatan ini juga dinilai dapat membantu menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas siswa.

 Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

Hal senada turut disampaikan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, I Komang Rika Adi Putra, M.Pd. Ia menilai bahwa gelar karya dan usaha merupakan bentuk implementasi nilai-nilai perjuangan Kartini dalam konteks pendidikan saat ini.

Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kemampuan siswa dalam mengembangkan ide serta merealisasikannya dalam bentuk nyata. Ia juga mengapresiasi keterlibatan OSIS dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) dalam menginisiasi kegiatan tersebut.

“Kegiatan gelar karya dan usaha ini adalah wujud nyata implementasi perjuangan Kartini masa kini. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menghargai setiap karya dan kerja keras. Selain itu, kegiatan seperti ini juga dapat menjadi sarana untuk membangun karakter siswa, termasuk dalam hal tanggung jawab dan kerja sama,” jelas Komang Rika.

Gelar karya dan usaha memperingati Hari Kartini di Kesbam│Foto: OSIS Kesbam

 

Menjelang siang, aktivitas di kedua area masih berlangsung. Gerimis yang sempat turun di pagi hari tidak berkembang menjadi hujan deras, sehingga kegiatan dapat berjalan tanpa gangguan berarti.

Di area bazar, beberapa stan masih ramai dikunjungi. Siswa terlihat berkelompok, sebagian menikmati makanan yang dibeli, sementara yang lain masih aktif menawarkan produk. Di dalam aula, rangkaian penampilan terus berjalan hingga mendekati akhir acara.

Ketika kegiatan mulai berakhir, siswa perlahan membereskan stan masing-masing. Meja dibersihkan, perlengkapan dirapikan, dan sisa produk dikumpulkan kembali. Aula pun mulai lengang setelah penampilan terakhir selesai.

Peringatan Hari Kartini di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar tahun ini berlangsung dengan melibatkan berbagai aktivitas yang terintegrasi. Melalui stan kreatif dan gelar karya, siswa tidak hanya mengikuti rangkaian acara, tetapi juga terlibat langsung dalam proses yang mereka jalani.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Kartini dapat dikemas dalam bentuk yang lebih aplikatif, dengan menggabungkan unsur seni, kreativitas, dan kewirausahaan dalam satu rangkaian kegiatan di lingkungan sekolah. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: Hari KartiniSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

Next Post

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

Menanam Waktu di Tubuh Bumi ---Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co