2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
April 19, 2026
in Tualang
Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

JUMAT, 17 April 2026, sebanyak 67 siswa,  guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) melaksanakan pembelajaran di Pantai Merta Sari Sanur, Desa Adat Intaran, Denpasar Selatan. Kegiatan pembelajaran yang berttajuk “Konservasi Terumbu Karang” ini adalah salah satu bagian dari Program Aksi Nyata Trihita Karana (Astakarana)  OSIS Toska di bidang Palemahan. Sebelumnya, bertepatan dengan Purnama Kadasa pada 2 April 2026 telah dilaksanakan kegiatan bidang Parhyangan dengan persembahyangan bersama ke Pura Ulun Danu Batur dan Besakih serangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh. Selanjutnya, bidang Pawongan rencana diisi dengan kegiatan kunjungan ke Panti Asuhan pada Mei 2026.

Kegiatan Konservasi Terumbu Karang ini diikuti oleh Pengurus OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) didampingi pembina dari guru dan pegawai. Kegiatan ini berlangsung setengah hari menjelang air laut surut, mulai pukul 13.00 Wita. Pembelajaran berbasis alam ini  dirangkaikan dengan kegiatan sekala merayakan Tumpek Landep (Sabtu Kliwon, 18 April 2026), selain mengajak siswa untuk peduli lingkungan pesisir yang kaya raya, tetapi diterpa isu sampah yang tidak berkesudahan. Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama antara Toska dan Yayasan Rumah Koral Bali yang membudidayakan Terumbu Karang di Pantai Merta Sari Sanur sejak tahun 2022.

 Menurut I Made Yunarta, S.Si., M.Si., yang menjadi narasumber sekaligus pemandu ke tengah Sekeh Pantai Merta Sari, Siswa Toska sangat semangat mengikuti sesi materi berkaitan dengan upaya pelestarian lingkungan Pantai Merta Sari. “Salut buat anak-anak Toska yang semangat, aktif bertanya di sesi kelas. Kelas alam yang rindang di bawah pohon Ketapang berlatar jukung nelayan, dengan angin sepoi-sepoi. Deburan ombak tiada henti dan para tamu yang datang silih berganti, tidak membuyarkan semangat dan konsentrasi mereka”, kata Yunarta yang akrab dipanggil Bli Jo asal Ketewel Gianyar  alumi S-2 Ilmu Lingkungan Unud dan S-1 Ilmu Kelautan Unud.

Ada sejumlah pesan penting dari Bli Jo buat anak-anak Toska. Pertama, ajakan  merawat bumi secara bersama-sama khususnya di daerah pesisir agar tetap seimbang daya dukungnya, baik pasir, terumbu karang, dan rumput lautnya maupun komunitas ikan di dalamnya. Kedua, menjaga keseimbangan alam laut yang menyediakan kebutuhan manusia akan sumber makanan berprotein dan bergizi. Itu pula sebabnya, warga Toska diajak melakukan aksi bersih sampah plastik di sepanjang Pantai Merta Sari Sanur, sebelum nyemplung ke tengah laut mengamati proses konservasi terumbu karang.  Ketiga, kegiatan ini mengintegrasikan pembelajaran lintas mata pelajaran untuk mengaplikasikan Visi Sat Kerthi Loka Bali, khususnya Segara Kerthi untuk memuliakan laut dengan segala isinya. Integrasi lintas mata pelajaran ini bergantung pada kejelian para guru menemukan irisan materi yang berpotensi saling menguatkan pemahaman siswa secara luas dan mendalam sesuai dengan deep learning approach.

 Selesai sesi materi di Pantai, para siswa diangkut dengan jukung ke tengah laut Sekeh  dengan kedalaman yang tidak membahayakan apalagi semakin sore laut makin surut dan air semakin dangkal. Tantangannya, semakin dangkal air laut, jukung tidak bisa melintas, kano juga kesulitan didayung. Maklumlah, sepanjang Sekeh Merta Sari, rumput laut yang disebut lamun  berdaun lebar dan panjang tumbuh subur. Berbeda dengan lamun di seputar Pantai Pandawa, daunnya kecil tidak panjang.

Tantangan itu berhasil diterobos para siswa Toska dipandu Bli Jo bersama dua mbak pegiat di Rumah  Coral Bali di Pantai  Merta Sari Sanur. Berdirinya Rumah Coral Bali ini  terinspirasi dari kerusakan  terumbu karang yang makin meresahkan. “Keresahan nelayan terhadap kerusakan terumbu karang, membuat saya konsen untuk melakukan konservasi secara berkelanjutan bersama teman-teman. Pegiat rata-rata dari luar Bali”, kata Bli Jo yang mengaku sudah ditinggal ibu meninggal, tetapi wajib membantu ayah ngayah di Desa Ketewel Gianyar.

Obrolan santai di tengah laut Sekeh Merta Sari Sanur bersama Bli Jo berlangsung in formal. Saya satu-satunya guru yang mendampingi siswa ke tengah laut Sekeh, merasakan betapa pentingnya pembelajaran dilakukan secara informal, menerobos keformalan dalam empat tembok ruang kelas. Laut tanpa batas adalah ruang kelas pembelajaran untuk memperluas cakrawala  dan memberikan horison harapan bagi siswa mengeksplorasi materi pelajaran senyatanya dan berguna bagi kelangsungan hidupnya kelak. Lebih-lebih, Bli Jo yang memandu dan memperkenalkan perawatan terumbu karang, identik dengan perawatan manusia yang sakit masuk Rumah Sakit.

Model analogi ala Bli Jo itu mencitrakan pendekatan humanis terhadap alam lingkungan tidak terkecuali dengan kerusakan terumbu karang yang makin meluas. Akibatnya, banyak biota laut yang seharusnya menjadi ekosistem menghilang dari habitatnya, sehingga tanpa disadari komunitasnya  pun lenyap. Namun, Bli Jo yang mengedukasi anak-anak Toska berharap ada yang nantinya tertarik berjuang ikut menyelamatkan terumbu karang di Merta Sari atau di tempat lain, seperti di Nusa Penida atau di Pantai Pandawa. “Semoga ada lebih banyak anak-anak Bali berkecimpung menekuni dunia kelautan, apalagi di Universitas Udayana ada Program Study Ilmu Kelautan. Potensi maritim kita banyak. Sungguh sayang, bila digarap orang luar. Kita hanya menonton. Jangan sampai kita krisis ikan, padahal laut kita menyediakannya”, kata Bli Jo di hadapan siswa Toska yang telah menyelam dan berenang.

Hari makin sore, sekitar Pukul 16.30 Wita rombongan Toska meninggalkan Laut Sekeh Merta Sari. Saya sekano dengan Adi (Kelas XI) sempat ngobrol tentang keseruan belajar tentang penyelamatan terumbu karang. Adi merasa terkesan dengan cerita Bli Jo. “Seru dapat healing. Melihat habitat ikan berwarna-warni di antara terumbu karang seperti bunga di taman. Mereka berlari dan bermain ke sana ke mari di antara terumbu karang seperti layaknya anak-anak bermain. Tanpa ada yang mengganggu. Pokoknya, senang banget’, kata Adi salah seorang pengurus OSIS.

Kesan Adi mirip dengan kesan Dayas dan Risma. “Seru mengasyikkan. Kesempatan belajar merawat laut dengan penuh kasih sayang. Tidak mengotori laut dengan sampah plastik yang tidak mudah terurai”, kata Dayas dan Risma yang sesama pengurus OSIS.

Begitulah keseruan belajar di Pantai Merta Sari Sanur, ruang kelas bagi Toska dengan sentuhan kasih sayang. Tiba-tiba saya teringat Rabindranath Tagore dan Jan Ligthart.  Kata Tagore, “Jangan membawa gajah ke dalam kelas, ajaklah anak ke kebun binatang belajar tentang gajah di habitatnya”. Sementara itu, Jan Ligthart berkata “Pendidikan selalu bersemi dalam iklim kasih sayang”. Inspirasi kedua tokoh itu, sangat tepat dengan penetapan TOSKA sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali. [T]

Tags: SanurSMAN 2 Kuta SelatanToska
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

Next Post

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails

Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

by Ahmad Sihabudin
July 27, 2026
0
Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

"Perjalanan yang baik bukan sekadar memindahkan tubuh dari satu kota ke kota lain. Ia memindahkan cara pandang kita terhadap kehidupan."...

Read moreDetails

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

by Chusmeru
July 13, 2026
0
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

Read moreDetails

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails
Next Post
‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co