11 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
April 19, 2026
in Tualang
Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

JUMAT, 17 April 2026, sebanyak 67 siswa,  guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) melaksanakan pembelajaran di Pantai Merta Sari Sanur, Desa Adat Intaran, Denpasar Selatan. Kegiatan pembelajaran yang berttajuk “Konservasi Terumbu Karang” ini adalah salah satu bagian dari Program Aksi Nyata Trihita Karana (Astakarana)  OSIS Toska di bidang Palemahan. Sebelumnya, bertepatan dengan Purnama Kadasa pada 2 April 2026 telah dilaksanakan kegiatan bidang Parhyangan dengan persembahyangan bersama ke Pura Ulun Danu Batur dan Besakih serangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh. Selanjutnya, bidang Pawongan rencana diisi dengan kegiatan kunjungan ke Panti Asuhan pada Mei 2026.

Kegiatan Konservasi Terumbu Karang ini diikuti oleh Pengurus OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) didampingi pembina dari guru dan pegawai. Kegiatan ini berlangsung setengah hari menjelang air laut surut, mulai pukul 13.00 Wita. Pembelajaran berbasis alam ini  dirangkaikan dengan kegiatan sekala merayakan Tumpek Landep (Sabtu Kliwon, 18 April 2026), selain mengajak siswa untuk peduli lingkungan pesisir yang kaya raya, tetapi diterpa isu sampah yang tidak berkesudahan. Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama antara Toska dan Yayasan Rumah Koral Bali yang membudidayakan Terumbu Karang di Pantai Merta Sari Sanur sejak tahun 2022.

 Menurut I Made Yunarta, S.Si., M.Si., yang menjadi narasumber sekaligus pemandu ke tengah Sekeh Pantai Merta Sari, Siswa Toska sangat semangat mengikuti sesi materi berkaitan dengan upaya pelestarian lingkungan Pantai Merta Sari. “Salut buat anak-anak Toska yang semangat, aktif bertanya di sesi kelas. Kelas alam yang rindang di bawah pohon Ketapang berlatar jukung nelayan, dengan angin sepoi-sepoi. Deburan ombak tiada henti dan para tamu yang datang silih berganti, tidak membuyarkan semangat dan konsentrasi mereka”, kata Yunarta yang akrab dipanggil Bli Jo asal Ketewel Gianyar  alumi S-2 Ilmu Lingkungan Unud dan S-1 Ilmu Kelautan Unud.

Ada sejumlah pesan penting dari Bli Jo buat anak-anak Toska. Pertama, ajakan  merawat bumi secara bersama-sama khususnya di daerah pesisir agar tetap seimbang daya dukungnya, baik pasir, terumbu karang, dan rumput lautnya maupun komunitas ikan di dalamnya. Kedua, menjaga keseimbangan alam laut yang menyediakan kebutuhan manusia akan sumber makanan berprotein dan bergizi. Itu pula sebabnya, warga Toska diajak melakukan aksi bersih sampah plastik di sepanjang Pantai Merta Sari Sanur, sebelum nyemplung ke tengah laut mengamati proses konservasi terumbu karang.  Ketiga, kegiatan ini mengintegrasikan pembelajaran lintas mata pelajaran untuk mengaplikasikan Visi Sat Kerthi Loka Bali, khususnya Segara Kerthi untuk memuliakan laut dengan segala isinya. Integrasi lintas mata pelajaran ini bergantung pada kejelian para guru menemukan irisan materi yang berpotensi saling menguatkan pemahaman siswa secara luas dan mendalam sesuai dengan deep learning approach.

 Selesai sesi materi di Pantai, para siswa diangkut dengan jukung ke tengah laut Sekeh  dengan kedalaman yang tidak membahayakan apalagi semakin sore laut makin surut dan air semakin dangkal. Tantangannya, semakin dangkal air laut, jukung tidak bisa melintas, kano juga kesulitan didayung. Maklumlah, sepanjang Sekeh Merta Sari, rumput laut yang disebut lamun  berdaun lebar dan panjang tumbuh subur. Berbeda dengan lamun di seputar Pantai Pandawa, daunnya kecil tidak panjang.

Tantangan itu berhasil diterobos para siswa Toska dipandu Bli Jo bersama dua mbak pegiat di Rumah  Coral Bali di Pantai  Merta Sari Sanur. Berdirinya Rumah Coral Bali ini  terinspirasi dari kerusakan  terumbu karang yang makin meresahkan. “Keresahan nelayan terhadap kerusakan terumbu karang, membuat saya konsen untuk melakukan konservasi secara berkelanjutan bersama teman-teman. Pegiat rata-rata dari luar Bali”, kata Bli Jo yang mengaku sudah ditinggal ibu meninggal, tetapi wajib membantu ayah ngayah di Desa Ketewel Gianyar.

Obrolan santai di tengah laut Sekeh Merta Sari Sanur bersama Bli Jo berlangsung in formal. Saya satu-satunya guru yang mendampingi siswa ke tengah laut Sekeh, merasakan betapa pentingnya pembelajaran dilakukan secara informal, menerobos keformalan dalam empat tembok ruang kelas. Laut tanpa batas adalah ruang kelas pembelajaran untuk memperluas cakrawala  dan memberikan horison harapan bagi siswa mengeksplorasi materi pelajaran senyatanya dan berguna bagi kelangsungan hidupnya kelak. Lebih-lebih, Bli Jo yang memandu dan memperkenalkan perawatan terumbu karang, identik dengan perawatan manusia yang sakit masuk Rumah Sakit.

Model analogi ala Bli Jo itu mencitrakan pendekatan humanis terhadap alam lingkungan tidak terkecuali dengan kerusakan terumbu karang yang makin meluas. Akibatnya, banyak biota laut yang seharusnya menjadi ekosistem menghilang dari habitatnya, sehingga tanpa disadari komunitasnya  pun lenyap. Namun, Bli Jo yang mengedukasi anak-anak Toska berharap ada yang nantinya tertarik berjuang ikut menyelamatkan terumbu karang di Merta Sari atau di tempat lain, seperti di Nusa Penida atau di Pantai Pandawa. “Semoga ada lebih banyak anak-anak Bali berkecimpung menekuni dunia kelautan, apalagi di Universitas Udayana ada Program Study Ilmu Kelautan. Potensi maritim kita banyak. Sungguh sayang, bila digarap orang luar. Kita hanya menonton. Jangan sampai kita krisis ikan, padahal laut kita menyediakannya”, kata Bli Jo di hadapan siswa Toska yang telah menyelam dan berenang.

Hari makin sore, sekitar Pukul 16.30 Wita rombongan Toska meninggalkan Laut Sekeh Merta Sari. Saya sekano dengan Adi (Kelas XI) sempat ngobrol tentang keseruan belajar tentang penyelamatan terumbu karang. Adi merasa terkesan dengan cerita Bli Jo. “Seru dapat healing. Melihat habitat ikan berwarna-warni di antara terumbu karang seperti bunga di taman. Mereka berlari dan bermain ke sana ke mari di antara terumbu karang seperti layaknya anak-anak bermain. Tanpa ada yang mengganggu. Pokoknya, senang banget’, kata Adi salah seorang pengurus OSIS.

Kesan Adi mirip dengan kesan Dayas dan Risma. “Seru mengasyikkan. Kesempatan belajar merawat laut dengan penuh kasih sayang. Tidak mengotori laut dengan sampah plastik yang tidak mudah terurai”, kata Dayas dan Risma yang sesama pengurus OSIS.

Begitulah keseruan belajar di Pantai Merta Sari Sanur, ruang kelas bagi Toska dengan sentuhan kasih sayang. Tiba-tiba saya teringat Rabindranath Tagore dan Jan Ligthart.  Kata Tagore, “Jangan membawa gajah ke dalam kelas, ajaklah anak ke kebun binatang belajar tentang gajah di habitatnya”. Sementara itu, Jan Ligthart berkata “Pendidikan selalu bersemi dalam iklim kasih sayang”. Inspirasi kedua tokoh itu, sangat tepat dengan penetapan TOSKA sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali. [T]

Tags: SanurSMAN 2 Kuta SelatanToska
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

Next Post

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

by Chusmeru
April 30, 2026
0
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

Read moreDetails

Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

by Laurensia Junita Della
April 19, 2026
0
Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

“Tanpa seni, dunia jadi hambar.” Saya tidak yakin dari mana saya mendapatkan kata-kata ini, tapi saya setuju. Sebagai orang yang...

Read moreDetails

Di Atas Awan, di Puncak Merbabu, Kami Menemukan Diri

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
April 14, 2026
0
Di Atas Awan, di Puncak Merbabu, Kami Menemukan Diri

HARI itu adalah hari yang telah lama saya nantikan. Hari ketika akhirnya saya bisa menyaksikan dunia dari ketinggian 3.145 mdpl,...

Read moreDetails

Berwisata ke Park Shanghai Surabaya

by Jaswanto
March 29, 2026
0
Berwisata ke Park Shanghai Surabaya

APA ada Surabaya di Shanghai? Saya kira tidak. Tapi ada Shanghai di Surabaya—meski hanya Shanghai-Shanghaian. Maksudnya, bukan Shanghai betulan. Hanya...

Read moreDetails

Menelusuri Jejak Gunung Api di Museum Geopark Batur, Kintamani

by Dede Putra Wiguna
March 24, 2026
0
Menelusuri Jejak Gunung Api di Museum Geopark Batur, Kintamani

KABUT tipis masih menggantung saat saya tiba di dataran tinggi Kintamani, Bangli, Bali. Udara dingin menempel di kulit, sementara di...

Read moreDetails

Desember yang Tak Pernah Usai —Catatan Harian 1982

by Ahmad Sihabudin
March 8, 2026
0
Desember yang Tak Pernah Usai —Catatan Harian 1982

DESEMBER 1982, kami baru naik kelas dua SMA. Umur masih belasan, dada penuh angin, kepala penuh peta yang belum tentu...

Read moreDetails

Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

by Kadek Surya Jayadi
February 28, 2026
0
Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

ADA banyak cara merayakan hari jadi suatu kota. Tak selamanya meski meriah, sebab yang sederhana pun kadang terasa semarak. Sebagaimana...

Read moreDetails

Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

by Nyoman Nadiana
February 26, 2026
0
Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

TANGGAL 4-8 Februari 2026 lalu, saya kembali menapaki Jakarta. Saya berkesempatan terlibat di pameran INACRAFT 2026, pameran craft dan textile...

Read moreDetails

Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

by Kadek Surya Jayadi
February 21, 2026
0
Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

RINTIK hujan mengiringi perjalanan kami Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana, menuju Puri Agung Karangasem, Jumat 20 Februari 2026. Percuma...

Read moreDetails

Catatan Perjalanan Bodhakeling: Dialog Lintas Iman dan Upaya Membaca Situs Sejarah Baru

by Kadek Surya Jayadi
February 18, 2026
0
Catatan Perjalanan Bodhakeling: Dialog Lintas Iman dan Upaya Membaca Situs Sejarah Baru

SINAR mentari pagi menyambut dengan hangat, menghiasi perjalanan Keluarga Besar Prodi Sejarah Universitas Udayana menuju Desa Bodhakeling. Bus Universitas Udayana...

Read moreDetails
Next Post
‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Monyet Cerdik dan Babi Hutan | Dongeng dari Jepang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026
Panggung

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat...

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin

PAGI di Desa Batu Pangeran selalu datang dengan langkah pelan, seolah ia tahu bahwa tempat itu tidak suka tergesa-gesa. Langit...

by Ahmad Sihabudin
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co