24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
April 19, 2026
in Tualang
Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

JUMAT, 17 April 2026, sebanyak 67 siswa,  guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) melaksanakan pembelajaran di Pantai Merta Sari Sanur, Desa Adat Intaran, Denpasar Selatan. Kegiatan pembelajaran yang berttajuk “Konservasi Terumbu Karang” ini adalah salah satu bagian dari Program Aksi Nyata Trihita Karana (Astakarana)  OSIS Toska di bidang Palemahan. Sebelumnya, bertepatan dengan Purnama Kadasa pada 2 April 2026 telah dilaksanakan kegiatan bidang Parhyangan dengan persembahyangan bersama ke Pura Ulun Danu Batur dan Besakih serangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh. Selanjutnya, bidang Pawongan rencana diisi dengan kegiatan kunjungan ke Panti Asuhan pada Mei 2026.

Kegiatan Konservasi Terumbu Karang ini diikuti oleh Pengurus OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) didampingi pembina dari guru dan pegawai. Kegiatan ini berlangsung setengah hari menjelang air laut surut, mulai pukul 13.00 Wita. Pembelajaran berbasis alam ini  dirangkaikan dengan kegiatan sekala merayakan Tumpek Landep (Sabtu Kliwon, 18 April 2026), selain mengajak siswa untuk peduli lingkungan pesisir yang kaya raya, tetapi diterpa isu sampah yang tidak berkesudahan. Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama antara Toska dan Yayasan Rumah Koral Bali yang membudidayakan Terumbu Karang di Pantai Merta Sari Sanur sejak tahun 2022.

 Menurut I Made Yunarta, S.Si., M.Si., yang menjadi narasumber sekaligus pemandu ke tengah Sekeh Pantai Merta Sari, Siswa Toska sangat semangat mengikuti sesi materi berkaitan dengan upaya pelestarian lingkungan Pantai Merta Sari. “Salut buat anak-anak Toska yang semangat, aktif bertanya di sesi kelas. Kelas alam yang rindang di bawah pohon Ketapang berlatar jukung nelayan, dengan angin sepoi-sepoi. Deburan ombak tiada henti dan para tamu yang datang silih berganti, tidak membuyarkan semangat dan konsentrasi mereka”, kata Yunarta yang akrab dipanggil Bli Jo asal Ketewel Gianyar  alumi S-2 Ilmu Lingkungan Unud dan S-1 Ilmu Kelautan Unud.

Ada sejumlah pesan penting dari Bli Jo buat anak-anak Toska. Pertama, ajakan  merawat bumi secara bersama-sama khususnya di daerah pesisir agar tetap seimbang daya dukungnya, baik pasir, terumbu karang, dan rumput lautnya maupun komunitas ikan di dalamnya. Kedua, menjaga keseimbangan alam laut yang menyediakan kebutuhan manusia akan sumber makanan berprotein dan bergizi. Itu pula sebabnya, warga Toska diajak melakukan aksi bersih sampah plastik di sepanjang Pantai Merta Sari Sanur, sebelum nyemplung ke tengah laut mengamati proses konservasi terumbu karang.  Ketiga, kegiatan ini mengintegrasikan pembelajaran lintas mata pelajaran untuk mengaplikasikan Visi Sat Kerthi Loka Bali, khususnya Segara Kerthi untuk memuliakan laut dengan segala isinya. Integrasi lintas mata pelajaran ini bergantung pada kejelian para guru menemukan irisan materi yang berpotensi saling menguatkan pemahaman siswa secara luas dan mendalam sesuai dengan deep learning approach.

 Selesai sesi materi di Pantai, para siswa diangkut dengan jukung ke tengah laut Sekeh  dengan kedalaman yang tidak membahayakan apalagi semakin sore laut makin surut dan air semakin dangkal. Tantangannya, semakin dangkal air laut, jukung tidak bisa melintas, kano juga kesulitan didayung. Maklumlah, sepanjang Sekeh Merta Sari, rumput laut yang disebut lamun  berdaun lebar dan panjang tumbuh subur. Berbeda dengan lamun di seputar Pantai Pandawa, daunnya kecil tidak panjang.

Tantangan itu berhasil diterobos para siswa Toska dipandu Bli Jo bersama dua mbak pegiat di Rumah  Coral Bali di Pantai  Merta Sari Sanur. Berdirinya Rumah Coral Bali ini  terinspirasi dari kerusakan  terumbu karang yang makin meresahkan. “Keresahan nelayan terhadap kerusakan terumbu karang, membuat saya konsen untuk melakukan konservasi secara berkelanjutan bersama teman-teman. Pegiat rata-rata dari luar Bali”, kata Bli Jo yang mengaku sudah ditinggal ibu meninggal, tetapi wajib membantu ayah ngayah di Desa Ketewel Gianyar.

Obrolan santai di tengah laut Sekeh Merta Sari Sanur bersama Bli Jo berlangsung in formal. Saya satu-satunya guru yang mendampingi siswa ke tengah laut Sekeh, merasakan betapa pentingnya pembelajaran dilakukan secara informal, menerobos keformalan dalam empat tembok ruang kelas. Laut tanpa batas adalah ruang kelas pembelajaran untuk memperluas cakrawala  dan memberikan horison harapan bagi siswa mengeksplorasi materi pelajaran senyatanya dan berguna bagi kelangsungan hidupnya kelak. Lebih-lebih, Bli Jo yang memandu dan memperkenalkan perawatan terumbu karang, identik dengan perawatan manusia yang sakit masuk Rumah Sakit.

Model analogi ala Bli Jo itu mencitrakan pendekatan humanis terhadap alam lingkungan tidak terkecuali dengan kerusakan terumbu karang yang makin meluas. Akibatnya, banyak biota laut yang seharusnya menjadi ekosistem menghilang dari habitatnya, sehingga tanpa disadari komunitasnya  pun lenyap. Namun, Bli Jo yang mengedukasi anak-anak Toska berharap ada yang nantinya tertarik berjuang ikut menyelamatkan terumbu karang di Merta Sari atau di tempat lain, seperti di Nusa Penida atau di Pantai Pandawa. “Semoga ada lebih banyak anak-anak Bali berkecimpung menekuni dunia kelautan, apalagi di Universitas Udayana ada Program Study Ilmu Kelautan. Potensi maritim kita banyak. Sungguh sayang, bila digarap orang luar. Kita hanya menonton. Jangan sampai kita krisis ikan, padahal laut kita menyediakannya”, kata Bli Jo di hadapan siswa Toska yang telah menyelam dan berenang.

Hari makin sore, sekitar Pukul 16.30 Wita rombongan Toska meninggalkan Laut Sekeh Merta Sari. Saya sekano dengan Adi (Kelas XI) sempat ngobrol tentang keseruan belajar tentang penyelamatan terumbu karang. Adi merasa terkesan dengan cerita Bli Jo. “Seru dapat healing. Melihat habitat ikan berwarna-warni di antara terumbu karang seperti bunga di taman. Mereka berlari dan bermain ke sana ke mari di antara terumbu karang seperti layaknya anak-anak bermain. Tanpa ada yang mengganggu. Pokoknya, senang banget’, kata Adi salah seorang pengurus OSIS.

Kesan Adi mirip dengan kesan Dayas dan Risma. “Seru mengasyikkan. Kesempatan belajar merawat laut dengan penuh kasih sayang. Tidak mengotori laut dengan sampah plastik yang tidak mudah terurai”, kata Dayas dan Risma yang sesama pengurus OSIS.

Begitulah keseruan belajar di Pantai Merta Sari Sanur, ruang kelas bagi Toska dengan sentuhan kasih sayang. Tiba-tiba saya teringat Rabindranath Tagore dan Jan Ligthart.  Kata Tagore, “Jangan membawa gajah ke dalam kelas, ajaklah anak ke kebun binatang belajar tentang gajah di habitatnya”. Sementara itu, Jan Ligthart berkata “Pendidikan selalu bersemi dalam iklim kasih sayang”. Inspirasi kedua tokoh itu, sangat tepat dengan penetapan TOSKA sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali. [T]

Tags: SanurSMAN 2 Kuta SelatanToska
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

Next Post

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
0
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

Read moreDetails

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails

Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

by Ahmad Sihabudin
July 27, 2026
0
Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

"Perjalanan yang baik bukan sekadar memindahkan tubuh dari satu kota ke kota lain. Ia memindahkan cara pandang kita terhadap kehidupan."...

Read moreDetails

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

by Chusmeru
July 13, 2026
0
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

Read moreDetails

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails
Next Post
‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 23, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co