25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

I Nyoman Darma Putra by I Nyoman Darma Putra
April 19, 2026
in Panggung
‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

Suasana pembukaan Bali Spirit Festival di Hotel Puri Padi Ubud.

Perbedaan antara wellness tourism dengan medical tourism menjadi salah satu pertanyaan dalam dalam Wellness Conference (Wellness Talk Show), Kamis, 16 April 2026, di Pelataran Hotel, Ubud.

Pertanyaan tersebut direspon oleh Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata.

“Wellness tourism berurusan dengan kegiatan kebugaran sebagai tindakan pencegahan (preventif), sedangkan medical tourism berkaitan dengan berwisata untuk pengobatan (kuratif),” ujar Vinsensius Jemadu, yang tampil sebagai salah satu dari tiga pembicara dalam konferensi yang dirancang dengan gaya talk show.

Empat pembicara, dari kiri ke kanan: Wayan Mustika, Dr. Yusni, Ilona, dan Visensius Jemadu

Pembicara dan panitia

Tiga pembicara lainnya adalah dr. I Wayan Mustika, S.Ked. (penceramah spiritual), Dr. Luh Yusni Wiarti, A.Par., M.Par., M.Rech. (dosen Poltekpar Bali), dan Ilona Annisa Ristiani, S.I.Kom., M.I.Kom. (mahasiswa doktor Universitas Padjadjaran Bandung).

Konferensi yang diikuti sekitar 125 peserta itu merupakan bagian dari acara utama Bali Spirit Festival yang berlangsung di Ubud, 15–19 April 2026.

Suasana talk show wellness tourism, di bawah pohon rindang dan suasana hijau alami

Konferensi ini diawali dengan sambutan panitia dari I Made Gunarta, salah seorang pendiri Bali Spirit Festival. Made Gunarta menyampaikan terima kasih atas kolaborasi BSF dengan Poltekpar Bali dalam mengembangkan wisata wellness.

Konferensi yang mengambil tema “Welcome Home” ini membahas Peran Kearifan Lokal dalam Memperkuat Branding Bali sebagai Destinasi Wellness Unggulan Dunia.

Direktur Poltekpar Dr. Ida Bagus Putu Puja membuka acara talk show

Acara dibuka oleh Direktur Poltekpar Bali, Dr. Ida Bagus Putu Puja. Dalam sambutan pembukaan, Direktur IB Putu Puja menyambut baik talk show wellness untuk pengayaan pengetahuan dan mendukung suksesnya Bali Spirit Festival, sebuah tempat mahasiswa untuk magang atau belajar pelaksanaan event, khususnya festival.

Format Talk Show

Konferensi yang ditata seperti talk show ini dipandu Prof. I Nyoman Darma Putra, M.Litt. (Korprodi Doktor Kajian Budaya FIB Unud) dan berlangsung sangat dinamis. Sejak awal, ia memberikan sentuhan puitis dengan menyampaikan pepatah “bagai aur dengan tebing.”

Analogi ini melukiskan hubungan antara narasumber dan peserta yang harus saling mendukung; sebagaimana bambu (aur) tumbuh subur di tebing, dan tebing pun terlindungi dari gerusan air berkat kuatnya akar bambu.

Dengan manajemen waktu yang taktis, setiap pembicara diberi waktu lima menit untuk pemaparan awal, sehingga menyisakan waktu yang luas bagi peserta untuk berdialog.

Strategi ini berhasil mematahkan pola diskusi konvensional yang kerap kehabisan waktu untuk tanya jawab akibat presentasi yang terlalu panjang. Dalam konferensi ini, tak kurang dari sepuluh peserta terlibat aktif dalam tiga termin diskusi yang penuh makna.

Suasana pembukaan Bali Spirit Festival di Hotel Puri Padi Ubud

Dalam sambutan pembukaan BSF maupun sesi tanya jawab, Vinsensius Jemadu menyampaikan bahwa BSF merupakan salah satu event unggulan Kementerian Pariwisata. Festival-festival lain juga seperti Ubud Writers and Readers Festival dan Ubud Food Festival terus didorong untuk berkembang guna meningkatkan daya tarik wisata Indonesia.

Perspektif pemerintah ini menekankan bahwa Indonesia, khususnya Bali, memiliki potensi besar untuk memimpin pasar preventif global. Hal ini terlihat dari keputusan pemerintah membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kesehatan di Sanur untuk menekan warga berobat ke luar negeri, sekaligus mendorong wisatawan domestik dan mancanegara berobat di dalam negeri demi menahan aliran devisa keluar.

Selaras dengan pandangan tersebut, Dr. I Wayan Mustika, seorang praktisi kesehatan sekaligus penulis delapan belas buku spiritual, mengajak peserta melakukan reorientasi pola pikir (mindset). Ia menekankan pentingnya mengubah cara pandang dari “Bali untuk pariwisata” menjadi “pariwisata untuk Bali.”

Ragam budaya dalam Bali Spirit Festival

Menurut Mustika, Bali tidak boleh kehilangan jati dirinya demi memenuhi tuntutan pasar semata. “Bali menarik karena Bali, maka tetaplah Bali menjadi Bali sendiri,” ujarnya. Baginya, kebugaran sejati dalam kearifan lokal Bali bukan sekadar produk jualan, melainkan gaya hidup yang berakar pada budaya dan harus dijaga keasliannya agar tetap memiliki daya tarik alami.

Keunikan Bali sebagai pusat wellness dunia semakin dipertegas oleh Dr. Luh Yusni Wiarti dari Poltekpar Bali. Ia membahas peran Bali Spirit Festival (BSF) sebagai event budaya ikonik yang menjadi penggerak utama pariwisata berkualitas.

Yusni menyampaikan pernyataan filosofis yang kuat: “Bali adalah wajah pariwisata Indonesia, Ubud jiwanya, dan wellness adalah detak jantungnya.”

Melalui BSF, wellness tidak hanya hadir sebagai aktivitas fisik, tetapi sebagai pengalaman budaya yang menyeluruh, menjadikan Ubud magnet bagi pencari ketenangan dari berbagai penjuru dunia.

Acara pembukaan Bali Spirit Festival 2026

Namun, kesuksesan narasi wellness lokal di kancah global tidak lepas dari strategi komunikasi yang mumpuni. Hal ini dibedah oleh Dr. Ilona Annisa Ristiani, yang baru saja merampungkan disertasinya mengenai kajian komunikasi eventpada BaliSpirit Festival. Ia mengungkapkan bahwa kekuatan utama BSF terletak pada strategi komunikasi word of mouth (getok tular).

Kepercayaan dan testimoni otentik dari para peserta menjadi promosi paling efektif. Lebih jauh, ia melihat potensi besar jika model event pariwisata seperti ini dikembangkan secara adaptif di daerah lain di Indonesia, seperti Surabaya atau Bandung, dengan menyesuaikan karakteristik budaya lokal masing-masing.

Suasana pembukaan Bali Spirit Festival di Hotel Puri Padi Ubud

Seorang peserta dari Desa Wisata Taro, I Wayan Wardika, menyampaikan bahwa dalam kerangka sustainable tourism, pelestarian lingkungan idealnya juga mencakup kehidupan hewan, burung, dan serangga. “Kami merasa kunang-kunang mulai berkurang, sehingga kami mulai memelihara dan melestarikannya,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Mustika menegaskan bahwa Bali adalah daerah agraris, dan kunang-kunang lazimnya muncul di persawahan. “Kalau kunang-kunang sudah langka, berarti karakter sebagai daerah agraris juga mulai berkurang.”

Suasana pembukaan Bali Spirit Festival di Hotel Puri Padi Ubud

Secara keseluruhan, konferensi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ekosistem pertukaran gagasan lintas sektor yang melibatkan akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan. Melalui tema “Peran Kearifan Lokal dalam Memperkuat Branding Bali sebagai Destinasi Wellness Unggulan Dunia,” forum ini memperkuat posisi Bali bukan hanya sebagai pasar, melainkan sebagai kontributor pengetahuan bagi tata kelola wellness tourism masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Berbagai isu dalam sesi tanya jawab—seperti hak cipta, standardisasi, dan kompetensi pelaku wellness—dibahas secara produktif dan mencerahkan. Talk show yang diikuti praktisi wellness, yoga, dosen, mahasiswa, serta pengelola desa wisata ini berlangsung dinamis selama 2,5 jam. Interaksi antara narasumber dan peserta yang saling menguatkan, bagai aur dan tebing, menjadikan forum ini ruang berbagi pengetahuan tentang wellness, yoga, budaya, dan pariwisata berkelanjutan yang bermutu dan penuh makna [T]

Tags: bali spirit festivalBudayaProf. Darma PutraSeni
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

Next Post

Futsal Competition IHKA Bali, Pererat Tali Persaudaraan di Lingkungan Housekeeping

I Nyoman Darma Putra

I Nyoman Darma Putra

Juri Hadiah Sastera Rancage untuk Bali sejak 2000. Dia adalah dosen Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. Bukunya yang berkaitan dengan sastra Bali modern adalah Tonggak Baru Sastra Bali Modern (2010). Sejak 2011, dia menjadi pemimpin redaksi Jurnal Kajian Bali, awalnya teakreditasi Sinta-2, sejak 2024 terindeks Scopus Q1, dan kemudian Sinta-1.

Related Posts

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails
Next Post
Futsal Competition IHKA Bali, Pererat Tali Persaudaraan di Lingkungan Housekeeping

Futsal Competition IHKA Bali, Pererat Tali Persaudaraan di Lingkungan Housekeeping

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co