10 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Laut hingga Ladang, Ubud Food Festival 2026 Resmi Dibuka dengan Semangat Menjaga Pangan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
in Panggung
Dari Laut hingga Ladang, Ubud Food Festival 2026 Resmi Dibuka dengan Semangat Menjaga Pangan

Pembukaan Ubud Food Festival 2026 dengan simbolisasi pemukulan kulkul│Foto: tatkala.co/Dede

MALAM baru saja turun di Taman Kuliner Ubud, Kamis, 28 Mei 2026. Di hadapan para tamu undangan, pelaku industri kuliner, pegiat budaya, dan pengunjung yang mulai memadati arena, bunyi kulkul dipukul bertalu. Penanda resmi dibukanya Ubud Food Festival 2026.

Pembukaan festival kuliner terbesar dan paling dinanti di Bali itu berlangsung hangat sekaligus khidmat. Sejak awal, suasana yang dibangun tidak semata tentang makanan, melainkan tentang perjalanan panjang pangan ꟷ dari laut, ladang, hingga meja makan.

Malam pembukaan itu diawali dengan Tari Nelayan, tari kreasi tradisional yang menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir saat mencari ikan di laut. Tarian yang biasanya dibawakan oleh satu penari pria dan dua penari perempuan itu menampilkan gerak-gerak yang menggambarkan rasa syukur, keceriaan, dan suka cita nelayan atas hasil tangkapan mereka. Di saat yang sama, tarian itu juga memvisualisasikan perjuangan hidup di tengah lautan.

Pilihan Tari Nelayan sebagai pembuka terasa sejalan dengan tema Ubud Food Festival tahun ini, “Farmers: Guardians of Land and Sea”. Tema tersebut menjadi penghormatan bagi mereka yang menjaga keberlangsungan pangan, mulai dari petani, nelayan, peramu pangan, hingga pelaku kuliner.

Pementasan Tari Nelayan pada Malam Pembukaan Ubud Food Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Selama empat hari, 28-31 Mei 2026, festival ini menghadirkan para chef, petani, produsen artisan, kreator makanan, penulis, dan pecinta kuliner dari berbagai daerah. Mereka berkumpul di Ubud dalam sebuah perayaan yang bukan hanya menampilkan cita rasa, tetapi juga pengetahuan, tradisi, dan hubungan manusia dengan pangan.

Tahun ini, Ubud Food Festival menghadirkan beragam program, mulai dari Demo Masak, Food Talks, Special Events, Chef’s Table, hingga Masterclass. Selain itu, Food Market gratis yang menghadirkan lebih dari 70 tenant untuk pertama kalinya dibuka penuh selama empat hari festival berlangsung.

Di tengah antusiasme pengunjung yang terus berdatangan, Janet DeNeefeselaku Founder dan Director Ubud Food Festival, menyampaikan bahwa festival tahun ini menjadi ruang untuk kembali mengingat makna makanan yang sesungguhnya.

“Festival tahun ini menjadi pengingat tentang makna sesungguhnya dari makanan: tanah, manusia, dan pengetahuan yang menghubungkan keduanya. Program tahun ini mencerminkan kedalaman dan keberagaman budaya pangan Indonesia dengan cara yang belum pernah kami lakukan sebelumnya. Empat hari, satu meja, dan kami tidak sabar untuk membagikannya kepada semua orang. Jadi, selamat menikmati Ubud Food Festival 2026. Jangan lupa untuk kembali lagi, dan lagi,” ujar Janet DeNeefe.

Pernyataan itu terasa menjadi benang merah keseluruhan festival. Ubud Food Festival tidak lagi hanya tampil sebagai ruang promosi kuliner, tetapi juga panggung yang mempertemukan berbagai cerita tentang keberlanjutan pangan dan masa depan tradisi kuliner Indonesia.

Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P., saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Bali│Foto: tatkala.co/Dede

Mewakili Gubernur Bali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P., turut hadir. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keberlanjutan ruang bagi UMKM untuk terus berkembang melalui perhelatan seperti Ubud Food Festival.

“Mudah-mudahan UMKM di Bali maupun luar Bali dapat terus berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini, khususnya Ubud Food Festival. Kegiatan ini menunjukkan komitmen, sinergi, dan kolaborasi dalam menghadirkan event kuliner berskala internasional dengan standar yang tinggi,” ujar Luh Ayu Aryani.

Ucapan itu menegaskan posisi Ubud Food Festival sebagai ruang kolaborasi lintas sektor. Mulai dari pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat. Sebab, di balik setiap makanan yang tersaji, ada rantai panjang kerja dan pengetahuan yang melibatkan banyak orang.

Helianti Hilman menerima Lifetime Achievement Award│Foto: tatkala.co/Dede

Malam pembukaan Ubud Food Festival 2026 juga menjadi momentum penting bagi dunia gastronomi Indonesia. Pada kesempatan itu, penghargaan Lifetime Achievement Award diberikan kepada pegiat gastronomi Indonesia, Helianti Hilman. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi Helianti Hilman selama puluhan tahun mendukung petani, peramu pangan, dan produsen pangan tradisional, sekaligus membawa warisan kuliner Indonesia ke panggung dunia.

Helianti menyampaikan bahwa makanan tidak pernah sekadar urusan mengenyangkan perut. “Makanan selalu lebih dari sekadar sumber nutrisi. Di dalamnya ada ingatan, identitas, dan pengetahuan lintas generasi. Saya berharap penghargaan ini membuat semakin banyak orang menghargai para petani dan peramu pangan yang telah menjaga warisan ini sepanjang hidup mereka,” pungkasnya.

Pernyataan itu disambut tepuk tangan panjang audiens yang hadir. Sebagian besar memahami bahwa kerja-kerja menjaga pangan tradisional sering kali berlangsung sunyi dan jauh dari sorotan.

Helianti Hilman di Ubud Food Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Janet DeNeefe menyebut Helianti sebagai sosok yang merepresentasikan semangat yang selama ini diusung Ubud Food Festival.

“Festival ini selalu berdiri atas keyakinan bahwa makanan adalah sesuatu yang melampaui apa yang tersaji di atas piring, dan tidak ada sosok yang lebih merepresentasikan hal itu selain Helianti Hilman. Sangat sedikit orang yang telah melakukan begitu banyak hal untuk melindungi petani, peramu pangan, dan warisan pangan biokultural Indonesia. Karyanya secara perlahan telah membentuk cara dunia memahami kuliner Indonesia. Kami merasa terhormat dapat memberikan penghargaan atas kontribusi tersebut,” beber Janet DeNeefe.

Di luar panggung utama, suasana festival terus bergerak hidup. Pengunjung berjalan dari satu tenant ke tenant lain, mencicipi beragam kuliner, berbincang dengan produsen pangan lokal, atau sekadar menikmati atmosfer Ubud yang hangat.

Janet DeNeefe, Founder dan Director Ubud Food Festival│Foto: tatkala.co/Dede

Selama beberapa tahun terakhir, Ubud Food Festival memang tumbuh menjadi salah satu festival kuliner paling penting di Indonesia. Festival ini bukan hanya menarik wisatawan dan pecinta makanan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya para pelaku industri kuliner dari berbagai daerah.

Pada 2025 lalu, festival ini mencatat rekor baru dengan lebih dari 18.000 pengunjung dan sekitar 160 pelaku industri dari berbagai penjuru Indonesia. Jumlah itu menjadikan penyelenggaraan tahun lalu sebagai salah satu yang paling ramai dan dinamis.

Tahun ini, kemeriahan itu kembali hadir melalui rangkaian acara yang lebih padat, sekaligus pasar kuliner gratis yang menghadirkan lebih dari 75 perajin dan pelaku kuliner. Ribuan pilihan makanan ditawarkan, dari jajanan tradisional hingga olahan modern yang tetap berakar pada kekayaan rasa Nusantara.

Namun, lebih dari sekadar riuh festival, malam pembukaan Ubud Food Festival 2026 menyiratkan suatu hal. Bahwa makanan bukan hanya soal rasa. Di balik setiap bahan pangan, ada laut yang dijaga nelayan, ada tanah yang dirawat petani, ada tradisi yang diwariskan lintas generasi, dan ada manusia-manusia yang bekerja agar semuanya terus hidup. [T]

Reprter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

  • SELANJUTNYA BACA:
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia
Tags: balikulinerUbudUbud Food Festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Next Post

Hikayat Tuak

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA lampu panggung perlahan menyala, alunan suling tradisional Korea dengan ujung tiup pipih terdengar lirih. Di atas panggung, para penari...

Read moreDetails

Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh...

Read moreDetails

Tari Kontemporer “Perempuan di Sawah” Membuka Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 4, 2026
0
Tari Kontemporer “Perempuan di Sawah” Membuka Singaraja Literary Festival 2026

PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti...

Read moreDetails

Matajog, Terompah, dan Hadang Semarakkan Jantra Tradisi Bali

by Nyoman Budarsana
July 3, 2026
0
Matajog, Terompah, dan Hadang Semarakkan Jantra Tradisi Bali

Sorak-sorai penonton menyemangati temannya ketika tampil sebagai peserta lomba Matajog (egrang bambu) dalam ajang Jantra Tradisi Bali serangkaian Pesta Kesenian...

Read moreDetails

Kisah Anak Kucing Penakut dan Lukisan di Atas Batu dari Festival Cerita Rasa 0.4

by I Komang Sutirtayasa
July 2, 2026
0
Kisah Anak Kucing Penakut dan Lukisan di Atas Batu dari Festival Cerita Rasa 0.4

SETELAH sempat absen pada tahun 2025, Festival Cerita Rasa di Desa Tukadaya, Jembrana kembali hadir dengan membubuhkan angka 0.4, pada...

Read moreDetails

Tabuh, Tari, dan Sendratari Karya Wayan Berata Bangkitkan Memori Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 1, 2026
0
Tabuh, Tari, dan Sendratari Karya Wayan Berata Bangkitkan Memori Seni Bali

Bagi anak-anak, Rekasadana (Pergelaran) Karya Legendaris Maestro Wayan Berata yang dipersembahkan Sanggar atau Sekaa Gong Gita Bandana Praja, Banjar Belaluan...

Read moreDetails

Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 26, 2026
0
Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026

Rasa penasaran tampak jelas dari raut wajah ribuan penonton yang memadati Kalangan Angsoka, Taman Budaya Bali, Kamis 25 Juni 2026....

Read moreDetails

‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal

PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini...

Read moreDetails

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
0
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

Read moreDetails

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
0
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

Read moreDetails
Next Post
Hikayat Tuak

Hikayat Tuak

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed
Khas

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK
Esai

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA lampu panggung perlahan menyala, alunan suling tradisional Korea dengan ujung tiup pipih terdengar lirih. Di atas panggung, para penari...

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas
Khas

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

by Chandra Manikan
July 9, 2026
Rumah Kata di Jalan Nangka
Persona

Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

by Angga Wijaya
July 9, 2026
Bali, Surga yang Sudah Overload
Esai

Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar
Budaya

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

AJB atau Pelepasan Hak: Menguji Rasionalitas Perolehan Tanah oleh Perseroan Terbatas di Era KKPR dan Lahan Sawah yang Dilindungi

PERDEBATAN mengenai mekanisme perolehan tanah oleh Perseroan Terbatas (PT) sesungguhnya tidak lagi hanya berkisar pada pilihan antara Akta Jual Beli...

by I Made Pria Dharsana
July 8, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Bunglon di Republik Kita

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
Suardina dan Bahasa Tanah yang Tak Pernah Habis
Ulas Rupa

Suardina dan Bahasa Tanah yang Tak Pernah Habis

DI Bale Daja Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud, aroma tanah bakar seperti masih tertinggal di antara puluhan karya...

by Angga Wijaya
July 8, 2026
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co