28 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
in Khas
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

Enam seniman penerima Abdi Budaya Nugraha 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan kepada generasi berikutnya. Mereka tidak selalu berada di panggung. Sebagian menjalani keseharian sebagai pengrawit, seniman tari, perupa, maupun penggiat sastra. Namun, dari tangan dan pengalaman merekalah berbagai pengetahuan budaya tetap berjalan di tengah perubahan Kuta.

Seniman bukan hanya pencipta karya seni. Di balik karya yang lahir dari kreativitas dan keterampilan mereka, terdapat nilai, pengetahuan, serta identitas budaya yang terus diwariskan kepada masyarakat. Karena itu, penghargaan kepada seniman menjadi salah satu bentuk apresiasi atas jasa, dedikasi, dan pengabdian mereka dalam menjaga, melestarikan, sekaligus memperkaya kebudayaan.

Penghormatan tersebut menjadi dasar Listibiya (Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan) Kecamatan Kuta bersama Pemerintah Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, memberikan penghargaan kepada para seniman melalui program Abdi Budaya Nugraha 2026. Penghargaan tersebut diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Enam seniman dari sejumlah desa adat di Kecamatan Kuta menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya Bali.

Enam seniman penerima Abdi Budaya Nugraha 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Penyerahan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya membangun kesadaran bersama bahwa keberlangsungan budaya membutuhkan penghormatan terhadap para pelaku yang telah berjuang selama bertahun-tahun,” kata Ketua Listibiya Kecamatan Kuta, Dr. I Gusti Darma Putra.

Di tengah pesatnya perkembangan Kuta sebagai kawasan pariwisata dunia, keberadaan para seniman menjadi bagian penting dalam menjaga akar budaya masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan terhadap perjalanan panjang para pelaku seni yang selama ini berperan sebagai penjaga, penggerak, dan pewaris kebudayaan.

Abdi Budaya Nugraha tahun ini merupakan pelaksanaan keempat sejak pertama kali digelar pada 2023. Program tersebut tidak sekadar menjadi ruang penghormatan kepada para seniman, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem seni yang berkelanjutan dengan menempatkan seniman sebagai salah satu pusat kehidupan kebudayaan.

Mereka yang Mengabdikan Diri

Gung Ade Dalang, sapaan akrab I Gusti Darma Putra, mengatakan keberadaan seniman merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan budaya. “Budaya tidak hanya tentang karya yang dipentaskan, tetapi tentang manusia yang merawat dan mewariskan nilai-nilai di dalamnya. Karena itu, para seniman yang telah mengabdikan hidupnya harus mendapatkan penghargaan dan perhatian,” ungkapnya.

Penghargaan tersebut bukan hanya untuk mengenang jasa para penerima, tetapi juga untuk memastikan pengetahuan dan nilai budaya yang mereka miliki dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. “Kami ingin menjaga, bukan hanya nama para penerima penghargaan, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, dan nilai budaya yang mereka wariskan kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Pada pelaksanaan 2026, enam seniman dari desa adat di wilayah Kecamatan Kuta menerima apresiasi Abdi Budaya Nugraha. Mereka adalah Alm. I Wayan Suja, pengabdi seni karawitan dari Desa Adat Kelan; I Made Suamba, pengabdi seni karawitan dari Desa Adat Kuta; AA. Made Oka Fariana, pengabdi seni rupa Bali dari Desa Adat Legian; Ni Wayan Luteri, pengabdi seni tari dari Desa Adat Seminyak; I Ketut Ediana, pengabdi seni karawitan dan sastra dari Desa Adat Tuban; serta I Ketut Wita, pengabdi seni karawitan dari Desa Adat Kedonganan.

Para penerima penghargaan dipilih berdasarkan rekam jejak pengabdian, dedikasi, kontribusi kepada masyarakat, serta peran mereka dalam pembinaan dan regenerasi seni budaya.

Ketua Listibiya Kecamatan Kuta, Dr. I Gusti Darma Putra (Gung Ade Dalang) | Foto: Istimewa

Nama-nama tersebut mewakili perjalanan seni yang berlangsung di desa-desa adat Kuta. Ada karawitan, seni rupa, tari, dan sastra. Bidangnya berbeda, tetapi masing-masing memiliki hubungan langsung dengan kehidupan masyarakat dan proses pewarisan pengetahuan budaya.

Gung Ade Dalang menambahkan, pembangunan kebudayaan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Listibiya bersama pemerintah, menurutnya, memiliki peran untuk membuka ruang komunikasi sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung keberlangsungan kehidupan seni.

“Listibiya membawa perspektif masyarakat seni, sementara pemerintah memiliki peran dalam memberikan dukungan dan fasilitasi. Ketika keduanya berjalan bersama, maka ekosistem budaya akan semakin kuat,” ujar Gung Ade Dalang.

Budaya di Tengah Pertumbuhan Kuta

Penghormatan terhadap seniman juga berkaitan dengan perubahan yang berlangsung di Kuta. Kawasan ini berkembang sebagai salah satu pusat pariwisata Bali, dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang terus berjalan. Di tengah perubahan tersebut, kehidupan seni dan budaya masyarakat tetap membutuhkan ruang.

Camat Kuta I Made Agus Suantara, S.E., M.A.P., menyampaikan apresiasi terhadap program yang memberikan ruang penghormatan kepada para seniman tersebut.

Pembangunan Kuta tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, tetapi juga bagaimana menjaga identitas budaya masyarakat di tengah perubahan yang berlangsung cepat.

“Kuta berkembang sangat cepat. Namun perkembangan tersebut harus tetap berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Para seniman adalah bagian penting yang menjaga karakter dan jati diri masyarakat Kuta,” ujarnya.

Camat Kuta I Made Agus Suantara menegaskan, Pemerintah Kecamatan Kuta akan terus mendukung program kebudayaan melalui berbagai langkah, mulai dari pemberian apresiasi, pembinaan dan regenerasi, hingga penciptaan ruang kreativitas bagi generasi muda.

Bagi para seniman, ruang tersebut penting karena kebudayaan tidak berhenti pada karya yang sudah ada. Pengetahuan tentang memainkan gamelan, menari, membuat karya rupa, maupun memahami sastra perlu terus berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya. Proses itu membutuhkan orang-orang yang bersedia mengajarkan, mendampingi, dan menjaga keberlangsungannya.

Abdi Budaya Nugraha 2026 pun menjadi pengingat bahwa di balik setiap pertunjukan seni dan tradisi yang tetap hidup di tengah masyarakat, terdapat perjalanan panjang para seniman yang dengan tekun menjaga warisan budaya.

Enam nama yang menerima penghargaan tahun ini tidak hanya membawa rekam jejak pribadi. Mereka juga membawa cerita tentang desa adat, sanggar, kelompok seni, proses belajar, dan pengetahuan yang selama bertahun-tahun tumbuh bersama masyarakat Kuta.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu cara untuk menyebut kembali peran mereka di tengah perubahan kawasan. Bersamaan dengan itu, tanggung jawab untuk meneruskan pengetahuan dan memberi ruang kepada generasi berikutnya tetap menjadi pekerjaan bersama.

Melalui kolaborasi Listibiya dan Pemerintah Kecamatan Kuta, penghormatan kepada para seniman diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan. Apresiasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ruang bagi seni, memperkuat regenerasi, dan memastikan kebudayaan Kuta tetap hidup di tengah perkembangan kotanya.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Abdi Budaya NugrahaAbdi Budaya Nugraha 2026Listibiya
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

Next Post

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails
Next Post
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Penawar Letih Ghazali | Cerpen Made Bryan Mahararta
Cerpen

Penawar Letih Ghazali | Cerpen Made Bryan Mahararta

GHAZALI menatap langit-langit rumah kecilnya bersama Bilqis sambil mendengarkan detik jam dinding yang seolah semakin keras tiap malam. Usianya kini...

by Made Bryan Mahararta
September 27, 2026
Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa
Puisi

Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa

Pagi September 1965 di Suatu Desa Suara derit terdengar dari pintu rumah kakek di suatu desa yang sejukAnak-anak mengajak bermain...

by Chusmeru
September 27, 2026
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival
Panggung

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda
Esai

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

by Angga Wijaya
September 27, 2026
Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI
Pendidikan

Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

KECERDASAN buatan semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Mencari informasi, memahami materi, menemukan ide, hingga membuat rangkuman kini dapat dilakukan dengan...

by Dede Putra Wiguna
September 27, 2026
Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”
Pop

Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

SINGARAJA pernah menjadi pintu masuk bagi Gede Angga Prasaja untuk memperkenalkan musiknya. Lewat “Singaraja Kota Kita” dan “Senja di Singaraja”,...

by Rusdy Ulu
September 27, 2026
Mengurai Gnosis Perupa Payangan
Ulas Rupa

Mengurai Gnosis Perupa Payangan

Dr. Jean Couteau, budayawan asal Prancis pernah berseloroh soal kondisi terkini psiko-budaya generasi Bali. Dalam sejumlah pernyataan lisan maupun tertulis,...

by I Wayan Westa
September 27, 2026
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi
Khas

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono
Ulas Rupa

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

PADA siang yang membakar, saya berebut jalanan Surabaya menuju Voza Tower di Jalan Mayjen HR. Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal. Di...

by Jaswanto
September 26, 2026
Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka
Ulas Musik

Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka

DI antara sembilan lagu yang mengisi album ketiga Barasuara, Jalaran Sadrah, ada satu nomor yang tidak berusaha tampil paling riang...

by Putu Gangga Pradipta
September 25, 2026
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran
Esai

Tetap Sehat dan Tetap Berguna Saat Menua

SEMUA orang ingin hidup panjang. Salah satu sosok yang sering menjadi inspirasi ketika membicarakan umur panjang adalah Dr. Shigeaki Hinohara,...

by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
September 25, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Topeng yang Dianggap Wajah: Mencari Keaslian Diri di Zaman Citra

Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah masih ada manusia yang sungguh-sungguh menjadi dirinya sendiri? PERTANYAAN ini terdengar sederhana, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
September 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co