7 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
in Khas
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

Enam seniman penerima Abdi Budaya Nugraha 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan kepada generasi berikutnya. Mereka tidak selalu berada di panggung. Sebagian menjalani keseharian sebagai pengrawit, seniman tari, perupa, maupun penggiat sastra. Namun, dari tangan dan pengalaman merekalah berbagai pengetahuan budaya tetap berjalan di tengah perubahan Kuta.

Seniman bukan hanya pencipta karya seni. Di balik karya yang lahir dari kreativitas dan keterampilan mereka, terdapat nilai, pengetahuan, serta identitas budaya yang terus diwariskan kepada masyarakat. Karena itu, penghargaan kepada seniman menjadi salah satu bentuk apresiasi atas jasa, dedikasi, dan pengabdian mereka dalam menjaga, melestarikan, sekaligus memperkaya kebudayaan.

Penghormatan tersebut menjadi dasar Listibiya (Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan) Kecamatan Kuta bersama Pemerintah Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, memberikan penghargaan kepada para seniman melalui program Abdi Budaya Nugraha 2026. Penghargaan tersebut diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Enam seniman dari sejumlah desa adat di Kecamatan Kuta menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya Bali.

Enam seniman penerima Abdi Budaya Nugraha 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Penyerahan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya membangun kesadaran bersama bahwa keberlangsungan budaya membutuhkan penghormatan terhadap para pelaku yang telah berjuang selama bertahun-tahun,” kata Ketua Listibiya Kecamatan Kuta, Dr. I Gusti Darma Putra.

Di tengah pesatnya perkembangan Kuta sebagai kawasan pariwisata dunia, keberadaan para seniman menjadi bagian penting dalam menjaga akar budaya masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan terhadap perjalanan panjang para pelaku seni yang selama ini berperan sebagai penjaga, penggerak, dan pewaris kebudayaan.

Abdi Budaya Nugraha tahun ini merupakan pelaksanaan keempat sejak pertama kali digelar pada 2023. Program tersebut tidak sekadar menjadi ruang penghormatan kepada para seniman, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem seni yang berkelanjutan dengan menempatkan seniman sebagai salah satu pusat kehidupan kebudayaan.

Mereka yang Mengabdikan Diri

Gung Ade Dalang, sapaan akrab I Gusti Darma Putra, mengatakan keberadaan seniman merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan budaya. “Budaya tidak hanya tentang karya yang dipentaskan, tetapi tentang manusia yang merawat dan mewariskan nilai-nilai di dalamnya. Karena itu, para seniman yang telah mengabdikan hidupnya harus mendapatkan penghargaan dan perhatian,” ungkapnya.

Penghargaan tersebut bukan hanya untuk mengenang jasa para penerima, tetapi juga untuk memastikan pengetahuan dan nilai budaya yang mereka miliki dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. “Kami ingin menjaga, bukan hanya nama para penerima penghargaan, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, dan nilai budaya yang mereka wariskan kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Pada pelaksanaan 2026, enam seniman dari desa adat di wilayah Kecamatan Kuta menerima apresiasi Abdi Budaya Nugraha. Mereka adalah Alm. I Wayan Suja, pengabdi seni karawitan dari Desa Adat Kelan; I Made Suamba, pengabdi seni karawitan dari Desa Adat Kuta; AA. Made Oka Fariana, pengabdi seni rupa Bali dari Desa Adat Legian; Ni Wayan Luteri, pengabdi seni tari dari Desa Adat Seminyak; I Ketut Ediana, pengabdi seni karawitan dan sastra dari Desa Adat Tuban; serta I Ketut Wita, pengabdi seni karawitan dari Desa Adat Kedonganan.

Para penerima penghargaan dipilih berdasarkan rekam jejak pengabdian, dedikasi, kontribusi kepada masyarakat, serta peran mereka dalam pembinaan dan regenerasi seni budaya.

Ketua Listibiya Kecamatan Kuta, Dr. I Gusti Darma Putra (Gung Ade Dalang) | Foto: Istimewa

Nama-nama tersebut mewakili perjalanan seni yang berlangsung di desa-desa adat Kuta. Ada karawitan, seni rupa, tari, dan sastra. Bidangnya berbeda, tetapi masing-masing memiliki hubungan langsung dengan kehidupan masyarakat dan proses pewarisan pengetahuan budaya.

Gung Ade Dalang menambahkan, pembangunan kebudayaan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Listibiya bersama pemerintah, menurutnya, memiliki peran untuk membuka ruang komunikasi sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung keberlangsungan kehidupan seni.

“Listibiya membawa perspektif masyarakat seni, sementara pemerintah memiliki peran dalam memberikan dukungan dan fasilitasi. Ketika keduanya berjalan bersama, maka ekosistem budaya akan semakin kuat,” ujar Gung Ade Dalang.

Budaya di Tengah Pertumbuhan Kuta

Penghormatan terhadap seniman juga berkaitan dengan perubahan yang berlangsung di Kuta. Kawasan ini berkembang sebagai salah satu pusat pariwisata Bali, dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang terus berjalan. Di tengah perubahan tersebut, kehidupan seni dan budaya masyarakat tetap membutuhkan ruang.

Camat Kuta I Made Agus Suantara, S.E., M.A.P., menyampaikan apresiasi terhadap program yang memberikan ruang penghormatan kepada para seniman tersebut.

Pembangunan Kuta tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, tetapi juga bagaimana menjaga identitas budaya masyarakat di tengah perubahan yang berlangsung cepat.

“Kuta berkembang sangat cepat. Namun perkembangan tersebut harus tetap berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Para seniman adalah bagian penting yang menjaga karakter dan jati diri masyarakat Kuta,” ujarnya.

Camat Kuta I Made Agus Suantara menegaskan, Pemerintah Kecamatan Kuta akan terus mendukung program kebudayaan melalui berbagai langkah, mulai dari pemberian apresiasi, pembinaan dan regenerasi, hingga penciptaan ruang kreativitas bagi generasi muda.

Bagi para seniman, ruang tersebut penting karena kebudayaan tidak berhenti pada karya yang sudah ada. Pengetahuan tentang memainkan gamelan, menari, membuat karya rupa, maupun memahami sastra perlu terus berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya. Proses itu membutuhkan orang-orang yang bersedia mengajarkan, mendampingi, dan menjaga keberlangsungannya.

Abdi Budaya Nugraha 2026 pun menjadi pengingat bahwa di balik setiap pertunjukan seni dan tradisi yang tetap hidup di tengah masyarakat, terdapat perjalanan panjang para seniman yang dengan tekun menjaga warisan budaya.

Enam nama yang menerima penghargaan tahun ini tidak hanya membawa rekam jejak pribadi. Mereka juga membawa cerita tentang desa adat, sanggar, kelompok seni, proses belajar, dan pengetahuan yang selama bertahun-tahun tumbuh bersama masyarakat Kuta.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu cara untuk menyebut kembali peran mereka di tengah perubahan kawasan. Bersamaan dengan itu, tanggung jawab untuk meneruskan pengetahuan dan memberi ruang kepada generasi berikutnya tetap menjadi pekerjaan bersama.

Melalui kolaborasi Listibiya dan Pemerintah Kecamatan Kuta, penghormatan kepada para seniman diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan. Apresiasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ruang bagi seni, memperkuat regenerasi, dan memastikan kebudayaan Kuta tetap hidup di tengah perkembangan kotanya.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Abdi Budaya NugrahaAbdi Budaya Nugraha 2026Listibiya
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

Next Post

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails
Next Post
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”
Esai

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?
Khas

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

by tatkala
September 7, 2026
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten
Tualang

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
Lelaku Daun Jati Terakhir | Cerpen Nur Kamilia
Cerpen

Lelaku Daun Jati Terakhir | Cerpen Nur Kamilia

MUSIM kemarau di kampung kami tidak datang dengan membawa angin kering atau debu jalanan yang mengepul. Ia datang lewat suara...

by Nur Kamilia
September 6, 2026
Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian
Puisi

Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

Memelihara Kesepian 1.letakkan kesepiandi tempat yang teduh. jauhkan dari suaraorang-orang yang terlalu bahagia. 2.beri makansetiap malam. sedikit kenangan.sedikit musik. jangan...

by Salman Alade
September 6, 2026
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot
Esai

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

by Adwan SA
September 6, 2026
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam
Khas

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul
Khas

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
Ubud Art Collect: Antara Batas dan Persimpangan
Kritik Seni

Ubud Art Collect: Antara Batas dan Persimpangan

MULANYA saya kira peristiwa akbar semacam art fair hanya bisa dijangkau oleh orang-orang berduit, tentunya dari para kolektor yang siap...

by Made Chandra
September 6, 2026
Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’
Opini

Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

DI ruang publik, sebuah pernyataan dapat menjadi lebih berbahaya daripada sebuah kebijakan yang keliru. Kebijakan yang keliru masih mungkin diperbaiki...

by I Ketut Suar Adnyana
September 5, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
Topi Para Penyintas Kanker
Esai

Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

by Angga Wijaya
September 5, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co