7 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
in Panggung
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

Suasana pembuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Senin, 17 Agustus 2026 | Foto: Istimewa

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari yang perlahan menghangatkan pantai, jazz berpadu dengan gamelan Bali. Pagi itu, Sanur tidak hanya menawarkan pemandangan matahari terbit, tetapi juga pertunjukan seni dalam suasana yang berbeda. Musik ambient yang menenangkan berpadu dengan unsur budaya lokal Bali. Pas. Tak kurang, tak lebih.

Pertunjukan itu menjadi pembuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Senin, 17 Agustus 2026. “Surya Sewana – Sunrise Jazz” menghadirkan Indra Lesmana bersama ansambelnya dalam perjumpaan musik jazz dan gamelan Bali. Musik mengalun ketika matahari mulai menerangi Pantai Sanur, membuka rangkaian perayaan kemerdekaan dari pagi.

Suasana pembuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Senin, 17 Agustus 2026 | Foto: Istimewa

Sehari penuh, pantai menjadi panggung. Masyarakat, karyawan hotel, komunitas, siswa sekolah, anak-anak disabilitas, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga wisatawan mancanegara bercampur dalam suasana pesta rakyat. Tidak ada sekat antara hotel dan ruang publik. Semua bertemu dalam satu perayaan yang dikemas melalui seni, budaya, olahraga, dan kegiatan sosial.

Setelah musik pagi berakhir, suasana berubah ketika tiba saatnya upacara bendera. Merah Putih tidak dikibarkan di atas tiang seperti lazimnya upacara kemerdekaan, tetapi dibentangkan dari lantai 10 Bali Beach Hotel. Bendera berukuran 7 x 8 meter dibentangkan oleh sejumlah petugas yang telah dipersiapkan.

Dari pantai, pengunjung dapat menyaksikan Merah Putih membentang di tubuh gedung bersejarah tersebut. Masyarakat lokal maupun wisatawan asing yang berada di kawasan Sanur pun menjadikan momen itu sebagai tontonan sekaligus pengalaman budaya.

Suasana pembuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Senin, 17 Agustus 2026 | Foto: Istimewa

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Wiwik Wahyuni, Senior Director Human Capital Talent Culture and Transformation Danantara. Upacara turut dihadiri Christine Hutabarat, Direktur Utama InJourney Hospitality, dan Ed Brea, General Manager The Meru Sanur, Bali Beach Hotel & Convention Centre.

Pilihan gedung sebagai lokasi pengibaran bendera memiliki kaitan dengan sejarah kawasan tersebut. Bagi The Meru Sanur, pengibaran bendera dari gedung Bali Beach Hotel bukan sekadar pilihan lokasi. Bangunan tersebut memiliki perjalanan sejarah yang panjang dalam perkembangan pariwisata Bali. Dibangun pada 1966 atas gagasan Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, Bali Beach Hotel menjadi salah satu bagian penting dari sejarah pariwisata modern di Pulau Dewata.

“Maka setelah renovasi kita ingin mengadakan hut RI, sehingga ini diharapkan bisa menjadi ikon. Karena dibawah Soekarno di gedung ini, membuat pengibaran bendera di gedung bisa dinikmat semua orang,” ucap Director of Marketing Communications The Meru Sanur, Bali Beach Hotel, The Heritage Collection, Bali Beach Convention, Melody Siagian.

Suasana pembuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Senin, 17 Agustus 2026 | Foto: Istimewa

Dari bangunan bersejarah itu, perayaan kemudian bergerak ke ruang terbuka. Peringatan tahun ini memang sengaja dikemas berbeda. Jika sebelumnya lebih banyak melibatkan internal hotel, tahun ini masyarakat dan berbagai kelompok mendapat ruang untuk ikut merayakan.

“Bagi The Meru Sanur, Bali Beach Hotel dan kawasan The Sanur peringatan HUT ke-82 RI memang sangat istimewa. Ini menjadi suatu hal istimewa dalam setiap tahunnya menggelar pesta rakyat yang tidak ada ticketing, karena khusus memang untuk community, karyawan atau dari kita untuk kita,” kata Melody usai upacara.

Dari Komunitas hingga Wisatawan

Keterlibatan masyarakat membuat suasana perayaan semakin terasa di kawasan pantai. Di tengah perayaan, batas antara kegiatan hotel dan aktivitas masyarakat menjadi semakin tipis. Anak-anak sekolah, komunitas, aparat desa, anak-anak disabilitas, karyawan, dan tamu hotel berada dalam ruang yang sama.

Suasana pembuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Senin, 17 Agustus 2026 | Foto: Istimewa

Wisatawan mancanegara yang kebetulan berada di Sanur juga ikut menyaksikan berbagai kegiatan. Bagi mereka, suasana tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena dapat melihat secara langsung bagaimana masyarakat Indonesia merayakan hari kemerdekaannya.

Selain hiburan, aspek sosial juga mendapat tempat. Di kawasan pantai disediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas di Denpasar. Pengunjung dapat memeriksakan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan sejumlah kondisi kesehatan dasar lainnya.

Ruang bagi masyarakat juga hadir melalui kegiatan ekonomi. Pelaku UMKM lokal mendapat kesempatan untuk memperkenalkan dan menjual produk mereka. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini UMKM diberikan tempat untuk berjualan tanpa dikenakan tiket.

Suasana pembuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Senin, 17 Agustus 2026 | Foto: Istimewa

Kehadiran UMKM tersebut membuat pesta rakyat terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Kemerdekaan dirayakan bukan hanya melalui seremoni, tetapi juga melalui karya, produk lokal, interaksi, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Tradisi, Musik, dan Permainan Rakyat

Ketika pagi bergeser menuju siang, suasana pantai semakin ramai. Berbagai permainan rakyat digelar dan dapat diikuti masyarakat umum maupun tamu hotel. Lomba makan kerupuk, tarik tambang, balap karung, dan permainan lainnya menghadirkan kembali kesederhanaan perayaan kemerdekaan yang akrab dengan masyarakat Indonesia.

Panjat pinang menjadi satu-satunya kegiatan yang dikhususkan bagi karyawan hotel karena mempertimbangkan faktor keselamatan. Dari permainan rakyat, perayaan kemudian bergerak kembali ke seni dan budaya. Menjelang malam, kawasan pantai disiapkan untuk “Bali Beach Culture Night”, yang menghadirkan tari kecak sebagai salah satu sajian utama.

Suasana pembuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Senin, 17 Agustus 2026 | Foto: Istimewa

“Tahun lalu juga ada sunrise jazz, tetapi tidak dari kegiatan dari sunrise ke sunset. Tahun ini acaranya di pantai dan sunset ada Bali Beach Culture Night di pantai dengan penari kecak yang khas. Kegiatannya mulai dari community, kultur, seni, musik kita suguhkan untuk HUT RI ke-81 ini,” papar Melody.

Rangkaian kegiatan tersebut membuat perayaan berjalan mengikuti perubahan suasana Sanur sepanjang hari. Jazz dan gamelan membuka pagi, Merah Putih menjadi simbol utama dalam upacara, permainan rakyat menghadirkan kegembiraan, sementara kecak membawa suasana menuju malam dengan identitas budaya Bali.

Pantai Sanur menjadi ruang pertemuan berbagai lapisan masyarakat. Laut, hotel, gedung bersejarah, ruang terbuka, seni, dan aktivitas warga berada dalam satu rangkaian perayaan.

Suasana pembuka rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Senin, 17 Agustus 2026 | Foto: Istimewa

Dari matahari terbit hingga malam, kemerdekaan di Sanur hadir melalui banyak bentuk. Ada musik yang dimainkan di tepi pantai, Merah Putih yang dibentangkan dari gedung bersejarah, anak-anak yang mengikuti permainan rakyat, UMKM yang membuka lapak, layanan kesehatan untuk masyarakat, hingga kecak yang mengisi malam.

Perayaan itu mempertemukan sejarah Bali Beach Hotel dengan kehidupan Sanur hari ini. Ruang yang selama ini dikenal sebagai kawasan pariwisata dibuka menjadi tempat masyarakat, wisatawan, pekerja hotel, seniman, komunitas, dan anak-anak berbagi pengalaman dalam satu hari perayaan kemerdekaan.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: HUT ke-81 Republik IndonesiajazzPantai SanurThe Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

Next Post

Tupai Makan Durian? ——Catatan Kecil Keresahan Petani Durian di Desa Pucaksari, Busungbiu Buleleng

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

by Nyoman Budarsana
August 28, 2026
0
Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

ANAK-ANAK bergerak mengikuti irama. Ada yang mengepakkan tangan seperti burung, melangkah dalam barisan, memainkan properti, hingga berpindah formasi bersama teman-temannya....

Read moreDetails

Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

by Nyoman Budarsana
August 16, 2026
0
Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

ANAK-ANAK itu menebar senyum ceria. Di tengah halaman hijau yang teduh, mereka berlari, bermain, bernyanyi, dan berinteraksi bersama teman-temannya. Ruang...

Read moreDetails

Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

SALAH satu momen menarik ketika Salamander Big Band tampil membuka Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026 pada Jumat, 7...

Read moreDetails
Next Post
Tupai Makan Durian? ——Catatan Kecil Keresahan Petani Durian di Desa Pucaksari, Busungbiu Buleleng

Tupai Makan Durian? ------Catatan Kecil Keresahan Petani Durian di Desa Pucaksari, Busungbiu Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Lelaku Daun Jati Terakhir | Cerpen Nur Kamilia
Cerpen

Lelaku Daun Jati Terakhir | Cerpen Nur Kamilia

MUSIM kemarau di kampung kami tidak datang dengan membawa angin kering atau debu jalanan yang mengepul. Ia datang lewat suara...

by Nur Kamilia
September 6, 2026
Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian
Puisi

Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

Memelihara Kesepian 1.letakkan kesepiandi tempat yang teduh. jauhkan dari suaraorang-orang yang terlalu bahagia. 2.beri makansetiap malam. sedikit kenangan.sedikit musik. jangan...

by Salman Alade
September 6, 2026
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot
Esai

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

by Adwan SA
September 6, 2026
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam
Khas

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul
Khas

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
Ubud Art Collect: Antara Batas dan Persimpangan
Kritik Seni

Ubud Art Collect: Antara Batas dan Persimpangan

MULANYA saya kira peristiwa akbar semacam art fair hanya bisa dijangkau oleh orang-orang berduit, tentunya dari para kolektor yang siap...

by Made Chandra
September 6, 2026
Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’
Opini

Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

DI ruang publik, sebuah pernyataan dapat menjadi lebih berbahaya daripada sebuah kebijakan yang keliru. Kebijakan yang keliru masih mungkin diperbaiki...

by I Ketut Suar Adnyana
September 5, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
Topi Para Penyintas Kanker
Esai

Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

by Angga Wijaya
September 5, 2026
Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri
Cerpen

Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri

GENDING. Namanya didendangkan berulang kali di sudut-sudut perkumpulan warga di kompleks perumahan tempat aku tinggal. Ada yang bilang ia adalah...

by Nanda Gayatri
September 5, 2026
Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery
Puisi

Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

Mother's Bakery Hari-hari terasa menghisap paracetamolPahitnya mengendap hingga ke ujung hatiBumi menyediakan sirup, namun maple pun sulit menyatukan yang retakIbu...

by Ni Putu Puspa Trisnawati
September 5, 2026
Tumpek Uye dan Pendidikan Menghormati Kehidupan
Esai

Tumpek Uye dan Pendidikan Menghormati Kehidupan

Kita mengajarkan anak mencintai lingkungan. Tetapi, berapa banyak sekolah yang benar-benar memberi anak pengalaman mencintai lingkungan? PERTANYAAN sederhana itu patut...

by I Wayan Yudana
September 5, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co