16 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
in Panggung
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara pertama yang diperebutkan. Ajang seni dan budaya keagamaan Hindu tersebut resmi ditutup Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (16/9).

Badung menjadi daerah dengan perolehan gelar juara pertama terbanyak. Karangasem mengoleksi lima gelar, Gianyar empat, Denpasar tiga, sedangkan Bangli dan Tabanan masing-masing dua gelar.

UDG Bali XXXIII berlangsung pada 11-16 September 2026 dengan mengusung tema “Dharmagita Atmanam Dharma”, yang dimaknai sebagai “Menuntun Jiwa Menuju Kesucian”. Sebanyak 331 peserta ambil bagian dalam 37 kategori perlombaan yang terbagi ke dalam 11 bidang, mulai dari kelompok anak-anak, remaja hingga dewasa.

Keterlibatan lintas generasi menjadi salah satu hal yang disoroti Koster saat menutup kegiatan. Menurutnya, kehadiran peserta dari kelompok anak-anak hingga dewasa menunjukkan proses regenerasi budaya Bali masih berjalan.

“Jadi dari segi tingkat usia, anak-anak, remaja, dewasa, tiang melihat itu tidak ada yang putus dalam generasinya ini. Jadi kalau peminatnya cuma dewasa doang, berarti kita ada yang putus dan itu ancaman. Ini ada yang remaja, dan yang di hulunya lagi ada anak-anak,” ujar Koster.

Ia menilai keberadaan peserta dari berbagai kelompok usia penting karena keberlanjutan budaya tidak hanya ditentukan oleh materi yang diwariskan, tetapi juga oleh generasi yang mempelajari dan menjalankannya.

“Budaya itu syarat mutlak harus ada pelakunya. Siapa pelaku utamanya? Kita,” tegasnya.

Tiga Bahasa, dari Lokal hingga Global

Koster juga menyoroti penggunaan tiga bahasa dalam pelaksanaan UDG, yakni Bahasa Bali, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Menurut dia, penggunaan tiga bahasa menunjukkan bahwa peserta tidak hanya dituntut memahami kearifan lokal, tetapi juga memiliki kemampuan mengomunikasikannya dalam lingkup yang lebih luas.

“Jadi tiga bahasa Bali, Indonesia, Inggris. Ah, keren ini. Jadi lengkap, lokal, nasional, global,” kata Koster.

Ia menyebut Bahasa Bali sebagai akar budaya, sementara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris menjadi sarana untuk berinteraksi di lingkup nasional dan global.

Koster mengatakan perkembangan modernisasi dan teknologi digital tidak otomatis menghilangkan budaya Bali. Menurutnya, selama masyarakat tetap menjadi pelaku dan menjaga nilai-nilai yang diwariskan, budaya lokal tetap dapat hidup berdampingan dengan perkembangan zaman.

“Jadi karena itu, enggak perlu kita khawatir bahwa perkembangan dunia modernisasi global, dipercepat dengan teknologi digital, itu tidak akan pernah mematikan budaya kita di Bali,” ujarnya.

Ia menambahkan, fenomena global justru dapat berjalan berdampingan dengan kearifan lokal.

“Ketika berkembang fenomena global, apa dampaknya terhadap kearifan lokal kita, budaya kita di Bali? Ternyata tidak tergerus. Tetap hidup,” tutur Koster.

Koster Kritik Piala: Jangan Ribet

Selain mengapresiasi pelaksanaan UDG, Koster memberikan sejumlah catatan untuk penyelenggaraan berikutnya. Salah satunya menyangkut desain piala bagi para pemenang.

Koster meminta desain piala dibuat lebih sederhana, praktis, nyaman dipegang, tetapi tetap menarik dan berkualitas. Ia mengkritik penggunaan material kaca serta finishing piala yang dinilai belum memberikan kenyamanan bagi penerima.

“Jangan bikin piala yang ribet-ribet kayak gitu. Megangnya aja enggak nyaman. Mesti kaca, gores bedik bisa terluka. Sudah gitu belum finishing,” kritiknya.

Untuk pelaksanaan mendatang, ia meminta penghargaan menggunakan produk lokal Bali. Menurut Koster, piala tidak sekadar menjadi simbol penghargaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya mengangkat produk daerah.

“Bikin yang simpel, yang menarik, yang praktis, tapi berkualitas. Produk lokal Bali,” ucapnya.

Hadiah Diminta Naik Tahun Depan

Koster juga meminta besaran hadiah bagi para pemenang UDG ditingkatkan pada pelaksanaan tahun depan.

Pada UDG Bali XXXIII, hadiah kategori tunggal ditetapkan Rp5 juta untuk juara pertama, Rp4 juta juara kedua dan Rp3 juta juara ketiga. Sementara kategori grup mendapatkan Rp15 juta untuk juara pertama, Rp14 juta juara kedua dan Rp13 juta juara ketiga.

Peserta yang meraih juara harapan tidak mendapatkan hadiah uang.

Koster meminta skema penghargaan tersebut dievaluasi agar kompetisi tahun berikutnya berlangsung lebih hidup sekaligus memberikan apresiasi yang lebih besar kepada peserta.

“Jadi karena itu, tahun depan kita akan selenggarakan lebih hidup lagi. Saya akan panggil Kadisnya supaya hadiahnya dinaikin. Hadiah yang utama, duit! Duit. Duit!” katanya.

Ia kemudian membandingkan besaran hadiah UDG dengan kegiatan Bulan Bung Karno yang disebutnya memberikan hadiah lebih besar dan berlangsung lebih meriah.

“Lebih meriah yang di Wredhi Budaya (Art Center) yang dilaksanakan oleh PDI Perjuangan, Bulan Bung Karno. Wah keren kalau itu, Rp20 juta, Rp10 juta. Gede dia, meriah, hidup sekali suasananya,” kata Koster.

Koster juga mengingatkan agar hadiah yang diterima pemenang tidak dipotong.

“Jangan pula ada potongan-potongan nanti. Jangan ada potongan-potongan. Nanti kalau sampai ada potongan-potongan, lapor,” tegasnya.

Dominasi Badung terlihat di sejumlah bidang perlombaan.

Pada Membaca Sloka, Badung meraih juara pertama kategori anak-anak putra, dewasa putri dan dewasa putra. Karangasem menjadi juara pertama anak-anak putri, Bangli juara pertama remaja putri dan Denpasar juara pertama remaja putra.

Di Membaca Palawakya, Badung menyapu bersih empat gelar juara pertama melalui kategori remaja putri, remaja putra, dewasa putra dan dewasa putri.

Pada Membaca Kakawin, Badung meraih dua juara pertama melalui kategori remaja putri dan dewasa putra. Gianyar meraih juara pertama remaja putra, sedangkan Bangli menjadi juara pertama dewasa putri.

Untuk Membaca Gaguritan, Badung kembali meraih dua gelar juara pertama melalui kategori anak-anak putri dan anak-anak putra.

Dominasi juga terlihat pada Dharmawacana Bahasa Bali. Badung meraih lima gelar juara pertama, yakni kategori anak-anak putri, anak-anak putra, remaja putri, dewasa putri dan dewasa putra. Sementara kategori remaja putra dimenangkan Denpasar.

Pada Dharmawacana Bahasa Inggris, Karangasem meraih tiga gelar juara pertama melalui kategori remaja putri, remaja putra dan dewasa putri. Badung meraih juara pertama kategori dewasa putra.

Sementara pada Menghafal Sloka, Badung meraih juara pertama anak-anak putri dan dewasa putra. Karangasem menjadi juara pertama anak-anak putra, Gianyar pada remaja putri, serta Tabanan pada remaja putra dan dewasa putri.

Pada Dharmawiwada, Badung menjadi juara pertama, disusul Jembrana dan Denpasar. Sedangkan pada Nyanyian Keagamaan Hindu, Badung kembali meraih juara pertama, diikuti Gianyar dan Tabanan.

Adapun pada Dharmacarita, Gianyar mendominasi dua kategori anak-anak, yakni anak-anak putri dan anak-anak putra.

Secara keseluruhan, dari 37 gelar juara pertama yang diperebutkan, Badung mengamankan 21 gelar, Karangasem lima, Gianyar empat, Denpasar tiga, serta Bangli dan Tabanan masing-masing dua gelar.

Perolehan tersebut menempatkan Badung sebagai juara umum UDG Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026. [T]

Tags: Utsawa Dharma GitaUtsawa Dharma Gita 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

Next Post

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails
Next Post
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar
Khas

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan
Panggung

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium
Gaya

Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

SAAT ini, banyak pemilik rumah mewah di Indonesia memilih menggunakan lift rumah mewah Indonesia dari Kalea karena lift ini dapat...

by tatkala
September 16, 2026
Membaca Naga Agus Kama Loedin
Ulas Rupa

Membaca Naga Agus Kama Loedin

---Venue Art, Batu & Studio, Batubulan, Gianyar, Bali | 12 September 2026 * Pameran "Jaga Raga Bara Jiwa" dibuka  Rektor...

by I Wayan Westa
September 16, 2026
Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan
Ulas Rupa

Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan

Di Agung Rai Museum of Art atau ARMA, Ubud, Bali, pada Juli 2026, sebuah pohon penuh kuda hadir di antara...

by Angga Wijaya
September 16, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa, Saatnya Berkarya Tanpa Pamrih di Luar Sistem
Esai

Purbaya Yudhi Sadewa, Saatnya Berkarya Tanpa Pamrih di Luar Sistem

SENIN, 14 September 2026, tidak ada suara petir yang menggelegar. Namun, masyarakat cukup dikejutkan oleh sebuah kabar yang sesungguhnya sudah...

by Agung Sudarsa
September 16, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

BANK TANAH DAN KITA —Antara Reforma Agraria, Kepentingan Investasi, dan Masa Depan Ruang Hidup Rakyat

TANAH yang dikuasai negara bukan sekadar benda tidak bergerak yang dapat dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain. Di atasnya...

by I Made Pria Dharsana
September 16, 2026
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026
Panggung

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
Suka-Duka di Rumah Sakit
Esai

Suka-Duka di Rumah Sakit

BEBERAPA minggu lalu, saya mengaitkan rumah sakit dengan konsep dukkha. Dalam Buddhisme, dukkha sering diterjemahkan sebagai penderitaan, tetapi maknanya jauh...

by Angga Wijaya
September 15, 2026
Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co