24 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
August 13, 2026
in Panggung
Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

Penampilan Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026│Foto: tatkala.co/Dede

MALAM di Subak Stage, Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026, berjalan dalam suasana tenang ketika Dodot Trio mulai memainkan musiknya. Di hadapan penonton yang sebagian besar menyimak dari jarak dekat, piano, kontrabas, dan drum membangun percakapan yang perlahan berkembang melalui melodi dan improvisasi.

Dodot Trio tampil pada hari penutupan festival, Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 19.40 WITA. Penonton tampak mengikuti permainan ketiga musisi itu dengan saksama. Sebagian penonton mancanegara terlihat mengangguk atau menggeleng mengikuti alur musik. Tepuk tangan sesekali terdengar ketika salah satu pemain menyelesaikan bagian improvisasinya.

Di atas panggung, Dodot Atmojo memainkan piano bersama Helmy Agustrian pada kontrabas dan Wisnu Priambodo pada drum. Mereka membawakan sejumlah karya dari album ‘The Story of White Piano’, album debut Dodot Atmojo yang baru dirilis setelah perjalanan panjangnya sebagai musisi.

Format yang mereka pilih adalah piano trio, salah satu format klasik dalam jazz. Komposisi orisinal bertemu dengan standar jazz, sementara ruang improvisasi memberi kesempatan bagi ketiga pemain untuk saling merespons. Musik tidak dibangun hanya dari permainan piano sebagai pusat, tetapi dari hubungan antara piano, kontrabas, dan drum.

Dodot Atmojo│Foto: tatkala.co/Dede

 

Penampilan Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Bagi Dodot, album tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan bermusiknya. Pianis yang bernama lengkap Dodot Soemantri Atmodjo, kelahiran Malang, Jawa Timur, itu telah lebih dari empat dekade berkiprah di skena jazz. Ia pindah ke Bali pada awal dekade 1980-an dan sejak itu pula ia menjalani aktivitas bermusik di berbagai hotel ternama di Bali.

Dalam perjalanan tersebut, Dodot terbiasa memainkan berbagai jenis musik, mulai dari standar jazz, Top 40, hingga lagu-lagu permintaan tamu. Pengalaman panjang sebagai solo pianis kemudian membentuk dirinya sebagai entertainer yang terbiasa membaca suasana dan kebutuhan panggung.

Namun, selama lebih dari empat dekade berkarya, Dodot tidak menyebut dirinya sebagai seniman. Ia memilih istilah ‘pekerja seni’ karena memandang aktivitas bermusik sebagai pekerjaan yang juga memiliki tanggung jawab untuk melayani.

Penampilan Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Keinginan untuk memiliki rekaman karya sendiri justru datang belakangan. Ada dorongan dari orang-orang di lingkar terdekat yang mempertanyakan posisinya sebagai musisi tanpa diskografi. Sebuah kalimat terus terngiang di telinganya: “kalau kamu seorang seniman, kamu harus punya karya”.

Kalimat tersebut mendorong Dodot masuk ke studio rekaman dan mulai mendokumentasikan musiknya. Ia kemudian menggarap ‘The Story of White Piano’ bersama Helmy Agustrian pada kontrabas dan Wisnu Priambodo pada drum. Produksi album dikerjakan bersama Anom Darsana (Co-founder SUVJF) di Antida Music Productions.

Album tersebut memuat enam track, terdiri atas tiga komposisi orisinal dan tiga standar jazz. Secara musikal, Dodot menempatkannya dalam koridor jazz dengan format piano trio. Komposisi-komposisi itu kemudian berkembang melalui improvisasi yang menjadi bagian penting dari permainan mereka.

Dari kiri ke kanan, Dodot Atmojo, Helmy Agustrian, dan Wisnu Priambodo│Foto: tatkala.co/Dede

 

Penampilan di SUVJF menjadi ruang untuk mempertemukan karya tersebut dengan penonton secara langsung. Dodot sendiri bukan nama baru dalam festival ini. Ia hampir setiap tahun terlibat dalam penyelenggaraan SUVJF dan melihat festival tersebut sebagai salah satu ruang penting bagi keberlangsungan musik jazz di Bali.

“Saya hampir setiap tahun terlibat di SUVJF. Harapan saya perhelatan ini agar selalu ada. Karena di sinilah kita bisa menemukan sesuatu yang benar-benar jazz. Jadi saya menghargai teman-teman SUVJF karena telah konsisten sampai saat ini,” ujar Dodot Atmojo.

Menurutnya, keberadaan festival juga berkaitan dengan regenerasi jazz. Ia melihat masih banyak musisi muda yang membutuhkan ruang untuk memainkan musik mereka dan bertemu pendengar.

“Dari sini banyak bermunculan regenerasi jazz. Karena mereka awalnya tidak punya wadah, dan SUVJF bisa menjadi wadah itu,” ungkap Dodot.

Dodot Trio menutup penampilannya di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Bagi Dodot, perjalanan bermusiknya belum berhenti pada album perdana. Ia masih ingin terus berkarya bersama rekan-rekannya dan berharap karya tersebut menemukan pendengar.

“Untuk seterusnya, saya akan terus berkarya bersama teman-teman. Dan yang paling penting, semoga ada yang mau mendengarkan dan menikmati karya-karya kami,” tandasnya.

Ia juga turut berpesan kepada para musisi jazz muda agar tetap konsisten menjalani apa yang telah dipilih, karena hasil tidak akan datang secara instan. Menurut Dodot, menjadi pekerja seni juga berarti mampu menikmati proses dan seni yang dijalani, bukan semata-mata mengejar kepentingan komersial.

Malam itu, Dodot Trio menutup penampilannya dengan cara yang sejalan dengan perjalanan Dodot selama puluhan tahun: bermain, mendengarkan, dan memberi ruang bagi musik untuk berinteraksi. Di tengah festival yang mempertemukan banyak warna jazz, penampilan tersebut menjadi bagian dari perjalanan seorang musisi yang baru mendokumentasikan karyanya setelah berpuluh tahun berada di blantika musik. Dan bagi Dodot, perjalanan itu masih berlanjut, dan akan terus berlanjut.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: festival musik jazzmusik jazzSthala Ubud Village Jazz FestivalSthala Ubud Village Jazz Festival 2026UbudUVJFUVJF 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sekali Lagi tentang Dirgahayu

Next Post

Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails
Next Post
Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih

Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia
Budaya

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

by tatkala
September 23, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian
Politik

Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian

PEMILIHAN Perbekel Desa Guwang 2026 telah usai. I Ketut Karben Wardana meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara yang berlangsung pada...

by Dede Putra Wiguna
September 23, 2026
Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif
Ulas Rupa

Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

Datang Setelah Riuh Saya datang ketika riuh telah selesai. Pameran telah usai dibuka, sebagian pengunjung mulai beranjak, percakapan telah menemukan...

by Emi Suy
September 23, 2026
Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik
Esai

Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik

KONTEN mindfulness dari Maudy Ayunda yang mengajak masyarakat menata respons emosional di tengah maraknya berita buruk memicu gelombang kritik netizen....

by Gema Pertiwi
September 22, 2026
Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”
Pop

Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”

SETELAH merilis single “Air Keras”, Jangar melanjutkan perjalanan menuju album penuh kedua mereka, Raja Pasir, dengan melepas dua lagu sekaligus,...

by Dede Putra Wiguna
September 22, 2026
Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga
Esai

Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga

SUASANA pagi hari di kebun di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Buleleng diwarnai oleh suara burung, embun yang masih menggantung di...

by I Ketut Suar Adnyana
September 22, 2026
Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati
Esai

Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati

SEJAK menjalani pengobatan kanker kelenjar getah bening, rumah sakit menjadi tempat yang lebih sering saya datangi. Saya duduk di ruang...

by Angga Wijaya
September 22, 2026
Guci Nasib di Titik Nol Kota
Ulas Rupa

Guci Nasib di Titik Nol Kota

”….dalam labirin, aku mencari guci nasibku, yang tersimpan dalam kabut kebuntuan, membentur dalam setiap sudut dinding, tak tahu jalan pulang,...

by I Wayan Westa
September 22, 2026
Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi
Ulas Film

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

ENIGMA adalah program kompilasi film pendek dalam ajang Minikino Film Week 12 (MFW12) yang mengusung subjudul What Goes Around Comes...

by Arya Dhamma Nanda
September 21, 2026
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir
Lingkungan

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

by tatkala
September 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Bahasa Penjilat: Komunikasi dan Relasi Kuasa dalam Politik

KOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...

by Chusmeru
September 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co