12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengintip Kesejukan “Kota Tembakau” di Lereng Sindoro-Sumbing

Chusmeru by Chusmeru
August 16, 2025
in Tualang
Mengintip Kesejukan “Kota Tembakau” di Lereng Sindoro-Sumbing

Ladang tembakau di lereng Gunung Sindoro / Foto Dok. Irna

KABUPATEN Temanggung merupakan salah satu dataran tinggi yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis Kabupaten Temanggung berbatasan dengan Kabupaten Kendal di sebelah utara, Kabupaten Semarang di sebelah timur, Kabupaten Magelang di selatan, dan Kabupaten Wonosobo di barat.

Dikutip dari Keris Jateng (2024), sejarah Temanggung selalu dikaitkan dengan raja Mataram Kuno yang bernama Rakai Pikatan. Nama Pikatan sendiri dipakai untuk menyebutkan suatu wilayah yang berada pada sumber mata air di desa Mudal Kecamatan Temanggung. Disini terdapat peninggalan berupa reruntuhan bebatuan kuno yang diyakini petilasan raja Rakai Pikatan.

Sejarah Temanggung mulai tercatat pada Prasasti Wanua Tengah III Tahun 908 Masehi yang ditemukan penduduk dusun Dunglo, Desa Gandulan, Kecamatan Kaloran, Temanggung pada bulan November 1983. Prasasti itu menggambarkan bahwa Temanggung semula berupa wilayah kademangan yang gemah ripah loh jinawi dimana salah satu wilayahnya yaitu Pikatan. Disini didirikan Bihara agama Hindu oleh adik raja Mataram Kuno Rahyangta I Hara, sedang rajanya adalah Rahyangta Rimdang (Raja Sanjaya) yang naik tahta pada tahun 717 M (Prasasti Mantyasih).

Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing / Foto Dok. Adi Nugroho

Penulis di alun-alun kota Temanggung / Foto Dok. Penulis

Kabupaten Temanggung memiliki slogan “Temanggung Bersenyum”, yang merupakan kepanjangan dari  “Bersih, Sehat, Elok, dan Nyaman untuk Masyarakat”. Memang Temanggung merupakan kota yang nyaman. Letaknya yang berada di antara lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing menjadikan Temanggung sebagai kota yang sejuk cenderung dingin.

Selain alam yang indah, Temanggung memiliki banyak objek peninggalan sejarah. Terdapat beberapa situs bersejarah di Temanggung yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Situs tersebut antara lain Situs Liyangan di Desa Purbasari, Kecamatan Ngadirejo, Candi Pringapus di Kecamatan Ngadirejo, Candi Gondosuli,  Prasasti Gondosuli yang ada di Kecamatan Bulu,  dan Prasasti Wanua Tengah II  berada di kompleks Rumah Dinas Bupati Temanggung.

Ikon Temanggung

Menjawab rasa penasaran, penulis bersama beberapa dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, Fisip, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto mengadakan perjalanan “healing” untuk mengintip kesejukan “Kota Tembakau” di lereng Gunung Sindoro-Sumbing. Hanya beberapa tempat yang sempat dikunjungi, karena begitu banyak objek dan daya tarik wisata di Kabupaten Temanggung.

Tembakau menjadi ikon Kabupaten Temanggung yang dinobatkannya sebagai “Kota Tembakau”. Julukan ini diberikan karena Temanggung merupakan salah satu daerah penghasil tembakau terbesar dan terbaik di Indonesia. Masyarakat Temanggung sebagian besar menggantungkan hidupnya dengan bertani tembakau. Cita rasa tembakau Temanggung banyak digemari dan dicari sebagai bahan baku rokok kretek.

Penulis di tengah ladang tembakau Temanggung / Foto Dok. TNA

Selain tembakau, Temanggung juga dikenal dengan kopi Arabika dan Robusta yang khas. Kedua kopi ini tumbuh di dataran tinggi, sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut. Kopi Arabika memiliki aroma yang halus, sedangkan kopi Robusta beraroma mokha yang kuat. Kedua jenis kopi Temanggung itu memiliki ciri yang khas, yaitu beraroma tembakau. Menyeruput kopi Arabika atau Robusta sambil mengisap tembakau di tengah sejuknya udara Temanggung bagi yang merokok tentu merupakan kenikmatan tersendiri.

Beberapa objek wisata menjadi ikon Kabupaten Temanggung. Objek wisata alam Posong banyak dikunjungi wisatawan. Memiliki udara yang sejuk, objek wisata ini berada di Kecamatan Kledung. Wisatawan dapat menikmati keindahan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing sambil menghirup udara segar pegunungan.

Umbul Jumprit merupakan ikon bagi pariwisata Temanggung. Objek wisata ini sering menjadi perpaduan antara wisata alam dan wisata religi. Udaranya sejuk dengan sumber air yang disakralkan. Umat Hindu sering memanfaatkan Umbul Jumprit untuk melakukan ritual pemandian. Sedangkan umat Budha menjadikan Umbul Jumprit sebagai sumber air untuk upacara Waisak di Candi Borobudur.

Di wilayah pedesaan Kabupaten Temanggung terdapat ikon wisata Pasar Papringan Ngadiprono. Objek wisata ini merupakan pasar tradisional yang unik. Konsep pasar ini berbeda dengan yang lain. Selain berada di sekitar pohon bambu yang rimbun, transaksi di pasar ini dilakukan bukan dengan uang biasa, tetapi menggunakan kepingan bambu. Makanan dan minuman tradisional serta hasil kerajinan tangan dijual di pasar ini.

Kuliner Temanggung

Sebagaimana daerah lain di Indonesia, Temanggung memiliki beberapa kuliner khas serta tempat makan yang banyak dikunjungi wisatawan. Nasi Gono atau yang dikenal sebagai Sego Gono merupakan salah satu makanan khas Temanggung. Nasi Gono merupakan perpaduan antara nasi, daun lembayung, kacang panjang, parutan kelapa, dan ikan teri. Secara tradisi, nasi ini sering disajikan dalam hantaran ke ladang atau disajikan saat pesta panen.

Kudapan yang khas dari Temanggung bernama Lentho. Kuliner ini terbuat dari bahan singkong parut. Kemudian diberi campuran kedelai atau kacang tolo mentah yang ditumbuk halus, dibumbui dan digoreng. Secara tekstur, makanan ini menyerupai perkedel atau kroket, namun memiliki cita rasa gurih yang sulit dilupakan.

Dosen Komunikasi Unsoed menikmati kuliner di RM Sego Sambel Bu Dewi / Foto Dok. Penulis

Julukan Temanggung sebagai “Kota Tembakau” memunculkan kuliner menarik berupa Nasi Goreng Tembakau. Kuliner ini sebetulnya merupakan inovasi masyarakat Temanggung. Nasi goreng ini sebetulnya hampir sama dengan yang lain, berbahan baku nasi putih yang digoreng. Namun ada yang unik, nasi goreng ini ditaburi dengan bubuk tembakau yang dihaluskan. Nasi Goreng Tembakau menjadi daya tarik wisatawan, karena rasanya yang khas beraroma tembakau.

Wisatawan yang mengunjungi atau sedang melintas di Temanggung tidak kesulitan untuk mendapatkan tempat makan. Banyak warung atau rumah makan yang berada di sepanjang jalan menuju maupun di dalam kota Temanggung. Salah satunya adalah rumah makan Sego Sambel Bu Dewi. Menu yang disajikan adalah makanan dengan cita rasa lokal yang lezat. Rumah makan ini terletak di tengah kota Temanggung, sehingga memudahkan bagi wisatawan yang sedang melakukan perjalanan untuk beristirahat dan bersantap.

Dosen Komunikasi Unsoed berpose di RM Sego Sambel Bu Dewi / Foto Dok. Penulis

Letak geografis di dataran tinggi dengan udara yang sejuk telah menghasilkan kreativitas masyarakat Temanggung untuk membuat kuliner yang khas. Dalam perspektif pariwisata, kuliner dapat menjadi daya tarik wisata yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Begitu banyak potensi wisata yang masih perlu terus digali dari Temanggung sebagai “Kota Tembakau”, seperti agrowisata maupun eduwisata yang berbasis tembakau. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Merawat Tradisi dari Masjid Saka Tunggal yang Ikonik
Desa Banjarpanepen: Media Kontemplasi bagi Sejumput Toleransi
“Yellow Gate”, Air Terjun Candi Kuning Desa Silangjana: Keindahan Alam yang Membersihkan Lelahmu
Tags: Jawa Tengahobyek wisataTemanggungtembakau
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Beda Mulut, Beda Bicara

Next Post

Puisi-puisi A. Jefrino-Fahik | Setelan Cuek Yeremias

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
0
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

Read moreDetails

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi A. Jefrino-Fahik | Setelan Cuek Yeremias

Puisi-puisi A. Jefrino-Fahik | Setelan Cuek Yeremias

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co