2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Peta Tanpa Arah”, Pameran Seni Rupa Mahasiswa Undiksha dengan Beragam Gagasan Kritis

Son Lomri by Son Lomri
December 25, 2024
in Pameran
“Peta Tanpa Arah”, Pameran Seni Rupa Mahasiswa Undiksha dengan Beragam Gagasan Kritis

Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran Petan Tanpa Arah di Undiksha Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

DENGAN tajuk “Peta Tanpa Arah”, mahasiswa jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, menggelar pameran karya-karya mereka, 27 Desember 2024 sampai 10 Januari 2025 di  Galeri Paduraksa FBS Undiksha.

Mahasiswa yang berpameran itu adalah mahasiswa seni rupa angkatan 2021. Karya yang dipamerkan adalah karya seni yang diciptakan sebagai studi khusus dari tugas Ujian Akhir Semester (UAS).

Pameran karya-karya UAS ini juga akan menjadi titik awal mereka dalam membuat arah ke depan lebih fokus sebagai minatnya.

Keterlibatan 22 mahasiswa semester tujuh itu masing-masing memamerkan 3 karya secara bebas, ada seni lukis, desain komunikasi, keramik, prasimologi, fotografi dan tekstil Semua karya tercipta melalui isu yang beragam.

 “Pameran ini dgarap sejak empat bulanan,” kata Agus Reka Biambara Putra, Ketua Pelaksana Pameran.

Ia menjelaskan, bagaimana tajuk pameran ini, Peta Tanpa Arah, memiliki kedekatan secara mental dengan mahasiswa sebagai seniman muda, yang biasanya masih dianggap pasif dalam menentukan sesuatu—dalam hal ini tentang pameran. Atau kata dosen mereka, mahasiswa itu masih seperti peta tanpa arah.

“Dari sanalah tajuk itu dicetuskan sebagai navigasi berlayar kemudian,” kata Agus Reka.

Namun walaupun begitu, mereka menggarap pameran ini begitu seriusnya untuk membuktikan mereka memiliki arah dan tujuan yang jelas. Seperti, terlihat ada perbedaan yang mencolok, antara pameran tahun ini dengan pameran tahun-tahun sebelumnya. Terutama dalam penataan atau setting tempat pada ruang.

Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran Petan Tanpa Arah di Undiksha Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

Pada pameran-pameran sebelumnya, lampu yang digunakan tidak terlalu terang dan cenderung gelap—biasa saja. Berbeda dengan sekarang, lampu cukup terang digunakan mereka untuk membuat suasana berbeda. Tiap-tiap karya yang dipajang memiliki pencahayaan yang cukup sehingga menimbulkan kesa hidup pada setiap lukisan atau karya mereka. Tampak lebih segar dan berwarna.

“Ada yang berbeda dari pameran sekarang. beberapa lampu yang menyorot ke lukisan ini lebih terasa ketika dilihat. Selain itu, ruangan juga terasa segar dan luas dengan penerangan yang cukup,” kata I Nyoman Sila, Wakil Dekan III FBS Undiksha saat melihat-lihat pameran sedang dipasang oleh para mahasiswa sekaligus memberi apresiasi.

Sexy—Isu

Karya-karya mahasiswa itu memiliki representasi visual yang beragam, meski masih berada dalam suatu lingkup atau wilayah dengan menggunakan elemen titik, garis, bidang, dan simbol. Para mahasiswa mempresentasikan karyanya dengan latar sosial yang beragam juga dengan elemen perasaan yang beragam.

Di sana, isu lingkungan tak luput dari kuas beberapa mahasiswa. Salah satunya pada lukisan “Bucket” karya I Nyoman Alex Kade dengan teknik dekoratif. Terinspirasi dari galian C di Karangasem, ia menilai proyek itu—problematik bagi kesehatan lingkungan juga pada manusia secara ruang.

Melalui lukisannya, Alex mencoba mengajak siapa saja untuk merenungkan kembali garis kompleks antara manusia yang memiliki hubungan kuat dengan alam pada kanvas ukuran 100 x 130 cm itu.  Realitas alam yang terkena dampak dari pertambangan seperti rusaknya fasilitas umum di Karangasem. Pula bisa saja menjadi pemantik pemanasan global untuk dunia jika pohon-pohon ditumbangkan dan tanah dikeruk—eksploitatif, telah menjadi kekhawatirannya menyoal bencana.

“Karena saya memiliki minat tersendiri terhadap aliran dekoratif dan ingin mengembangkan karya saya melalui lukisan ini. Saya telah mencoba beberapa experiman untuk menemukan teknik atau karakter saya sendiri dalam melukis,” kata Alex

Karya menarik dihadirkan Ni Made Sahsikirani melalui lukisannya berjudul “Milikmu” yanfg mengadopsi aliran surealisme. Dibuatnya dengan teknik kering dan basah pada media cat minyak dan kanvas ukuran 1×1 meter. Ia menumpahkan rasa traumatis masa lalunya sewaktu kecil—terkait tindakan tak senonoh yang diterimanya saat dirinya masih duduk di Sekolah Dasar (SD).

Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran Petan Tanpa Arah di Undiksha Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

Ingatan itu kemudian menjadi karang alam bawah sadarnya yang buruk dan membandel kuat, dan setidaknya melukis menjadi medium katarsis dirinya agar lebih plong. Atas keresahannya itu, barangkali sangat relevan dengan fenomena akhir-akhir ini tentang pelecehan seksual yang menimpa banyak perempuan desa atau kota.

Dalam lukisan yang dibuat Sahsikirani tampak simbol payudara tersimpan di sebuah nampan dan tubuh telanjang bulat seorang perempuan sedang berpose—erotis. Lukisan itu memberikan kesan kecut yang memecut mata. Pada garis paling bahaya tentang seksual, Sahsi hendak menyampaikan bagian tubuh itu seolah bukan lagi menjadi milik si perempuan seutuhnya, namuan “dipersembahkan” untuk “yang merusak perempuan itu”.

Jadi, datanglah ke pameran Peta Tanpa Arah ini, yang dibuka 27 Desember 2024. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Dirah dan Pilkada dalam Mozaik Asik,  Sebuah Pameran Kebebasan Seniman Muda Undiksha
Dewi Sri dan Spirit Kemerdekaan dalam Pameran Seni Rupa di Undiksha Singaraja
Tulang, Tubuh, dan Puisi dalam Ruang-Waktu | Dari Pameran Seni Instalasi Sampi Duwe di Desa Tambakan
Kode Gurita di Pantai Berawa
Garis-garis Puitika Karya-karya Made Kaek
Eksistensi Para Penjaga Ornamentik Bulelengan : Cerita Kecil dari Pura Penegil Dharma
Tags: mahasiswaPameran Seni RupaSeni RupaUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Indonesian Hypnosis Centre Kukuhkan Tokoh-Tokoh Ternama Menjadi Instruktur Hipnosis

Next Post

Madura dan Koreografi Pinggirannya yang Menggugat

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails
Next Post
Madura dan Koreografi Pinggirannya yang Menggugat

Madura dan Koreografi Pinggirannya yang Menggugat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co