6 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
June 6, 2026
in Pameran
Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

Pameran Tabula Rasa Vol 3 di UPMI Bali│Foto: Bagus Mahadhita

DI salah satu sudut ruang pamer lantai dasar gedung Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali, sebuah lukisan terpajang dalam bingkai hitam. Di depannya, seorang mahasiswa berdiri sembari tersenyum dan menunjuk karya tersebut. Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya sebuah dokumentasi sederhana. Namun bagi mahasiswa yang terlibat, momen itu adalah bentuk kebanggaan. Karya yang lahir dari proses kreatif akhirnya menemukan ruang untuk dilihat dan dimaknai oleh publik.

Suasana itulah yang terasa dalam Pameran Seni Rupa Tabula Rasa Vol. 3 yang dibuka pada Jumat, 5 Juni 2026. Selama satu pekan, hingga 12 Juni 2026, ruang pamer di Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali menjadi tempat berkumpulnya beragam gagasan, ekspresi, dan kreativitas mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa.

Memasuki area pameran, pengunjung akan disambut dengan berbagai karya. Ada lukisan, gambar, sketsa, hingga karya tiga dimensi yang menampilkan ragam pendekatan artistik. Di sudut lain, berdiri sejumlah karya berbentuk tapel dengan karakter yang kuat dan ekspresif. Sementara pada dinding-dinding galeri, karya-karya mahasiswa tersusun berdampingan, menghadirkan beragam cerita dan interpretasi yang lahir dari pengalaman, pemikiran, serta keberanian para perupa muda dalam mengekspresikan diri.

Pameran Tabula Rasa Vol 3 di UPMI Bali│Foto: tatkala.co/Dede

Pameran ini diikuti oleh hampir seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa dari berbagai semester. Nama-nama seperti Ngurah Agung, Wideheri, Widebagus, De Putra, Risna, De Cakra, Peby, Anggreni, Cokorda Alit, Priskila, Whulan, Meldi, Putu Bali, Dwi, Desri, Jennifer, Dewa Sangging, Setya, Yogix, Nona, Dek Bawa, Komang, Arifin, Aziz, Ayu, De Ari, Nawang Wulan, Tyas, Devina, dan Gotawa turut ambil bagian dalam pameran tersebut.

Bagi para mahasiswa, pameran bukan sekadar tempat memajang hasil karya. Lebih dari itu, pameran menjadi ruang perjumpaan antara karya dan publik, sekaligus wadah pembelajaran untuk memahami bagaimana sebuah gagasan diterima oleh orang lain. Selain pameran, di antara mereka juga menyajikan karya lewat fashion show yang disajikan oleh Nona dan Tyas, serta art performance yang dipentaskan oleh Gotawa.

Pameran Tabula Rasa Vol 3 di UPMI Bali│Foto: tatkala.co/Dede

Para pengunjung menikmati Pameran Tabula Rasa Vol 3 di UPMI Bali│Foto: Bagus Mahadhita

I Kadek Dwi Agus Laksmana Putra, selaku Ketua Panitia sekaligus peserta pameran, mengaku senang sekaligus bangga dapat terlibat dalam Tabula Rasa Vol. 3.

“Bagi saya, pameran ini sangat bermanfaat karena memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri secara bebas dan kreatif. Melalui kegiatan seperti ini, kami juga jadi lebih termotivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan yang kami miliki,” ujar mahasiswa Pendidikan Seni Rupa semester empat itu.

Dwi juga menyadari bahwa setiap karya seni selalu membuka ruang tafsir yang berbeda-beda. Tidak semua orang akan melihat sebuah karya dengan cara yang sama. Namun justru di situlah letak menariknya proses berkesenian.

“Banyak yang bilang karya saya vulgar, tetapi maknanya tidak demikian. Namun saya membiarkan setiap orang mengartikannya dengan cara mereka sendiri,” katanya.

Pandangan tersebut mencerminkan salah satu hakikat seni rupa: karya tidak selalu menghadirkan jawaban tunggal. Ia dapat memancing dialog, memunculkan perdebatan, bahkan mengundang rasa penasaran. Dalam ruang pamer, setiap pengunjung membawa pengalaman dan sudut pandangnya masing-masing saat berhadapan dengan karya yang dipajang.

Dwi Laksmana dan karyanya pada Pameran Tabula Rasa Vol.3│Foto: tatkala.co/Dede

Ketua Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Dr. Ni Putu Laras Purnamasari, S.Sn., M.A., menjelaskan bahwa pameran ini merupakan kegiatan kedua dalam rangkaian Tabula Rasa tahun 2026. Sebelumnya, pada Mei lalu, Program Studi Pendidikan Seni Rupa telah mengadakan lomba tapel ogoh-ogoh sebagai pembuka rangkaian kegiatan tersebut.

“Kegiatan Tabula Rasa tahun ini memang kami rancang dengan jeda di tiap bulannya, agar setiap kegiatan bisa lebih fokus dan maksimal dalam pelaksanaannya,” jelasnya.

Dengan pola pelaksanaan yang bertahap, setiap kegiatan diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar memberi pengalaman bermakna bagi mahasiswa. Setelah pameran ini, rangkaian Tabula Rasa masih akan berlanjut pada bulan Juli melalui seminar yang dilaksanakan secara hybrid sebagai ruang diskusi dan pengembangan wawasan.

Lebih jauh, Laras menegaskan bahwa Tabula Rasa dirancang sebagai ruang tumbuh bagi mahasiswa seni rupa.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inkubator dalam berkesenian. Tidak hanya mengasah keterampilan praktik, tetapi juga melatih kemampuan berorganisasi serta mengelola sebuah event secara profesional,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses belajar mahasiswa seni rupa tidak berhenti di ruang kelas maupun studio. Melalui kegiatan seperti pameran, mahasiswa belajar menyusun konsep acara, mengatur tata pamer, berkoordinasi dengan berbagai pihak, hingga berinteraksi dengan pengunjung. Semua pengalaman itu menjadi bekal penting ketika mereka terjun ke dunia profesional nantinya.

Fashion show pada Pameran Tabula Rasa Vol. 3│Foto: Bagus Mahadhita

Art performance oleh Gotawa pada Pameran Tabula Rasa Vol 3 di UPMI Bali│Foto: Bagus Mahadhita

 

Apresiasi juga datang dari Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali, Dr. I Made Sujaya, S.S., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menyoroti semangat mahasiswa Pendidikan Seni Rupa yang terus terjaga meskipun jumlah mereka tidak besar.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan lomba ini. Prodi Seni Rupa memang termasuk salah satu prodi yang paling aktif di Fakultas Bahasa dan Seni. Jumlah mahasiswanya mungkin kecil, tetapi semangat dan daya hidupnya tidak pernah kecil,” ungkapnya.

Ucapan tersebut seolah menjadi penegasan atas suasana yang tampak sepanjang pameran berlangsung. Di balik jumlah yang tidak besar, mahasiswa Pendidikan Seni Rupa menunjukkan energi kreatif yang terus bergerak. Mereka tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga membangun ruang apresiasi, ruang belajar, dan ruang kolaborasi.

Pameran Tabula Rasa Vol 3 di UPMI Bali│Foto: tatkala.co/Dede

Ketika pengunjung berjalan menyusuri setiap sudut galeri, yang terlihat bukan sekadar deretan karya seni. Ada proses panjang yang menyertainya: keberanian menuangkan gagasan, ketekunan menyelesaikan karya, serta kerja sama untuk menghadirkan sebuah pameran yang layak dinikmati publik.

Melalui Tabula Rasa Vol. 3, mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali menunjukkan bahwa berkesenian bukan hanya soal menghasilkan karya yang indah. Berkesenian juga tentang membangun keberanian untuk berbicara melalui medium visual, membuka ruang dialog dengan masyarakat, dan terus menjaga semangat untuk tumbuh. Selama satu pekan penyelenggaraan pameran, semangat itulah yang memenuhi ruang galeri ꟷ nyala kreativitas yang terus hidup dan berkembang di tangan para perupa muda.

Reprter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Lomba Tapel Ogoh-ogoh di UPMI Bali: Menumbuhkan Kreativitas Tanpa Batas
Tags: mahasiswaPameran Seni RupaPendidikanSeni RupaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Talkshow Virtual YLAI dan Penerbit Pelangi: Literasi Lingkungan Anak, Peduli Bumi Sejak Dini

Next Post

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails
Next Post
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co