15 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

Kadek Agus Yoga Dwipranata by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
in Khas
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

Relokasi Pasar Senggol ke Gedung Kesenian I Ketut Maria

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., berbagai program revitalisasi infrastruktur mulai diwujudkan untuk menciptakan wajah kota yang lebih tertata, nyaman, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu program yang menjadi perhatian publik saat ini adalah penataan kawasan Jalan Gajah Mada, relokasi Pasar Senggol ke Gedung Kesenian I Ketut Maria, serta revitalisasi Terminal Pesiapan sebagai pusat aktivitas ekonomi baru. Langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya besar untuk menjadikan Tabanan sebagai daerah yang semakin maju tanpa meninggalkan identitas dan nilai-nilai lokal yang telah lama mengakar di masyarakat.

Revitalisasi infrastruktur bukan sekadar membangun fisik semata, melainkan sebuah upaya menciptakan ruang publik yang lebih baik bagi masyarakat. Selama bertahun-tahun, kawasan Jalan Gajah Mada menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan dan ekonomi rakyat. Kawasan ini juga memiliki keterkaitan erat dengan semangat GADARATA (Gabungan Dagang Rakyat Tabanan) yang menjadi simbol perjuangan ekonomi masyarakat Tabanan.

Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M menegaskan nama pasar GADARATA akan tetap dipertahankan karena memiliki nilai sejarah warisan para pendahulu, karena itu merupakan identitas dan sejarah daerah harus dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan generasi sebelumnya,  sekaligus memperkuat jati diri masyarakat Tabanan.  Namun, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat, diperlukan penataan yang lebih modern agar kawasan tersebut tetap nyaman, aman, dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan mengambil langkah strategis dengan melakukan revitalisasi dan penataan kawasan secara menyeluruh.

Salah satu bagian penting dari program tersebut adalah pemindahan sementara Pasar Senggol Tabanan ke area Gedung Kesenian I Ketut Maria. Kebijakan ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi proses pembangunan dan penataan kawasan kota. Meskipun membutuhkan penyesuaian dari para pedagang maupun masyarakat, langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi rakyat selama proses revitalisasi berlangsung. Para pedagang tetap diberikan ruang untuk berjualan sehingga roda perekonomian masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Menariknya, relokasi Pasar Senggol ke Gedung Maria bukanlah tujuan akhir. Setelah proses pembangunan selesai, para pedagang direncanakan akan menempati kawasan Terminal Pesiapan yang telah direvitalisasi. Terminal tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat transportasi, tetapi juga sebagai kawasan perdagangan yang lebih tertata dan representatif. Konsep ini menunjukkan visi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menciptakan pusat ekonomi rakyat yang modern, nyaman, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Relokasi Pasar Senggol ke Gedung Kesenian I Ketut Maria

Selain pemindahan Pasar Senggol, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga menyiapkan sejumlah pembangunan strategis lainnya. Penataan Jalan Gajah Mada akan meliputi perbaikan trotoar, pemasangan paving block, serta penataan kawasan Catur Muka yang merupakan salah satu ikon Kota Tabanan. Revitalisasi Terminal Pesiapan juga menjadi proyek penting yang diharapkan mampu menghadirkan pusat aktivitas ekonomi baru.

Berbagai pembangunan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki kualitas infrastruktur sekaligus meningkatkan daya tarik kota. Apabila seluruh program tersebut berjalan sesuai rencana, manfaat yang dirasakan masyarakat tentu akan sangat besar. Kota Tabanan akan memiliki ruang publik yang lebih tertata, fasilitas pejalan kaki yang lebih nyaman, serta kawasan perdagangan yang lebih representatif. Selain meningkatkan kenyamanan masyarakat, wajah kota yang lebih modern dan rapi juga berpotensi meningkatkan sektor pariwisata yang dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, revitalisasi yang dilakukan saat ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat GADARATA sebagai identitas ekonomi kerakyatan Tabanan. Pemerintah berupaya memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat kecil yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Di sisi lain, pembangunan Tabanan saat ini juga memberikan perhatian besar kepada generasi muda. Kehadiran berbagai kegiatan kreatif, seni, budaya, olahraga, dan ekonomi kreatif menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia. AGATA (Anak Gaul Tabanan) sudah tidak asing lagi di telinga anak muda Tabanan menjadi representasi generasi muda yang kreatif, inovatif, dan aktif berkontribusi bagi daerahnya. Berbagai event dan kegiatan yang melibatkan anak muda terus digelar sebagai wadah untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta jiwa kepemimpinan generasi penerus Tabanan.

Melalui berbagai festival budaya, lomba kreativitas, kegiatan olahraga, pertunjukan seni, hingga pameran UMKM dan ekonomi kreatif, anak-anak muda Tabanan diberikan ruang untuk berkarya dan menunjukkan potensinya. Kehadiran berbagai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana membangun rasa bangga terhadap daerah sendiri. Dengan dukungan pemerintah, generasi muda memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan menjadi bagian dari kemajuan Tabanan.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, langkah Pemerintah Kabupaten Tabanan patut mendapatkan apresiasi. Kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. menunjukkan komitmen yang kuat dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Penataan kawasan kota, penguatan ekonomi kerakyatan melalui semangat GADARATA, serta dukungan terhadap kreativitas generasi muda melalui berbagai program dan kegiatan menjadi bukti bahwa pembangunan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Sebagai masyarakat, kita tentu berharap seluruh program revitalisasi ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat juga menjadi faktor penting agar pembangunan dapat memberikan manfaat yang maksimal. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Tabanan memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kabupaten yang semakin maju, tertata, dan tetap mempertahankan identitas budayanya.

Pada akhirnya, revitalisasi infrastruktur yang sedang dilakukan saat ini bukan hanya tentang membangun jalan, terminal, atau kawasan perdagangan. Lebih dari itu, pembangunan ini merupakan investasi untuk masa depan Tabanan. Semangat GADARATA sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dan AGATA sebagai representasi kreativitas generasi muda menjadi dua kekuatan penting yang saling melengkapi dalam mewujudkan Tabanan yang lebih maju.

Dengan pembangunan yang berkelanjutan, dukungan terhadap ekonomi kerakyatan, serta ruang yang semakin luas bagi generasi muda untuk berkembang, Tabanan memiliki fondasi yang kuat untuk terus melangkah maju menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. [T]

Tags: Bupati Gede Sanjayatabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

Next Post

Arsitektur Bali Bukan Sekadar Pilihan Desain —Mengapa Begitu?

Kadek Agus Yoga Dwipranata

Kadek Agus Yoga Dwipranata

Kadek Agus Yoga Dwipranata, S.M., M.M. lahir di Tabanan pada tanggal 21 Oktober 1998. Saat ini, penulis merupakan Guru tetap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar. Selain itu, penulis juga mengabdi sebagai Dosen tidak tetap pada Program Studi Kewirausahaan, Fakultas Dharma Duta, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, serta di Program Studi Manajemen Ekonomi, Fakultas Dharma Duta, Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja. Penulis menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) pada Program Studi Manajemen di Universitas Warmadewa Denpasar (2016-2020), dan melanjutkan studi magister (S2) pada Program Studi Magister Manajemen di Universitas Hindu Indonesia Denpasar (2020-2022).

Related Posts

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails
Next Post
Arsitektur Bali Bukan Sekadar Pilihan Desain —Mengapa Begitu?

Arsitektur Bali Bukan Sekadar Pilihan Desain ---Mengapa Begitu?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026
Panggung

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
Suka-Duka di Rumah Sakit
Esai

Suka-Duka di Rumah Sakit

BEBERAPA minggu lalu, saya mengaitkan rumah sakit dengan konsep dukkha. Dalam Buddhisme, dukkha sering diterjemahkan sebagai penderitaan, tetapi maknanya jauh...

by Angga Wijaya
September 15, 2026
Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co