2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Museum Nasional Indonesia Kembali Dibuka, Apakah Publik Masih Butuh Museum?

Jaswanto by Jaswanto
October 13, 2024
in Khas
Museum Nasional Indonesia Kembali Dibuka, Apakah Publik Masih Butuh Museum?

Gedung Museum Nasional Indonesia | Foto: Dok. MNI

BERITA baik itu datang dari Indonesian Heritage Agency (IHA) yang mengumumkan bahwa sebentar lagi Museum Nasional Indonesia (MNI) akan segera dibuka kembali untuk publik setelah musibah kebakaran yang terjadi pada 16 September 2023 lalu dan menjalani serangkaian revitalisasi dan pengembangan yang ekstensif. MNI akan dibuka pada Selasa, 15 Oktober 2024 mendatang.

Pembukaan ini dianggap menandai awal baru bagi museum di Indonesia. Selain itu, kembali dibukanya Museum Nasional Indonesia juga turut mewarnai langkah bangsa ini dalam upaya mereimajinasi warisan budaya. Melalui kolaborasi berbagai pihak, pengelola MNI berusaha mewujudkan pemulihan yang lebih dari sekadar fisik. Wajah baru MNI adalah hasil transformasi menyeluruh, mulai dari kuratorial, koleksi, estetika, pengelolaan, hingga insfrastruktur. Ini semua demi menciptakan ruang yang mendidik sekaligus menyenangkan.

Dengan upaya revitalisasi yang telah berjalan selama setahun belakangan—dan akan terus berjalan hingga tiga tahun mendatang—, Museum Nasional Indonesia diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem kebudayaan dengan menjadi museum percontohan yang dapat dijadikan standar pengelolaan dan pemanfaatan koleksi museum bertaraf internasional.

Reimajinasi MNI berfokus pada struktur fisik serta peningkatan sumber daya dan layanan dalam menyambut era baru pengelolaan museum dan pelestarian cagar budaya yang lebih relevan dengan kebutuhan masa kini.

Tata pameran MNI direncanakan akan berubah secara signifikan di mana narasi setiap gedungnya akan disesuaikan dengan minat dan kebutuhan publik, menjadikannya dapat bergerak dengan dinamis agar tetap relevan untuk menjadi pusat edukasi dan rekreasi untuk publik, khususnya generasi muda.

Transformasi ini akan mencakup penelusuran jejak warisan budaya, dari wawasan prasejarah hingga perjuangan heroik Nusantara menuju kemerdekaan serta ruang inspirasi untuk masa depan warisan budaya yang berkelanjutan. Narasi ini akan dibagi menjadi narasi utama setiap gedung MNI—Gedung A dengan tema “Masa Lalu Penuh Makna”, Gedung B “Marwah Indonesia”, dan Gedung C “Bekal Masa Depan Berkelanjutan”.

“Hal tersebut mempertegas fungsi museum sebagai ruang publik yang juga berperan sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi yang menyenangkan,” ungkap Plt. Kepala Indonesian Heritage Agency, Ahmad Mahendra, Jumat (11/10/2024).

Sedangkan, menurut PJU Museum Nasional Indonesia Ni Luh Putu Chandra Dewi, dalam tiga tahun ke depan, Museum Nasional Indonesia akan mengalami transformasi bertahap. Dewi mengatakan, dalam masa transformasi tersebut akan ada digitalisasi manajemen koleksi, memperkenalkan cara baru dalam menyajikan dan merayakan keunggulan pemikiran dan kreativitas.

“Transformasi ini mencakup penerapan teknologi digital dalam pameran untuk menciptakan pengalaman yang lebih interaktif, seperti penggunaan augmented reality (AR) dan virtual tours,” ujar Chandra Dewi. Sebagai bagian dari inisiatif revitalisasi yang berkelanjutan, Museum Nasional Indonesia menyoroti pentingnya kolaborasi multi-stakeholder yang telah menjadi kunci sukses dalam proses pembaruan museum.

Museum Masih Dibutuhkan, Tapi…

Sekarang, apakah publik masih membutuhkan museum, khususnya orang-orang yang tinggal di daerah? Menurut Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sampai kapan pun museum akan tetap dibutuhkan publik. Tetapi dengan syarat, museum di setiap daerah harus berbenah, perlu diubah dan di-reimajinasi agar lebih relevan dengan kebutuhan saat ini.

Hal-hal mengenai desain, reprogramming, redesigning, dan reinvigorating harus segera ditinjau ulang. Museum perlu didesain agar lebih akrab dengan semua kalangan, khsususnya anak-anak, dan bisa mengomunikasikan kotennya dengan baik. Museum perlu memprogram kembali kuratorial dan koleksi untuk meningkatkan interaksi dengan masyarakat.

Tak sampai di situ, museum perlu mendesain tata ruang dan layanan yang relevan dengan kebutuhan saat ini, terutama bagi generasi muda. Museum juga perlu memperkuat tata kelola kelembagaan. “Sebab museum bukan hanya tempat untuk berkunjung dan mendapatkan pengetahuan, tetapi juga tempat bagi masyarakat menemukan kembali jati dirinya,” ujar Hilmar.

Namun, apakah pembangunan museum dengan serius dapat menarik investasi atau mendatangan keuntungan ekonomi? Penting bagi pemerintah di sini membuat pembedaan antara keuntungan (profit) dan manfaat (benefit). Investasi yang mungkin lambat menghasilkan keuntungan finansial bisa jadi sangat cepat membawa manfaat sosial.

Museum menyimpan segala hal yang berkaitan dengan gerak sejarah, ingatan kolektif, dan—kalau boleh agak berlebihan—jati diri sebuah bangsa (peradaban). Oleh karena itu, negara atau pemerintah di daerah harus mulai memikirkan rumusan untuk mengonversi social return dan cultural return secara finansial—di beberapa negara perhitungan tersebut sudah menjadi bagian dalam pembuatan kebijakan pembangunan secara umum dan khususnya di bidang pembangunan infrastruktur kebudayaan.

Saat ini, banyak orang mengetahuinya, banyak infrastruktur kebudayaan—termasuk museum-museum—kita masih jauh dari memadai, apalagi untuk menghasilkan nilai sosial dan budaya yang bisa berkontribusi pada perekonomian secara umum.

“Kita masih punya pekerjaan rumah memperbaiki infrastruktur yang ada, meningkatkan fasilitas dan peralatannya, mulai dari tata lampu dan suara, sampai pada kamar mandi, ruang ganti, dan perkantoran. Kalau museum masuk dalam rencana, itu berarti perlu peningkatan teknologi untuk pengelolaan koleksi dan sebagainya. Investasi yang tidak kecil,” kata Hilmar.

Namun, lanjut Hilmar, yang tidak kalah penting adalah perbaikan sistem manajemen dengan SDM yang mumpuni. Museum perlu sistem manajemen yang lebih tangkas dan bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman serta tenaga profesional yang mumpuni untuk fungsi kuratorial, artistik, sistem informasi, penelitian, dan administrasi.

“Kita juga perlu perwakilan masyarakat untuk memperkuat sistem pengelolaan yang efektif dan sesuai dengan aspirasi dan harapan masyarakat, khususnya pada pelaku budaya,” ujar Hilmar.

Akhirnya, perencanaan yang menyeluruh dan berwawasan jauh ke depan tentu sangat esensial, tetapi tidak kalah pentingnya adalah komitmen dari semua pihak yang terlibat dan kesadaran bahwa semua ini adalah usaha bersama, sebuah gotong royong di bidang kebudayaan.[T]

Budaya Gendongan Bayi, “Fertil, Barakat, Ayom” di Museum Nasional Indonesia
Wisata Museum: Menghapus Stigma Menyeramkan
LONTAR BALI DI MUSEUM SONOBUDOYO YOGYAKARTA
Berkunjung ke Museum Batik Pekalongan
Museum Adityawarman: Jejak Budaya Minangkabau yang Memukau
Tags: kebudayaanMuseum Nasional Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Geblek Pari, Wisata Kuliner Rasa Alam Pedesaan di Kulon Progo

Next Post

Cintaku dan Cinta Kawanku | Cerpen Kadek Susila Priangga

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Cintaku dan Cinta Kawanku | Cerpen Kadek Susila Priangga

Cintaku dan Cinta Kawanku | Cerpen Kadek Susila Priangga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co