1 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Museum: Menghapus Stigma Menyeramkan

Chusmeru by Chusmeru
June 25, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

MUSEUM sampai saat ini masih dipersepsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah atau benda purbakala. Museum dianggap gudang benda kuno yang tidak menarik untuk jaman modern seperti sekarang.

Museum hingga kini belum memberi kontribusi berarti dalam pembangunan manusia, kebudayaan, maupun ekonomi. Apalagi bila dikaitkan dengan pengembangan pariwisata di Tanah Air, baik dalam hal pengelolaan, angka kunjungan, maupun visi misi yang mendukung program pariwisata nasional. Hal itu dikarenakan museum masih mendapat stigma sebagai tempat yang menyeramkan.

Paket wisata museum belum banyak ditawarkan di pasar wisata. Penyebabnya, museum saat ini belum menjadi motif penting bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan wisatanya. Wisatawan cenderung mengunjungi objek dan daya tarik wisata yang telah populer atau tempat-tempat yang menyuguhkan keindahan alam.

Penampilan museum di Indonesia masih belum mampu menjadi daya tarik wisata. Kesan itu muncul saat orang pertama kali melihat bangunan museum. Tak terawat dan kuno. Sementara museum di beberapa negara justru menjadi salah satu daya tarik yang banyak dikunjungi wisatawan.

 Museum di beberapa negara memiliki jumlah kunjungan yang sangat tinggi. Sebut saja Museum Louvre di Paris, British Museum, National Galery of Art di Washington DC, Tate Modern London, Metropolitan Museum of Art New York, Museum Vatikan, dan National Art Centre Museum Tokyo. 

Musée du Louvre atau Louvre Museum di Paris, Prancis dikunjungi wisatawan sebanyak 7,7 juta pada tahun 2022. Pengunjung di Vatican Museum yang berlokasi di Vatikan dikunjungi oleh 5,08 juta wisatawan. Selanjutnya, ada British Museum di London, Inggris yang dikunjungi wisatawan dengan jumlah 4,09 juta kunjungan.

Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek)  jumlah museum di Indonesia sebanyak 439 pada tahun 2020. Angka kunjungan masing-masing museum masih rendah, berkisar puluhan hingga ratusan ribu pengunjung per tahun.

Sangat disayangkan, museum yang memiliki potensi sebagai objek wisata belum mendapat tempat sewajarnya.Hal tersebut disebabkan museum di Indonesia sering hanya ditempatkan dalam posisi sama dengan art shop ataugaleri yang indah, tapi kurang informatif. 

Fungsi Museum

KEBERADAAN museum di daerah bila dikaitkan dengan pembangunan nasional berfungsi untuk memajukan kebudayaan, mengangkat citra bangsa, memupuk rasa nasionalisme, dan memperkokoh jati diri bangsa. Bahkan museum dapat menjadi media komunikasi lintas budaya yang dapat memberi informasi tentang sejarah dan kebudayaan Indonesia kepada bangsa lain.

 Dalam perspektif pariwisata, museum tidak hanya berfungsi sebagai objek penelitian dan pendidikan, namun juga berperan sebagai tujuan dan penyelenggaraan rekreasi. Oleh sebab itu museum perlu dikelola untuk dapat memenuhi kebutuhan berwisata, seperti kesenangan, rekreasi, hiburan, dan pendidikan.

Sesungguhnya pemerintah melalui Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata pada tahun 2010 pernah berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke museum melalui program Visit Museum Years 2010. Beberapa gagasan dicanangkan, diantaranya membangun museum baru, seperti Museum Kuliner, Museum Bambu, dan Museum Penyu.

Program kunjungan ke museum perlu terus dicanangkan agar museum bukan hanya untuk memamerkan koleksi, namun dapat menjadi bagian dari produk wisata. Sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas kaum melineal dan Generasi Z perlu dirangkul untuk mengunjungi museum sebagai destinasi wisata edukasi, sejarah, dan budaya.

Keterbatasan

Sebagai produk wisata, museum harus mampu menarik perhatian pengunjung, baik wisatawan lokal, nusantara, maupun mancanegara. Upaya menghidupkan museum di daerah dapat dilakukan dengan mengubah penampilan fisik museum, seperti koleksi benda bersejarah, penataan ruang, petunjuk arah, display informasi, dan sebagainya.

Museum di Indonesia memiliki beberapa keterbatasan sehingga belum menarik bagi wisatawan. Keterbatasan pertama adalah amenitas museum. Saat ini fasilitas dan amenitas masih menjadi masalah utama dalam pengelolaan museum. . Faktor amenitas museum sangat penting,  seperti tempat parkir, ATM, kafe, mushola, toilet, kios cinderamata, serta tempat istirahat.

Kedua, keterbatasan pada penampilan museum. penampilan bisa menjadi gerbang utama masyarakat umum untuk memiliki keinginan berkunjung. Stigma museum yang menyeramkan, kuno, dan tak ubahnya hanya sebagai tempat memajang benda-benda bersejarah itu harus ditepis dengan penampilan yang menyenangkan. Penampilan berkaitan dengan tata letak, koleksi, ornamen, hingga desain interior museum

Keterbatasan ketiga adalah eventdi museum. Banyak museum yang kurang inovatif dalam menyajikan event. Museum dapat dihidupkan dengan cara membuat berbagai atraksi seni budaya, olah raga, atau kegiatan lain yang berkaitan dengan koleksi museum. Karena itu, museum bukan hanya menyajikan some thing to see, tetapi juga some thing to do serta some thing to buy.

Pengelola museum dapat membuat agenda-agenda seni budaya dengan memanfaatkan area museum. Selain sebagai saran hiburan dan edukasi, langkah ini juga berperan dalam peningkatan kunjungan museum. Misalnya, melakukan kegiatan belajar siswa melalui tur sekolah ke museum, membuat lonba-lomba khusus di museum, pameran tematik, hingga konser.

Bahkan konser musik bisa dilakukan selama berkaitan dengan koleksi suatu museum, memperhatian tempat, dan tentunya tidak menganggu area instalasi. Konser musik pernah dilakukan di Museum  Benteng Vredeburg Yogyakarta. Museum Nasional juga pernah menggelar panggung musik jazz.

Keempat, faktor sumber daya manusia (SDM) pengelola museum. Menghidupkan museum diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif. Dibutuhkan SDM yang paham tentang permuseuman dan kepariwisataan. Termasuk bagaimana mengelola dan memasarkan museum di era digital seperti saat ini.

Keterbatasan SDM sering menjadi kendala dalam pengelolaan museum di daerah. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah daerah  dapat menggandeng komunitas pecinta sejarah  di berbagai daerah. Mereka difasilitasi untuk membuat kegiatan serta kajian untuk mendukung dinamika museum. 

Keterbatan kelima adalah promosi museum. Promosi museum juga masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah dalam pengelolaan museum. Promosi wisata museum masih kurang masif apabila dibandingkan dengan promosi destinasi wisata alam.

Selayaknya wisata museum juga  dipromosikan sama seperti destinasi wisata lain dengan cara-cara kreatif. Misalnya, menggandeng komunitas pencinta sejarah, komunitas wisata, dan merangkul lembaga pendidikan pemerintah dan swasta.

Saatnya mengubah stigma yang menyeramkan tentang museum. Jadikan museum sebagai media komunikasi, sumber informasi dan inspirasi, sarana edukasi, dan pusat kegembiraan serta rekreasi. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Membidik Wisatawan: Sensitif Lingkungan dan Obral Lahan
Manajemen Pengembangan Pariwisata di Daerah
Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia: Melompat dengan Beban Berat
Wisata Medis Mendulang Turis
Menimbang Dana Abadi Pariwisata
Tags: ilmu pariwisataMuseumPariwisatawisata museum
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pesan Moral, Asmara dan Cinta dalam Genjek Gensos Mahardika, Subagan-Karangasem

Next Post

Tulisan Ilmiah dan Esai

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
0
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

Read moreDetails

Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

by I Wayan Artika
November 1, 2026
0
Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

SETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....

Read moreDetails

Saraswati dan Kenaikan Kelas

by I Wayan Yudana
October 31, 2026
0
Saraswati dan Kenaikan Kelas

ADA suasana yang hampir selalu sama setiap kali tahun pelajaran berakhir. Wajah-wajah murid tampak sumringah ketika menerima rapor. Sebagian tersenyum...

Read moreDetails

Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

by tatkala
October 31, 2026
0
Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

BAGAIMANA jika perpustakaan sekolah tidak lagi sekadar ruang sunyi berisi rak buku, tetapi tempat yang "hidup" dan ada di genggaman...

Read moreDetails

Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
0
Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

ADA satu hari ketika buku-buku diupacarai. Buku pelajaran, buku cerita, kitab suci, hingga lontar-lontar tua mendapat perlakuan istimewa. Semuanya ditata...

Read moreDetails

Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan

by Luh Irma Susanthi
October 31, 2026
0
Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan

BALI dikenal sebagai Pulau Dewata, sebuah pulau yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan tradisi, spiritualitas, dan nilai-nilai...

Read moreDetails

Di Ruang Tunggu Kehidupan

by Ahmad Sihabudin
October 30, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

PAGI itu, saya kembali terbangun dengan pikiran yang sama: hari ini harus ke rumah sakit mana lagi? Hampir setengah tahun...

Read moreDetails

Elegi Rumah Pusaka Bernama Papua

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, saya mengajak anda semua main ke sebuah rumah yang sangat luas. Rumah ini sangat asri, halamannya...

Read moreDetails

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu

by Agung Sudarsa
October 29, 2026
0
Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu

Potensi Manusia dan Lingkungan yang Membentuknya Kisah Alvin Tedjo menarik untuk direnungkan, bukan semata-mata karena ia merupakan keturunan Indonesia yang...

Read moreDetails

Dari Ujian Menuju Kedewasaan: Saat  Cinta Tidak Lagi Menuntut Kesempurnaan

by Tri Nugroho Adi
October 29, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Tidak semua masalah dalam hubungan dapat diselesaikan dengan percakapan ringan atau kompromi sederhana. Fase Ujian Perjalanan relasi cinta pasangan yang...

Read moreDetails
Next Post
Tulisan Ilmiah dan Esai

Tulisan Ilmiah dan Esai

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur
Pameran

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional
Khas

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

by tatkala
November 1, 2026
Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026
Bahasa

Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026

SAYA merasa bangga dan terharu melihat pemuda Bali dalam ajang Konferensi Pemuda Bali (KPB 2026). Betapa tidak, tagar #PemudaBersuaraBerdaya ini membuat...

by I Made Sudiana
November 1, 2026
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik
Esai

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual
Esai

Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

SETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....

by I Wayan Artika
November 1, 2026
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak
Khas

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

by Emi Suy
November 1, 2026
Saraswati dan Kenaikan Kelas
Esai

Saraswati dan Kenaikan Kelas

ADA suasana yang hampir selalu sama setiap kali tahun pelajaran berakhir. Wajah-wajah murid tampak sumringah ketika menerima rapor. Sebagian tersenyum...

by I Wayan Yudana
October 31, 2026
Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital
Esai

Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

BAGAIMANA jika perpustakaan sekolah tidak lagi sekadar ruang sunyi berisi rak buku, tetapi tempat yang "hidup" dan ada di genggaman...

by tatkala
October 31, 2026
Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda
Kuliner

Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda

PAGI-PAGI, Jalan Surapati di Singaraja memiliki kehidupan yang berbeda. Di antara bangunan-bangunan tua yang menyimpan ingatan masa kolonial, ada sebuah...

by I Wayan Artika
October 31, 2026
Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung
Panggung

Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung

HUJAN deras mengguyur Ubud pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026. Namun, di Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, suasana tetap hangat...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?
Esai

Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

ADA satu hari ketika buku-buku diupacarai. Buku pelajaran, buku cerita, kitab suci, hingga lontar-lontar tua mendapat perlakuan istimewa. Semuanya ditata...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co