24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia: Melompat dengan Beban Berat

Chusmeru by Chusmeru
June 5, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

KABAR gembira datang bagi industri pariwisata Tanah Air. Indeks atau peringkat kinerja pariwisata Indonesia meningkat. Berdasarkan keterangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Indonesia menduduki peringkat 22 dunia.

Indeks kinerja pariwisata atau Travel Tourism Development Index (TTDI) yang dirilis oleh World Ekonomic Forum (WEF) pada tanggal 21 Mei 2024, posisi Indonesia melompat dari peringkat 32 di tahun 2021 menjadi peringkat 22 di tahun 2024 ini. Lompatan yang luar biasa, tentunya. Mengingat tahun 2019 Indonesia masih ada di peringkat 36 dunia.

Peningkatan kinerja pariwisata Indonesia melampaui Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Bahkan yang luar biasa, Indonesia berhasil mengungguli Belgia, Selandia Baru, dan Turki. Prestasi yang cukup membanggakan, di tengah beban berat yang sedang dipikul pariwisata Indonesia pasca pandemi Covid-19.

Lompatan indeks kinerja pariwisata Indonesia didasarkan pada lima aspek penilaian (Antara, 26 Mei 2024). Pertama, keberhasilan Indonesia melejit 10 peringkat dibanding tahun 2021 adalah karena kondisi lingkungan bisnis, keamanan, dan kesehatan yang mendukung ekosistem pariwisata.

Kedua, infrastruktur dan layanan di bidang pariwisata. Ketiga, kebijakan yang berkaitan dengan pariwisata. Keempat, sumber daya pariwisata yang dimiliki, baik berupa alam maupun budaya. Kelima, keberlanjutan pariwisata.

Indonesia memang melakukan lompatan besar dalam kinerja pariwisatanya. Dan itu patut untuk diapresiasi. Meski demikian, bukan berarti pariwisata Indonesia sedang baik-baik saja tanpa masalah. Beban berat justru menghadang perkembangan pariwisata di masa datang.

Faktor Keberhasilan

Sukses Indonesia menduduki peringkat 22 dari 119 negara di dunia itu sudah pasti merupakan kerja keras seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata. Keberhasilan Indonesia tidak terlepas dari dua faktor pendukung.

Pertama, tingkat kompetisi (competitiveness) pariwisata Indonesia sudah mulai membaik. Jika dibandingkan negara yang peringkatnya di bawah, Indonesia memiliki tingkat kompetisi atau daya saing lebih baik.

Kompetisi bisa berkaitan dengan harga produk wisata, akomodasi, kualitas produk, maupun bentuk pelayanan. Terdapat peningkatan terhadap daya saing pariwisata Indonesia di pasar wisata dunia.

Kedua, Indonesia juga mengalami peningkatan dalam keunggulan nilai komparatif (comparative value). Keunggulan komparatif menjadi salah satu pertimbangan bagi wisatawan untuk mengunjungi satu destinasi di sebuah negara.

Keunggulan komparatif pariwisata Indonesia antara lain ada pada paket wisatanya. Indonesia memiliki paket wisata yang komplit. Banyak pemandangan alam yang masih natural. Indonesia juga memiliki banyak ragam seni budaya, kuliner, dan kerajinan rakyat.

Keunggulan berikutnya terdapat pada kondisi Indonesia saat ini. Di mata dunia, Indonesia dianggap sebagai negara yang aman, sehat, dan nyaman untuk dikunjungi. Hal itu terlihat dari kesuksesan Indonesia menggelar event-event internasional seperti konferensi, olah raga, dan konser musik. Semua berjalan lancar, aman, dan sukses.

Tugas Berat

Apakah lompatan indeks kinerja itu menggambarkan kondisi pariwisata Indonesia sudah pulih? Pertanyaan yang tidak dapat terburu-buru untuk dijawab. Mengingat kendala ekonomi dalam negeri masih menghadang. Harga kebutuhan komoditas pangan yang melambung dan biaya transportasi yang tinggi menjadi beban berat pemulihan pariwisata.

Oleh karenanya tugas berat menyertai peningkatan indeks kinerja pariwisata. Infrastruktur pariwisata Indonesia masih banyak yang perlu dibenahi, utamanya pada objek dan daya tarik wisata di daerah. Banyak destinasi wisata daerah yang belum terjangkau infrastruktur jaringan telekomunikasi.

Aksebilitas menuju destinasi wisata menjadi tugas berat pemerintah dalam mengembangkan pariwisata di daerah. Begitu pun dengan amenitas berupa tempat parkir, toilet yang bersih, maupun kios cinderamata yang belum tertata dengan baik.

Peningkatan kualitas SDM pariwisata merupakan tugas yang selalu harus dilakukan berkesinambungan. Pelayanan di sektor pariwisata harus diberikan oleh SDM yang memiliki kualifikasi dan standar internasional. Sedangkan di daerah masih banyak SDM pariwisata yang melayani wisatawan dengan keterampilan seadanya.

Faktor penting yang menjadi tugas berat pemerintah adalah membuat kebijakan di sektor pariwisata yang mendukung upaya konservasi dan regenerasi. Dampak negatif pariwisata mesti diantisipasi dengan kebijakan yang mendukung konservasi alam dan regenerasi kerusakan alam.

Sektor pariwisata Indonesia saat ini sedang menanggung beban berat. Pelanggaran tata ruang untuk kepentingan pariwisata nyaris terjadi di semua daerah. Persawahan berubah menjadi hotel, villa, dan restoran. Rindang pepohonan berubah menjadi beton-beton untuk kepentingan pariwisata.

Sederet masalah menyertai kenaikan indeks kinerja pariwisata Indonesia. Pencemaran lingkungan di darat, laut, sungai, danau, dan udara. Sampah mewarnai pemandangan di destinasi wisata. Kemacetan lalu lintas membuat ketidaknyaman wisatawan. Tindak kriminalitas juga mulai terjadi di destinasi wisata; baik yang dilakukan oleh penduduk lokal maupun wisatawan.

Lompatan peringkat kinerja pariwisata Indonesia bukan sekadar hitungan angka. Di baliknya ada amanat, di belakangnya ada beban berat. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Wisata Medis Mendulang Turis
Menimbang Dana Abadi Pariwisata
Wisata Lansia: Memanjakan “Baby Boomer”
Wisata Kemiskinan: Menjual Citra dan Nestapa
Wisata Edukasi untuk Generasi Alpha dan Z

                                                             

Tags: ilmu pariwisataIndeks Kinerja PariwisataPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Membicarakan Kembali Identitas Musikal Dangin Njung dan Dauh Njung di Bali Utara

Next Post

Berbincang dengan Kunti Afrida Maharani, Pemenang Putri Hijabfluencer Bali 2024

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Berbincang dengan Kunti Afrida Maharani, Pemenang Putri Hijabfluencer Bali 2024

Berbincang dengan Kunti Afrida Maharani, Pemenang Putri Hijabfluencer Bali 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co