3 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Lansia: Memanjakan “Baby Boomer”

Chusmeru by Chusmeru
May 14, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PADA hakikatnya kegiatan berwisata merupakan hak setiap orang. Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Disebutkan, setiap orang berhak memperoleh kesempatan memenuhi kebutuhan wisata.

Undang_undang tersebut menjadi landasan hukum atas kebebasan melakukan perjalanan dan memanfaatkan waktu luang dalam wujud berwisata. Dengan demikian berwisata merupakan bagian dari hak asasi manusia. Tidak boleh ada diskriminasi dalam berwisata; baik karena faktor usia, jenis kelamin, maupun suku bangsa.

Meski demikian faktor usia sering menjadi pertimbangan dalam penjualan produk wisata. Mengingat saat ini pasar wisata didominasi oleh kelompok usia muda, yaitu generasi Z dan milenial. Sedangkan kelompok lanjut usia (lansia) kurang begitu dilirik pelaku wisata.

Sesungguhnya kelompok lansia merupakan wisatawan potensial. Mereka adalah Baby Boomer yang berusia 56 – 74 tahun. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2021, jumlah lansia di Indonesia mencapai 10,8 persen atau sekitar 29,3 juta jiwa. Angka tersebut diperkirakan terus mengalami peningkatan hingga mencapai 19,9 persen pada tahun 2045

Wisata lansia karenanya potensial untuk dikembangkan di Indonesia, mengingat setiap tahun jumlah Baby Boomer terus meningkat. Angka harapan hidup yang juga meningkat, membuat wisata lansia layak dikembangkan untuk memanjakan para Baby Boomer itu.

Nostalgia

Selama ini wisata lansia belum digarap secara serius. Anggapan bahwa lansia mengalami stagnasi dalam kehidupan atau lebih suka tinggal di rumah telah mengalami perubahan, seiring dengan perbaikan gizi dan kesehatan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh sebab itu, lansia dapat menjadi pangsa pasar wisata yang potensial untuk digarap. Para lansia, termasuk di dalamnya para pensiunan, memiliki waktu luang yang banyak dan dana yang cukup untuk melakukan perjalanan wisata.

Banyak produk wisata dan pilihan daya tarik yang dapat ditawarkan untuk memanjakan para lansia. Salah satunya adalah paket wisata nostalgia atau yang dikenal dengan wisata nostalgic gateways. Kelompok lansia adalah kaum yang nostalgik, suka pada kenangan masa lalu. Kenangan itu bisa berupa tempat, peristiwa, maupun kuliner.

Yogya, Solo, Surabaya, Bandung, adalah kota-kota di pulau Jawa yang sering menjadi tempat kenangan bagi para lansia. Kota-kota tersebut merupakan tempat nostalgia ketika para lansia pernah mengunjunginya di masa muda atau pernah mengenyam kuliah. Sehingga tempat seperti jalan Malioboro di Yogya, Keraton Solo, jalan Tunjungan di Surabaya, jalan Braga dan jalan Asia Afrika di Bandung merupakan nostalgic gateways bagi lansia.

Kuliner khas suatu daerah juga merupakan bagian dari nostalgia masa lalu para lansia. Gudeg Yogya merupakan kuliner yang wajib diburu lansia ketika berwisata ke Yogya. Nasi Liwet dan Selat Solo kuliner yang penuh kenangan ketika berkunjung ke Solo. Begitu juga Ayam Betutu dan Sate Lilit Bali dapat mengundang kenangan bagi wisatawan  lansia.

Faktor Risiko

Menggarap lansia sebagai bagian dari paket wisata tentunya tidak sama dengan wisatawan kelompok muda. Para Baby Boomer itu perlu dimanjakan dalam perjalanan wisatanya. Oleh karena itu penting untuk diperhatikan beberapa faktor risiko ketika kelompok usia tua itu berwisata.

Pertama, daya tahan fisik lansia. Rencana perjalanan wisata lansia dengan usia muda tentu berbeda. Para lansia menjadikan aktivitas berwisata untuk mengisi waktu luang dan rekreasi, sehingga objek wisata yang penuh tantangan kurang diminati.

Kedua, berkaitan dengan durasi wisata maupun lama tinggal di destinasi. Para lansia biasanya menghabiskan waktu tidak terlalu lama di satu obejk wisata serta menginap tidak terlalu lama di satu destinasi. Oleh karena itu paket wisata yang menawarkan durasi waktu panjang juga kurang diminati.

Ketiga, pilihan objek wisata. Faktor kenyamanan dan keamanan objek wisata menjadi prioritas bagi lansia untuk berwisata. Mereka kurang menyukai objek wisata yang terlalu ramai atau dipadati wisatawan.

Objek-objek yang menjadi pilihan seperti taman, desa wisata, tempat bersejarah, museum, pusat kerajinan, dan tempat kuliner yang menyajikan menu khas. Selain itu wisatawan lansia juga biasanya menghabiskan waktu luangnya di satu destinasi untuk berbelanja cinderamata.

Keempat, faktor risiko berwisata. Lansia sangat mempertimbangkan faktor kesehatan dan kelelahan dalam melakukan perjalanan wisatanya. Jalanan terjal dan licin akan dihindari oleh wisatawan lansia. Akomodasi yang dipilih biasanya yang mudah terjangkau transportasi umum.

Jarak tempuh objek wisata dengan tempatnya menginap akan menjadi pertimbangan penting. Karena faktor kesehatan, para lansia biasanya jarang melakukan perjalanan wisata sendirian. Kalau tidak bersama istri atau suami, mereka akan mengajak anggota keluarga atau teman.

Pengembangan wisata lansia dengan demikian perlu mempertimbangkan faktor risiko tersebut. Kesehatan adalah faktor penting dalam berwisata, sehingga para pelaku wisata perlu mempertimbangankan asuransi bagi para wisatawan lansia.

Prinsipnya, para Baby Boomer itu bukan hanya ingin menikmati keindahan alam atau kuliner semata. Mereka adalah wisatawan yang ingin dimanjakan sebagai orang yang masih mampu melakukan perjalanan wisata di usianya. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Wisata Kemiskinan: Menjual Citra dan Nestapa
Wisata Edukasi untuk Generasi Alpha dan Z
“Luxury Tourism”: Wisata Mewah Wujudkan Mimpi
Tags: baby boomerilmu pariwisataPariwisatawisata lansia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

I Made Rakanetra, Pelopor Petani Durian di Desa Pedawa

Next Post

Ke Panti Asuhan Destawan di Sawan Bersama Pemuda Lintas Agama

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam

by I Ketut Suar Adnyana
November 3, 2026
0
Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam

BAHASA masyarakat tradisional menyimpan cara pandang yang khas dalam memahami dunia. Alam tidak hanya menjadi ruang tempat manusia hidup dan...

Read moreDetails

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

by I Gusti Made Darma Putra
November 2, 2026
0
Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

PADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...

Read moreDetails

Musik, Agama dan Politik

by Agung Sudarsa
November 2, 2026
0
Musik, Agama dan Politik

ADA sebuah pertanyaan sederhana yang menggelitik di tengah polemik konser Andrea Bocelli di Indonesia: apakah musik itu punya identitas agama...

Read moreDetails

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
0
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

Read moreDetails

Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

by I Wayan Artika
November 1, 2026
0
Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

SETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....

Read moreDetails

Saraswati dan Kenaikan Kelas

by I Wayan Yudana
October 31, 2026
0
Saraswati dan Kenaikan Kelas

ADA suasana yang hampir selalu sama setiap kali tahun pelajaran berakhir. Wajah-wajah murid tampak sumringah ketika menerima rapor. Sebagian tersenyum...

Read moreDetails

Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

by tatkala
October 31, 2026
0
Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

BAGAIMANA jika perpustakaan sekolah tidak lagi sekadar ruang sunyi berisi rak buku, tetapi tempat yang "hidup" dan ada di genggaman...

Read moreDetails

Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
0
Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

ADA satu hari ketika buku-buku diupacarai. Buku pelajaran, buku cerita, kitab suci, hingga lontar-lontar tua mendapat perlakuan istimewa. Semuanya ditata...

Read moreDetails

Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan

by Luh Irma Susanthi
October 31, 2026
0
Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan

BALI dikenal sebagai Pulau Dewata, sebuah pulau yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan tradisi, spiritualitas, dan nilai-nilai...

Read moreDetails

Di Ruang Tunggu Kehidupan

by Ahmad Sihabudin
October 30, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

PAGI itu, saya kembali terbangun dengan pikiran yang sama: hari ini harus ke rumah sakit mana lagi? Hampir setengah tahun...

Read moreDetails
Next Post
Ke Panti Asuhan Destawan di Sawan Bersama Pemuda Lintas Agama

Ke Panti Asuhan Destawan di Sawan Bersama Pemuda Lintas Agama

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam
Esai

Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam

BAHASA masyarakat tradisional menyimpan cara pandang yang khas dalam memahami dunia. Alam tidak hanya menjadi ruang tempat manusia hidup dan...

by I Ketut Suar Adnyana
November 3, 2026
Road to Bali Digifest 2026, UPMI Bali Dorong Mahasiswa Berani Berinovasi
Pendidikan

Road to Bali Digifest 2026, UPMI Bali Dorong Mahasiswa Berani Berinovasi

KECERDASAN buatan atau artificial intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa. Teknologi ini menawarkan kemudahan dalam belajar dan berkarya. Namun,...

by Dede Putra Wiguna
November 3, 2026
Tak Sekadar Memburu Juara, Jurnalis Muda Bali Belajar Memaknai Fakta di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2026
Pendidikan

Tak Sekadar Memburu Juara, Jurnalis Muda Bali Belajar Memaknai Fakta di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2026

FAKTA bisa menjadi cerita yang menggugah ketika berada di tangan yang tepat. Semangat itulah yang mengemuka dalam Pekan Jurnalistik Universitas...

by Dede Putra Wiguna
November 3, 2026
Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026
Esai

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

PADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...

by I Gusti Made Darma Putra
November 2, 2026
Poem by Sugi Lanus | Yamuna
Poetry

Poem by Sugi Lanus | Yamuna

My Yamuna, I bow down to your love,which has kept me awake while drowning in your flow for thousands of...

by Sugi Lanus
November 2, 2026
Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu
Kritik Sastra

Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu

SATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...

by I Kadek Adhi Dwipayana
November 2, 2026
Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”
Kritik Sastra

Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”

Sejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...

by Putu Eka Guna Yasa
November 2, 2026
Musik, Agama dan Politik
Esai

Musik, Agama dan Politik

ADA sebuah pertanyaan sederhana yang menggelitik di tengah polemik konser Andrea Bocelli di Indonesia: apakah musik itu punya identitas agama...

by Agung Sudarsa
November 2, 2026
Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur
Pameran

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional
Khas

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

by tatkala
November 1, 2026
Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026
Bahasa

Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026

SAYA merasa bangga dan terharu melihat pemuda Bali dalam ajang Konferensi Pemuda Bali (KPB 2026). Betapa tidak, tagar #PemudaBersuaraBerdaya ini membuat...

by I Made Sudiana
November 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co