21 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘Bajang Care Adine’, Debut Rejuna Koplo di Belantika Musik Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
August 11, 2026
in Pop
‘Bajang Care Adine’, Debut Rejuna Koplo di Belantika Musik Bali

Rejuna Koplo│Dok. RK

Sube tawang, bajang care adine

Mepayas seksi, ngalih bapak medasi

Dini ditu setate ngaku perawan

Nanging mare cobak, hey… jeg mecelempung!

Begitulah lagu ‘Bajang Care Adine’ oleh Rejuna Koplo dibuka. Liriknya mudah diingat, berisi kelakar, serta mengangkat kisah yang dekat dengan fenomena keseharian masyarakat masa kini. Ketika dinyanyikan bersama, bagian ini menjadi penggalan yang mudah diikuti pendengar.

Lagu yang dirilis pada Senin, 10 Agustus 2026 itu tidak datang dengan cerita cinta yang berakhir manis. Tokohnya seorang pemuda lajang, sebut saja Kacut. Ia bermimpi digigit ular. Dalam kepercayaan masyarakat, hal tersebut kerap dikaitkan sebagai pertanda datangnya jodoh. Mimpi itu dipercaya. Harapan pun tumbuh.

Ketika sedang berolahraga pagi, Kacut melihat seorang perempuan. Ia tertarik. Pertemuan itu kemudian berulang setiap kali ia jogging. Dari sekadar melihat, tumbuh rasa suka. Dari rasa suka, muncul harapan kalau perempuan itu mungkin saja jodoh yang selama ini dinanti.

Tetapi harapan punya cara sendiri untuk mempermainkan orang yang terlalu cepat percaya.

Suatu hari, Kacut melihat perempuan itu bersama seorang lelaki yang usianya jauh lebih tua. Harapannya runtuh. Mimpi yang semula ia yakini sebagai pertanda jodoh ternyata tidak membawa dirinya ke akhir cerita yang ia bayangkan.

Cerita semacam ini sebenarnya bukan sesuatu yang asing dalam musik populer Bali. Terlebih belakangan ini, koplo menjadi salah satu bahasa musik yang mudah dijumpai dalam berbagai ruang hiburan. Ia menawarkan suatu inovasi baru dalam belantika musik Bali. Daya tariknya bukan semata-mata pada dentuman ritmisnya, tetapi pada kemampuan membuat lagu segera dikenali, mudah diikuti, dan cepat menjadi milik bersama.

Risikonya, ketika sebuah formula sudah terlalu sering dipakai, musik itu mudah terdengar seperti pengulangan dari apa yang telah lebih dulu populer. Rejuna Koplo pun masuk ke wilayah itu, tetapi tidak sepenuhnya tergerus pada hal yang sama.

Mereka sendiri menyebut musik yang dimainkan sebagai folk koplo. Formasinya pun tidak berhenti pada susunan band dengan gitar, bass, dan drum sebagaimana lazimnya kelompok musik populer. Rejuna Koplo terdiri atas enam personel: Yancul sebagai vokalis sekaligus gitaris ritme, Suwena pada kendang, Lionx pada bass, Ryan pada ukulele, Dek Yon pada lead guitar, serta Fajar pada simbal dan tamborin.

Susunan tersebut memberi gambaran tentang karakter musik yang ingin mereka bangun. Kendang menjadi salah satu penggerak utama ritme koplo, sementara ukulele menghadirkan warna yang berbeda dari dominasi gitar elektrik. Simbal dan tamborin memperkaya pukulan ritmis, sementara dua gitar membagi fungsi antara pengiring dan melodi. Hasilnya bukan sekadar lagu yang dipasangi irama koplo. Ada usaha untuk mempertemukan karakter musik folk dengan energi koplo.

Rejuna Koplo│Dok. RK

Rejuna Koplo sendiri bukan kelompok yang tiba-tiba muncul. Band ini terbentuk pada 2022 dan pertama kali tampil pada dalam perayaan ulang tahun organisasi pemuda-pemudi di Banjar Telabah, Desa Sukawati, Gianyar. Keenam personelnya berasal dari lingkungan yang sama.

‘Bajang Care Adine’ kemudian menjadi langkah mereka masuk lebih jauh ke proses produksi rekaman. Lagu itu digarap sekitar delapan bulan, sejak Desember 2025 hingga Juli 2026. Namun, sebelum masuk studio, lagu tersebut telah lebih dulu diuji di ruang yang paling dekat dengan mereka, yaitu panggung pernikahan seorang teman di Banjar Telabah.

“Sebelum memasuki tahap rekaman, lagu ini pertama kali dibawakan dalam acara pernikahan salah seorang teman di Banjar Telabah, Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar. Sambutan hangat dan antusiasme masyarakat setiap kali lagu ini dibawakan menjadi penyemangat bagi Rejuna Koplo untuk menggarapnya secara lebih serius hingga memasuki proses produksi di dapur rekaman,” ujar Yancul.

Proses menuju rekaman juga membuat lagu ini mengalami perubahan. Pada awalnya, judulnya adalah ‘Bajang Care Janine’. Pada Juni 2026, judul tersebut diubah menjadi ‘Bajang Care Adine’, sekaligus diikuti penyesuaian sejumlah bagian lirik. Perubahan itu dilakukan agar pesan yang disampaikan lebih santun, komunikatif, dan mudah diterima tanpa menghilangkan karakter lagu.

Rekaman audio kemudian dikerjakan Made Pasek Krisna atau De Krisna di studio rekamannya di Banjar Jungut, Desa Batuan. Pada bagian lead guitar, Rejuna Koplo dibantu Hermanlly, gitaris band Matanai, untuk memperkaya aransemen.

Ada hal lain yang menarik dari proses kelahiran lagu ini. Hampir seluruh produksinya bergerak dari lingkungan yang sama. Video klip diarahkan Rafly J’Flames (Rafly), yang juga berasal dari Sukawati. Pengambilan gambar dilakukan di sejumlah lokasi di Desa Sukawati, seperti Sudamala Jogging Track, kediaman Wayan Qi, dan Warung Bubun. Talenta yang terlibat pun sebagian besar merupakan warga setempat.

Dengan begitu, ‘Bajang Care Adine’ tidak hanya bercerita tentang seorang pemuda yang salah membaca pertanda. Ia juga memperlihatkan bagaimana sebuah band tumbuh dari lingkungan sosialnya sendiri. Lagu dibuat, dimainkan, diuji, kemudian diproduksi dengan melibatkan orang-orang yang berada di sekitar mereka.

Itu pula yang membuat karakter Rejuna Koplo menarik untuk diamati di tengah menjamurnya musik koplo di Bali. Mereka tidak mencoba menjauh dari musik yang sedang digemari. Sebaliknya, mereka masuk ke dalamnya dengan membawa cerita lokal, humor sehari-hari, formasi instrumen yang tidak sepenuhnya lazim untuk koplo, dan pendekatan folk yang memberi ruang lebih besar bagi gitar, ukulele, serta permainan ritmis non-drum.

Ketika bagian pembuka ‘Bajang Care Adine’ dinyanyikan bersama-sama, kisah Kacut tidak lagi menjadi milik Kacut. Ia berubah menjadi bahan tertawaan bersama. Sebuah cerita tentang berharap terlalu jauh, salah membaca keadaan, lalu tetap bisa menyanyi setelah semuanya tidak berjalan seperti yang diinginkan.

Selain ‘Bajang Care Adine’, Rejuna Koplo sendiri telah menyiapkan sejumlah lagu lain yang akan dirilis bertahap. Jika mendapat sambutan baik, karya-karya tersebut direncanakan dihimpun menjadi sebuah mini album (EP).

Musik bernuansa koplo di Bali memang sudah terlalu ramai. Namun, sepertinya masih tersisa ruang untuk satu nama lagi, yakni Rejuna Koplo. Kini, ‘Bajang Care Adine’ sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital. Video klipnya juga dapat disaksikan di kanal YouTube Rejuna Koplo, dengan visual yang mengemas cerita Kacut dalam adegan-adegan penuh humor.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: Lagu Pop Balimusikmusik baliRejuna Koplo
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tari Pangider Bhuwana: Gerak Seni yang Menjelma Bahasa dan Menjadi Jembatan bagi Teman Tuli

Next Post

Manusia Bukan Unggahan Terakhirnya

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Morbid Monke Membawa “Feel Alive” ke Seoul: Tiga Panggung, Satu Napas dari Hongdae

by Dede Putra Wiguna
September 19, 2026
0
Morbid Monke Membawa “Feel Alive” ke Seoul: Tiga Panggung, Satu Napas dari Hongdae

SEBULAN setelah pulang dari Prancis, Morbid Monke belum berniat mengendurkan langkah. Unit art punk asal Denpasar, Bali, itu kembali membawa...

Read moreDetails

Dari Kehilangan hingga Memulai Kembali, Dialog Dini Hari Hadirkan “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”

by Dede Putra Wiguna
September 18, 2026
0
Dari Kehilangan hingga Memulai Kembali, Dialog Dini Hari Hadirkan “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”

RUMAH tidak selalu berupa tempat. Ia bisa menjadi ruang untuk beristirahat, menjadi diri sendiri, atau sekadar merasa aman. Namun, rumah...

Read moreDetails

Jangar Kembali Bersuara Melawan Represi Lewat “Air Keras”

by Dede Putra Wiguna
September 18, 2026
0
Jangar Kembali Bersuara Melawan Represi Lewat “Air Keras”

KATA-kata bisa lebih menggentarkan kekuasaan ketimbang pedang atau senjata api. Gagasan itulah yang menjadi denyut utama “Air Keras”, single terbaru...

Read moreDetails

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

Read moreDetails

Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
0
Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

BELANTIKA musik Bali kembali mendapat warna baru. Kali ini datang dari Satria N Band, grup musik yang mencoba membawa pop-punk...

Read moreDetails

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
0
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

Read moreDetails

Wikan Satya, Musisi Cilik Kelas 6 SD Rilis Karya Terbaru Berjudul ‘Galungan’

by Dede Putra Wiguna
June 18, 2026
0
Wikan Satya, Musisi Cilik Kelas 6 SD Rilis Karya Terbaru Berjudul ‘Galungan’

KESERIUSAN Wikan Satya terhadap musik rupanya tidak berhenti pada “Anacaraka”. Setelah karya itu mendapat banyak sorotan sebagai lagu anak-anak yang...

Read moreDetails

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

by tatkala
May 14, 2026
0
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

Read moreDetails

Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

by Dede Putra Wiguna
May 8, 2026
0
Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

SETELAH mencuri perhatian sebagai unit rock tunanetra asal Bali lewat single “Keidela”, “I’m a Fire”, dan “3”, kini Filla memasuki...

Read moreDetails

SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru

by Dede Putra Wiguna
May 1, 2026
0
SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru

SETELAH hampir satu dekade tenggelam dalam kesibukan masing-masing, SWR Bali akhirnya kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru bertajuk “Palas”. Band...

Read moreDetails
Next Post
Telenovela

Manusia Bukan Unggahan Terakhirnya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi
Ulas Film

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

ENIGMA adalah program kompilasi film pendek dalam ajang Minikino Film Week 12 (MFW12) yang mengusung subjudul What Goes Around Comes...

by Arya Dhamma Nanda
September 21, 2026
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir
Lingkungan

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

by tatkala
September 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Bahasa Penjilat: Komunikasi dan Relasi Kuasa dalam Politik

KOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...

by Chusmeru
September 21, 2026
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam
Khas

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
Telenovela
Esai

Sepeda Motor Bekas Sudah Cukup

ADA masa ketika sepeda motor bukan sekadar kendaraan. Ia bisa menjadi tanda keberhasilan, simbol kemampuan ekonomi, bahkan pengumuman diam-diam tentang...

by Angga Wijaya
September 21, 2026
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali
Budaya

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire
Esai

Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

PENDIDIKAN terlalu sering kita pahami sebatas kegiatan mengajar. Guru menjelaskan, siswa mendengarkan, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian. Keberhasilan belajar pun...

by I Kadek Adhi Dwipayana
September 21, 2026
Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek
Esai

Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

WALAUPUN Desa Adat Kutuh di wilayah Kuta Selatan termasuk desa kecil, desa ini memiliki pagar spiritual di setiap tapal batasnya...

by I Nyoman Tingkat
September 20, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PEMIMPIN SAKIT JIWA MENURUT HINDU DHARMA

— Sugi Lanus, Catatan Harian, 20 September 2026 * Vāk-Pāruṣya (Sanskerta: वाक्पारुष्य) secara harfiah diterjemahkan sebagai "kekerasan verbal", "kata-kata kasar",...

by Sugi Lanus
September 20, 2026
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3
Budaya

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

by tatkala
September 20, 2026
Birokrasi Bisik-Bisik — Catatan Seorang Jurnalis
Buku Tatkala

Birokrasi Bisik-Bisik — Catatan Seorang Jurnalis

Judul: Birokrasi Bisik-Bisik --- Catatan Seorang Jurnalis Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Ketut Parwata ISBN: Masih dalam proses...

by Buku Tatkala
September 20, 2026
Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma
Ulas Rupa

Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

Menelisik foto karya yang tampak pada pameran, bidang kanvas dipenuhi figur-figur wayang, makhluk mitologis, ornamen, tetumbuhan, dan jaringan garis yang...

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co