29 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Morbid Monke Membawa “Feel Alive” ke Seoul: Tiga Panggung, Satu Napas dari Hongdae

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
September 19, 2026
in Pop
Morbid Monke Membawa “Feel Alive” ke Seoul: Tiga Panggung, Satu Napas dari Hongdae

Morbid Monke di Strange Fruit Bar, Seoul│Dok. Morbid Monke

SEBULAN setelah pulang dari Prancis, Morbid Monke belum berniat mengendurkan langkah. Unit art punk asal Denpasar, Bali, itu kembali membawa energi ‘Feel Alive’ menyeberangi batas negara. Kali ini tujuannya Seoul, Korea Selatan.

Pada 5–7 September 2026, Morbid Monke menjalani Feel Alive Seoul Tour, kelanjutan dari Feel Alive France Tour pada Juli lalu. Seoul, kota yang kerap dijuluki sebagai “Ibu Kota Bandwidth Dunia”, menjadi persinggahan berikutnya bagi Karisma Kele (vokal), Krisna Dwipayana (gitar), Oka Sudiana alias Deoka (bass), Ari Winadinata alias Dewok (trumpet), dan Gerby Adi Setiawan (drum).

Tur ini membawa mereka menyusuri tiga panggung di kawasan Hongdae, salah satu pusat denyut musik independen Seoul. Dua di antaranya merupakan bagian dari Zandari Festa 2026, festival musik independen dan ajang showcase tahunan yang telah digelar sejak 2012. Zandari Festa mempertemukan musisi independen lokal dan internasional dengan para profesional industri musik melalui rangkaian konser serta konferensi Zandari Music Industry Summit.

Memulai dari Channel 1969

Panggung pertama Morbid Monke adalah Channel 1969, bar legendaris di Seoul yang menjadi salah satu titik pertunjukan dalam rangkaian Zandari Festa. Letaknya sekitar 20 menit berjalan kaki dari penginapan mereka.

Di sana, Morbid Monke mendapat ruang sekitar 60 menit untuk memperkenalkan musiknya kepada publik Seoul. Namun malam itu bukan hanya soal panggung. Mereka juga membawa kolaborasi whiskey bersama Alam Semesta Distillery asal Bali. Sebelum pertunjukan dimulai, para personel Morbid Monke sempat minum bersama Hongin, pemilik Channel 1969—sebuah pembuka yang membuat perjumpaan pertama mereka di Seoul terasa lebih cair.

Hari berikutnya, perjalanan berlanjut ke Prism Hall, panggung kedua Morbid Monke yang juga bagian dari Zandari Festa. Venue ini berjarak sekitar 15 menit berjalan kaki dari penginapan.

Prism Hall merupakan satu dari enam venue Zandari Festa 2026, bersama Club FF, Musinsa Garage, Free Bird, Space Brick, dan Vel. R Stage. Di sinilah Morbid Monke memainkan set berdurasi sekitar 40 menit dan harus menghadapi persoalan yang nyaris mengganggu pertunjukan. Menjelang tampil, pedalboard (efek) Dewok mati. Waktu persiapan yang mendesak tak memberi banyak pilihan. Sang pemain trumpet akhirnya naik panggung tanpa efek.

Morbid Monke di Strange Fruit Bar, Seoul│Dok. Morbid Monke

Pertunjukan terus berjalan. Alih-alih larut dalam masalah teknis, respons penonton justru menjadi cerita yang lebih menonjol malam itu. Mereka berdansa dan melompat sepanjang set, membuat gangguan sebelum pertunjukan seolah tak pernah terjadi.

Strange Fruit dan Malam Paling Intim

Jika dua panggung sebelumnya membawa Morbid Monke ke dalam atmosfer showcase, titik terakhir menawarkan pengalaman berbeda.

Strange Fruit Bar, venue musik indie populer yang berada di sebuah bar bawah tanah di Hongdae, tampil jauh lebih raw, apa adanya, tanpa sekat. Ruangannya lebih kecil dan panggungnya berada pada elevasi yang sejajar dengan penonton. Justru kondisi itulah yang menghapus jarak antara band dan audiens.

Morbid Monke mendapat jadwal terakhir. Selama sekitar 60 menit, ruangan itu berubah menjadi pertemuan yang padat dan intim. Sekitar 100 pengunjung memenuhi venue, sementara lagu-lagu seperti “Paradox”, “Schizophrenic”, “Eight Ball”, dan “Loser DogGo!” membuat ruangan bergemuruh.

Morbid Monke

Energi malam itu tidak berhenti ketika set selesai. Antusiasme audiens lokal juga terlihat dari merchandise Morbid Monke yang cukup banyak terjual. Bagi sebuah band independen yang datang ribuan kilometer dari Bali, respons semacam itu menjadi salah satu ukuran paling konkret bahwa musik mereka menemukan pendengarnya di tempat baru.

Tur Mandiri dan Jejaring yang Meluas

Seluruh perencanaan perjalanan Feel Alive Seoul Tour dibantu oleh SRM Booking Agent & Services. Namun untuk pendanaan, Morbid Monke menjalankan perjalanan ini sepenuhnya dengan dana sendiri, 100 persen biaya tur Seoul berasal dari Morbid Monke.

Kolaborasi whiskey bersama Alam Semesta Distillery ikut menemani perjalanan mereka di Hongdae. Di antara satu panggung dan panggung lainnya, tur ini juga menjadi ruang untuk bertemu kembali dengan kawan lama sekaligus membangun jejaring baru. Musik, pertemanan, dan perjumpaan dengan orang-orang baru akhirnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan tersebut.

Namun perjalanan itu sempat ditutup dengan kecemasan. Menjelang kepulangan ke Indonesia, erupsi Anak Gunung Krakatau menyebabkan Bandara Soekarno-Hatta (CGK) sempat tutup selama sehari. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap jadwal kepulangan Morbid Monke.

Pada akhirnya, perjalanan mereka tidak terganggu. Seluruh jadwal penerbangan berjalan sebagaimana mestinya, dan Morbid Monke dapat menutup rangkaian Seoul tanpa perubahan pada perjalanan pulang.

Dari Channel 1969 yang membuka perjalanan, gangguan pedalboard di Prism Hall, hingga kerumunan yang berdesakan dan bergerak bersama di Strange Fruit, Feel Alive Seoul Tour memperpanjang perjalanan EP Feel Alive sekaligus membawa Morbid Monke masuk lebih jauh ke jejaring musik independen di luar Indonesia.

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: Morbid Monkemusik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ramai Penulis Menjadi Pelukis

Next Post

Kuncup Bunga Kopi di Tengah Kemarau: Antara Tanda Alam dan Ancaman El Niño

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

Read moreDetails

Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

by Rusdy Ulu
September 27, 2026
0
Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

SINGARAJA pernah menjadi pintu masuk bagi Gede Angga Prasaja untuk memperkenalkan musiknya. Lewat “Singaraja Kota Kita” dan “Senja di Singaraja”,...

Read moreDetails

Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”

by Dede Putra Wiguna
September 22, 2026
0
Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”

SETELAH merilis single “Air Keras”, Jangar melanjutkan perjalanan menuju album penuh kedua mereka, Raja Pasir, dengan melepas dua lagu sekaligus,...

Read moreDetails

Dari Kehilangan hingga Memulai Kembali, Dialog Dini Hari Hadirkan “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”

by Dede Putra Wiguna
September 18, 2026
0
Dari Kehilangan hingga Memulai Kembali, Dialog Dini Hari Hadirkan “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”

RUMAH tidak selalu berupa tempat. Ia bisa menjadi ruang untuk beristirahat, menjadi diri sendiri, atau sekadar merasa aman. Namun, rumah...

Read moreDetails

Jangar Kembali Bersuara Melawan Represi Lewat “Air Keras”

by Dede Putra Wiguna
September 18, 2026
0
Jangar Kembali Bersuara Melawan Represi Lewat “Air Keras”

KATA-kata bisa lebih menggentarkan kekuasaan ketimbang pedang atau senjata api. Gagasan itulah yang menjadi denyut utama “Air Keras”, single terbaru...

Read moreDetails

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

Read moreDetails

Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
0
Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

BELANTIKA musik Bali kembali mendapat warna baru. Kali ini datang dari Satria N Band, grup musik yang mencoba membawa pop-punk...

Read moreDetails

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
0
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

Read moreDetails

‘Bajang Care Adine’, Debut Rejuna Koplo di Belantika Musik Bali

by Dede Putra Wiguna
August 11, 2026
0
‘Bajang Care Adine’, Debut Rejuna Koplo di Belantika Musik Bali

Sube tawang, bajang care adine Mepayas seksi, ngalih bapak medasi Dini ditu setate ngaku perawan Nanging mare cobak, hey… jeg...

Read moreDetails

Wikan Satya, Musisi Cilik Kelas 6 SD Rilis Karya Terbaru Berjudul ‘Galungan’

by Dede Putra Wiguna
June 18, 2026
0
Wikan Satya, Musisi Cilik Kelas 6 SD Rilis Karya Terbaru Berjudul ‘Galungan’

KESERIUSAN Wikan Satya terhadap musik rupanya tidak berhenti pada “Anacaraka”. Setelah karya itu mendapat banyak sorotan sebagai lagu anak-anak yang...

Read moreDetails
Next Post
Kuncup Bunga Kopi di Tengah Kemarau: Antara Tanda Alam dan Ancaman El Niño

Kuncup Bunga Kopi di Tengah Kemarau: Antara Tanda Alam dan Ancaman El Niño

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu
Esai

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu

Potensi Manusia dan Lingkungan yang Membentuknya Kisah Alvin Tedjo menarik untuk direnungkan, bukan semata-mata karena ia merupakan keturunan Indonesia yang...

by Agung Sudarsa
October 29, 2026
Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam
Panggung

Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

BAGAIMANA menuliskan luka yang sulit diungkapkan? Ketika trauma, kehilangan, dan ketidakadilan terasa begitu berat, mampukah kata-kata menggambarkan pengalaman yang menyakitkan...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia
Panggung

Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

PERAGAAN busana yang mengusung konsep tekstil berkelanjutan tampil memikat dalam Labdanation Fashion Week Season III di panggung terbuka Sira Village,...

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan
Khas

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Melancaran ke Desa Les: Melihat Les dari Sisi yang Lain
Liputan Khusus

Pemberdayaan Produk Lokal Setelah Desa Les Diganjar Penghargaan ADWI 2024

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...

by Jaswanto
October 29, 2026
Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen
Panggung

Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

SELAMA ini Henry Manampiring dikenal sebagai penulis nonfiksi, terutama melalui Filosofi Teras yang mengupas filsafat Stoikisme. Namun, lewat kumpulan cerpen...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Ujian Menuju Kedewasaan: Saat  Cinta Tidak Lagi Menuntut Kesempurnaan

Tidak semua masalah dalam hubungan dapat diselesaikan dengan percakapan ringan atau kompromi sederhana. Fase Ujian Perjalanan relasi cinta pasangan yang...

by Tri Nugroho Adi
October 29, 2026
B-GIDME 2026 Hadirkan 46 Karya dari 52 Desainer Lima Negara
Pameran

B-GIDME 2026 Hadirkan 46 Karya dari 52 Desainer Lima Negara

Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME) 2026 resmi dibuka pada Senin, 26 Oktober 2026, di Neka Art Museum (NAM), Ubud,...

by Nyoman Budarsana
October 28, 2026
Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya
Panggung

Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya

GUNAWAN Wicaksono membawakan tokoh Purusada dengan riasan tebal, didominasi garis merah dan hitam yang mempertegas wajahnya. Matanya melotot, suaranya menggelegar...

by tatkala
October 28, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Tembok Besar Indonesia Itu Bernama Etnosentrisme [Catatan Hari Sumpah Pemuda]

BANYAK yang mengira, setelah Sumpah Pemuda tahun 1928 persoalan bangsa yang majemuk ini telah selesai. Banyak pula yang berharap, setelah...

by Chusmeru
October 28, 2026
Taksi Ferrari-Lamborghini ala Kawah Ijen
Tualang

Taksi Ferrari-Lamborghini ala Kawah Ijen

MENDENGAR kata Ferrari atau Lamborghini, bayangan kita mungkin langsung tertuju pada mobil mewah berharga selangit dengan fitur-fitur canggih. Namun, Ferrari...

by Kadek Sri Widiastuti
October 28, 2026
Panji Lestari, Wanita Tani, dan Warga Penggerak Desa Wisata Panji
Liputan Khusus

Panji Lestari, Wanita Tani, dan Warga Penggerak Desa Wisata Panji

“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...

by Jaswanto
October 28, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co