24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Medis Mendulang Turis

Chusmeru by Chusmeru
May 28, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

MOTIF perjalanan wisata kini mulai beragam. Orang pergi ke satu negara atau daerah bukan hanya untuk menikmati pemandangan dan menyaksikan atraksi seni budaya saja. Saat ini banyak wisatawan atau turis yang bertjuan mencari pengobatan dan kesehatan seraya berekreasi.

Wisata medis (medical tourism) dikembangkan di berbagai negara dan daerah di Tanah Air untuk merespons motif wisatawan tersebut. Wisata medis merupakan produk wisata yang berorientasi pada pengobatan, pencegahan, dan perawatan kesehatan diri wisatawan.

Wisata medis menjadi alternatif dengan berbagai pertimbangan. Pertama, faktor biaya. Mahalnya biaya pengobatan atau perawatan tubuh di negara sendiri akan mendorong orang untuk pergi ke luar negeri. Untuk itu wisata medis menawarkan paket perawatan tubuh yang lebih murah.

Kedua, faktor sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur pelayanan medis. Tersedianya SDM yang mumpuni di bidang medis menjadi daya tarik bagi wisatawan. Infrastruktur yang lengkap dan modern juga menjadi pertimbangan wisatawan berkunjung ke suatu negara.

Ketiga, potensi alam, budaya, dan daya tarik wisata. Wisatawan dan keluarga yang berkunjung ke suatu negara, selain untuk kepentingan medis juga menikmati rekreasi di destinasi wisata. Sambil menemani keluarga yang menjalani perawatan medis, keluarga pasien dapat berwisata di destinasi yang ada di suatu negara atau daerah.

Menjanjikan  

Wisata medis pada umumnya terbagi menjadi dua, yaitu wisata kesehatan (health tourism) dan wisata kebugaran (wellness tourism). Wisata kesehatan merupakan perjalanan wisatawan ke suatu negara atau daerah untuk kepentingan pengobatan atau terapi medis. Wisatawan dapat terdiri dari pasien maupun keluarga yang mengantar.

Wisata kebugaran adalah perjalanan wisata yang dilakukan seseorang ke suatu negara atau daerah untuk mencari kebugaran diri, baik secara perseorangan maupun dengan kelompok. Destinasi yang dituju bisa berupa air terjun, spa, sanggar meditasi, maupun tempat kebugaran lain.

Banyak negara yang menawarkan wisata medis sebagai bagian dari produk wisata mereka. Singapura dan Korea Selatan, misalnya; merupakan negara yang memiliki produk wisata medis, baik untuk tujuan kesehatan maupun kebugaran.

Potensi wisata medis sesungguhnya sangat menjanjikan dari sisi ekonomis. Indonesia banyak kehilangan pendapatan dari wisata medis ini. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyebutkan, Indonesia kehilangan pendapatan sebesar 160 triliun rupiah dari wisata medis. Ini terjadi, karena orang Indonesia banyak yang melakukan pengobatan atau perawatan diri ke luar negeri (CNBC Indonesia, 11 Juli 2023)

 Indonesia memiliki banyak potensi, baik wisata kesehatan maupun wisata kebugaran. Indonesia banyak memiliki SDM di bidang kesehatan maupun terapeutik. Sumber daya alam dan budaya juga mendukung dikembangkannya wisata medis di Indonesia.

Tren wisata medis  menunjukkan hal positif di pasar wisata dunia. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sendiri telah mencanangkan gagasan untuk menawarkan wisata medis ini kepada pasar wisata domestik maupun mancanegara untuk mendulang turis.

Mengantisipasi wisata medis, pemerintah meluncurkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sanur, Bali. Salah satu langkah adalah membangun Rumah Sakit Internasional. Harapannya, KEK Kesehatan di Sanur dapat menjadi satu kawasan unggulan untuk layanan kesehatan; baik untuk turis domestik maupun mancanegara.

Cerita sukses wisata medis datang dari Rumah Sakit Premier Bintaro, Kota Tanggerang Selatan, Banten. Rumah sakit ini memberikan layanan unggulan yang mampu menarik pasien dari dalam dan luar negeri. Beberapa layanan unggulan itu antara lain, Skin & Laser Clinic, Stroke Center, Spine Center, Orthopaedic Center, Vascular Center, dan Medical Check Up (Media Indonesia.com, 26 Juni 2022).

Oleh sebab itulah, rumah sakit harus menyusun strategi mendatangkan turis berobat ke Indonesia, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat Indonesia untuk berobat di dalam negeri. Saat menunggu, pasien atau keluarga pasien bisa menggunakan waktu luangnya untuk traveling di sekitaran rumah sakit.

Kebugaran

Potensi wisata kebugaran sebagai bagian dari wisata medis juga tak kalah menjanjikan dibanding wisata kesehatan. Tantangan pengembangan wisata kebugaran datang dari sejauhmana pemerintah dan pengusaha industri pariwisata secara serius melakukan diversifikasi dan inovasi produk wisatanya dengan menjadikan wisata kebugaran sebagai bentuk produk dan layanan wisata bagi turis.

Pasca pandemi Covid-19, wisatawan cenderung menyukai destinasi wisata yang menyuguhkan keindahan, kesejukan, kebugaran, dan kesehatan. Indonesia banyak sekali memiliki potensi wisata medis kebugaran yang ada di berbagai daerah untuk mendulang turis.

 Potensi itu sejauh ini belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai produk wisata yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat setempat. Padahal, wisata medis juga dapat dipandang sebagai upaya pelestarian kearifan lokal yang ada di daerah.

Sayangnya, wisata medis belum optimal dikembangkan pemerintah sebagai produk wisata di Indonesia. Pengembangan beberapa destinasi super prioritas di Tanah Air lebih fokus pada wisata alam. Daerah-daerah seperti Sumatera Selatan, Jawa Barat, Yogya, Solo, Malang, Bali, Lombok, Maluku dapat mengembangkan wisata kebugaran.

 Dengan catatan, konsep pengembangannya harus dilandasi oleh kearifan lokal. Artinya, sumber daya manusia bidang kesehatan dan sumber daya alam wisata kebugaran harus dikemas berdasarkan nilai-nilai budaya yang ada di daerah ini.

Konsep wisata medis di daerah bukan hanya mengandalkan teknologi kesehatan semata, namun juga dapat dikembangkan dalam bentuk pengobatan tradisional, terapi, maupun spa tradisional. Selama ini orang mengenal wisata kesehatan dan kebugaran sebagai daya tarik wisata yang ada di rumah sakit atau gym. Padahal, kebugaran atau kesehatan juga bagian dari budaya masyarakat yang dapat diperoleh melalui pengobatan, terapi, maupun spa tradisional.

Bali merupakan salah satu daerah yang berhasil mengembangkan wisata kebugaran dengan pendekatan tradisional. Kearifan lokal Bali menjadi dasar dalam pengembangan wisata kebugaran, seperti pewacakan atau penerawangan batin, mandi kembang, minum loloh (jamu tradisional Bali), hingga meditasi dan yoga ( Tatkala.co, 13 November 2023)

Perkembangan wisata kebugaran di Bali secara ekonomis sangat menggembirakan. Paket wisata kebugaran diminati banyak wisatawan, mulai dari perdana menteri negara sahabat hingga aktor film Hollywood. Durasi wisata kebugaran juga sangat panjang, yaitu 10 hari. Dengan demikian akan meningkatkan lama tinggal wisatawan di Bali.

Begitu pula dengan spa yang berkembang pesat di Bali sebagai paket wisata kebugaran. Spa yang banyak dikelola di dalam hotel sudah menjadi produk penting dalam melayani wisatawan. Tercatat, sampai September 2023 di Kabupaten Badung, Bali terdapat 376 spa di hotel berbintang. Sungguh potensi yang luar biasa dari wisata medis untuk mendulang turis.

Proyeksi wisata medis di masa datang sangat cerah, sebagaimana juga dengan wisata olah raga maupun wisata konser. Potensi ekonominya sangat dirasakan masyarakat, karena sebagian besar produk wisata medis berasal dari sumber daya alam dan sumber daya manusia lokal yang ada di daerah. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Menimbang Dana Abadi Pariwisata
Wisata Lansia: Memanjakan “Baby Boomer”
Wisata Kemiskinan: Menjual Citra dan Nestapa
Wisata Edukasi untuk Generasi Alpha dan Z
Tags: ilmu pariwisataPariwisataPariwisata Medis
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jegeg Bagus Bangli 2024: Berekspresi dan Berkreasi Mengembangkan Pariwisata dan Budaya Bangli

Next Post

Film “Bersama Membangun Negeri”, Komedi Satir Untuk Para Calon Legislatif

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Film “Bersama Membangun Negeri”, Komedi Satir Untuk Para Calon Legislatif

Film "Bersama Membangun Negeri", Komedi Satir Untuk Para Calon Legislatif

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co