2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jalan Aktif Made Nurbawa: KMHDI, KPI, Adat, Lingkungan, dan Kini Ketua KONI Tabanan

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
February 2, 2023
in Persona
Jalan Aktif Made Nurbawa: KMHDI, KPI, Adat, Lingkungan, dan Kini Ketua KONI Tabanan

Made Nurbawa | Foto: FB

MADE NURBAWA selalu membuka jalan aktif bagi dirinya sendiri. Jalan itu kadang lurus, kadang berliku, kadang buntu. Namun dengan berbagai upaya jalan itu tetap diaktifkan. Maka, tak salah untuk menyebut ia memang aktivis. Aktivis sebenar-benarnya.

Pada Rabu, 1 Februari 2023, Made Nurbawa dilantik menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tabanan masa bhakti 2023-2027. Pelantikan dilangsungkan di GOR Debes, Gerokgak, Tabanan.

Setelah dilantik, Made Nurbawa mantap bicara soal olahraga sekaligus mantap juga mengembangkan dunia olahraga di Kabupaten Tabanan. Ia bicara olahraga dengan gaya seorang aktivis sekaligus seorang intelektual. Ia tak sekadar bicara olahraga, melainkan juga adat, lingkungan dan sejarah, juga masa depan.

Di KONI Tabanan ia bukan orang baru. Sebelum terpilih menjadi ketua, ia adalah pengurus di Bidang Humas pada periode 2014-2018, lalu menjadi Sekretaris Umum pada periode 2018-2022. Jadi, soal seluk-beluk olahraga Tabanan tampaknya ia tak perlu diragukan, meski secara formal ia tak pernah mengenyam pendidikan olahraga, juga bukan seorang atlet.

Titel di belakang namanya, SE. Sarjana Ekonomi. Ia tamat dari Fakultas Ekonomi Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Udayana tahun 1996. Namun dalam jejak hidupnya sepertinya ia tak sepenuhnya menjadi ahli ekonomi atau pengusaha.

Jika harus menjadikan ilmunya linier dengan apa yang dikerjakan selama ini, mungkin bisa disebut sebagai ahli pembangunan ekonomi berdasarkan sudut pandang yang lebih unik dan special, misalnya dari sudut pemikiran adat, agama, penyiaran, lingkungan, literasi, dan olahraga.

Semasih mahasiswa ia aktif dalam organisasi Forum Persaudaraan Mahasiswa Hindu Dharma (FPMHD), 1992-1996.

Di Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHDI) ia punya jejak agak panjang. Pernah aktif di Bidang Organisasi Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHDI),  tahun 1993-1996.

Ia juga pernah aktif sebagai Bendahara Umum PP KMHDI, tahun 1996-1999, dan sebagai Sekretaris Umum Pengurus Pusat Forum Alumni KMHDI, tahun  2014-2018.

Kita tahulah, dua organisasi pemuda berbasis Hindu itu telah lahir tokoh-tokoh yang kini punya peran besar dalam pembangunan Bali, baik sebagai tokoh politik, sebagai komisioner di sejumlah lembaga, maupun sebagai pejabat dan birokrat.

Made Nurbawa, lelaki yang lahir di Tabanan, 6 Juli 1969, itu juga pernah menjadi komisioner di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Bali selama dua periode, mulai tahun 2011 hingga 2017.

Dalam urusan adat, ia pernah duduk sebagai Pengurus Harian Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD. AMAN) tahun 1999-2006, lalu menjadi Ketua Badan Pengurus Harian PD. AMAN tahun 2006-2015.

Jiwa sebagai pecinta lingkungan ia salurkan dengan menjadi anggota dan Pengurus Walhi Bali mulai 1999 hingga 2006. Ketika kembali bergaul di daerah asalnya di Tabanan ia menyempatkan diri menjadi pengursu daerah  KNPI Tabanan periode 2014-2017.

Ia tak pernah kesepian dan selalu tampak sibuk. Tentu saja. Jika tak sedang aktif pada kegiatan organisasi, ia juga sibuk menjadi Konsultan Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Pemberdayaan Kecamatan (PPK) Kemendagri, tahun  2003 hingga 2005.

Selebihnya ia menekuni kerja-kerja serabutan, misalnya sebagai Tenaga Pendamping di berbagai proyek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kerja-kerja itu ia lakukan sekitar tahun 2005 hingga 2010.

Yang menarik, sebagai seorang pemikir, ia juga menulis di sejumlah media massa, salah satunya di tatkala.co. Tulisannya selalu unik, karena masalah dan argumentasi uang didedahkan senantiasa berangkat dari persoalan-persoalan sederhana yang terjadi di desa-desa, yang dialami warga-warga lokal yang masih setia bersandar pada kearifan-kearifan lokal.

Karena Ikon Pariwisata Sejumlah Desa di Bali Nyaris ”Balik Nama”

Tentu saja, begitu dilantik menjadi Ketua KONI, seluruh bekal yang didapatkan pada saat melanglang buana di dunia aktivis akan diolah untuk dijadikan ilmu pengetahuan dalam mengurus persoalan-persoalan olahraga di Tabanan.  

“Visi Olahraga adalah : “men sana in corpore sano”, sehingga olahraga tak bisa dilepaskan dari manusia,” kata Made Nurbawa usai dilantik, saat ngopi, Rabu sore.

Made Nurbawa dengan gamlang menjelaskan, olahraga adalah aktivitas yang rutin dilakukan oleh manusia. Olahraga menjadi kebutuhan hidup manusia. Olahraga dilakukan karena menyehatkan. Olahraga menjadi intrumen informasi dan komunikasi antar manusia dan komunitas. Olahraga bagian dari perkembangan peradaban dan sejarah.

“Olahraga juga sesuatu yang tidak terpisahkan dari spiritualitas,” kata Nurbawa yang masuk SD di SDN 4 Dauh Peken dan SMP di SMPN 3 Tabanan.

Spiritual, lanjut Nurbawa,  adalah landasan manusia dalam hidup berketuhanan. Hanya manusia yang berketuhananlah yang akan menjadikan masyarakat berbudaya. Masyarakat berbudaya artinya masyarakat yang berketuhanan.

“Jadi olahraga bagian dari cara manusia hidup berketuhanan,” tegasnya.

Untuk itulah, kata Nurbawa, kita perlu mempelajari sejarah Olahraga Dunia. Kenapa? “Aktivitas Olahraga setia mencatat jejak sejarah peradaban manusia,” kata lelaki yang akrab dipanggil dengan nama De Nur ini.

Selain itu, kata dia, olahraga bisa mempererat rasa persaudaraan, persatuan antar sesama dan semua mahluk sehingga menciptakan suatu tatanan budaya dan keteraturan.Masyarakat yang hidup dalam keteraturan sangat berpeluang melahirkan Puncak-Puncak Kebudayaan yang tinggi di muka bumi.

“Sehingga prestasi olahraga berhubungan erat dengan kemajuan budaya suatu bangsa,” ujarnya. “Bangsa yang berbudaya akan melahirkan manusia atau SDM yang unggul. Manusia yang unggul akan berpeluang menjadi pemimpin bangsa dan komunitasnya.”

Bagaimana dengan Olahraga Prestasi?

“Olahraga prestasi adalah beragam jenis olahraga yang kini sudah dimoderinasi, baik dalam pelaksanaannya maupuan sistem pertandingannya,” katanya.

Olahraga modern kini berkembang melahirkan sub disiplin ilmu lainnya dan berhubungan erat dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Termasuk Digitalisasi. Olahraga kemudian berkembang sebagai Industri. Pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Saat ini olahraga dan seni menjadi dua hal yang paling efektif dalam mentranspormasi nilai-nilai melenial,” ujar Nurbawa yang memang suka nongkrong bersama kaum milenial di kota Tabanan.

Jadi, sebagai Ketua KONI, Made Nurbawa punya cita-cita. Ia ingin olahraga bisa melahirkan SDM Pembangunan yang ungggul. Olahraga harus bisa menjadi penggerak pembangunan dan ekonomi daerah.

“Olahragawan  Tabanan bisa meraih prestasi tingkat daerah, nasional, dan international,” ujarnya.

Baiklah, De Nur. Selamat bekerja. [T]

Porprov Bali 2019 di Pantai Kelecung: Ini Satu-Satunya Pertandingan Berlatar Sunset
Seperti Cicing Pondokan, Hanya Bisa Ngongkong…
Tabanan : Sejarah, HUT Kota dan Porprov Bali XIV-2019
Tags: KONI Tabananolahragatabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa, Betapa Girang Mereka “Nyurat Lontar” dan Ngetik Aksara Bali

Next Post

Orang Mau Bayar Mahal Untuk Memalsukan Diri

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails
Next Post
Orang Mau Bayar Mahal Untuk Memalsukan Diri

Orang Mau Bayar Mahal Untuk Memalsukan Diri

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co