13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tabanan : Sejarah, HUT Kota dan Porprov Bali XIV-2019

Made Nurbawa by Made Nurbawa
November 29, 2018
in Khas
Tabanan : Sejarah, HUT Kota dan Porprov Bali XIV-2019

Wakil Bupati Tabanan DR. I Komang Gede Sanjaya saat Pelantikan Panitia Induk Porprov Bali XIV 2019 di Gedung Kesenian Ketua Maria pada Jumat (23/11/2018)

BERDASARKAN kajian sejarah hari ini, Kamis 29 November 2018, adalah HUT ke-525 Kota Tabanan Bali. Hal itu dilandasi adanya peristiwa pemindahan Pusat Pemerintahan Kerajaaan (Puri) di masa lalu dari Pucangan  Buahan ke wilayah Kota Tabanan sekarang yang saat itu disebut Singhgasana.

Ditetapkannya tanggal 29 Nop 2018 sebagai HUT Kota  Tabanan berangakat kajian sejarah dan sosiokultural yang ada di Tabanan.

Jika kita mundur ke belakang maka HUT Kota Tabanan pertama adalah pada tahun 1493 Masehi tepatnya pada Budha Umanis Kulantir, pananggal ping 11 Sasih Kalima tanggal 29 Nopember 1493 dimasa pemerintahan Raja Tabanan ke III Sirarya Ngurah Langwang atau pada masa pemerintahan Raja Bali Dalem Waturenggong di Gelgel (1460-1550 Masehi).

Adanya pusat pemerintahan kerajaan (Ibu Kota), maka berarti pemerintahan sudah ada di wilayah Tabanan. Terbentuknya pemerintahan di Tabanan jauh sebelumnya sejak dimulainya Pemerintahan Kadipaten Bali di bawah kepemimpinan Dalem Sri Kresna Kepakisan yang dilantik pada Purnamaning Kapat tahun 1352 Masehi yang berkedudukan di Samprangan dan saat yang sama juga dilakukan pelantikan Arya Kenceng selaku Anglurah yang sebelumnya selaku Pimpinan Pendudukan Majapahit di Tabanan sejak Tahun 1343 Masehi (pemerintah di Tabanan terbentuk setelah 9 tahun Majapahit menduduki Bali) .

Setelah pelantikan Dalem dan Anglurah maka di wilayah Tabanan secara resmi terbentuk pemerintahan. Peristiwa itu terjadi pada Wara Coma Tambir, Purnamaning Kapat Tanggal 2 Oktober 1352 Masehi.  Raja Bali/Dalem Sri Kresna Kepakisan sendiri memerintah di Bali selama 23 tahun (1350-1373 Masehi).

Pelantikan Arya Kenceng sebagai Anglurah di Tabanan  pada tanggal 2 Oktober 1352 Masehi kemudian dijadikan dasar lahirnya pemerintahan di daerah  di Tabanan dengan luas wilayah seperti ditentukan oleh Patih Kerajaan Majapahit Gajah Mada.

Nama Tabanan

Dari beberapa sumber menyebutkan “Tabanan” sendiri berasal dari kata “Tabunan” yang berarti asap mengepul. Dikisahkan sebelum pusat pemerintahan di pindahkan Raja Sirarya Ngurah Languang mendapatkan wahyu/pewisik yan meyatakan “dimana ada asap mengepul agar disanalah di bangun puri”.

Setelah melakukan pengamatan dari Kubontingguh ke arah selatan nampak keluar asap di arah selatan dan setelah asap ditelusuri asap keluar dari Padukuhan milik Dukuh Sakti (sumur lokasinya tidak jauh dari Gedung Kesenian Ketut Maria sekarang).  Kemudian disitulah beliau membangun “Puri Agung Tabunan” yang kemudian disebut “Puri Agung Tabanan”.

Diceritakan asap terus mengepul dari sumur seperti “Tabunan” (semacam asap perapian yang banyak digunakan saat upacara kuno -Agnihotra). Sementara itu kerajaannya disebut “Singhgasana”.

Kata Tabanan sendiri bisa berhubungan dengan dengan kata “Taban” yang berarti “tempat duduk” yang terkait dengan kata Singhgasana. Itulah sebabnya Raja Sirarya Ngurah Languang kerap disebut “Sang Nateng Singhgasana” atau kerap juga disebut “Ida Bhatara Nangun Graha”. Peristiwa pemindahan pusat kerajaan (Puri) Tabanan ini terjadi 141 tahun setelah terbentuknya pemerintahan di Tabanan dibawah pemerintahan Majapahit di tanah Jawa.

 

Porprov Bali XIV-2019 dan HUT Ke-525 Kota Tabanan

Menarik apa yang disampaikan oleh oleh Bapak Wakil Bupati Tabanan DR. I Komang Gede Sanjaya. Dalam sambutan beliau mewakili Bupati Tabanan pada saat Pelantikan Panitia Induk Porprov Bali XIV 2019 di Gedung Kesenian Ketua Maria pada Jumat (23/11/2018)

Wabup Sanjaya sempat menyampaikan paparan sejarah kota Tabanan dan Hut ke 525 tahun Kota Tabanan kurang lebih seperti paparan diatas. Hal ini menunjukan bahwa moment-moment penting olahraga di Tabanan sangat tepat bahkan sangat “dekat” untuk dijadikan ajang sosialisasi tentang “benang merah” sejarah Tabanan.

Entah kebetulan atau tidak lokasi Pelantikan Panitia Induk Porprov Bali XIV 2019 beberapa hari lalu (23/11/2018) dilaksanakan di Gedung Kesenian Ketut Maria dirangkaikan dengan Peringatan Hut ke 525 Kota Tabanan. Dimana lokasi pelantikan adalah termasuk radius “titik nol” pusat pemerintahan (Singhgasana) di masa pemerintahan kerjaaan Tabanan di masa lalu.

Jika peristiwa ini bisa kita maknai sebagai momentum penting maka pelaksanaan Pelantikan Panitia Porprov Bali XIV 2019 beberapa hari lalu secara langsung juga menjadi “Pengingat” oleh pemerintah Tabanan kepada Insan Olahraga Tabanan tentang jejak sejarah Tabanan masa lalu, yang bisa kita jadikan spirit kebangkitan pembangunan melalui olahraga di masa sekarang dan masa-masa yang akan datang.

Jika kita makani lebih jauh maka Visi Pemerintahan Tabanan –“TABANAN SERASI” bisa kita jadikan spirit sekaligus “peta jalan” menuju penghormatan terhadap kerja-kerja pemerintahan di masa lalu, kini dan yang akan datang yang terus berhubungan sebagai sebuah rangkaian perbuatan baik (karma baik) yang sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter, partisipasi, dan nilai-nilai perjuangan untuk mewujudkan masyarakat Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi (TABANAN SERASI).

Sehingga Tabanan sebagai tuan rumah Porprov Bali XIV 2019 bisa turut mendukung Visi Pemerintahan –“TABANAN SERASI” demi  terwujudnya keseimbangan masyarakat Tabanan dalam membangun individu, keluarga, dan komponen masyarakatnya sehingga timbul keharmonisan dalam meraih kesejahteraan, rasa aman dan prestasi yang setinggi – tingginya, dengan landasan keselarasan hubungan manusia dengan sesama manusia, dengan lingkungannya, dan dengan Tuhannya.

Selamat memperingati HUT ke 525 Kota Tabanan, Suksekan Porprov Bali XIV 2019 di Tabanan !! (T)

DAFTAR PUSTAKA :

  1. Hasil Kajian Sejarah Perda Kabupaten Tabanan No 7 Tahun 2010 tentang Hari Lahir Kota Tabanan, Lagu Hymne dan Mars Kabupaten Tabanan.
  2. Perjalanan Arya Damar dan Arya Kenceng di Bali, Yayasan Kerti Budaya, 2011.

Kamis, 29 Nopember 2018

Tags: olahragasejarahtabanan
Share7TweetSendShareSend
Previous Post

Singaraja yang Modern: Konstruksi, Reproduksi dan Komodifikasi Kecepatan di Ruang Publik

Next Post

Fiksi yang Bukan Fiksi: Siswa Nyeleneh Paling Diingat Guru

Made Nurbawa

Made Nurbawa

Tinggal di Tabanan dan punya kecintaan yang besar terhadap tetek-bengek budaya pertanian. Tulisan-tulisannya bisa dilihat di madenurbawa.com

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Fiksi yang Bukan Fiksi: Siswa Nyeleneh Paling Diingat Guru

Fiksi yang Bukan Fiksi: Siswa Nyeleneh Paling Diingat Guru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co