SAJAK TANAH IBU ibukutanah di sepanjang pesisir balitanah yang memeramperih luka sayat sembiludi detak jantungkumuara sengketayang tak berakhir dps, maret...
Read moreDetailsMENARA CINTA di pantaimu laut Lovinaakan kubangun menara cintasenantiasa menggemakan suarabercerita tanpa jedapercintaan abadi perindu dan pencintaperairan raya jangan dera...
Read moreDetailsNYANYIAN SEPASANG MATA percakapan kitaadalah panggung baginyanyian sepasang matabertunas di ujung kepalayang kelak tumbuh pada dua jiwamendamba masa depanyang resah...
Read moreDetailsHIDUP DI RAHIM BUMI kerap kalinaluri basi dari sepercik khayalanmenyergah siapa saja menjadi latahuntuk bergaya laiknya sang kaya raya di...
Read moreDetailsRUMAH REBAH SI TUBUH ALAH terimakasih orang-orang baik di bumi, yang melempar buah bajik ke petala, berharap disambut Ta'ala, lalu...
Read moreDetailsLENYAP Tiga windu telah berlaluAku nikmati wajah dalam bayangPada siapa aku mengaduKala rindu memenuhi sumsum tulangSerupa dasar laut dipenuhi karangSeperti...
Read moreDetailsKITA ADALAH PENDATANG ASING Masih saja kita tergeriap waktu. Membaca tugas-tugas yang lewat. Menggelontorkan kesah pada sepatu usang. Sebentar lagi...
Read moreDetailsLembaran Lebaran 1.0Perjalanan bak berhentitentang angkatentang usiatentang pahalatentang dosatentang nerakatentang surgatentang kesabaran,dan tentang keikhlasan langkah hidupdemi masa atas nama hamba...
Read moreDetailsNUR ILLAHI aku tak mungkin bisa menulis nama Allah dengan benarsebab kau tahu aku datang dari kegelapanseperti jelaga dari pijar...
Read moreDetailsAYAM TERTAWA Kudengar ayam berkokok, suaranya miriporang tertawa. Menertawai kemalanganyang kian hari dianggap lucu dan biasa. Bumi bergetar, terjadi gempa...
Read moreDetailsSEBUAH WAJAH YANG TAK PERNAH BISA KULUKIS selalu bisa kusapugurat-gurat zaman di wajahdengan segar warna merahtabur bedak pada coklat noda-nodadan...
Read moreDetailsTILEM Tilemcemasku laksana gadis dengan haid pertama gelisahku bak pengantin di tepian ranjang malam pertama Tilemkumohon jangan pergipergimu adalah pendar...
Read moreDetailsKOTA TAK PERNAH TIDUR kota tak pernah tidurjangan harap larut malam hadir di ranjangmukarena lampu-lampu kota menggantikan terangsebelum matahari menghilang...
Read moreDetailsSEPERTI PERJALANAN ISRA-MIRAJ:PERDAMAIAN DAN PEPERANGAN TEREKAM ALBUM SEMESTA Ketika malam ituTuhan menghentikan gerak ruang, menjeda putaran waktudan memindahkan jiwa matahari...
Read moreDetailsHANYA MATAHARI Di ujung waktuKita bertemuTiga seteruYang jadi guruDalam gundahAda yang salahHanya matahariSelalu mengabari Umah Menuh, 22/01/2022 TAMU Tamu yang...
Read moreDetailsKE MANA KUBAWA LARI saat membacaberlembar lembar kisahdi atas bait kehidupan bersuluh pada heningdan hingar bingaryang berputar pada otak,tak jua...
Read moreDetailsTUHAN DI ATAS KITA "di mana kau sembunyi, adam?" tanya tuhan--adam di balik belukar sorga-- tapi di mana kita sembunyi...
Read moreDetailsEPISODE Bagi seorang pemurung sepertikujagat ini seluas rasa sedihku.Mimpi-mimpi bertumpukanmengarah ke satu peti mati: Aku akan mati. Dari celah kakiku...
Read moreDetailsPRIHENTEMEN Prihentemen dharma dumaranang sarat “sunia memanggil manggil dalam gigil: lepaslah lepaslah dengan adil” Semua perkara akan berakhirDalam garis tangan...
Read moreDetailsAKU MENCUMBU WAKTU aku mencumbu waktuyang rebah di bahu kupu kupuentahlah ia terbangmencapai langit yang mana,yang berwarna apa? sekelebat raut...
Read moreDetailsSUATU HARI TANPA HUJAN di hari tanpa hujanpara pemeluk pohon---pohon penghisap cahayamembasahi bunga terakhirdengan sisa airmatanyapemeluk pohon tidak bisa lagi...
Read moreDetailsARLOJI BERLIAN 1/Dikoleksinya arloji mewahdari berbagai belahan duniaTak satu pun mampu menolongnyamenambah sedetik saja waktu bahagiamengurangi sedetik saja waktu bersedih...
Read moreDetailsDi Utara Aku Melihat Laut di Utara aku melihat lauttenang air muka gelombangombak-ombak berlari kecillembut mengusap bibir pasir saat terbit...
Read moreDetailshari tua sebuah kelewang kelewang itu tergeletak di tepi sungai. telah lamabekas darah di tubuhnya mengering. bahkan ada yang mengeras...
Read moreDetailsPERISTIWA BIASA PADA HARI-HARI BAHAGIA Minggu, hari matahariKujemur cahayaDi sela urat daunTumbuh-tumbuhan Senin, hari tumbuh-tumbuhanKusimpan serat giziPada jinak atau liarTubuh...
Read moreDetailsSILATURRAHMI KUPUKUPU - 1(Muhono Atmojo, alm) Pada lukisan mataangin : Darimana datangnya arah bahDan seorang ibu mengumpulkan segalanyaPada setiap ceruk...
Read moreDetailsGUGATAN BISU Pada waktu yang sedang berhenti, dunia terasa lari menjauhi. Ada jerit yang menderit-derit Dari ngarai dada tak punya...
Read moreDetailsIKAN BAKAR DAN SEPORSI SORE Di hadapanku sore berdebardi atas piring datarsegaris di depannya tatapan garis pantaiberlumur senyum ringan tipis...
Read moreDetailsUSIA Tetaplah setia menapaki hari ke depanMenciptakan sejarah dan memakunya di setiap angka baru pada penanggalanHingga lembar kalender terlipat berulang...
Read moreDetailsDENTING PENJUAL BAKSO Dari dalam kamar, kudengar suara yangberasal dari luar, mangkuk penjual bakso Suaranya tak seperti biasa, begitu piluPagi...
Read moreDetails"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar...
Read moreDetailsDALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s...
Read moreDetails"Di mata Sang Guru, tidak ada dosa yang tidak dapat ditebus, tidak ada jiwa yang berada di luar pelukan kasih-Nya."...
Read moreDetails

Rasa penasaran tampak jelas dari raut wajah ribuan penonton yang memadati Kalangan Angsoka, Taman Budaya Bali, Kamis 25 Juni 2026....
“Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?" KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade...
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co