12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi GM Sukawidana | Pulang ke Ubud, Sajak Tanah Ibu

GM Sukawidana by GM Sukawidana
September 17, 2022
in Puisi
Puisi-puisi GM Sukawidana | Pulang ke Ubud, Sajak Tanah Ibu

SAJAK TANAH IBU

ibuku
tanah di sepanjang pesisir bali
tanah yang memeram
perih luka sayat sembilu
di detak jantungku
muara sengketa
yang tak berakhir

dps, maret ‘20

SAJAK IBU BUMI

berguncanglah
apa dan bagaimana maumu
saatnya
dengan segala beban dan luka
ibu bumi
menyembuhkan dirinya
dengan cara sendiri
tanpa campur tangan
mereka yang melukai
dan membebani
aku
senantiasa menerima
dengan ikhlas

SAJAK TANAH SELASIH

apakah masih
yang bernas itu sesungguhnya padi?*
jika setiap petak tanah tegal
dan sawah
diperebutkan dan dipersengketakan
atas nama pariwisata
para jelata
harus tergusur
dari pijakan tanah moyangnya
demi nganga mulut investor
yang lapar
dan menaburkan bencana
pada anak cucu

duhai!
mimpi buruk tanah berkabut air mata
sekawanan burung
kehilangan pohon-pohon kehidupan
suaranya pilu silih berganti
bersama jerit tangis para jelata
yang kehilangan tanah darah tembuninya
air mata mengering di derasnya mata air
di tengah angkuhnya deru mesin penghancur
membabat setiap lekuk tanah yang diupacarai

para jelata
tak berdaya melawan bahasa kuasa
tapi masih punya harga diri
untuk bertahan
dan mempertahankan haknya
meskipun akhirnya dikalahkan
karena kau merampas dan menguasai
dengan bahasa kekuasaan
tapi tahukah kau
hak jelata yang telah beranak pinak
mengakar di perut ibu
mengapa bermukim di sana?
kau hanya tahu silsilah keluarga
tapi tidak tahu
bagaimana sejarah nenek moyangmu
menuliskan di kerut kening para jelata
di tanah ini!

apalah artinya pariwisata
selain pesta pora
daging busuk para cukong
leleh anggur air mata jelata
dengan nada nyanyian jerit pilu
yang kehilangan jejak tanah moyangnya

(ubud: isma savitri)*
denpasar, nov 2019-221

PADA IBUKU TANAH SELASIH

kau mesti tahu!
air yang mengaliri petak-petak tanah
di sepanjang sungai ini
bersumber dari mata air
yang diperah dari puting susu ibuku
betapa nikmat kau kecap
sambil menebarkan petaka
di tanah yang diupacarai untuk para dewa
untuk para leluhur

terkutuklah kau
jika membiarkan orang-orang hitam
berjubah kekuasaan
dengan pongah
merampas dan menggusur ibuku
dari tanah moyangnya
hanya berbekal silsilah masa lalu
dan kata warisan

ibuku tanah selasih
adalah ibu yang mengupacarai
setiap nafas kehidupan
di setiap detak jantung
anak cucu

ibuku tanah selasih
adalah ibu yang memeram akar tembuniku
di halaman rumah
yang dirajah dengan mantra
para leluhur

ibuku tanah selasih
adalah ibu yang dengan berani telanjang
menyerahkan hidupnya
menghadang deru mesin-mesin bulldozer

ibuku tanah selasih
adalah ibu yang meyerahkan seluruh tubuhnya
untuk dinikmati
dalam pesta mabuk para cukong dan penguasa
membiarkan para jelata berurai air mata

ibuku tanah selasih
adalah ibumu
kau telah menikmati tubuh ibumu sendiri
dalam bayang gerhana
masihkah kau punya kehormatan
dalam nafsu serakah itu?

dps, 2021

PULANG KE UBUD

kerinduan pulang ke ubud
membuncah pecah
saat musim menuai padi tiba
ada terlukis keindahan
di sepanjang pematang sawah
dengan padi yang menguning
membentang luas
sampai batas kaki langit
seperti cerahnya lukisan-lukisan walter spies

pulang ke ubud
melewati kelok jalan kedewatan
terasa teduh di jiwa
pepohonan rindang
akarnya berair
mencengkeram kuat tebing-tebing batu

jembatan tua
sejuk air tukad campuhan
mengalir manja
di antara batu-batu purba
saksi bisu awal peradaban masa lalu
yang bermula di sini

di punggung bukit bangkiang sidem
suara sunari mengalun khusuk sampai ke sorga
di bawah bukit
ada pancoran dedari
saat banyu pinaruh tiba
orang-orang melukat di sana
airnya mengalir bening sampai ke muara
pulang ke ubud
aku rindu membaca goresan garis
di kanvas-kanvas tua gusti nyoman lempad
aku rindu memagut mata kayu
di pahatan magis i cokot

saat purnama
suara tetabuh gambelan
mengiringi ni nyoman bajang dan i made teruna
menari oleg tambulilingan
di wantilan pura dalem puri
arwah para leluhur
turun ke bumi
merestui upacara maligia tiba

pulang ke ubud
desir angin menebar suara semesta
sayup suara kulkul di pura dalem puri
tetabuh gender di bale gong
kekidung para tetua
denting getar genta para sulinggih
mantra-mantra para dewa
ada dalam setiap upacara
terjaga keharmonisan dalam kehidupan
rinduku semakin membuncah pecah
mencium rekah tanah moyang

pulang ke ubud
di sepanjang jalan aku terpana gagap
tak ada ruang kosong buat menarik nafas sejenak
hotel, home stay, art shop, money changer, bar, dan restoran
berjajar silih berganti
berdiri dengan kokoh dan angkuh
di antara para pengemis
yang mewartakan nasib buruknya
dan para calo dengan silat lidahnya
menawarkan jasa

pulang ke ubud
kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas
mengular panjang tak terurai
para turis yang gelisah
dengan dolar dalam dompet
hilir mudik mencari tempat singgah
memburu pukau magis tanah para dewa
yang terselip di antara cerita-cerita masa lalu
(aku seperti memasuki wilayah asing
dalam labirin yang tak pernah kukenal)

pulang ke ubud
aku menoreh matahari
meleleh di ubun-ubun
seperti tak kukenal lagi jalan pulang
mencari jejak pematang dan petak sawah
yang digaru oleh para tetua sejak dulu
kemanakah gemercik air pancoran mengalir?

pulang ke ubud
aku menemukan perubahaan mahadahsyat
seperti kurasakan
kegelisahan wajah tua ida bagus made
menatap masa depan tanah kelahirannya
dan aku
kehilangan kenangan masa kanak-kanak

ubud, 2020
dps, 2021

  • Puisi-puisi ini diambil dari manuskrip Air Mata (Tanah) Bali yang rencananya terbit awal 2023

_____

  • Baca PUISI-PUISI LAIN atau karya lain dari GM SUKAWIDANA
9 Sajak IDK Raka Kusuma | Menara Cinta, Hutan Hujan
Puisi-puisi IGA Darma Putra | Nur Illahi, Pertemuan-Pertemuan
Puisi-puisi Pranita Dewi | Episode, Melingkar, Ding
Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Celepuk | Cerpen Arnata Pakangraras

Next Post

Film “Petualangan Tara & Pramana” Diputar, Wawali Denpasar Arya Wibawa Nonton

GM Sukawidana

GM Sukawidana

Penyair, tinggal di Denpasar

Related Posts

Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

by Salman Alade
September 6, 2026
0
Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

Memelihara Kesepian 1.letakkan kesepiandi tempat yang teduh. jauhkan dari suaraorang-orang yang terlalu bahagia. 2.beri makansetiap malam. sedikit kenangan.sedikit musik. jangan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

by Ni Putu Puspa Trisnawati
September 5, 2026
0
Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

Mother's Bakery Hari-hari terasa menghisap paracetamolPahitnya mengendap hingga ke ujung hatiBumi menyediakan sirup, namun maple pun sulit menyatukan yang retakIbu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

by Supali Kasim
August 30, 2026
0
Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

Air di Daun Talas seberapa waktu bertahanair di daun talas dapat menerimakenyataan demi kenyataan tarian anginlantai licin dan tetabuhan riuhtanpa...

Read moreDetails

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

by Chusmeru
June 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
0
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

Read moreDetails

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

by IRZI
June 13, 2026
0
Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...

Read moreDetails
Next Post
Film “Petualangan Tara & Pramana” Diputar, Wawali Denpasar Arya Wibawa Nonton

Film “Petualangan Tara & Pramana" Diputar, Wawali Denpasar Arya Wibawa Nonton

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co