25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Kambali Zutas | tikus-tikus pandemi

Kambali Zutas by Kambali Zutas
September 24, 2022
in Pilihan Editor, Puisi
Puisi-puisi Kambali Zutas | tikus-tikus pandemi

Kambali Zutas

Lembaran Lebaran

1.0
Perjalanan bak berhenti
tentang angka
tentang usia
tentang pahala
tentang dosa
tentang neraka
tentang surga
tentang kesabaran,
dan tentang keikhlasan

langkah hidup
demi masa atas nama hamba

2.0
Malam takbir telah tiba
tak terasa mengalir air mata
kesedihan di penghujung,

penyelasan di perbatasan waktu,
menghitung umur
mengundang sejuta rindu
tanpa pernah terlaksana

bayang-bayang ketiadaan, ketidakterimaan,
penggembaraan kewajiban, ketaatan, dan pengabdian
di belantara malam-malam
di hamparan siang terik tak berisik

sejuta asa penuh makna
sekali lagi
tanpa keluh, peluh seorang hamba

3.0
Bulan pergi dengan sendiri
ingin hati bertemu lagi
pengharapan tiada henti
mengulang di kanvas altar penuh arti
menggapai buah ridha Illahi

4.0
Dan kini berganti
syawal, lebaran
putih nan fitri cakrawala suci
seluas bentangan langit kata terucap
sekuat indera dan anggota melangkah
sedalam keyakinan

tentang makna hidup
tergores, terlukis, dan tertulis
di lembaran lebaran

2019

sajak semut dan perkutut di negeri lumut

1
semut dan perkutut
di negeri lumut
bertekuk lutut
di sudut selimut
datang belut
lalu kentut
2
semut dan belut
beradu mulut
sahut-menyahut
turut-menurut
tuntut-menuntut
rebut-merebut
ekor atau buntut
carut-marut
3
dasar semut!
dasar perkutut!
dasar belut!
dasar lumut!
4
semut, perkutut,
belut, dan lumut,
demi isi perut
atas nama salut
lumut luput
patut dan tak patut
larut bergelut hasut
5
hasut-menghasut saling sulut
hasut menghasut saling sundut
hasut-menghasut saling sikut
hasut menghasut hingga kusut
hasut-menghasut hingga kalut
hasut-menghasut hingga kemelut
hasut menghasut hingga akut
hasut-menghasut hingga kalang kabut
hasut-menghasut jadi maut

2019

Anak-anak pandemi

Bayi kecil kurus terkulai
tergeletak tertidur di lantai
beralaskan sehelai kain pantai
di kamar kecil di dusun tengah kota

Setelah jam yang lalu,
bayi menangis tersedu-sedan
hingga air matanya tak lagi berderai
tangan mungilnya bergerak meraba tubuh sang ibu

Bayi sehari tak tersusui
apa daya susu tak punya
tetek ibu tak lagi mengeluarkan ASI
air putih mendidih bercampur beras
tak sanggup menipu

Sang ibu memeluk, air mata meneteskan
tangan mengusap pipi sang bayi
lalu berkata;
“Bersabarlah Nak, bapak segera pulang membawa susu.”
kata-kata yang sama beberapa jam yang lalu
kalimat pengobat penenang hati

Sang kakak mendekati dan memeluk ibunya
berbisik lirik; “Ibu kakak lapar sekali.”
ibu membalikkan badan
telinganya mendengar begitu jelas
bunyi perut keroncongan
tangannya ibu memegang perut anak
lalu memeluk anaknya dan berkata;
“Bersabarlah Nak, bapak segera pulang membawa makanan.”
“Bapak kapan pulangnya?”
“Ya, sebentar lagi.
Bersabarlah Nak, bapak segera pulang membawa makanan.”
Kedua anaknya tertidur dengan keadaan haus dan lapar

Ibu bangkit dan beranjak
bersandar di daun pintu kayu
matanya memandang
kota sejuta harapan dan impian
kota penabur bunga kerinduan
kota cinta dan kasih sayang
kini berubah menjadi kota mati
kota tempat mengubur mayat dan jenazah
ia pun teringat kata-kata terakhir suaminya;
“Aku di-PHK
aku akan cari kerja
hanya beberapa hari saja
rawatlah anak-anak kita.”

Rasa sedih menoleh melihat kedua anaknya,
dipeganginya perutnya
“Ini sudah sembilan bulan.
mengapa engkau tak kunjung pulang.
anak-anak belum makan.
anak-anak lapar.”
Tangannya memegangi perutnya yang kosong
tak makan beberapa hari ini,
sedih, iba dan pikiran tak karuan
ia kini lemas
dan terkulai

2020

Di sepanjang jalan durian

Di sepanjang jalan durian
pedestarian di tengah kota denpasar
penuntas jalan kaliasem
bertemu jalan veteran
kau buka tanda kopi propaganda,
melangkah melewati kopi satu,
mendekat di kopi terdekats,
menuntun sebuah cerita;

Di sepanjang jalan durian
kisah impian terpendam
harapan memupuk kasih sayang
tentang perihal hidup nan panjang
tentang kenistaan dan kemulian
tentang sunah dan kewajiban
tentang hamba dan tuhan

Di sepanjang jalan durian
jika mendung pertanda perundungan
maka, apakah aku terjerumus
dalam asmara kepalsuan?
jika gerimis pertanda picisan
maka, apakah aku terjebak
dalam syahwat kerinduan?
jika hujan pertanda kebaikan
maka, apakah aku tertolong
dalam cinta atas nama kebahagian?
dan mendung, gerimis, hujan datang
maka, tampak medium garis penenang

Di sepanjang jalan durian
tiga hati berkecamuk meniti
suka, duka, cinta, dan cita
berselimut kerinduan
awan mendung
langit gerimis
bumi hujan
pagi, siang, malam,
tak pernah sepi
hingga dini hari sunyi
di akhir cerita
asa mendera ridha sang pencipta

2020

tikus-tikus pandemi

Tikus elit rapat di istana sempit
cokelat, hitam dan berkantung
jinak, ramah sekaligus cerdas
pas mengenakan setelan jas
mondar-mandir membahas
rencana berkelas!

Mencit perut buncit
keluar dari rumah sebelah
di mulutnya tersisa kayu kecil
gigi atas dan bawah memanjang
maklum baru diasah bakul milik tuan

Tikus elit bertemu mencit
menyapa dan bergerombol
mengobrol sepakat bersekongkol
target sayur jengkol dan tongkol

Tikus abu-abu semakin kurus,
diam di depan kamar
tak lama tikus betina keluar
bersama 10 ekor bayi tikus kembar
tikus abu-abu bengong
tak ada makanan, menunggu bantuan

Tikus atap berdiam di atas lemari,
mengintai tikus tamak, rakus dan tak berhati
alih posisi sembunyi di laci

Tikus monster tiba-tiba mendobrak
tubuh sebesar tangan atau kaki ini berontak
marah, berat badan turun dari 1,36 kg,
membawa banyak makanan

Tak berselang lama datang tikus got
ekor pendek dan tubuhnya berotot

tikus monster dan tikus got berkomplot
tak peduli basah-basah
masuk di saluran berbau amis
malam mencari
siang terdiam
dan pagi beraksi

Tikus abu-abu
melarat dan sekarat
jatahnya hanya seperempat
diambil para tikus laknat!

tikus monster dan tikus got ditangkap
terperangkap, operasi tangkap tangan tikus atap
tikus elit dan mencit beserta kerabat ikut terjerat
barang bukti sayur jengkol dan tongkol yang masih hangat
mereka diikat menunggu keputusan hukuman berat

tikus abu-abu selamat
bersatu menjadi kerabat

2020

  • Puisi-puisi ini termuat dalam buku kumpulan puisi Anak-anak Pandemi
Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Listibiya Kuta Jembatani 4 Sanggar Seni Raih Sertifikasi Lembaga Seni Provinsi Bali 2022

Next Post

Mahar Nikah Paling Mahal | Cerpen Ni Wayan Wijayanti

Kambali Zutas

Kambali Zutas

Lahir di Nganjuk, Jawa Timur, kini tinggal di Denpasar, Bali. Kesibukan sehari-hari selain jurnalis, juga menulis esai, puisi, dan cerpen. Berkecimpung di organisasi profesi sebagai Anggota Bidang Etika dan Profesionalisme AJI Kota Denpasar.

Related Posts

Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa

by Chusmeru
September 27, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa

Pagi September 1965 di Suatu Desa Suara derit terdengar dari pintu rumah kakek di suatu desa yang sejukAnak-anak mengajak bermain...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

Read moreDetails

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
0
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

by Salman Alade
September 6, 2026
0
Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

Memelihara Kesepian 1.letakkan kesepiandi tempat yang teduh. jauhkan dari suaraorang-orang yang terlalu bahagia. 2.beri makansetiap malam. sedikit kenangan.sedikit musik. jangan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

by Ni Putu Puspa Trisnawati
September 5, 2026
0
Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

Mother's Bakery Hari-hari terasa menghisap paracetamolPahitnya mengendap hingga ke ujung hatiBumi menyediakan sirup, namun maple pun sulit menyatukan yang retakIbu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

by Supali Kasim
August 30, 2026
0
Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

Air di Daun Talas seberapa waktu bertahanair di daun talas dapat menerimakenyataan demi kenyataan tarian anginlantai licin dan tetabuhan riuhtanpa...

Read moreDetails

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails
Next Post
Mahar Nikah Paling Mahal | Cerpen Ni Wayan Wijayanti

Mahar Nikah Paling Mahal | Cerpen Ni Wayan Wijayanti

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co