14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Esa Bhaskara | Punggung Udang di Lingkar Piring

Wayan Esa Bhaskara by Wayan Esa Bhaskara
October 30, 2021
in Puisi
Puisi-puisi Esa Bhaskara | Punggung Udang di Lingkar Piring

Foto: satu karya dalam pameran seni rupa di Undiksha Singaraja (2014)

IKAN BAKAR DAN SEPORSI SORE

Di hadapanku sore berdebar
di atas piring datar
segaris di depannya tatapan garis pantai
berlumur senyum ringan tipis tak beralamat
tak beraturan dibentuk kecemasan

Barangkali ini tak pernah kurasa sebelumnya
maka bersyukur kulakukan pertama
rumah terbaik bagi rasa
sebab musim tak pernah sama

Meski janji ombak pada pasir belum tuntas
Telapak kakiku terlena harum nyala batang dupa
menyimpul setengah rona dan degup dada

Di hadapanku teronggok puisi
dalam seporsi sore
dan bumbu lengkap obrolan di restoran seafood

Barangkali ini deja vu
maka perlu kucari-cari ruang ingat
berasil!
seporsi sore dan ikan bakar harum batok kelapa
menghentikan air mata dan kemarau panjang

tentu tak bisa diremehkan
juga janji ubi santan
dan tumis pakis bunga pepaya
berhasil mengaduk genangan kenangan

aroma garam menohok hidung
bercampur sedap sampai sudut-sudut rumah nelayan
akan lelaki tua itu
pengipas ikan pada tungku bakar
tempat ia pulang

(2018)

LAWAR BUATAN NENEK

/1/
adalah penyembuh
tak ada alasan pada citra buruk rupa
karena rasa istana
bersalut doa dan suka cita
dirajang secukupnya

/2/
daun pakis cuga nangka muda
menawarkan kekawatiran pada lidah-lidah asing
di halaman belakang rumah
daun belimbing cenderung
memesona ketimbang daun cabau puyung
misalnya ketika berpose
di akun-akun instagram restoran tradisional milik ajik dan biang
yang setia merekam momen
dalam menu-menu penuh borehan bumbu

/3/
kenangan buat tak ragu kembali
menegak tradisi yang dijual mahal
konon rempah jamu
antusias diimbuhi begitu rupa pariwisata
menyegarkan tanah pertiwi
sudah barang tentu
juga mengeraskan rindu
tak lelah menari bersama jari-jari
dan riak manis nyiur
meneduhkan di atas kepala kami

(2018)

GULA-GULA KAPAS

  • bersama putri, dayu, pandit

kami pernah jadi anak-anak
dengan kisah hampir sama
suka jajan pinggir jalan
ringan tapi manis

kami ingin lagi jadi anak-anak
senyum simpul,
lipatan rindu
pada saku kemeja marun
bermotif ruas-ruas Denpasar

kami bukan lagi anak-anak
maka, kutitip gelak
pada percakapan kalian
dengan malu-malu

kurajut lalu jadi puisi
warna-warni

(2017)

BAYANGKAN JAGUNG

Aku suka membayangkan
butir-butir keemasan itu
kuantar pada tiap libur panjangku
dari dapur ibu yang sederhana

Aku senang
melukis lepet, urap, talam, dan bubur
di atas piring porselen
koleksi kebanggaan ayah
yang tampak selalu menggodamu
ya, mungkin kala itu masih pagi
matahari masih hangat
ibu masih sehat

Aku menginginkan
perlahan saja
waktu kini
mengirimkanmu lagi
bukan hanya dongeng

(2017)

MEMINUM KOPI

Rintik sisa hujan menyejukkan
mengiringi perjalanan menuju secangkir kopi
adalah berkat bagi lambung

Sore semakin gigil
jalan setapak makin lengket
mampirlah jika tak sibuk
sekadar bertegur sapa buat buah tangan
bercerita tentang pemandangan indah
pesona pisang goreng dan lupis ketan aroma pandan
buatan istri
atau menyimpan sejuk pedesaan
dalam satu dua jepretan langit cerah, angin tawa, dan keluh lirih

atau kembang kopi
pendongeng ulung
perekam kisah nenek moyang
juga penjawab bagi segala pertanyaanmu
bahkan hingga malam menggeliat manis
serupa cairan gula palem

(2018)

PUNGGUNG UDANG DI LINGKAR PIRING

Di ruang dingin ini
Bunyi sibuk diantar satu-satu
Gemeltuk langkah sepatu gadis ramah
yang luput dari ingatan
biarkan gambar-gambar asing mengering

di piring ini
aroma sahaja pada setangkai doa
bangun pagi sebagai petarung
duduk menunggu disapa senyum-senyum ranum
asmara sejak halaman pertama

di balik harum bumbu
cerita dimulai oleh bibir beku
ditumis api waktu
hingga dendang gurih kutunggu

di malam ini surga disajikan dalam seporsi lagi
punggung udang irisan seledri
membangun kembali keikhlasan, kesabaran, sisa mimpi

di ruangan dingin ini
kutulis mantra penyambung hidup
kueja dengan riang
meski kadang malah berbuah air mata

(2018)

TUAN LIDAH

di sebuah meja yang di atasnya
ditata cerita

di dalam perut
riang berdendang

berulang kali rempah, bawang putih, dan kemiri
lekas tegakkan punggung lidah

mulut terkagum
oleh kelihaian seorang peracik
untuk para pencari
sajian pagi

(2016)

WARUNG TENDA PASAR NYANGGELAN

kau masuk mendesah
gemulai kenangan mulai menggenang
bersilat di genuruh dada

di sudut malam minggu
nama, sebuah kalimat sampai satu-satu
berulang jadi sepasang
jadi rindu menggebu

sendawa bercinta
malam mulai pergi
saat bunyi blender,
pekat kopi, dan wangi tempe goreng
menunggu di ujung hidung

kau telah usai
terbata bereskan warung
ketika tiba-tiba
aroma minyak wangi penjual soto sapi
tergerus angin dan gerimis
pada atap-atap terpal

(2018)

SAMBAL MATAH

cerita berderai
mata redup lampau
menatap potongan cabai rawit merah
seakan tak ada lagi pagi

kepada wangi minyak kelapa
di dalam gemulai lincah perutmu
waktu menjelma cemburu

harum daun jeruk
gelinding bawang merah
kukenang demikian di kepala

menyelinap potongan serai
di antara wangi garam kusamba
dengan hati terbuka
menghamburkan bahagia

(2015)

CUMI BEGALO

mari berlayar
sari laut menyambut kita
menuang kembali
sebagai kenangan di atas piring

dalam ribu tanya
baluran rempah
menyelimuti debur ombak
belum terjawab

kupilih diam
saat kata-kata gempita
buat kembali membumbung langit lidahku

sesekali tercium aroma ampas kopi
di mata di lidahmu
cahaya puas terkulum

(2017)

NASI MEN DARTA

: Made Adnyana Ole

Setelah kubaca sajak nasimu,
ada ruang sempit bagi pengelana
buat hilang rasa lapar

Maka saat lapar berikutnya,
kuingat kembali cerita pengantar pulang itu
kupesan seporsi nasi men darta, seperti katamu

Tak terbayangkan bisik rempah hangatkan tubuh
kutambah sedikit garam,
kubiarkan waktu sambung tali sejarah
biar kuah bening tulang kaki tambah resah

Sebab jarak masa lalu
serakkan kata-kata persinggahan denpasar – singaraja
telah dilindas kendaraan-kendaraan
pencari kenangan

(2019)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Yuwana Asri” | Strategi Kepemudaan Menangkan Bonus Demografi di Buleleng

Next Post

Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Wayan Esa Bhaskara

Wayan Esa Bhaskara

Menulis esai, puisi, dan cerpen disela-sela pekerjaannya sebagai guru

Related Posts

Puisi-puisi Kim Young Soo | Di Candi Gedong Songo

by Kim Young Soo
May 3, 2026
0
Puisi-puisi Kim Young Soo | Di Candi Gedong Songo

DI CANDI GEDONG SONGO Di lereng bukittercurah sinar matahari siang di khatulistiwapada ubun-ubun anemiaterdapat stupa batu yang terlupakanmenghapuskan bayangannya dengan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

by Silvia Maharani Ikhsan
April 25, 2026
0
Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

TAK PERLU MENUNGGU AKU DI GATSEMANI Aku datang dari Galilea dengan bau seluk Tasik Tiberias yang melekat di jubahkuDemi janji-janji...

Read moreDetails

Sajak-sajak Wayan Esa Bhaskara | Begitulah Aku Mencintaimu

by Wayan Esa Bhaskara
April 18, 2026
0
Sajak-sajak Wayan Esa Bhaskara | Begitulah Aku Mencintaimu

Irama Nada Hujan aroma tanah selepas hujansisakan nafasnya yang gemetardingin pagikekecewaan yang bersandar yang tak pernah dicapai mataharitak berikan waktu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ida Bagus Gde Surya Bharata | Meseh Lawang

by Gus Surya Bharata
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Ida Bagus Gde Surya Bharata | Meseh Lawang

MESEH LAWANG Nuju dinane anulampahe napak lawangannilar pekaranganngapti segere tan mari lali napak lawangane di arepanggane matureksasungkan tan pasangkanmeduuh aduh...

Read moreDetails

Puisi-puisi Senny Suzanna Alwasilah | Antara Jakarta dan Seoul

by Senny Suzanna Alwasilah
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Senny Suzanna Alwasilah | Antara Jakarta dan Seoul

ANTARA JAKARTA DAN SEOUL Aku tiba di negerimu yang terik di bulan Agustussaat Jakarta telah jauh kutinggalkan dalam larik-larik sajakSejenak...

Read moreDetails

Puisi-puisi Kim Young Soo | Melintasi Langit Kalimantan

by Kim Young Soo
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Kim Young Soo | Melintasi Langit Kalimantan

MELINTASI LANGIT KALIMANTAN Pada puncak antara umur 20-an dan 30-an aku pernah lihatair anak sungai berwarna tanah liat merah mengalir...

Read moreDetails

Puisi-puisi Zahra Vatim | Perahu Kata

by Zahra Vatim
April 11, 2026
0
Puisi-puisi Zahra Vatim | Perahu Kata

PERAHU KATA Ingin kau tatap ombak dari tepi gunungterlintas segala pelayaran yang usai dan landaidaun kering terpantul cahayabatu pijak dipeluk...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Lagu Terlewat

by Chusmeru
April 10, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Lagu Terlewat

Lagu Terlewat Tak mengapa bila senyum itu bukan untukkuKarena tawa usai berpestaTapi cinta adakah meranaBila setapak pernah bersamaSemai akan tetap...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Di Altar Sucimu, Tuhan

by IBW Widiasa Keniten
April 5, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Di Altar Sucimu, Tuhan

Beri Aku Tuhan beri aku bersimpuh, tuhandi kaki padma sucimu beri aku bersujud, tuhanjiwa raga terselimuti jelaga kehidupan beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Perang Teluk

by Made Bryan Mahararta
April 4, 2026
0
Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Perang Teluk

Perang Teluk Peristiwa penting dalam babak sejarah duniaGeopolitik modern yang tersirat krisis internasionalKonflik regional yang penuh ambisi dan amarahNegara kawasan...

Read moreDetails
Next Post
Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co