12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Esa Bhaskara | Punggung Udang di Lingkar Piring

Wayan Esa Bhaskara by Wayan Esa Bhaskara
October 30, 2021
in Puisi
Puisi-puisi Esa Bhaskara | Punggung Udang di Lingkar Piring

Foto: satu karya dalam pameran seni rupa di Undiksha Singaraja (2014)

IKAN BAKAR DAN SEPORSI SORE

Di hadapanku sore berdebar
di atas piring datar
segaris di depannya tatapan garis pantai
berlumur senyum ringan tipis tak beralamat
tak beraturan dibentuk kecemasan

Barangkali ini tak pernah kurasa sebelumnya
maka bersyukur kulakukan pertama
rumah terbaik bagi rasa
sebab musim tak pernah sama

Meski janji ombak pada pasir belum tuntas
Telapak kakiku terlena harum nyala batang dupa
menyimpul setengah rona dan degup dada

Di hadapanku teronggok puisi
dalam seporsi sore
dan bumbu lengkap obrolan di restoran seafood

Barangkali ini deja vu
maka perlu kucari-cari ruang ingat
berasil!
seporsi sore dan ikan bakar harum batok kelapa
menghentikan air mata dan kemarau panjang

tentu tak bisa diremehkan
juga janji ubi santan
dan tumis pakis bunga pepaya
berhasil mengaduk genangan kenangan

aroma garam menohok hidung
bercampur sedap sampai sudut-sudut rumah nelayan
akan lelaki tua itu
pengipas ikan pada tungku bakar
tempat ia pulang

(2018)

LAWAR BUATAN NENEK

/1/
adalah penyembuh
tak ada alasan pada citra buruk rupa
karena rasa istana
bersalut doa dan suka cita
dirajang secukupnya

/2/
daun pakis cuga nangka muda
menawarkan kekawatiran pada lidah-lidah asing
di halaman belakang rumah
daun belimbing cenderung
memesona ketimbang daun cabau puyung
misalnya ketika berpose
di akun-akun instagram restoran tradisional milik ajik dan biang
yang setia merekam momen
dalam menu-menu penuh borehan bumbu

/3/
kenangan buat tak ragu kembali
menegak tradisi yang dijual mahal
konon rempah jamu
antusias diimbuhi begitu rupa pariwisata
menyegarkan tanah pertiwi
sudah barang tentu
juga mengeraskan rindu
tak lelah menari bersama jari-jari
dan riak manis nyiur
meneduhkan di atas kepala kami

(2018)

GULA-GULA KAPAS

  • bersama putri, dayu, pandit

kami pernah jadi anak-anak
dengan kisah hampir sama
suka jajan pinggir jalan
ringan tapi manis

kami ingin lagi jadi anak-anak
senyum simpul,
lipatan rindu
pada saku kemeja marun
bermotif ruas-ruas Denpasar

kami bukan lagi anak-anak
maka, kutitip gelak
pada percakapan kalian
dengan malu-malu

kurajut lalu jadi puisi
warna-warni

(2017)

BAYANGKAN JAGUNG

Aku suka membayangkan
butir-butir keemasan itu
kuantar pada tiap libur panjangku
dari dapur ibu yang sederhana

Aku senang
melukis lepet, urap, talam, dan bubur
di atas piring porselen
koleksi kebanggaan ayah
yang tampak selalu menggodamu
ya, mungkin kala itu masih pagi
matahari masih hangat
ibu masih sehat

Aku menginginkan
perlahan saja
waktu kini
mengirimkanmu lagi
bukan hanya dongeng

(2017)

MEMINUM KOPI

Rintik sisa hujan menyejukkan
mengiringi perjalanan menuju secangkir kopi
adalah berkat bagi lambung

Sore semakin gigil
jalan setapak makin lengket
mampirlah jika tak sibuk
sekadar bertegur sapa buat buah tangan
bercerita tentang pemandangan indah
pesona pisang goreng dan lupis ketan aroma pandan
buatan istri
atau menyimpan sejuk pedesaan
dalam satu dua jepretan langit cerah, angin tawa, dan keluh lirih

atau kembang kopi
pendongeng ulung
perekam kisah nenek moyang
juga penjawab bagi segala pertanyaanmu
bahkan hingga malam menggeliat manis
serupa cairan gula palem

(2018)

PUNGGUNG UDANG DI LINGKAR PIRING

Di ruang dingin ini
Bunyi sibuk diantar satu-satu
Gemeltuk langkah sepatu gadis ramah
yang luput dari ingatan
biarkan gambar-gambar asing mengering

di piring ini
aroma sahaja pada setangkai doa
bangun pagi sebagai petarung
duduk menunggu disapa senyum-senyum ranum
asmara sejak halaman pertama

di balik harum bumbu
cerita dimulai oleh bibir beku
ditumis api waktu
hingga dendang gurih kutunggu

di malam ini surga disajikan dalam seporsi lagi
punggung udang irisan seledri
membangun kembali keikhlasan, kesabaran, sisa mimpi

di ruangan dingin ini
kutulis mantra penyambung hidup
kueja dengan riang
meski kadang malah berbuah air mata

(2018)

TUAN LIDAH

di sebuah meja yang di atasnya
ditata cerita

di dalam perut
riang berdendang

berulang kali rempah, bawang putih, dan kemiri
lekas tegakkan punggung lidah

mulut terkagum
oleh kelihaian seorang peracik
untuk para pencari
sajian pagi

(2016)

WARUNG TENDA PASAR NYANGGELAN

kau masuk mendesah
gemulai kenangan mulai menggenang
bersilat di genuruh dada

di sudut malam minggu
nama, sebuah kalimat sampai satu-satu
berulang jadi sepasang
jadi rindu menggebu

sendawa bercinta
malam mulai pergi
saat bunyi blender,
pekat kopi, dan wangi tempe goreng
menunggu di ujung hidung

kau telah usai
terbata bereskan warung
ketika tiba-tiba
aroma minyak wangi penjual soto sapi
tergerus angin dan gerimis
pada atap-atap terpal

(2018)

SAMBAL MATAH

cerita berderai
mata redup lampau
menatap potongan cabai rawit merah
seakan tak ada lagi pagi

kepada wangi minyak kelapa
di dalam gemulai lincah perutmu
waktu menjelma cemburu

harum daun jeruk
gelinding bawang merah
kukenang demikian di kepala

menyelinap potongan serai
di antara wangi garam kusamba
dengan hati terbuka
menghamburkan bahagia

(2015)

CUMI BEGALO

mari berlayar
sari laut menyambut kita
menuang kembali
sebagai kenangan di atas piring

dalam ribu tanya
baluran rempah
menyelimuti debur ombak
belum terjawab

kupilih diam
saat kata-kata gempita
buat kembali membumbung langit lidahku

sesekali tercium aroma ampas kopi
di mata di lidahmu
cahaya puas terkulum

(2017)

NASI MEN DARTA

: Made Adnyana Ole

Setelah kubaca sajak nasimu,
ada ruang sempit bagi pengelana
buat hilang rasa lapar

Maka saat lapar berikutnya,
kuingat kembali cerita pengantar pulang itu
kupesan seporsi nasi men darta, seperti katamu

Tak terbayangkan bisik rempah hangatkan tubuh
kutambah sedikit garam,
kubiarkan waktu sambung tali sejarah
biar kuah bening tulang kaki tambah resah

Sebab jarak masa lalu
serakkan kata-kata persinggahan denpasar – singaraja
telah dilindas kendaraan-kendaraan
pencari kenangan

(2019)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Yuwana Asri” | Strategi Kepemudaan Menangkan Bonus Demografi di Buleleng

Next Post

Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Wayan Esa Bhaskara

Wayan Esa Bhaskara

Menulis esai, puisi, dan cerpen disela-sela pekerjaannya sebagai guru

Related Posts

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
0
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

by Salman Alade
September 6, 2026
0
Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

Memelihara Kesepian 1.letakkan kesepiandi tempat yang teduh. jauhkan dari suaraorang-orang yang terlalu bahagia. 2.beri makansetiap malam. sedikit kenangan.sedikit musik. jangan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

by Ni Putu Puspa Trisnawati
September 5, 2026
0
Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

Mother's Bakery Hari-hari terasa menghisap paracetamolPahitnya mengendap hingga ke ujung hatiBumi menyediakan sirup, namun maple pun sulit menyatukan yang retakIbu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

by Supali Kasim
August 30, 2026
0
Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

Air di Daun Talas seberapa waktu bertahanair di daun talas dapat menerimakenyataan demi kenyataan tarian anginlantai licin dan tetabuhan riuhtanpa...

Read moreDetails

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

by Chusmeru
June 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
0
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

Read moreDetails
Next Post
Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Munyin Paksi Itu Janggal | Hasil Tawar Menawar Pertunjukan Sanggar Banjrajnyana-Gianyar

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co