26 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puncak Tajun Cup V: Trofi Juara Dibawa ke Panggung-Sembiran, Motor Diboyong ke Pamesan

Komang Sujana by Komang Sujana
October 20, 2024
in Khas
Puncak Tajun Cup V: Trofi Juara Dibawa ke Panggung-Sembiran, Motor Diboyong ke Pamesan

Juara dan penonton peraih door prize Tajun Cup

ADA dua hal yang ditunggu-tunggu penonton pada final turnamen bola voli Tajun Cup di lapangan Giri Mukti di Desa Tajun, Buleleng, Bali, Sabtu, 19/10/2024 malam. Pertama, tim voli yang berhak atas trofi juara. Kedua, siapa yang beruntung meraih sepeda motor dalam undian door prize.

Setelah melalui pertandingan yang mendebarkan, trofi juara dibawa oleh tim Planet ke markasnya di daerah Panggung, Desa Sembiran, Tejakula. Dan, setelah melalui cerita yang dramatis, sepeda motor diraih oleh Komang Sukarasa—seorang penonton dari daerah Pamesan, Banjar Dinas Tampul Lawang, Desa Tajun.

Namun, sebelum mengulas tentang bagaimana tim Planet bisa jadi juara,  dan bagaimana cerita keberuntungan Komang Sukarasa, marilah kita simak cerita final Tajun Cup V secara keseluruhan dari awal hingga akhir:

***  

ASAP sate kambing dan jagung bakar, serta uap kuah bakso di sepanjang jalan Desa Tajun menuju Desa Tunjung tepatnya di seputaran Pura Dalem Dasar Desa Adat Tajun, membaur di antara kerumunan orang-orang. Aneka makanan kekinian dan minuman pun menggoda pandang. Aromanya sungguh sedap menusuk hidung. Memaku langkah mereka menuju lapangan voli. Sepertinya tak lengkap rasanya jika menonton pertandingan voli di Tajun Cup tanpa mencicipi makanan dan minuman di warung-warung–yang bagi masyarakat Tajun disebut pasar senggol Tajun Cup.

Tajun Cup V benar-benar berkah bagi para pelaku usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) Desa Tajun dan sekitarnya. Tak terkecuali usaha dagang milik Ketut Sarini. Ia tampak kewalahan melayani permintaan penonton yang akan menyaksikan partai puncak antara The Winner vs Planet, Sabtu, (19/10/2024) malam, di lapangan Giri Mukti di Desa Tajun, Buleleng, Bali. Sampai-sampai ia harus dibantu oleh dua kerabat perempuannya–yang kebetulan mampir ke warung sebelum pertandingan dimulai, menyeduh kopi dan menyediakan pisang goreng.

Warung Ketut Sarini | Foto: Komang Sujana

Ya, setelah pertandingan perebutan peringkat III antara MVC Baracuda vs Himapta selesai, para penonton sejenak meninggalkan tribun Giri Mukti untuk sekadar mengisi perut dan menghangatkan badan. Mereka butuh energi untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan pertandingan final berlangsung lebih lama dari biasanya.

Apalagi energi mereka cukup terkuras karena pertandingan perebutan peringkat III berlangsung sampai set kelima. Drama lima set itu akhirnya dimenangkan oleh MVC Baracuda, 3-2 (25-18, 18-25, 25-16, 23-25, 15-8). Molen kembali menjadi bintang lapangan setelah menjadi penyumbang poin terbanyak untuk Baracuda.

Sambil ngopi ditemani godoh anget (pisang goreng hangat) penonton mengulas jalannya pertandingan, saling membuktikan prediksi sekaligus beradu prediksi lagi untuk partai puncak. Partai yang ditunggu-tunggu oleh semua penggemar Tajun Cup.

Suka Duka Komang Sukarasa di Tajun Cup

Keinginan penonton untuk menyaksikan pertandingan final lebih cepat sedikit tertunda. Biasanya penonton akan menggerutu jika pertandingan molor dari waktu yang sudah ditentukan. Tetapi tidak untuk final kemarin. Tak sedikitpun yang protes. Mereka justru senang karena panitia akan membagi-bagikan hadiah. Tak main-main, hadiahnya mulai dari setrika sampai sepeda motor sebagai hadiah utama.

Lantas siapakah penggemar Tajun Cup yang beruntung? Apakah penggemar dari Desa Tajun? Atau malah dari luar desa lagi? Seperti beberapa hadiah untuk pemegang tiket harian yang diperoleh oleh warga Desa Tunjung, Mengening, dan Bukit Seni Sembiran.

Nasib mujur memang tidak ada yang tahu. Pun salah satu penggemar Tajun Cup, Komang Sukarasa–warga Banjar Dinas Tampul Lawang, Desa Tajun.

Namun, ia menyadari peluang itu tetap ada. Ia pun memutuskan untuk menonton pertandingan final. Walau Made Megeg–kerabat yang juga sekaa tuaknya, sempat memperingati untuk tidak ke lapangan karena sudah sempat menenggak beberapa gelas tuak ditambah sebotol bir.

“0-0-6-2”, panitia menyebutkan nomor pemenang hadiah utama.

Komang Jering begitu ia akrab disapa, sontak membuka tasnya. Dengan kelopak mata dan kepala yang terasa sedikit berat, tak sekali ia mencermati nomor tiket terusan. Ia ingin benar-benar memastikan bahwa angka yang tertulis pada tiket sama dengan yang disebutkan panitia. Dan benar saja, itu nomor miliknya. Sontak ia berlari menuju ke tengah lapangan dengan penuh kegirangan.

“Komang Jering ne [ini]….Komang Jering ne [ini],” begitu ucapnya dengan lantang seusai menyerahkan tiket dan berfoto bersama panitia. Kalimat itu ia ucapkan tak sekali sambil mengangkat kedua tangannya lalu melambai-lambaikannya ke hadapan ribuan penonton. Ia penuh percaya diri. Mungkin karena pengaruh tuak dan bir itu, hehe, mungkin saja karena ia sedang merasakan kebahagiaan yang memuncak.

Ternyata ada tanda-tanda keberuntungan telah ia rasakan sejak Jumat, (18/10/2024), malam.

“Jumat malam sempat bermimpi menemukan anak kecil. Lalu kemarin siang setelah menyiram pohon durian di kebun milik Wa Megeg, saya ingin istirahat siang. Tetapi tidur saya gelisah padahal mata ngantuk sekali,” katanya saat ditemui di rumahnya di Pamesan, Sabtu, (20/10/2024), tentang firasat akan memperoleh rezeki hadiah utama Tajun Cup.

Komang Sukarasa dengan Hadiah Sepeda Motor | Komang Sujana

Terlepas dari kebahagiaannya di Tajun Cup V, ia pun pernah mengalami kejadian pahit di Tajun Cup I 2017. Saat akan menonton salah satu pertandingan, ia mengalami kecelakaan saat menuju ke lapangan Giri Mukti. Peristiwa itu membuat luka serius di jidatnya yang hampir merenggut nyawanya. Untung Tuhan masih memberikan kesempatan hidup lebih lama. Dan ini sangat-sangat ia syukuri.

Epic Comeback Planet

Acara penyerahan hadiah telah usai. Kedua tim yang berlaga di partai puncak langsung melakukan pemanasan. Tampak komposisi pemain yang sedikit berbeda di bawa oleh masing-masing ofisial. Gus Ekik menggantikan Krismin di The Winner, sedangkan Kalipo dan Dek Lo menggantikan Gung Indra di Planet. Ini membuat prediksi penonton kembali berubah. Planet yang sebelumnya lebih diunggulkan membuat peluang kedua tim memenangkan pertandingan menjadi sangat berimbang. Bahkan tak sedikit yang balik mengunggulkan The Winner mengingat Mang Jay sedang tampil bagus-bagusnya.

Benar saja, Mang Jay tampil luar biasa di set pertama dan kedua. Ia membawa The Winner unggul 2-0, 25-21, 25-18. Hasil ini sontak membuat ofisial Planet, Ocha Wardana, Paris, dan Edi, tertunduk lesu. Tak Sekali ia geleng-geleng kepala merespons penampilan para pemainnya yang di bawah ekspektasi.

Penonton mengira Planet sudah habis. Bahkan beberapa di antara mereka lebih dulu meninggalkan lapangan. Namun, siapa sangka, siapa yang bisa menduga. Planet akhirnya bisa membalikkan keadaan. Momentum itu terjadi ketika Ocha Wardana dan Edi berani melakukan perubahan strategi di set ketiga.

“Karena kita di official berani merubah formasi pemain mas, selain strategi tidak lepas juga dukungan dari pemain ke-7 yang kita ikut sertakan di set 3,” tulis Edi saat dihubungi melalui pesan singkat wa, Minggu, (20/10/2024).

Tim Planet (kostum putih) dalam pertandingan yang mendebarkan dan supporter Planet yang tegang | Foto: Dok. @Voli.Buleleng

Perubahan formasi yang ia maksud adalah merubah peran Dek Lo yang awalnya sebagai open spiker menjadi quicker, seter Caca diarahkan untuk lebih banyak memanfaatkan Pande Wisnu dan Adi Guna terutama serangan dari belakang (3 meter), dan menyarankan quicker Dewa Kadek agar lebih fokus menjaga Mang Jay setelah melihat Ari Kotet quicker The Winner mengalami cedera.

Pande Wisnu dan Adi Guna yang bagaikan mesin diesel semakin malam bahkan semakin pagi justru semakin panas. Planet berhasil dibawanya memenangi tiga set selanjutnya, 25-10, 25-15, 15-6. Trofi juara I Tajun Cup V akhirnya mendarat di markas Planet di Banjar Dinas Panggung, Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng.

Selain performa gemilang Pande Wisnu dan Adi Guna, peran pemain ke-7 memang benar-benar sangat berpengaruh. Suporter Planet bangkit kembali di set ketiga. Tepuk tangan dan riuh sepanjang pertandingan menjadikan Giri Mukti bergemuruh. Sampai-sampai tak terasa hari sudah berganti.

“Namun, semua itu tidak lepas juga atas dukungan suporter kami yang tidak mengenal lelah dan waktu,” kata Ocha Wardana saat dihubungi, Minggu, (20/10/2024), menegaskan begitu pentingnya peran pendukung Planet.

Foto-foto penerahan hadiah kepada para juara Tajun Cup V | Foto: Dok. @Voli.Buleleng

Hasil final benar-benar membuat The Winner dan para pendukungnya terdiam tanpa kata. Mereka seolah tak percaya. Kemenangan di depan mata akhirnya sirna.

Terlepas dari hasil itu, manajer The Winner, menerima kekalahan dengan lapang. Bahkan bisa menjadi runner-up adalah pencapaian yang menurutnya patut untuk disyukuri.

“Itulah perjalanan yang harus kita terima. Untuk The Winner Aselole tetap semangat memajukan voli Buleleng. Suksma untuk Tajun Cup V. Team The Winner nunas sinampura. Next ketemu di turnamen berikutnya,” katanya menanggapi hasil final, seperti ia tulis pada pesan singkat, Minggu, (20/10/2024)

Lantas apa kata penggemar Tajun Cup?

“Giri Mukti yang magis Bung, susah ditebak,” kata Ketut Indra Astaguna (19/10/2024), usai pertandingan.

Tajun Cup V yang digelar oleh Pemerintah Desa Tajun di bawah komando Perbekel I Gede Agustawan, S.H., dan Desa Adat Tajun yang dipimpin oleh Jero Made Sumarka ini adalah even olahraga yang sepertinya sudah menjadi ikon Desa Tajun. Tak sekadar turnamen bola voli, pun tak sekadar hiburan bagi warga desa. Lebih daripada itu, Tajun Cup mampu menghidupkan roda perekonomian desa. Ada ruang bagi pelaku-pelaku UMKM memperoleh penghasilan lebih dari biasanya. Ini yang tidak bisa dilakukan oleh desa-desa lain di Buleleng, bahkan pemerintah sekalipun.

Nah, pertanyaannya sekarang, apakah Tajun Cup VI akan kembali digelar tahun depan? Susah ditebak. Sebagaimana susahnya menebak hasil pertandingan karena betapa magisnya Giri Mukti.

Tetapi, semua ingin hal baik hadir kembali. Sebagaimana bunga-bunga bermekaran yang harumnya semerbak selalu dinantikan kumbang-kumbang di musim kartika. Semoga. [T]

Reporter: Komang Sujana
Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

Final Tajun Cup V: Misi Revans The Winner atas Planet
4 Klub Top di Semifinal Tajun Cup V: Pemenang vs Pemenang, “Apah” vs “Akasa”
Yang Tenang dan Yang Menang:  Catatan Pengamat Menuju Final Tajun Cup V
Tajun Cup IV: Kisah Mistis Pedagang Jagung, Himappta Akhiri Dahaga Juara, dan Dwi Nugraha Sempurnakan Malam
Ada Tajun Cup IV, Suasana Malam di Desa Tajun Jadi Tak Biasa
Tags: bola voliDesa Tajunvoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jejak di Lorong Seniman: Sebuah Memoar tentang Bahar Malaka

Next Post

Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

Read moreDetails

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand
Pendidikan

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

by tatkala
June 25, 2026
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket
Bahasa

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

by I Made Sudiana
June 25, 2026
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
Khas

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal
Panggung

‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal

PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini...

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska
Khas

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co