16 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puncak Tajun Cup V: Trofi Juara Dibawa ke Panggung-Sembiran, Motor Diboyong ke Pamesan

Komang Sujana by Komang Sujana
October 20, 2024
in Khas
Puncak Tajun Cup V: Trofi Juara Dibawa ke Panggung-Sembiran, Motor Diboyong ke Pamesan

Juara dan penonton peraih door prize Tajun Cup

ADA dua hal yang ditunggu-tunggu penonton pada final turnamen bola voli Tajun Cup di lapangan Giri Mukti di Desa Tajun, Buleleng, Bali, Sabtu, 19/10/2024 malam. Pertama, tim voli yang berhak atas trofi juara. Kedua, siapa yang beruntung meraih sepeda motor dalam undian door prize.

Setelah melalui pertandingan yang mendebarkan, trofi juara dibawa oleh tim Planet ke markasnya di daerah Panggung, Desa Sembiran, Tejakula. Dan, setelah melalui cerita yang dramatis, sepeda motor diraih oleh Komang Sukarasa—seorang penonton dari daerah Pamesan, Banjar Dinas Tampul Lawang, Desa Tajun.

Namun, sebelum mengulas tentang bagaimana tim Planet bisa jadi juara,  dan bagaimana cerita keberuntungan Komang Sukarasa, marilah kita simak cerita final Tajun Cup V secara keseluruhan dari awal hingga akhir:

***  

ASAP sate kambing dan jagung bakar, serta uap kuah bakso di sepanjang jalan Desa Tajun menuju Desa Tunjung tepatnya di seputaran Pura Dalem Dasar Desa Adat Tajun, membaur di antara kerumunan orang-orang. Aneka makanan kekinian dan minuman pun menggoda pandang. Aromanya sungguh sedap menusuk hidung. Memaku langkah mereka menuju lapangan voli. Sepertinya tak lengkap rasanya jika menonton pertandingan voli di Tajun Cup tanpa mencicipi makanan dan minuman di warung-warung–yang bagi masyarakat Tajun disebut pasar senggol Tajun Cup.

Tajun Cup V benar-benar berkah bagi para pelaku usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) Desa Tajun dan sekitarnya. Tak terkecuali usaha dagang milik Ketut Sarini. Ia tampak kewalahan melayani permintaan penonton yang akan menyaksikan partai puncak antara The Winner vs Planet, Sabtu, (19/10/2024) malam, di lapangan Giri Mukti di Desa Tajun, Buleleng, Bali. Sampai-sampai ia harus dibantu oleh dua kerabat perempuannya–yang kebetulan mampir ke warung sebelum pertandingan dimulai, menyeduh kopi dan menyediakan pisang goreng.

Warung Ketut Sarini | Foto: Komang Sujana

Ya, setelah pertandingan perebutan peringkat III antara MVC Baracuda vs Himapta selesai, para penonton sejenak meninggalkan tribun Giri Mukti untuk sekadar mengisi perut dan menghangatkan badan. Mereka butuh energi untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan pertandingan final berlangsung lebih lama dari biasanya.

Apalagi energi mereka cukup terkuras karena pertandingan perebutan peringkat III berlangsung sampai set kelima. Drama lima set itu akhirnya dimenangkan oleh MVC Baracuda, 3-2 (25-18, 18-25, 25-16, 23-25, 15-8). Molen kembali menjadi bintang lapangan setelah menjadi penyumbang poin terbanyak untuk Baracuda.

Sambil ngopi ditemani godoh anget (pisang goreng hangat) penonton mengulas jalannya pertandingan, saling membuktikan prediksi sekaligus beradu prediksi lagi untuk partai puncak. Partai yang ditunggu-tunggu oleh semua penggemar Tajun Cup.

Suka Duka Komang Sukarasa di Tajun Cup

Keinginan penonton untuk menyaksikan pertandingan final lebih cepat sedikit tertunda. Biasanya penonton akan menggerutu jika pertandingan molor dari waktu yang sudah ditentukan. Tetapi tidak untuk final kemarin. Tak sedikitpun yang protes. Mereka justru senang karena panitia akan membagi-bagikan hadiah. Tak main-main, hadiahnya mulai dari setrika sampai sepeda motor sebagai hadiah utama.

Lantas siapakah penggemar Tajun Cup yang beruntung? Apakah penggemar dari Desa Tajun? Atau malah dari luar desa lagi? Seperti beberapa hadiah untuk pemegang tiket harian yang diperoleh oleh warga Desa Tunjung, Mengening, dan Bukit Seni Sembiran.

Nasib mujur memang tidak ada yang tahu. Pun salah satu penggemar Tajun Cup, Komang Sukarasa–warga Banjar Dinas Tampul Lawang, Desa Tajun.

Namun, ia menyadari peluang itu tetap ada. Ia pun memutuskan untuk menonton pertandingan final. Walau Made Megeg–kerabat yang juga sekaa tuaknya, sempat memperingati untuk tidak ke lapangan karena sudah sempat menenggak beberapa gelas tuak ditambah sebotol bir.

“0-0-6-2”, panitia menyebutkan nomor pemenang hadiah utama.

Komang Jering begitu ia akrab disapa, sontak membuka tasnya. Dengan kelopak mata dan kepala yang terasa sedikit berat, tak sekali ia mencermati nomor tiket terusan. Ia ingin benar-benar memastikan bahwa angka yang tertulis pada tiket sama dengan yang disebutkan panitia. Dan benar saja, itu nomor miliknya. Sontak ia berlari menuju ke tengah lapangan dengan penuh kegirangan.

“Komang Jering ne [ini]….Komang Jering ne [ini],” begitu ucapnya dengan lantang seusai menyerahkan tiket dan berfoto bersama panitia. Kalimat itu ia ucapkan tak sekali sambil mengangkat kedua tangannya lalu melambai-lambaikannya ke hadapan ribuan penonton. Ia penuh percaya diri. Mungkin karena pengaruh tuak dan bir itu, hehe, mungkin saja karena ia sedang merasakan kebahagiaan yang memuncak.

Ternyata ada tanda-tanda keberuntungan telah ia rasakan sejak Jumat, (18/10/2024), malam.

“Jumat malam sempat bermimpi menemukan anak kecil. Lalu kemarin siang setelah menyiram pohon durian di kebun milik Wa Megeg, saya ingin istirahat siang. Tetapi tidur saya gelisah padahal mata ngantuk sekali,” katanya saat ditemui di rumahnya di Pamesan, Sabtu, (20/10/2024), tentang firasat akan memperoleh rezeki hadiah utama Tajun Cup.

Komang Sukarasa dengan Hadiah Sepeda Motor | Komang Sujana

Terlepas dari kebahagiaannya di Tajun Cup V, ia pun pernah mengalami kejadian pahit di Tajun Cup I 2017. Saat akan menonton salah satu pertandingan, ia mengalami kecelakaan saat menuju ke lapangan Giri Mukti. Peristiwa itu membuat luka serius di jidatnya yang hampir merenggut nyawanya. Untung Tuhan masih memberikan kesempatan hidup lebih lama. Dan ini sangat-sangat ia syukuri.

Epic Comeback Planet

Acara penyerahan hadiah telah usai. Kedua tim yang berlaga di partai puncak langsung melakukan pemanasan. Tampak komposisi pemain yang sedikit berbeda di bawa oleh masing-masing ofisial. Gus Ekik menggantikan Krismin di The Winner, sedangkan Kalipo dan Dek Lo menggantikan Gung Indra di Planet. Ini membuat prediksi penonton kembali berubah. Planet yang sebelumnya lebih diunggulkan membuat peluang kedua tim memenangkan pertandingan menjadi sangat berimbang. Bahkan tak sedikit yang balik mengunggulkan The Winner mengingat Mang Jay sedang tampil bagus-bagusnya.

Benar saja, Mang Jay tampil luar biasa di set pertama dan kedua. Ia membawa The Winner unggul 2-0, 25-21, 25-18. Hasil ini sontak membuat ofisial Planet, Ocha Wardana, Paris, dan Edi, tertunduk lesu. Tak Sekali ia geleng-geleng kepala merespons penampilan para pemainnya yang di bawah ekspektasi.

Penonton mengira Planet sudah habis. Bahkan beberapa di antara mereka lebih dulu meninggalkan lapangan. Namun, siapa sangka, siapa yang bisa menduga. Planet akhirnya bisa membalikkan keadaan. Momentum itu terjadi ketika Ocha Wardana dan Edi berani melakukan perubahan strategi di set ketiga.

“Karena kita di official berani merubah formasi pemain mas, selain strategi tidak lepas juga dukungan dari pemain ke-7 yang kita ikut sertakan di set 3,” tulis Edi saat dihubungi melalui pesan singkat wa, Minggu, (20/10/2024).

Tim Planet (kostum putih) dalam pertandingan yang mendebarkan dan supporter Planet yang tegang | Foto: Dok. @Voli.Buleleng

Perubahan formasi yang ia maksud adalah merubah peran Dek Lo yang awalnya sebagai open spiker menjadi quicker, seter Caca diarahkan untuk lebih banyak memanfaatkan Pande Wisnu dan Adi Guna terutama serangan dari belakang (3 meter), dan menyarankan quicker Dewa Kadek agar lebih fokus menjaga Mang Jay setelah melihat Ari Kotet quicker The Winner mengalami cedera.

Pande Wisnu dan Adi Guna yang bagaikan mesin diesel semakin malam bahkan semakin pagi justru semakin panas. Planet berhasil dibawanya memenangi tiga set selanjutnya, 25-10, 25-15, 15-6. Trofi juara I Tajun Cup V akhirnya mendarat di markas Planet di Banjar Dinas Panggung, Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng.

Selain performa gemilang Pande Wisnu dan Adi Guna, peran pemain ke-7 memang benar-benar sangat berpengaruh. Suporter Planet bangkit kembali di set ketiga. Tepuk tangan dan riuh sepanjang pertandingan menjadikan Giri Mukti bergemuruh. Sampai-sampai tak terasa hari sudah berganti.

“Namun, semua itu tidak lepas juga atas dukungan suporter kami yang tidak mengenal lelah dan waktu,” kata Ocha Wardana saat dihubungi, Minggu, (20/10/2024), menegaskan begitu pentingnya peran pendukung Planet.

Foto-foto penerahan hadiah kepada para juara Tajun Cup V | Foto: Dok. @Voli.Buleleng

Hasil final benar-benar membuat The Winner dan para pendukungnya terdiam tanpa kata. Mereka seolah tak percaya. Kemenangan di depan mata akhirnya sirna.

Terlepas dari hasil itu, manajer The Winner, menerima kekalahan dengan lapang. Bahkan bisa menjadi runner-up adalah pencapaian yang menurutnya patut untuk disyukuri.

“Itulah perjalanan yang harus kita terima. Untuk The Winner Aselole tetap semangat memajukan voli Buleleng. Suksma untuk Tajun Cup V. Team The Winner nunas sinampura. Next ketemu di turnamen berikutnya,” katanya menanggapi hasil final, seperti ia tulis pada pesan singkat, Minggu, (20/10/2024)

Lantas apa kata penggemar Tajun Cup?

“Giri Mukti yang magis Bung, susah ditebak,” kata Ketut Indra Astaguna (19/10/2024), usai pertandingan.

Tajun Cup V yang digelar oleh Pemerintah Desa Tajun di bawah komando Perbekel I Gede Agustawan, S.H., dan Desa Adat Tajun yang dipimpin oleh Jero Made Sumarka ini adalah even olahraga yang sepertinya sudah menjadi ikon Desa Tajun. Tak sekadar turnamen bola voli, pun tak sekadar hiburan bagi warga desa. Lebih daripada itu, Tajun Cup mampu menghidupkan roda perekonomian desa. Ada ruang bagi pelaku-pelaku UMKM memperoleh penghasilan lebih dari biasanya. Ini yang tidak bisa dilakukan oleh desa-desa lain di Buleleng, bahkan pemerintah sekalipun.

Nah, pertanyaannya sekarang, apakah Tajun Cup VI akan kembali digelar tahun depan? Susah ditebak. Sebagaimana susahnya menebak hasil pertandingan karena betapa magisnya Giri Mukti.

Tetapi, semua ingin hal baik hadir kembali. Sebagaimana bunga-bunga bermekaran yang harumnya semerbak selalu dinantikan kumbang-kumbang di musim kartika. Semoga. [T]

Reporter: Komang Sujana
Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

Final Tajun Cup V: Misi Revans The Winner atas Planet
4 Klub Top di Semifinal Tajun Cup V: Pemenang vs Pemenang, “Apah” vs “Akasa”
Yang Tenang dan Yang Menang:  Catatan Pengamat Menuju Final Tajun Cup V
Tajun Cup IV: Kisah Mistis Pedagang Jagung, Himappta Akhiri Dahaga Juara, dan Dwi Nugraha Sempurnakan Malam
Ada Tajun Cup IV, Suasana Malam di Desa Tajun Jadi Tak Biasa
Tags: bola voliDesa Tajunvoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jejak di Lorong Seniman: Sebuah Memoar tentang Bahar Malaka

Next Post

Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
0
Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

Read moreDetails

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
0
Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

Read moreDetails

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

Read moreDetails

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

Read moreDetails

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dunia adalah Cermin Kesadaran Manusia
Esai

Dunia adalah Cermin Kesadaran Manusia

Kita Melihat Dunia Sebagaimana Diri Kita Mengamati perilaku sang istri selama belasan tahun sebagai guru TK, saya punya ungkapan: Seorang...

by Agung Sudarsa
July 16, 2026
“Koloni”: Semut, Semesta, dan Seni Merawat Kehidupan
Ulas Buku

“Koloni”: Semut, Semesta, dan Seni Merawat Kehidupan

Novel Koloni pertama kali diluncurkan oleh Gramedia pada 22 Agustus 2025. Sejak diluncurkan hingga kini, novel ini terus mendapat perhatian...

by I Made Sujaya
July 16, 2026
Menyingkap Relasi Kuasa dalam Novel ‘Koloni’ Karya Ratih Kumala di Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

Menyingkap Relasi Kuasa dalam Novel ‘Koloni’ Karya Ratih Kumala di Singaraja Literary Festival 2026

 “Bagi laki-laki yang masih menganut patriarki, saya sarankan jangan membaca buku ini.” Ucapan itu langsung disambut gelak tawa peserta bedah...

by Dede Putra Wiguna
July 16, 2026
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK
Esai

Satu Bahasa Dua Realitas: Mengapa Roy Suryo dan Jokowi Mustahil Saling Memahami?

DALAM panggung politik kontemporer Indonesia, perseteruan antara mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, dan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

by Nur Inayah Yushar
July 16, 2026
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010
Gaya

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

by tatkala
July 16, 2026
Musikalisasi Puisi Festival Seni Bali Jani 2026, Menyelaraskan Kata, Nada, dan Jiwa
Panggung

Musikalisasi Puisi Festival Seni Bali Jani 2026, Menyelaraskan Kata, Nada, dan Jiwa

MENYAKSIKAN Lomba Musikalisasi Puisi dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 bukan sekadar menikmati pertunjukan musik. Di atas...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
Ketika Lagu Menjadi Cerita, “Sang Surya Sampun Metangi” Membawa Pesan Bali dalam Harmoni Musik
Panggung

Ketika Lagu Menjadi Cerita, “Sang Surya Sampun Metangi” Membawa Pesan Bali dalam Harmoni Musik

INI bukan sekadar konser musik. "Sang Surya Sampun Metangi" hadir layaknya sebuah perjalanan yang dituturkan melalui lagu. Setiap tembang mengalir...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
Korupsi, Kekuasaan dan Keserakahan —Ketika Alam Sedang Bersih-Bersih
Esai

Korupsi, Kekuasaan dan Keserakahan —Ketika Alam Sedang Bersih-Bersih

"Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely." Kalimat legendaris dari Lord Acton itu kembali terasa relevan ketika bangsa...

by Agung Sudarsa
July 15, 2026
Sekolah Rakyat Vs Sekolah Reguler   
Esai

Dari Sekolah Sepi Menuju Sekolah Rakyat: Pendidikan Bukan Sekadar Transfer Informasi, tetapi Transformasi Kesadaran

Ironi Pendidikan di Tengah Semangat Membangun Masa Depan Berita tentang SDN 6 Bhuana Giri di Bali yang selama empat tahun...

by Agung Sudarsa
July 15, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Lelang Bank dan Kepastian Hukum: Antara Peluang Investasi dan Risiko Lapangan

BARANG lelang bank sering dipandang sebagai peluang mendapatkan aset murah dengan potensi keuntungan besar. Rumah, tanah, ruko, kendaraan, hingga aset...

by I Made Pria Dharsana
July 15, 2026
Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng
Khas

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital
Esai

Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital

DALAM beberapa tahun terakhir, lanskap media sosial seperti Instagram dan TikTok didominasi oleh proliferasi estetika “baddie”. Secara visual, seorang baddie...

by Surfian Rahmat AP
July 15, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co