27 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Final Tajun Cup V: Misi Revans The Winner atas Planet

Komang Sujana by Komang Sujana
October 19, 2024
in Khas
Final Tajun Cup V: Misi Revans The Winner atas Planet

Pertandingan tim Planet dan Barakuda dalam semifinal Tajun Cup V | Foto> Dok Voli Buleleng

SABTU malam ini, alias malam Minggu ini, 19/10/2024, pukul 20.00 Wita, tribun lapangan voli Giri Mukti, Desa Tajun, Buleleng, Bali, dipastikan bakal penuh sesak. Malam ini adalah malam final turnamen voli Tajun Cup V. Tim The Winner dari Temukus, berhadapan dengan tim Planet dari Sembiran untuk membuktikan mana tim terbaik dalam turnamen bergengsi ini.

The Winner melaju ke final setalah menaklukkan Himapta Tajun pada semifinal yang seru, Jumat malam, 18/10/2024. Dan Planet mengalahkan MVC Baracuda, tim yang bermarkas di Kubu, Karangasem itu.

Mari kita ceritakan kembali betapa serunya malam semifinal The Winner vs Himapta dan Planet vs Barakuda.

Ribuan pasang mata memenuhi tribun lapangan Giri Mukti, pada Jumat malam itu. Saking antusiasnya penggemar Tajun Cup ingin menyaksikan babak semifinal, tribun Giri Mukti sudah penuh setengah jam sebelum pertandingan dimulai.

Oleh karena keterlambatan pemain The Winner, pertandingan yang sedianya dimulai pukul 20.00 WITA harus tertunda kurang lebih 1 jam. Namun, keinginan penggemar Tajun Cup utamanya suporter tuan rumah untuk menyaksikan aksi pemain idolanya menjadikan semua sabar menunggu.

Himapta memasuki lapangan lebih dulu. Eka Palud, dkk., mencoba lebih dulu melakukan pemanasan. Setelah panggilan kedua dari komentator, akhirnya The Winner memasuki lapangan untuk menyusul melakukan pemanasan.

Peluit ditiup wasit 1, I Made Dwi Oko Riartawan. Pertandingan dimulai. Himapta memimpin di awal set atas The Winner. Keunggulan Himapta terus terjaga sampai pertengahan set. Bahkan Himapta sempat unggul, 21-19. Namun, menjelang akhir set situasi berubah. The Winner yang dimotori oleh I Komang Maranjana (Mang Jay) membalikkan keadaan. Mental berbicara. Himapta kehilangan ritme permainannya. The Winner berhasil mengambil momentum.

“Satu poin lagi The Winner berhasil mengunci kemenangan set I ini. Maka kesempatan berhitung saya berikan sepenuhnya kepada suporter The Winner. Servis sudah dilakukan,” kata komentator.

“Satu…dua…tiga…,” suporter The Winner melakukan ritual set poin. Dan berhasil.

Pertandingan semifinal antara The Winner dan Himapta pada semifinal Tajun Cup V | Foto: Dok. Voli Buleleng

The Winner memenangi set I, 27-25. Permainan rapi The Winner terus terjaga hingga mengakhiri set II dan set III dengan kemenangan, 25-23, 25-21.

Suporter Himappta tertunduk lesu. Setelah itu, di lapangan pun di warung-warung kopi mereka berkumpul mengulas jalannya pertandingan. Seperti biasa, ada yang tak terima dengan penampilan pemain yang tak sesuai harapan, ada juga yang mengomentari strategi permainan, tetapi ada juga yang menerima dengan legowo.

“Kita pantas kalah. Mereka lebih baik,” kata salah satu penonton sembari menyeruput kopi di Warung Ketut Sa.

Atas kekalahan Himapta, Bung Meryasa selaku ofisial langsung menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan staf Himapta dan suporter Desa Tajun.

“Kalau masyarakat Desa Tajun mau menyalahkan salahkan tiang sebagai ofisial jangan salahkan pemain, dia sudah memberikan permainan yang baik,” katanya penuh tanggung jawab sesuai pertandingan.

Ya, begitulah pertandingan. Hasilnya antara kalah dan menang yang patut dirayakan dengan lapang. Seperti jargon klasik Bang Jul Team–salah satu sponsor Tajun Cup V, “Menang Kalah Sudah Biasa”.

Lantas bagaimana dengan hasil pertandingan MVC Baracuda vs Planet Sembiran? Apakah Planet kembali menapaki babak final seperti raihan pada Tajun Cup III 2022?

Ya, benar, sesuai prediksi penonton. Planet yang diperkuat pevoli top Buleleng, seperti Adi Guna, Didit Prayogo, Dewa Kadek, ditambah pemain top Bali, yaitu Pande Wisnu, Gung Indra, dan Caca, berhasil menumbangkan perlawanan Molen, dkk. Planet memenangi pertandingan 3 set langsung, 25-23, 25-19, 25-20.

Tim The Winner (kostum biru) | Foto: Dok. panitia Tajun Cup V

Walau kalah, penampilan MVC Baracuda tetap menarik perhatian para penonton. Bangunan serangan yang dirancang oleh seter lincah Surya berkali-kali membuat open spiker Molen dan Anggara–pemain muda potensial Karangasem berumur 16 tahun, berhasil mendaratkan pukulan keras. Pertandingan semakin menghibur karena Pande Wisnu, Gung Indra, dan Adi Guna juga menunjukkan kelasnya. Berkali-kali juga open spike, back attack, dan serangan tiga meternya menghujani pertahanan Baracuda. Penonton dibuat berdecak kagum.

Atas kekalahan ini MVC Baracuda akan berhadapan dengan Himapta untuk perebutan peringkat ketiga. Pertandingan ini akan diselenggarakan pada sesi I, Sabtu (19/10/2024) nanti malam, pukul 20.00 Wita.

The Winner vs Planet

Di partai final The Winner akan berhadapan dengan Planet Sembiran. Pertandingan yang pastinya ditunggu-tunggu oleh semeton voli mania, penggemar voli Buleleng, pun pencinta Tajun Cup.

Apa yang menyebabkan final ini layak disaksikan?

Kedalaman materi pemain kedua tim ini sangat berimbang. Baik The Winner dan Planet sama-sama diperkuat oleh pevoli top Buleleng.

The Winner diperkuat oleh Ari Prahyudi–quicker terbaik Buleleng saat ini, Bagong–pemain senior penuh pengalaman, serta Iwan–mantan pemain Porprov Buleleng, semakin lengkap ditambah dengan pemain top Bali asal Gianyar, Mang Jay dan Krismon.

Tim Planet tak kalah mentereng. Sejak babak penyisihan, Ocha Wardana–ofisial Planet, telah membawa sederet bintang Buleleng. Sebut saja Didit Prayogo–mantan pemain Porprov Buleleng asal Desa Banjar Asem, Adi Guna–pemain muda (21) asal Desa Pancasari yang penampilannya sedang naik daun, dan Dewa Kadek–quicker asal Desa Depeha. Tim ini semakin layak sebagai calon juara setelah diperkuat oleh pemain andalan Badung, yaitu Pande Wisnu dan Gung Indra.

“Planet sangat siap untuk menghadapi pertandingan nanti malam dan kesiapan para pemain juga sudah semua aman,” kata Ocha Wardana saat dihubungi, Jumat (19/10/2024).

Ocha optimis bisa menjadi yang terbaik di Tajun Cup V. Ini didasari oleh semangat para pemain dan antusias dukungan suporter Planet di lapangan.

Bagaimana dengan The Winner?

“Ketemu kembali dengan  Planet, revans kembali pasti laga seru untuk keluar sebagai pemenang,” kata manajer tim Ketut Panca penuh keyakinan.

Ya, pada babak 8 besar, The Winner harus mengakui keunggulan Planet. The Winner kalah telak, 3-0.

Namun, sekarang di partai puncak ini komposisi pemain berbeda. Sejak babak 8 besar sampai final tim boleh menambah amunisi dari luar kabupaten. Peluang inilah yang dapat dijadikan strategi lain untuk menambah kekuatan tim.

Tim Planet (kostum putih) | Foto: Dok. panitia Tajun Cup V

Apakah The Winner dan Planet masih membawa pemain luar kabupaten yang sama seperti pada babak semifinal kemarin? Apakah dengan komposisi pemain yang berbeda itu akan membuat hasil pertandingan nanti malam juga berbeda dari pertemuan sebelumnya?

Seperti yang sering dikatakan oleh komentator pertandingan, “Sungguh bola itu bundar. Apapun masih bisa terjadi.”

Pertandingan nanti malam adalah partai puncak, partai terakhir di Tajun Cup V. Final idaman yang menjamin terjadinya momen-momen dramatis dan menegangkan. Sungguh sayang untuk dilewatkan.

Bagi The Winner pertandingan ini adalah misi penebusan kekalahan. Sedangkan bagi Planet, ini adalah misi menjadi yang terbaik lagi seperti raihan dua tahun lalu. Baik The Winner maupun Planet bersama para pendukung setianya tentu ingin membawa pulang trofi panitia bertuliskan “Juara I Tajun Cup V”.

Ini tak semata-mata tentang hadiah uang yang cukup besar, Rp 22 juta. Tetapi ini soal gengsi dan harga diri.

Oh, ya, Pada malam final ini panitia juga menggelar door prize pengundian tiket bagi penonton dengan hadiah-hadih menarik seperti sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, kulkas, dan banyak lagi.

Maka, datang dan saksikanlah! [T]

Reporter: Komang Sujana
Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

4 Klub Top di Semifinal Tajun Cup V: Pemenang vs Pemenang, “Apah” vs “Akasa”
Yang Tenang dan Yang Menang:  Catatan Pengamat Menuju Final Tajun Cup V
Tajun Cup IV: Kisah Mistis Pedagang Jagung, Himappta Akhiri Dahaga Juara, dan Dwi Nugraha Sempurnakan Malam
Ada Tajun Cup IV, Suasana Malam di Desa Tajun Jadi Tak Biasa
Tags: bola voliDesa Tajunolahragavoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Makam Tanpa Bunga | Cerpen Khairul A. El Maliky

Next Post

OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails
Next Post
OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   

OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital
Liputan Khusus

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital

TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...

by Jaswanto
October 26, 2026
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”
Bahasa

Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”

ADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...

by I Made Sudiana
October 26, 2026
Belajar dari Senat, Menyapa Semeru
Tualang

Belajar dari Senat, Menyapa Semeru

ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...

by Ahmad Sihabudin
October 26, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
Olahraga

Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

by Nyoman Budarsana
October 26, 2026
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
Esai

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026
Khas

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co