2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Final Tajun Cup V: Misi Revans The Winner atas Planet

Komang Sujana by Komang Sujana
October 19, 2024
in Khas
Final Tajun Cup V: Misi Revans The Winner atas Planet

Pertandingan tim Planet dan Barakuda dalam semifinal Tajun Cup V | Foto> Dok Voli Buleleng

SABTU malam ini, alias malam Minggu ini, 19/10/2024, pukul 20.00 Wita, tribun lapangan voli Giri Mukti, Desa Tajun, Buleleng, Bali, dipastikan bakal penuh sesak. Malam ini adalah malam final turnamen voli Tajun Cup V. Tim The Winner dari Temukus, berhadapan dengan tim Planet dari Sembiran untuk membuktikan mana tim terbaik dalam turnamen bergengsi ini.

The Winner melaju ke final setalah menaklukkan Himapta Tajun pada semifinal yang seru, Jumat malam, 18/10/2024. Dan Planet mengalahkan MVC Baracuda, tim yang bermarkas di Kubu, Karangasem itu.

Mari kita ceritakan kembali betapa serunya malam semifinal The Winner vs Himapta dan Planet vs Barakuda.

Ribuan pasang mata memenuhi tribun lapangan Giri Mukti, pada Jumat malam itu. Saking antusiasnya penggemar Tajun Cup ingin menyaksikan babak semifinal, tribun Giri Mukti sudah penuh setengah jam sebelum pertandingan dimulai.

Oleh karena keterlambatan pemain The Winner, pertandingan yang sedianya dimulai pukul 20.00 WITA harus tertunda kurang lebih 1 jam. Namun, keinginan penggemar Tajun Cup utamanya suporter tuan rumah untuk menyaksikan aksi pemain idolanya menjadikan semua sabar menunggu.

Himapta memasuki lapangan lebih dulu. Eka Palud, dkk., mencoba lebih dulu melakukan pemanasan. Setelah panggilan kedua dari komentator, akhirnya The Winner memasuki lapangan untuk menyusul melakukan pemanasan.

Peluit ditiup wasit 1, I Made Dwi Oko Riartawan. Pertandingan dimulai. Himapta memimpin di awal set atas The Winner. Keunggulan Himapta terus terjaga sampai pertengahan set. Bahkan Himapta sempat unggul, 21-19. Namun, menjelang akhir set situasi berubah. The Winner yang dimotori oleh I Komang Maranjana (Mang Jay) membalikkan keadaan. Mental berbicara. Himapta kehilangan ritme permainannya. The Winner berhasil mengambil momentum.

“Satu poin lagi The Winner berhasil mengunci kemenangan set I ini. Maka kesempatan berhitung saya berikan sepenuhnya kepada suporter The Winner. Servis sudah dilakukan,” kata komentator.

“Satu…dua…tiga…,” suporter The Winner melakukan ritual set poin. Dan berhasil.

Pertandingan semifinal antara The Winner dan Himapta pada semifinal Tajun Cup V | Foto: Dok. Voli Buleleng

The Winner memenangi set I, 27-25. Permainan rapi The Winner terus terjaga hingga mengakhiri set II dan set III dengan kemenangan, 25-23, 25-21.

Suporter Himappta tertunduk lesu. Setelah itu, di lapangan pun di warung-warung kopi mereka berkumpul mengulas jalannya pertandingan. Seperti biasa, ada yang tak terima dengan penampilan pemain yang tak sesuai harapan, ada juga yang mengomentari strategi permainan, tetapi ada juga yang menerima dengan legowo.

“Kita pantas kalah. Mereka lebih baik,” kata salah satu penonton sembari menyeruput kopi di Warung Ketut Sa.

Atas kekalahan Himapta, Bung Meryasa selaku ofisial langsung menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan staf Himapta dan suporter Desa Tajun.

“Kalau masyarakat Desa Tajun mau menyalahkan salahkan tiang sebagai ofisial jangan salahkan pemain, dia sudah memberikan permainan yang baik,” katanya penuh tanggung jawab sesuai pertandingan.

Ya, begitulah pertandingan. Hasilnya antara kalah dan menang yang patut dirayakan dengan lapang. Seperti jargon klasik Bang Jul Team–salah satu sponsor Tajun Cup V, “Menang Kalah Sudah Biasa”.

Lantas bagaimana dengan hasil pertandingan MVC Baracuda vs Planet Sembiran? Apakah Planet kembali menapaki babak final seperti raihan pada Tajun Cup III 2022?

Ya, benar, sesuai prediksi penonton. Planet yang diperkuat pevoli top Buleleng, seperti Adi Guna, Didit Prayogo, Dewa Kadek, ditambah pemain top Bali, yaitu Pande Wisnu, Gung Indra, dan Caca, berhasil menumbangkan perlawanan Molen, dkk. Planet memenangi pertandingan 3 set langsung, 25-23, 25-19, 25-20.

Tim The Winner (kostum biru) | Foto: Dok. panitia Tajun Cup V

Walau kalah, penampilan MVC Baracuda tetap menarik perhatian para penonton. Bangunan serangan yang dirancang oleh seter lincah Surya berkali-kali membuat open spiker Molen dan Anggara–pemain muda potensial Karangasem berumur 16 tahun, berhasil mendaratkan pukulan keras. Pertandingan semakin menghibur karena Pande Wisnu, Gung Indra, dan Adi Guna juga menunjukkan kelasnya. Berkali-kali juga open spike, back attack, dan serangan tiga meternya menghujani pertahanan Baracuda. Penonton dibuat berdecak kagum.

Atas kekalahan ini MVC Baracuda akan berhadapan dengan Himapta untuk perebutan peringkat ketiga. Pertandingan ini akan diselenggarakan pada sesi I, Sabtu (19/10/2024) nanti malam, pukul 20.00 Wita.

The Winner vs Planet

Di partai final The Winner akan berhadapan dengan Planet Sembiran. Pertandingan yang pastinya ditunggu-tunggu oleh semeton voli mania, penggemar voli Buleleng, pun pencinta Tajun Cup.

Apa yang menyebabkan final ini layak disaksikan?

Kedalaman materi pemain kedua tim ini sangat berimbang. Baik The Winner dan Planet sama-sama diperkuat oleh pevoli top Buleleng.

The Winner diperkuat oleh Ari Prahyudi–quicker terbaik Buleleng saat ini, Bagong–pemain senior penuh pengalaman, serta Iwan–mantan pemain Porprov Buleleng, semakin lengkap ditambah dengan pemain top Bali asal Gianyar, Mang Jay dan Krismon.

Tim Planet tak kalah mentereng. Sejak babak penyisihan, Ocha Wardana–ofisial Planet, telah membawa sederet bintang Buleleng. Sebut saja Didit Prayogo–mantan pemain Porprov Buleleng asal Desa Banjar Asem, Adi Guna–pemain muda (21) asal Desa Pancasari yang penampilannya sedang naik daun, dan Dewa Kadek–quicker asal Desa Depeha. Tim ini semakin layak sebagai calon juara setelah diperkuat oleh pemain andalan Badung, yaitu Pande Wisnu dan Gung Indra.

“Planet sangat siap untuk menghadapi pertandingan nanti malam dan kesiapan para pemain juga sudah semua aman,” kata Ocha Wardana saat dihubungi, Jumat (19/10/2024).

Ocha optimis bisa menjadi yang terbaik di Tajun Cup V. Ini didasari oleh semangat para pemain dan antusias dukungan suporter Planet di lapangan.

Bagaimana dengan The Winner?

“Ketemu kembali dengan  Planet, revans kembali pasti laga seru untuk keluar sebagai pemenang,” kata manajer tim Ketut Panca penuh keyakinan.

Ya, pada babak 8 besar, The Winner harus mengakui keunggulan Planet. The Winner kalah telak, 3-0.

Namun, sekarang di partai puncak ini komposisi pemain berbeda. Sejak babak 8 besar sampai final tim boleh menambah amunisi dari luar kabupaten. Peluang inilah yang dapat dijadikan strategi lain untuk menambah kekuatan tim.

Tim Planet (kostum putih) | Foto: Dok. panitia Tajun Cup V

Apakah The Winner dan Planet masih membawa pemain luar kabupaten yang sama seperti pada babak semifinal kemarin? Apakah dengan komposisi pemain yang berbeda itu akan membuat hasil pertandingan nanti malam juga berbeda dari pertemuan sebelumnya?

Seperti yang sering dikatakan oleh komentator pertandingan, “Sungguh bola itu bundar. Apapun masih bisa terjadi.”

Pertandingan nanti malam adalah partai puncak, partai terakhir di Tajun Cup V. Final idaman yang menjamin terjadinya momen-momen dramatis dan menegangkan. Sungguh sayang untuk dilewatkan.

Bagi The Winner pertandingan ini adalah misi penebusan kekalahan. Sedangkan bagi Planet, ini adalah misi menjadi yang terbaik lagi seperti raihan dua tahun lalu. Baik The Winner maupun Planet bersama para pendukung setianya tentu ingin membawa pulang trofi panitia bertuliskan “Juara I Tajun Cup V”.

Ini tak semata-mata tentang hadiah uang yang cukup besar, Rp 22 juta. Tetapi ini soal gengsi dan harga diri.

Oh, ya, Pada malam final ini panitia juga menggelar door prize pengundian tiket bagi penonton dengan hadiah-hadih menarik seperti sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, kulkas, dan banyak lagi.

Maka, datang dan saksikanlah! [T]

Reporter: Komang Sujana
Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

4 Klub Top di Semifinal Tajun Cup V: Pemenang vs Pemenang, “Apah” vs “Akasa”
Yang Tenang dan Yang Menang:  Catatan Pengamat Menuju Final Tajun Cup V
Tajun Cup IV: Kisah Mistis Pedagang Jagung, Himappta Akhiri Dahaga Juara, dan Dwi Nugraha Sempurnakan Malam
Ada Tajun Cup IV, Suasana Malam di Desa Tajun Jadi Tak Biasa
Tags: bola voliDesa Tajunolahragavoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Makam Tanpa Bunga | Cerpen Khairul A. El Maliky

Next Post

OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   

OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co