25 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menghimpun Arsip, Memburu Masa Lalu — Dari Pameran Arsip Nahdlatul Ulama dan Benda-benda Sejarah Muslim Bali Utara

Son Lomri by Son Lomri
July 1, 2024
in Pameran
Menghimpun Arsip, Memburu Masa Lalu — Dari Pameran Arsip Nahdlatul Ulama dan Benda-benda Sejarah Muslim Bali Utara

Ibu Halimah pada Pameran Arsip Nahdlatul Ulama dan Benda-benda Sejarah Muslim Bali Utara | Foto: Son

BAGI setiap organisasi, arsip atau dokumentasi seperti foto, surat, dan benda-benda sejarah adalah salah satu bukti—yang dapat menceritakan dan mencitrakan bagaimana kondisi sosial, dan atau bagaimana orang-orang terdahulu mengalami peristiwa penting di jamannya.

Kesan itulah yang ditemukan pada Pameran Arsip dan Benda-benda Bersejarah Muslim Bali Utara yang diadakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang dibuka Minggu, 30 Juni 2024 di Jl. Anggrek No. 27 Kaliuntu, Singaraja, dalam rangka hari lahir PCNU yang ke-70. Pameran itu akan berlangsung sampai 2 Juli 2024,

Tempat pameran, yakni Gedung Sekretariat PCNU, tampak seperti miniatur museum masa lalu. Di luar, sebelum masuk ke ruangan utama, di beranda para pengunjung disuguhkan dengan foto-foto kegiatan orang-orang Nahdliyin di jaman dulu. Berikut dengan tahunnya, foto-foto itu tertempel dengan apik di dinding pameran.

Pameran Poto Jadul (jaman dulu) NU Buleleng | Foto:Hizkia

Ibu Halimah Marwi (53), ketika melihat gambar dirinya pada foto tahun 1987—saat menjadi pengurus IPPNU waktu itu—tampak wajahnya penuh haru, takjub setelah melihat foto itu.

Tak disangka seseorang telah mengabadikannya dahulu, dan mengingatkannya sekarang dalam bentuk pameran, bersejarah.

“Di tahun itu saya sedang menyiapkan konsumsi pada acara Pelatihan Administrasi PCNU Buleleng,” kata Halimah mengingat. “Saya di bagian konsumsi waktu itu. Lebih jauhnya saya gak inget lagi,” sambung perempuan paruh baya itu, yang sekarang menjadi pengurus Muslimat NU.

Kemudian di ruang utama, arsip-arsip tua bermacam jenis dan warnanya yang sudah kumuh itu, pun berderet panjang bergantungan di dalam ruangan menyambut pengunjung. Arsip-arsip itu tak lain adalah berkas-berkas kegiatan PCNU sekitar tahun 1954 hingga tahun 2000-an.

Benda Pusaka | Foto: Hizkia

“Kami mengapresiasi banget acara pameran foto dan dokumen bersejarah semacam ini. Untung segera ditemukan, arsip-arsip itu bersejarah, kan, sehingga penting untuk dirawat,” ucap Putu Dewi Puspitawati, Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Buleleng ang hadir dalam pembukaan pameran itu.

Kegiatan pameran arsip dan dokumen penting yang bernilai historis itu ternyata menjadi perhatian penuh bagi DAPD Buleleng. Bagaimana pengarsiapan secara digital setelah pameran ini, Putu Dewi Puspitawati dan pihaknya sangat siap memfasilitasi untuk menyimpannya secara digital, untuk menjaga arsip-arsip yang berhasil ditemukan itu agar tetap terjaga.

Sejarah adalah Peristiwa Penting, dan Arsip Penguatnya

Peristiwa, dalam bentuk gambar atau cerita dan surat, tambahan benda-benda pusaka seperti tongkat, pedang, trisula dan badik yang berkarat di luar ruangan pameran itu, menambah suasana kunjungan seperti kunjungan betulan pada sebuah museum benda-benda sejarah.

Pemotongan pita pembukaan pameran oleh Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Buleleng Putu Dewi Puspitawati | Foto: Hizkia

Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Buleleng Putu Dewi Puspitawati melihat foto-foto | Foto: Hizkia

Pedang, Trisula dan badik, adalah benda pusaka bersejarah. Sekitar abad ke-17, benda-benda tersebut disinyalir milik prajurit kerajaan Mataram Islam yang kemudian diberikan kepada Laskar Islam Kerajaan Buleleng sebagai hadiah.

“Secara tetap, pedang itu dirawat oleh keluarga Syamsul Hadi di Desa Tegalinggah, Buleleng” ucap Karim Abraham selaku Ketua Pelaksana saat menjelaskan benda sejarah di ruang pameran.

Kemudian, benda bersejarah lainnya seperti Al Quran kuno, dan puluhan koleksi kitab kuning berusia lebih 1 abad milik Almarhum KH Muhammad Murtadlo, pendiri PCNU Kabupaten Buleleng masih dalam kondisi layak membersamai pameran.

Ibu Halimah saat menunjukan dirinya di poto Tahun 1987 | Foto: Son

Setelah menjelaskan itu, Karim bercerita yang lain terkait bagaimana berdirinya NU di Buleleng—bermula setelah kedatangan salah seorang tokoh nasional pendiri NU KH. Abdul Wahab Chasbullah ke Singaraja sekitar tahun 1953.

Cerita itu didapatnya dari Surat Keputusan (SK) PBNU bernomor 5989/Tnf/V/’54 tertanggal 15 Mei 1954 tentang pengesahan berdirinya “Tjabang Nahdlatul Ulama Singaradja”, yang dalam SK tersebut menetapkan KH. Muhammad Murtadlo sebagai Rois Syuriah, seorang ulama terkemuka di Buleleng saat itu.

Dalam mengumpulkan foto dan dokumen penting semacam itu—terutama bagaimana sejarah berdirinya NU di Buleleng, Karim Abraham mengaku tak mudah. Namun semua itu dilakukan dengan penuh dedikasi sampai berani mengadakan Pameran “Foto-Dokumen NU Buleleng dan Benda Sejarah Muslim Bali Utara”.

Pameran itu adalah hasil usaha kerasnya dalam menyambung fragmen sejarah yang terpotong-potong dengan banyaknya dokumen yang berhasil ditemukan. “Kita coba rangkai sehingga menjadi cerita perjalanan NU Buleleng secara umum,” lanjutnya.

Sebelum pameran, di jauh-jauh hari, katanya, memang telah dilakukan pemburuan cerita dan benda-benda sejarah terkait NU dan Muslim di Bali Utara ke tiap-tiap desa (plosok), hingga ke ibu kota semacam Jakarta ke Dinas Pengarsipan Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk mengetahui secara pasti cerita dan sejarahnya dalam bentuk dokumen. Di sanalah ia menemukan arsip SK yang bernomor 5989/Tnf/V/’54 itu.

“Ini tidak mudah, mesti ke desa-desa dulu, ke para sepuh. Terus saya juga sempatkan diri ke Jakarta untuk melihat arsip SK berdirinya PCNU Buleleng,” lanjut Karim.

Pameran buku-buku tua | Foto: Hizkia

Dan ternyata hasil blusukannya itu membuahkan hasil sangat baik. Sekitar 100 koleksi foto dari lintas generasi, termasuk beberapa foto tokoh nasional yang menghadiri kegiatan NU di Buleleng berhasil dipamerkannya.

Bahkan dokumen yang dipajang juga tidak kalah banyaknya dari itu, sekitar 100 lebih arsip dengan kondisinya masih cukup baik ikut serta memperkaya pameran itu sebagai miniatur museum.

Bahkan, Karim menganggap itu hanya sebagian saja yang tampak, karena masih banyak yang belum diketahui atau ditemukan dokumen-dokumen penting lainnya.

Apalagi terdapat beberapa fase tahun dalam kepengurusan yang sama sekali hilang (belum ditemukan arsipnya). “Ini bisa jadi karena sekretariat dulu yang berpindah-pindah, dimungkinkan masih banyak tercecer di berbagai tempat,” tuturnya. [T]

Pameran surat-surat di masa lalu | Foto: Hizkia

Pemotongan Tumpeng Harlah NU Ke-70 | Foto: Hizkia

Sholawat Badar Diciptakan di Bali?: Sebuah Analisis Pinggiran
Mengenal H.M. Said Budairy dan Napak Tilasnya di Buleleng-Bali
Mengaku Dekat Gus Dur, Tapi Menjauhi Pemikirannya
Tags: bulelengMuslimmuslim balimuslim bulelengNahdlatul UlamaPameranpameran arsipPCNU Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ada Sampah Plastik yang Estetik di Taman Bung Karno, Buleleng — Ini Karya Siswa SMPN 3 Sukasada

Next Post

Bule Berulah, Pariwisata Kena Getah

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

Read moreDetails

Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

by Nyoman Budarsana
June 9, 2026
0
Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang...

Read moreDetails

Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
June 6, 2026
0
Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

DI salah satu sudut ruang pamer lantai dasar gedung Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali, sebuah lukisan terpajang dalam bingkai...

Read moreDetails

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

Read moreDetails

Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

Jauh sebelum para undangan itu hadir, karya seni rupa berbagai ukuran sudah terpasang rapi pada dinding tembok putih. Lampu sorot...

Read moreDetails

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
0
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

Read moreDetails

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
0
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung...

Read moreDetails

Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

by tatkala
February 19, 2026
0
Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

Foto-foto karya yang dipertunjukkan Bagus Made Irawan alias Piping dalam pameran Magic in the Waves di Warung Kubukopi, Denpasar, 18-28...

Read moreDetails

“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

by I Gede Made Surya Darma
January 25, 2026
0
“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

Pameran “Wianta & Legacy” resmi dibuka pada tanggal 23 Januari 2026 di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali, menghadirkan...

Read moreDetails

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

by tatkala
January 18, 2026
0
Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

RIUH ramai terdengar berbeda di salah satu venue Berbagi Ruang & Kopi, Denpasar, Sabtu 17 Januari 2026. Jika biasanya ia...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Bule Berulah, Pariwisata Kena Getah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska
Khas

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja
Pemerintahan

Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja

SINGARAJA – TATKALA.CO | Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil...

by tatkala
June 24, 2026
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co