23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
January 25, 2026
in Pameran
“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

Pameran “Wianta & Legacy” di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali | Foto: Ferry Prasta

Pameran “Wianta & Legacy” resmi dibuka pada tanggal 23 Januari 2026 di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali, menghadirkan sebuah peristiwa seni yang melampaui fungsi pameran semata.

Ia bukan hanya menampilkan karya, tetapi merayakan spirit, warisan intelektual, serta denyut kosmik dari salah satu maestro seni rupa Indonesia paling berpengaruh, Made Wianta (1949–2020).

Pembukaan pameran berlangsung dalam suasana sakral dan khusyuk. Asap kemenyan perlahan membumbung, menyebarkan aroma yang menenangkan, berpadu dengan tarian kosmik yang dibawakan oleh seorang penari perempuan. Gerakannya lincah namun terkendali, seolah merespons irama semesta yang tak kasatmata.

Di tengah jamuan wine yang tersaji secara elegan, para penikmat seni baik dari kalangan lokal maupun ekspatriat memenuhi ruang pamer. Alunan musik piano yang mengiringi semakin memperkuat atmosfer pembukaan yang anggun dan kontemplatif, menjadi pengantar yang selaras dengan semesta visual Made Wianta.

Dalam momen penuh makna tersebut, Ibu Intan Kirana, istri almarhum Made Wianta, hadir mewakili sang maestro. Dengan busana yang anggun dan sikap yang teduh, kehadirannya menjadi simbol keberlanjutan ruh kreatif Wianta.

Sambutan disampaikan oleh Burat Wangi, yang hadir mewakili keluarga Made Wianta. Dalam penyampaiannya, dalam pameran kali ini Bapak Wianta menghadirkan sebelas lukisan, ia menegaskan komitmen keluarga dalam merawat, menjaga, dan meneruskan warisan pemikiran serta spirit kreatif almarhum Made Wianta agar tetap hidup dan relevan lintas generasi. Turut hadir pula Sanjiwani, putri bungsu almarhum, yang dengan keramahan menyambut para tamu.

Turut hadir pula Sanjiwani, putri bungsu almarhum, yang dengan keramahan menyambut para tamu.

General Manager (GM) The Apurva Kempinski Vincent Guironnet bersama keluarga Made Wianta | Foto: Ferry prasta

Kehadiran keluarga menegaskan bahwa meskipun sang seniman telah berpulang, energi artistiknya tetap hidup berdenyut dan berbicara melalui karya-karya yang kini dipamerkan.

Charles Octoriano Seran-PR & Marketing Manager. Magister dari University of Cambera Australia, yang lagi Saat ini mendalami ilmu permuseuman serta perkembangan seni rupa kontemporer, memaparkan visi Gallery of Art sebagai jembatan antara seniman Bali dan dunia seni internasional.
Ia menekankan komitmen Kempinski dalam memperkenalkan karya-karya seniman Indonesia ke panggung global melalui pendekatan kuratorial yang serius dan berkelanjutan. Baginya, dukungan terhadap seniman lokal bukan sekadar strategi budaya, melainkan sebuah tanggung jawab moral mengingat kesenian merupakan fondasi utama lahirnya pariwisata Bali.

Sementara itu, Vincent Guironnet, General Manager The Apurva Kempinski Bali, dalam sambutannya menegaskan bahwa pameran ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Kempinski dalam mendukung seni dan kebudayaan Bali. Ia mengingatkan bahwa pariwisata Bali sejak awal tumbuh dari kesenian, dan melalui inisiatif seperti ini, sudah selayaknya pariwisata dikembalikan kepada akar budayanya. “Melalui pameran ini, kami ingin menciptakan ruang yang bermartabat bagi seni bukan hanya sebagai tontonan, tetapi sebagai fondasi peradaban,” ungkapnya.

Pameran “Wianta & Legacy” di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali | Foto: Ferry Prasta

Pameran “Wianta & Legacy” merupakan bagian dari program Gallery of Art yang sejalan dengan kampanye budaya “Powerful Indonesia: Spice Route Legacy”.

Galeri ini berfungsi sebagai ruang kuratorial yang menampilkan kehalusan kriya, kedalaman warisan artistik, serta keberagaman ekspresi seni Indonesia. Melalui kolaborasi dengan mitra-mitra yang memiliki visi sejalan, The Apurva Kempinski Bali membangun sebuah ekosistem budaya yang menekankan rasa saling menghormati, inklusivitas, dan perayaan potensi manusia.

Inti pameran ini terletak pada eksplorasi ritme titik dan garis sebuah praktik repetitif yang digunakan Made Wianta sebagai proses meditasi dan pemusatan energi.

Meski periode ini kerap hadir dalam berbagai pameran, seri tersebut belum pernah dipresentasikan secara khusus dalam satu pameran tunggal. Karena itu, “Wianta & Legacy” menjadi kesempatan langka untuk menyelami dunia visual Wianta yang tertata, penuh kesabaran, dan sarat kontemplasi.

Pameran “Wianta & Legacy” di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali | Foto: Ferry Prasta

Made Wianta dikenal sebagai sosok visioner yang melampaui batas-batas tradisi klasik Bali. Lahir di Tabanan, ia menjadi figur penting dalam mendorong pergeseran seni Bali menuju paradigma modern yang lebih terbuka dan kosmopolitan.

Pengalaman hidup dan berpameran di Brussel, Belgia (1975–1977) memperkaya wawasannya, memungkinkan ia memadukan pengaruh seni Barat termasuk Kubisme dengan filosofi Bali seperti mandala, pangider-ider, sebagai simbul energi alam semesta.

Sepanjang kariernya, Made Wianta tampil di berbagai panggung internasional, termasuk mewakili Indonesia di Venice Biennale 2003 dan berpameran di Mike Weiss Gallery, New York.

Karyanya terdokumentasi dalam berbagai publikasi penting dan terus dibaca sebagai jembatan antara tradisi leluhur dan inovasi modern.

Pameran “Wianta & Legacy” di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali | Foto: Ferry Prasta

Melalui “Wianta & Legacy”, Gallery of Art tidak hanya mengenang seorang maestro, tetapi juga menegaskan bahwa seni adalah denyut kehidupan itu sendiri sebuah bahasa universal yang melampaui zaman.

Pameran ini menjadi pengingat bahwa Made Wianta tidak sekadar melukis bentuk, melainkan menangkap getaran eksistensi, menjadikan karyanya abadi dalam lanskap seni modern Indonesia dan dunia. [T]

Jimbaran, 24 Januari 2026

Penulis: I Gede Made Surya Darma
Editor: Adnyana Ole

Tags: di The Apurva Kempinski BalilukisanMade WiantaPameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Berhati-hati Dengan Rekayasa Genetika

Next Post

‘Mens Rea’: Ketika Kritik Menguji Pengkritiknya Sendiri

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

Read moreDetails

Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

by Nyoman Budarsana
June 9, 2026
0
Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang...

Read moreDetails

Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
June 6, 2026
0
Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

DI salah satu sudut ruang pamer lantai dasar gedung Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali, sebuah lukisan terpajang dalam bingkai...

Read moreDetails

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

Read moreDetails

Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

Jauh sebelum para undangan itu hadir, karya seni rupa berbagai ukuran sudah terpasang rapi pada dinding tembok putih. Lampu sorot...

Read moreDetails

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
0
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

Read moreDetails

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
0
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung...

Read moreDetails

Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

by tatkala
February 19, 2026
0
Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

Foto-foto karya yang dipertunjukkan Bagus Made Irawan alias Piping dalam pameran Magic in the Waves di Warung Kubukopi, Denpasar, 18-28...

Read moreDetails

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

by tatkala
January 18, 2026
0
Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

RIUH ramai terdengar berbeda di salah satu venue Berbagi Ruang & Kopi, Denpasar, Sabtu 17 Januari 2026. Jika biasanya ia...

Read moreDetails

Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

by Nyoman Budarsana
January 17, 2026
0
Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

Wisatawan yang sedang melakukan check in ataupun check out di The 1O1 Bali Oasis Sanur tiba-tiba terhenti sejenak. Mereka bukan...

Read moreDetails
Next Post
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

‘Mens Rea’: Ketika Kritik Menguji Pengkritiknya Sendiri

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026
Lubang | Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

by Asmaran Dani
June 21, 2026
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi
Puisi

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

by Mahesa Putra
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co