4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

tatkala by tatkala
January 18, 2026
in Pameran
Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

RIUH ramai terdengar berbeda di salah satu venue Berbagi Ruang & Kopi, Denpasar, Sabtu 17 Januari 2026. Jika biasanya ia dipenuhi oleh teriakan bebas para penonton konser, kali ini terpasang berbagai instalasi kolaboratif dengan corak warna cerah dan meriah. Kesan inilah yang ingin dibuat oleh PKBI Daerah Bali dalam pameran MANUSIA 4.0: Diver(city).

Memupuk harapan untuk kota yang sehat, pameran MANUSIA 4.0: Diver(city) merespon terkait isu interseksionalitas HIV dan kekerasan seksual di tengah keberagaman identitas. Melanjutkan seri pameran MANUSIA sebelumnya, PKBI Daerah Bali menggandeng Gurat Institute sebagai kolaborator dalam mewujudkan visual pameran. Gurat Institute merupakan sebuah kolektif seniman Bali yang berfokus pada program riset, dokumentasi, pengkajian dan pengembangan kebudayaan (visual culture), melalui presentasi gelaran seni rupa dan karya-karya kolaboratif yang melibatkan lintas seniman.

Kurator pameran MANUSIA 4.0, Savitri Sastrawan mengaku senang kembali terlibat sebagai kolaborator, yang menurutnya kali ini terasa sangat berbeda dibanding sebelumnya. “Yang kali ini benar-benar desain sebenarnya, karena bikin peta digital dan game digital. Beda banget dengan pameran sebelumnya yang masih berbasis artwork seperti lukisan atau patung,” ujarnya. Tantangan terbesar, menurut Savitri, adalah mengolah data yang sangat padat menjadi visual yang menarik tanpa membebani pengunjung, sehingga pendekatan desain komunikasi visual dengan warna-warna cerah dipilih agar tetap mudah diakses.

Ia menambahkan, isu-isu sensitif yang sulit dibicarakan di ruang publik justru perlu dikemas secara menarik agar bisa memantik percakapan. Dengan mengajak seniman muda seperti Yessiow dan Kadek Bagaskara yang dikenal dengan visual karya yang cerah dan modern, pameran ini harapannya bisa memantik isu kesehatan dengan cara yang tidak ‘menakutkan’. “Goal-nya dari awal itu menjembatani dan mengenalkan ke publik tentang hal-hal yang selama ini dianggap tidak konvensional supaya bisa jadi prioritas juga di kehidupan kita,” katanya. Savitri berharap pameran ini dapat membuka ruang dialog yang lebih inklusif sekaligus mendorong kesadaran publik terhadap keberagaman dan keadilan sosial.

Menariknya, harapan untuk kota yang sehat ini dibangun bukan di atas angan semata. Berbagai karya yang dipamerkan merupakan bentuk diseminasi publik dari program Indonesia Health Cities with Pride (IHCP) yang telah berjalan pada 2023–2025. “Karena implementasi di 2025 ini kami fokuskan pada pengembangan media sebagai puncak perjalanan IHCP, kami ingin ada sesuatu yang bisa digunakan secara berkelanjutan, bahkan setelah program ini berakhir,” ujar Ni Kadek Sintya Angreni, Program Manager IHCP. Oleh karena itu, bentuk karya yang dipamerkan merupakan product knowledge yang diharapkan bisa dimanfaatkan di masa mendatang.

Ia menjelaskan, perjalanan IHCP kemudian direfleksikan hingga memilih tema Diver(city), yang menekankan pentingnya keberagaman, khususnya dalam isu kesetaraan gender dan HIV. “Harapannya, pameran ini bisa menjadi titik awal untuk memperkenalkan keberagaman secara lebih luas, sehingga masyarakat semakin sadar dan inklusif,” katanya. Lebih jauh, pameran ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya kota yang sehat melalui akses layanan kesehatan yang bebas stigma dan diskriminasi, termasuk bagi komunitas ODHIV dan penyintas kekerasan seksual.

Salah satu fakta yang perlu mendapatkan perhatian bersama adalah hasil penelitian IHCP pada tahun 2024 yang menemukan adanya keengganan remaja untuk datang ke akses layanan kesehatan karena kurangnya akses informasi serta menariknya lembaga layanan. Ketika ditanyakan layanan dan diperlukan, sekitar 63,4% remaja menginginkan layanan konseling, diikuti oleh tes HIV (52,7%) dan tes Infeksi Menular Seksual atau IMS (44,5%). Fakta ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk mengakses layanan, namun belum banyak lembaga yang dapat menarik sekaligus memberikan informasi lengkap terkait layanan kesehatan terkait.

Namun demikian, temuan lain menunjukkan bahwa stigma berbasis gender masih kuat, di mana 33,6% responden meyakini pemerkosaan lebih sering dilakukan oleh laki-laki karena dianggap memiliki hasrat seksual tinggi. Hal ini menegaskan pentingnya penguatan edukasi yang sensitif gender dalam layanan kesehatan remaja. Data-data ini divisualisasikan ke dalam infografis berbentuk Pulau Bali dan bersanding dengan beberapa karya seperti video Story of Change dari penerima manfaat program, modul fasilitator serta buku tentang interseksionalitas isu dan analisis kebijakan yang diproduksi selama program IHCP dijalankan.

Dalam dinamika berproses di IHCP, peserta pelatihan serta pihak-pihak yang terlibat pun berkontribusi pada karya photovoice yang dipamerkan di MANUSIA 4.0: Diver(city). Terdapat 12 foto sekaligus narasinya yang menceritakan bagaimana upaya mereka dalam membangun kota yang adil, setara, dan sehat, khususnya dalam isu HIV dan kekerasan seksual. Pesertanya pun sangat beragam, mulai dari remaja pelajar hingga pemangku kebijakan di daerahnya masing-masing.

Untuk membuat pameran lebih interaktif, di MANUSIA 4.0 ini, tim juga mengembangkan board game bertemakan alur jaringan rujukan untuk penyintas kekerasan seksual di kampus. Melalui board game ini, pemain diajak berperan sebagai pihak ketiga yang menyaksikan kejadian kekerasan seksual di kampus dan belajar menentukan langkah yang tepat. Permainan ini juga memperkenalkan alur rujukan layanan kesehatan, termasuk bagi penyintas IMS dan Orang dengan HIV, mulai dari kontak pertama di lingkungan pendidikan hingga akses layanan lanjutan.

Sebagai penutup, diskusi panel bertajuk Membuka Akses, Menguatkan Hak: Perjalanan Pemenuhan HKSR bagi ODHIV dan Penyintas Kekerasan Seksual digelar untuk memperkuat kesadaran publik sekaligus menegaskan urgensi peran pemerintah dalam penanganan kekerasan seksual. Panel ini menghadirkan Prof. Dr. Anak Agung Istri Ari Atu Dewi, S.H., M.H. (FH Unud), Dr. Made Sugi Hartono, S.H., M.H., CPM (FHIS Undiksha), serta Ni Wayan Ika Ayu Rayni (IPPI Bali), yang membahas dinamika kebijakan, sistem rujukan, dan praktik layanan dalam pemenuhan HKSR, termasuk hambatan struktural dan praktik baik yang telah berjalan di Indonesia, khususnya di Bali.

Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city) diadakan di Berbagi Ruang & Kopi, Jl. Astasura No.91, Peguyangan Kangin, Denpasar, Bali. Pameran dibuka untuk publik mulai dari tanggal 17-19 Januari 2026 setiap jam 13.00 – 18.00 WITA.  Ada beberapa agenda kecil yang turut meramaikan pameran, salah satunya adalah Ruang Dialektika yang diadakan pada Minggu, 18 Januari 2026 jam 16.00. Pameran ini gratis dan ada beberapa merchandise menarik untuk pengunjung. Oleh karena itu, mari datang dan ramaikan pameran ini! [T]

Reporter/Penulis: Siaran Pers
Editor: Budarsana

Tags: Pameran Seni RupaPKBISeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Desa Kemenuh dalam Catatan Prasasti Bali Kuno

Next Post

‘Sihir Putri Pewarna’: Keberanian Teater Media Tepi Menyalakan Sihir di Panggung Perdana

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails
Next Post
‘Sihir Putri Pewarna’: Keberanian Teater Media Tepi Menyalakan Sihir di Panggung Perdana

'Sihir Putri Pewarna': Keberanian Teater Media Tepi Menyalakan Sihir di Panggung Perdana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co