15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

tatkala by tatkala
January 18, 2026
in Pameran
Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

RIUH ramai terdengar berbeda di salah satu venue Berbagi Ruang & Kopi, Denpasar, Sabtu 17 Januari 2026. Jika biasanya ia dipenuhi oleh teriakan bebas para penonton konser, kali ini terpasang berbagai instalasi kolaboratif dengan corak warna cerah dan meriah. Kesan inilah yang ingin dibuat oleh PKBI Daerah Bali dalam pameran MANUSIA 4.0: Diver(city).

Memupuk harapan untuk kota yang sehat, pameran MANUSIA 4.0: Diver(city) merespon terkait isu interseksionalitas HIV dan kekerasan seksual di tengah keberagaman identitas. Melanjutkan seri pameran MANUSIA sebelumnya, PKBI Daerah Bali menggandeng Gurat Institute sebagai kolaborator dalam mewujudkan visual pameran. Gurat Institute merupakan sebuah kolektif seniman Bali yang berfokus pada program riset, dokumentasi, pengkajian dan pengembangan kebudayaan (visual culture), melalui presentasi gelaran seni rupa dan karya-karya kolaboratif yang melibatkan lintas seniman.

Kurator pameran MANUSIA 4.0, Savitri Sastrawan mengaku senang kembali terlibat sebagai kolaborator, yang menurutnya kali ini terasa sangat berbeda dibanding sebelumnya. “Yang kali ini benar-benar desain sebenarnya, karena bikin peta digital dan game digital. Beda banget dengan pameran sebelumnya yang masih berbasis artwork seperti lukisan atau patung,” ujarnya. Tantangan terbesar, menurut Savitri, adalah mengolah data yang sangat padat menjadi visual yang menarik tanpa membebani pengunjung, sehingga pendekatan desain komunikasi visual dengan warna-warna cerah dipilih agar tetap mudah diakses.

Ia menambahkan, isu-isu sensitif yang sulit dibicarakan di ruang publik justru perlu dikemas secara menarik agar bisa memantik percakapan. Dengan mengajak seniman muda seperti Yessiow dan Kadek Bagaskara yang dikenal dengan visual karya yang cerah dan modern, pameran ini harapannya bisa memantik isu kesehatan dengan cara yang tidak ‘menakutkan’. “Goal-nya dari awal itu menjembatani dan mengenalkan ke publik tentang hal-hal yang selama ini dianggap tidak konvensional supaya bisa jadi prioritas juga di kehidupan kita,” katanya. Savitri berharap pameran ini dapat membuka ruang dialog yang lebih inklusif sekaligus mendorong kesadaran publik terhadap keberagaman dan keadilan sosial.

Menariknya, harapan untuk kota yang sehat ini dibangun bukan di atas angan semata. Berbagai karya yang dipamerkan merupakan bentuk diseminasi publik dari program Indonesia Health Cities with Pride (IHCP) yang telah berjalan pada 2023–2025. “Karena implementasi di 2025 ini kami fokuskan pada pengembangan media sebagai puncak perjalanan IHCP, kami ingin ada sesuatu yang bisa digunakan secara berkelanjutan, bahkan setelah program ini berakhir,” ujar Ni Kadek Sintya Angreni, Program Manager IHCP. Oleh karena itu, bentuk karya yang dipamerkan merupakan product knowledge yang diharapkan bisa dimanfaatkan di masa mendatang.

Ia menjelaskan, perjalanan IHCP kemudian direfleksikan hingga memilih tema Diver(city), yang menekankan pentingnya keberagaman, khususnya dalam isu kesetaraan gender dan HIV. “Harapannya, pameran ini bisa menjadi titik awal untuk memperkenalkan keberagaman secara lebih luas, sehingga masyarakat semakin sadar dan inklusif,” katanya. Lebih jauh, pameran ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya kota yang sehat melalui akses layanan kesehatan yang bebas stigma dan diskriminasi, termasuk bagi komunitas ODHIV dan penyintas kekerasan seksual.

Salah satu fakta yang perlu mendapatkan perhatian bersama adalah hasil penelitian IHCP pada tahun 2024 yang menemukan adanya keengganan remaja untuk datang ke akses layanan kesehatan karena kurangnya akses informasi serta menariknya lembaga layanan. Ketika ditanyakan layanan dan diperlukan, sekitar 63,4% remaja menginginkan layanan konseling, diikuti oleh tes HIV (52,7%) dan tes Infeksi Menular Seksual atau IMS (44,5%). Fakta ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk mengakses layanan, namun belum banyak lembaga yang dapat menarik sekaligus memberikan informasi lengkap terkait layanan kesehatan terkait.

Namun demikian, temuan lain menunjukkan bahwa stigma berbasis gender masih kuat, di mana 33,6% responden meyakini pemerkosaan lebih sering dilakukan oleh laki-laki karena dianggap memiliki hasrat seksual tinggi. Hal ini menegaskan pentingnya penguatan edukasi yang sensitif gender dalam layanan kesehatan remaja. Data-data ini divisualisasikan ke dalam infografis berbentuk Pulau Bali dan bersanding dengan beberapa karya seperti video Story of Change dari penerima manfaat program, modul fasilitator serta buku tentang interseksionalitas isu dan analisis kebijakan yang diproduksi selama program IHCP dijalankan.

Dalam dinamika berproses di IHCP, peserta pelatihan serta pihak-pihak yang terlibat pun berkontribusi pada karya photovoice yang dipamerkan di MANUSIA 4.0: Diver(city). Terdapat 12 foto sekaligus narasinya yang menceritakan bagaimana upaya mereka dalam membangun kota yang adil, setara, dan sehat, khususnya dalam isu HIV dan kekerasan seksual. Pesertanya pun sangat beragam, mulai dari remaja pelajar hingga pemangku kebijakan di daerahnya masing-masing.

Untuk membuat pameran lebih interaktif, di MANUSIA 4.0 ini, tim juga mengembangkan board game bertemakan alur jaringan rujukan untuk penyintas kekerasan seksual di kampus. Melalui board game ini, pemain diajak berperan sebagai pihak ketiga yang menyaksikan kejadian kekerasan seksual di kampus dan belajar menentukan langkah yang tepat. Permainan ini juga memperkenalkan alur rujukan layanan kesehatan, termasuk bagi penyintas IMS dan Orang dengan HIV, mulai dari kontak pertama di lingkungan pendidikan hingga akses layanan lanjutan.

Sebagai penutup, diskusi panel bertajuk Membuka Akses, Menguatkan Hak: Perjalanan Pemenuhan HKSR bagi ODHIV dan Penyintas Kekerasan Seksual digelar untuk memperkuat kesadaran publik sekaligus menegaskan urgensi peran pemerintah dalam penanganan kekerasan seksual. Panel ini menghadirkan Prof. Dr. Anak Agung Istri Ari Atu Dewi, S.H., M.H. (FH Unud), Dr. Made Sugi Hartono, S.H., M.H., CPM (FHIS Undiksha), serta Ni Wayan Ika Ayu Rayni (IPPI Bali), yang membahas dinamika kebijakan, sistem rujukan, dan praktik layanan dalam pemenuhan HKSR, termasuk hambatan struktural dan praktik baik yang telah berjalan di Indonesia, khususnya di Bali.

Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city) diadakan di Berbagi Ruang & Kopi, Jl. Astasura No.91, Peguyangan Kangin, Denpasar, Bali. Pameran dibuka untuk publik mulai dari tanggal 17-19 Januari 2026 setiap jam 13.00 – 18.00 WITA.  Ada beberapa agenda kecil yang turut meramaikan pameran, salah satunya adalah Ruang Dialektika yang diadakan pada Minggu, 18 Januari 2026 jam 16.00. Pameran ini gratis dan ada beberapa merchandise menarik untuk pengunjung. Oleh karena itu, mari datang dan ramaikan pameran ini! [T]

Reporter/Penulis: Siaran Pers
Editor: Budarsana

Tags: Pameran Seni RupaPKBISeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Desa Kemenuh dalam Catatan Prasasti Bali Kuno

Next Post

‘Sihir Putri Pewarna’: Keberanian Teater Media Tepi Menyalakan Sihir di Panggung Perdana

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

Read moreDetails

Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

Jauh sebelum para undangan itu hadir, karya seni rupa berbagai ukuran sudah terpasang rapi pada dinding tembok putih. Lampu sorot...

Read moreDetails

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
0
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

Read moreDetails

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
0
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung...

Read moreDetails

Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

by tatkala
February 19, 2026
0
Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

Foto-foto karya yang dipertunjukkan Bagus Made Irawan alias Piping dalam pameran Magic in the Waves di Warung Kubukopi, Denpasar, 18-28...

Read moreDetails

“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

by I Gede Made Surya Darma
January 25, 2026
0
“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

Pameran “Wianta & Legacy” resmi dibuka pada tanggal 23 Januari 2026 di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali, menghadirkan...

Read moreDetails

Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

by Nyoman Budarsana
January 17, 2026
0
Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

Wisatawan yang sedang melakukan check in ataupun check out di The 1O1 Bali Oasis Sanur tiba-tiba terhenti sejenak. Mereka bukan...

Read moreDetails

Ayo, Pameran “Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif” Sudah Dibuka di Kencu Ruang Seni, Kuta, Bali

by tatkala
January 5, 2026
0
Ayo, Pameran “Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif” Sudah Dibuka di Kencu Ruang Seni, Kuta, Bali

DI Kencu Ruang Seni di Kuta, Bali, pameran "Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif", sebuah rekonstruksi perjalanan kreatif...

Read moreDetails

Pulang ke Palung: Estetika yang Meraba-raba

by Made Chandra
January 4, 2026
0
Pulang ke Palung: Estetika yang Meraba-raba

---Sebuah catatan reflektif tentang pameran yang meleburkan batas-batas kelokalan MENJELANG satu purnama, sejak kami—para peraba mimpi—dipertemukan oleh sebuah perhelatan kebudayaan...

Read moreDetails

Menelisik Ketimpangan dan Ketergantungan Melalui Pameran “Revolusi Setangkai Jerami”

by I Komang Sucita
December 7, 2025
0
Menelisik Ketimpangan dan Ketergantungan Melalui Pameran “Revolusi Setangkai Jerami”

“Dua serigala terjaga dalam kalut kekhawatiranakan tingkah gembala BELOGyang kian menggiring domba dombaMenuju keterasingan” -- Secarik puisi metafor pembuka KALA...

Read moreDetails
Next Post
‘Sihir Putri Pewarna’: Keberanian Teater Media Tepi Menyalakan Sihir di Panggung Perdana

'Sihir Putri Pewarna': Keberanian Teater Media Tepi Menyalakan Sihir di Panggung Perdana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co