4 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
in Pameran
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung dari berbagai aliran itu tak hanya menyajikan keindahan goresan dan warna, tetapi pesan moral yang begitu kental. Karenanya, Togetherness lebih dari sekedar pameran seni. Pameran ini sebuah pernyataan visual tentang indahnya keberagaman yang terjalin dalam semangat kebersamaan.

Keenam perupa itu, yaitu Anthonius Kho, Ridi Winarno, Tjokorda Bagus Wiratmaja, Hedi Hariyanto, Josua Tobing, dan Kamto Widjoyo Lindu Prasekti. Semua seniman itu tinggal dan aktif berkarya di Kota Romantis, Yogyakarta. Mereka hadir di Pulau Dewata hanya untuk mengajak masyarakat pecinta seni, termasuk wisatawan asing untuk mengapresiasi karya-karyanya yang memang menawarkan bentuk baru.

Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali

Pameran dibuka oleh General Manager ARTOTEL Sanur – Bali, Agus Ade Surya Wirawan bersama-sama dengan keenam perupa tersebut, Kamis 5 Pebruari 2025. Sore itu, areal lobby hotel memang lebih meriah yang diramaikan dengan tokoh dan pecinta seni. Kehadiran mereka tidak hanya menikmati karya seni yang dipajang, tetapi sebagai ajang untuk bertukar pengalaman. Sebanyak 18 karya seni itu akan dipajang selama tiga bulan, hingga 5 Juni 2026.

Keenam perupa menampilkan berbagai karya seni yang berbeda arah, warna, bentuk juga latar budaya. Namun, perbedaan tersebut bukan menjadi jarak atau batas, melainkan justru menjalin harmoni yang kuat. Mereka berbagi satu jalan yang sama dalam pameran ini, yaitu menyuarakan pesan bahwa seni dapat menjadi bahasa universal untuk merangkul perbedaan dan mempererat persaudaraan. Karya-karya mereka seakan mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali makna toleransi, saling menghargai, dan pentingnya berjalan bersama.

Tjokorda Bagus Wiratmaja

Kamto Widjoyo Lindu Prasekti

Anthonius Kho memajang karya seninya pada dinding loby ke arah kiri, tepatnya di tempat para tamu check in atau check out. Ada 6 karya yang dibuat dengan berbagai tekni, seperti teknik temple atau kolase. Karya lukisnya ada yang timbul, dengan pilihan warna yang menarik. Karya lukis itu, menyajikan berbagai wajah yang mirip robot. “Kali ini, saya menampilkan karya dengan menggunakan tekstil art dan lukis karena latar belakang sekolah saya yang mengambil jurusan tekstil art dan gelas painting,” katanya.

Semua karya Anthonius Kho mengekspresikan robot. Karya robot-robot itu dihadirkan untuk membantu manusia kedepannya. Ini terkait dengan Artificial Intelligence (AI). Lalu, dalan karyanya itu sengaja menyajikan teknik temple, sehingga muncl karya tiga dimensi. “Disetiap negara bisa menmggunakan robot untuk membantu manusia, baik di restoran hingga pabrik. Karya ini menggambarkan manusia dibantu dengan robot,” jelasnya.

Sementara di area lobby lurus menuju arah kamar hotel ada karya Josua Tobing yang memajang beberapa karya lukis. Lalu, seniman Kamto Widjoyo Lindu Prasekti yang memajang satu karya lukis dan dua patung berdiri di depan dinding. Ketiga karya seni itu mengangkat tentang tema kehidupan. Patung di sebelah kanan, berupa Ukulele yang dipelintir berjudul Simpul Nada. Karya patung ini, menggambarkan manusia untuk mencapai sesuatu dengan semangat dan ambisi memerlukan kontemplasi. Simpul nada dalam seni itu, ada sebuah transisi nada satu ke nada lainnya.

Patung di sebelah kiri itu berupa Patung Manusia yang mengangkat tangan menggambarkan preman pasar yang kuat dan baik di daerah tempat tinggalnya. Sedangkan sebuah lukisan yang menggambarkan kehidupan, dengan menyampaikan pesan “menunjukan sesuatu dengan sesuatu”.

Sementara patung dari lempengan seperti berwujud tunas, daun atau mungkin berwujud bunga dengan warna berbeda-beda sangat memikat. Karya patung itu dari seniman Hedi Hariyanto. Ada patung berwarna biru muda, hijau, merah kuning penuh symbol. Ridi Winarno menampilkan tujuh karya tentang wajah-wajah, dan ekspresi wajah yang ditangkap melalui gestrur kecil.

Anthonius Kho

Hedi Hariyanto

Sedangkan lukisan yang berderet di dinding dekat kamar hotel itu merupakan karya Tjokorda Bagus Wiratmaja. Seniman asli Ubud itu menampilkan tiga karya abstraksi untuk memberikan audien lebih banyak menafsirkan, sehingga ada tafsiran yang berbada beda. Sebut saja dalam penggunaan warna yang indah dan warna simbolis yang akan mengajak audient kepada karya itu. Artinya, karya-karyanya itu akan mengajak penikmati berfantasi melihat sebuah karya.

Misalnya dalam karya berjudul Natural Harmony yang berukuran 50 X 70 Cm, ada yang melihat seperti seeokor kambing, kuda, dan lainnya. “Saya ingin orang yang menikmati karya itu bisa berimajinasi lebih. Tidak berhenti dalam satu bentuk, termasuk warna yang ditampilkan semua memiliki maksud sendiri,” ucapnya.

Sementara dalam karya berjudul Wild Essence, sebuah karya abtraksi yang bentuknya mirip beruang. Di belakangnya ada bayangan warna merah, sehingga menjadi seekor beruang memiliki sifat berani. Karya itu ingin menyampaikan orang itu bahwasannya di karya ini lebih bisa berimasjiansi. Menyaksikan karya ini mengajak orang untuk lebib berpikir imajiner, tidak dalam satu bentuk, tetapi bisa mengembangkan dalam bentuk lainnya.

Foto bersama pelukis

Karya-karya Tjokorda Bagus Wiratmaja itu masih kuat dengan energy Balinya. Meski tak berupa barong, rangda atau warna poleng, tetapi melihat pemilihan warna yang ada orang tahu itu adalah symbol Bali. Energy Bali itu muncul dari pilihan warna dan tekstur. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Artotel SanurPameran Seni RupaSeni Rupaseni rupa BaliYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kembang Alas | Cerpen Khairul A. El Maliky

Next Post

Mudik Lebaran dan Komunikasi Intrabudaya

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

Read moreDetails

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026
0
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

Read moreDetails

Prakriti–Pustaka–Padma 2026: Meneguhkan Seni Kriya sebagai Ruang Dialog Lintas Budaya

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Prakriti–Pustaka–Padma 2026: Meneguhkan Seni Kriya sebagai Ruang Dialog Lintas Budaya

PAMERAN seni rupa bertajuk Prakriti–Pustaka–Padma 2026 di Museum ARMA, Ubud, menghadirkan ruang apresiasi yang kaya akan keberagaman medium, gagasan, dan...

Read moreDetails

Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

by Adwan SA
July 6, 2026
0
Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

PALEMBANG pada 21 Juni 2026 memang sedang garang-garangnya, seolah tidak menyisakan kulit untuk bersantai dan dibelai lembut oleh kehadirannya. Asmaran...

Read moreDetails

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

Read moreDetails

Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

by Nyoman Budarsana
June 9, 2026
0
Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Mudik Lebaran dan Komunikasi Intrabudaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co