15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
in Pameran
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung dari berbagai aliran itu tak hanya menyajikan keindahan goresan dan warna, tetapi pesan moral yang begitu kental. Karenanya, Togetherness lebih dari sekedar pameran seni. Pameran ini sebuah pernyataan visual tentang indahnya keberagaman yang terjalin dalam semangat kebersamaan.

Keenam perupa itu, yaitu Anthonius Kho, Ridi Winarno, Tjokorda Bagus Wiratmaja, Hedi Hariyanto, Josua Tobing, dan Kamto Widjoyo Lindu Prasekti. Semua seniman itu tinggal dan aktif berkarya di Kota Romantis, Yogyakarta. Mereka hadir di Pulau Dewata hanya untuk mengajak masyarakat pecinta seni, termasuk wisatawan asing untuk mengapresiasi karya-karyanya yang memang menawarkan bentuk baru.

Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali

Pameran dibuka oleh General Manager ARTOTEL Sanur – Bali, Agus Ade Surya Wirawan bersama-sama dengan keenam perupa tersebut, Kamis 5 Pebruari 2025. Sore itu, areal lobby hotel memang lebih meriah yang diramaikan dengan tokoh dan pecinta seni. Kehadiran mereka tidak hanya menikmati karya seni yang dipajang, tetapi sebagai ajang untuk bertukar pengalaman. Sebanyak 18 karya seni itu akan dipajang selama tiga bulan, hingga 5 Juni 2026.

Keenam perupa menampilkan berbagai karya seni yang berbeda arah, warna, bentuk juga latar budaya. Namun, perbedaan tersebut bukan menjadi jarak atau batas, melainkan justru menjalin harmoni yang kuat. Mereka berbagi satu jalan yang sama dalam pameran ini, yaitu menyuarakan pesan bahwa seni dapat menjadi bahasa universal untuk merangkul perbedaan dan mempererat persaudaraan. Karya-karya mereka seakan mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali makna toleransi, saling menghargai, dan pentingnya berjalan bersama.

Tjokorda Bagus Wiratmaja

Kamto Widjoyo Lindu Prasekti

Anthonius Kho memajang karya seninya pada dinding loby ke arah kiri, tepatnya di tempat para tamu check in atau check out. Ada 6 karya yang dibuat dengan berbagai tekni, seperti teknik temple atau kolase. Karya lukisnya ada yang timbul, dengan pilihan warna yang menarik. Karya lukis itu, menyajikan berbagai wajah yang mirip robot. “Kali ini, saya menampilkan karya dengan menggunakan tekstil art dan lukis karena latar belakang sekolah saya yang mengambil jurusan tekstil art dan gelas painting,” katanya.

Semua karya Anthonius Kho mengekspresikan robot. Karya robot-robot itu dihadirkan untuk membantu manusia kedepannya. Ini terkait dengan Artificial Intelligence (AI). Lalu, dalan karyanya itu sengaja menyajikan teknik temple, sehingga muncl karya tiga dimensi. “Disetiap negara bisa menmggunakan robot untuk membantu manusia, baik di restoran hingga pabrik. Karya ini menggambarkan manusia dibantu dengan robot,” jelasnya.

Sementara di area lobby lurus menuju arah kamar hotel ada karya Josua Tobing yang memajang beberapa karya lukis. Lalu, seniman Kamto Widjoyo Lindu Prasekti yang memajang satu karya lukis dan dua patung berdiri di depan dinding. Ketiga karya seni itu mengangkat tentang tema kehidupan. Patung di sebelah kanan, berupa Ukulele yang dipelintir berjudul Simpul Nada. Karya patung ini, menggambarkan manusia untuk mencapai sesuatu dengan semangat dan ambisi memerlukan kontemplasi. Simpul nada dalam seni itu, ada sebuah transisi nada satu ke nada lainnya.

Patung di sebelah kiri itu berupa Patung Manusia yang mengangkat tangan menggambarkan preman pasar yang kuat dan baik di daerah tempat tinggalnya. Sedangkan sebuah lukisan yang menggambarkan kehidupan, dengan menyampaikan pesan “menunjukan sesuatu dengan sesuatu”.

Sementara patung dari lempengan seperti berwujud tunas, daun atau mungkin berwujud bunga dengan warna berbeda-beda sangat memikat. Karya patung itu dari seniman Hedi Hariyanto. Ada patung berwarna biru muda, hijau, merah kuning penuh symbol. Ridi Winarno menampilkan tujuh karya tentang wajah-wajah, dan ekspresi wajah yang ditangkap melalui gestrur kecil.

Anthonius Kho

Hedi Hariyanto

Sedangkan lukisan yang berderet di dinding dekat kamar hotel itu merupakan karya Tjokorda Bagus Wiratmaja. Seniman asli Ubud itu menampilkan tiga karya abstraksi untuk memberikan audien lebih banyak menafsirkan, sehingga ada tafsiran yang berbada beda. Sebut saja dalam penggunaan warna yang indah dan warna simbolis yang akan mengajak audient kepada karya itu. Artinya, karya-karyanya itu akan mengajak penikmati berfantasi melihat sebuah karya.

Misalnya dalam karya berjudul Natural Harmony yang berukuran 50 X 70 Cm, ada yang melihat seperti seeokor kambing, kuda, dan lainnya. “Saya ingin orang yang menikmati karya itu bisa berimajinasi lebih. Tidak berhenti dalam satu bentuk, termasuk warna yang ditampilkan semua memiliki maksud sendiri,” ucapnya.

Sementara dalam karya berjudul Wild Essence, sebuah karya abtraksi yang bentuknya mirip beruang. Di belakangnya ada bayangan warna merah, sehingga menjadi seekor beruang memiliki sifat berani. Karya itu ingin menyampaikan orang itu bahwasannya di karya ini lebih bisa berimasjiansi. Menyaksikan karya ini mengajak orang untuk lebib berpikir imajiner, tidak dalam satu bentuk, tetapi bisa mengembangkan dalam bentuk lainnya.

Foto bersama pelukis

Karya-karya Tjokorda Bagus Wiratmaja itu masih kuat dengan energy Balinya. Meski tak berupa barong, rangda atau warna poleng, tetapi melihat pemilihan warna yang ada orang tahu itu adalah symbol Bali. Energy Bali itu muncul dari pilihan warna dan tekstur. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Artotel SanurPameran Seni RupaSeni Rupaseni rupa BaliYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kembang Alas | Cerpen Khairul A. El Maliky

Next Post

Mudik Lebaran dan Komunikasi Intrabudaya

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

Read moreDetails

Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

Jauh sebelum para undangan itu hadir, karya seni rupa berbagai ukuran sudah terpasang rapi pada dinding tembok putih. Lampu sorot...

Read moreDetails

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
0
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

Read moreDetails

Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

by tatkala
February 19, 2026
0
Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

Foto-foto karya yang dipertunjukkan Bagus Made Irawan alias Piping dalam pameran Magic in the Waves di Warung Kubukopi, Denpasar, 18-28...

Read moreDetails

“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

by I Gede Made Surya Darma
January 25, 2026
0
“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

Pameran “Wianta & Legacy” resmi dibuka pada tanggal 23 Januari 2026 di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali, menghadirkan...

Read moreDetails

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

by tatkala
January 18, 2026
0
Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

RIUH ramai terdengar berbeda di salah satu venue Berbagi Ruang & Kopi, Denpasar, Sabtu 17 Januari 2026. Jika biasanya ia...

Read moreDetails

Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

by Nyoman Budarsana
January 17, 2026
0
Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

Wisatawan yang sedang melakukan check in ataupun check out di The 1O1 Bali Oasis Sanur tiba-tiba terhenti sejenak. Mereka bukan...

Read moreDetails

Ayo, Pameran “Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif” Sudah Dibuka di Kencu Ruang Seni, Kuta, Bali

by tatkala
January 5, 2026
0
Ayo, Pameran “Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif” Sudah Dibuka di Kencu Ruang Seni, Kuta, Bali

DI Kencu Ruang Seni di Kuta, Bali, pameran "Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif", sebuah rekonstruksi perjalanan kreatif...

Read moreDetails

Pulang ke Palung: Estetika yang Meraba-raba

by Made Chandra
January 4, 2026
0
Pulang ke Palung: Estetika yang Meraba-raba

---Sebuah catatan reflektif tentang pameran yang meleburkan batas-batas kelokalan MENJELANG satu purnama, sejak kami—para peraba mimpi—dipertemukan oleh sebuah perhelatan kebudayaan...

Read moreDetails

Menelisik Ketimpangan dan Ketergantungan Melalui Pameran “Revolusi Setangkai Jerami”

by I Komang Sucita
December 7, 2025
0
Menelisik Ketimpangan dan Ketergantungan Melalui Pameran “Revolusi Setangkai Jerami”

“Dua serigala terjaga dalam kalut kekhawatiranakan tingkah gembala BELOGyang kian menggiring domba dombaMenuju keterasingan” -- Secarik puisi metafor pembuka KALA...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Mudik Lebaran dan Komunikasi Intrabudaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co