24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
in Pameran
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung dari berbagai aliran itu tak hanya menyajikan keindahan goresan dan warna, tetapi pesan moral yang begitu kental. Karenanya, Togetherness lebih dari sekedar pameran seni. Pameran ini sebuah pernyataan visual tentang indahnya keberagaman yang terjalin dalam semangat kebersamaan.

Keenam perupa itu, yaitu Anthonius Kho, Ridi Winarno, Tjokorda Bagus Wiratmaja, Hedi Hariyanto, Josua Tobing, dan Kamto Widjoyo Lindu Prasekti. Semua seniman itu tinggal dan aktif berkarya di Kota Romantis, Yogyakarta. Mereka hadir di Pulau Dewata hanya untuk mengajak masyarakat pecinta seni, termasuk wisatawan asing untuk mengapresiasi karya-karyanya yang memang menawarkan bentuk baru.

Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali

Pameran dibuka oleh General Manager ARTOTEL Sanur – Bali, Agus Ade Surya Wirawan bersama-sama dengan keenam perupa tersebut, Kamis 5 Pebruari 2025. Sore itu, areal lobby hotel memang lebih meriah yang diramaikan dengan tokoh dan pecinta seni. Kehadiran mereka tidak hanya menikmati karya seni yang dipajang, tetapi sebagai ajang untuk bertukar pengalaman. Sebanyak 18 karya seni itu akan dipajang selama tiga bulan, hingga 5 Juni 2026.

Keenam perupa menampilkan berbagai karya seni yang berbeda arah, warna, bentuk juga latar budaya. Namun, perbedaan tersebut bukan menjadi jarak atau batas, melainkan justru menjalin harmoni yang kuat. Mereka berbagi satu jalan yang sama dalam pameran ini, yaitu menyuarakan pesan bahwa seni dapat menjadi bahasa universal untuk merangkul perbedaan dan mempererat persaudaraan. Karya-karya mereka seakan mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali makna toleransi, saling menghargai, dan pentingnya berjalan bersama.

Tjokorda Bagus Wiratmaja

Kamto Widjoyo Lindu Prasekti

Anthonius Kho memajang karya seninya pada dinding loby ke arah kiri, tepatnya di tempat para tamu check in atau check out. Ada 6 karya yang dibuat dengan berbagai tekni, seperti teknik temple atau kolase. Karya lukisnya ada yang timbul, dengan pilihan warna yang menarik. Karya lukis itu, menyajikan berbagai wajah yang mirip robot. “Kali ini, saya menampilkan karya dengan menggunakan tekstil art dan lukis karena latar belakang sekolah saya yang mengambil jurusan tekstil art dan gelas painting,” katanya.

Semua karya Anthonius Kho mengekspresikan robot. Karya robot-robot itu dihadirkan untuk membantu manusia kedepannya. Ini terkait dengan Artificial Intelligence (AI). Lalu, dalan karyanya itu sengaja menyajikan teknik temple, sehingga muncl karya tiga dimensi. “Disetiap negara bisa menmggunakan robot untuk membantu manusia, baik di restoran hingga pabrik. Karya ini menggambarkan manusia dibantu dengan robot,” jelasnya.

Sementara di area lobby lurus menuju arah kamar hotel ada karya Josua Tobing yang memajang beberapa karya lukis. Lalu, seniman Kamto Widjoyo Lindu Prasekti yang memajang satu karya lukis dan dua patung berdiri di depan dinding. Ketiga karya seni itu mengangkat tentang tema kehidupan. Patung di sebelah kanan, berupa Ukulele yang dipelintir berjudul Simpul Nada. Karya patung ini, menggambarkan manusia untuk mencapai sesuatu dengan semangat dan ambisi memerlukan kontemplasi. Simpul nada dalam seni itu, ada sebuah transisi nada satu ke nada lainnya.

Patung di sebelah kiri itu berupa Patung Manusia yang mengangkat tangan menggambarkan preman pasar yang kuat dan baik di daerah tempat tinggalnya. Sedangkan sebuah lukisan yang menggambarkan kehidupan, dengan menyampaikan pesan “menunjukan sesuatu dengan sesuatu”.

Sementara patung dari lempengan seperti berwujud tunas, daun atau mungkin berwujud bunga dengan warna berbeda-beda sangat memikat. Karya patung itu dari seniman Hedi Hariyanto. Ada patung berwarna biru muda, hijau, merah kuning penuh symbol. Ridi Winarno menampilkan tujuh karya tentang wajah-wajah, dan ekspresi wajah yang ditangkap melalui gestrur kecil.

Anthonius Kho

Hedi Hariyanto

Sedangkan lukisan yang berderet di dinding dekat kamar hotel itu merupakan karya Tjokorda Bagus Wiratmaja. Seniman asli Ubud itu menampilkan tiga karya abstraksi untuk memberikan audien lebih banyak menafsirkan, sehingga ada tafsiran yang berbada beda. Sebut saja dalam penggunaan warna yang indah dan warna simbolis yang akan mengajak audient kepada karya itu. Artinya, karya-karyanya itu akan mengajak penikmati berfantasi melihat sebuah karya.

Misalnya dalam karya berjudul Natural Harmony yang berukuran 50 X 70 Cm, ada yang melihat seperti seeokor kambing, kuda, dan lainnya. “Saya ingin orang yang menikmati karya itu bisa berimajinasi lebih. Tidak berhenti dalam satu bentuk, termasuk warna yang ditampilkan semua memiliki maksud sendiri,” ucapnya.

Sementara dalam karya berjudul Wild Essence, sebuah karya abtraksi yang bentuknya mirip beruang. Di belakangnya ada bayangan warna merah, sehingga menjadi seekor beruang memiliki sifat berani. Karya itu ingin menyampaikan orang itu bahwasannya di karya ini lebih bisa berimasjiansi. Menyaksikan karya ini mengajak orang untuk lebib berpikir imajiner, tidak dalam satu bentuk, tetapi bisa mengembangkan dalam bentuk lainnya.

Foto bersama pelukis

Karya-karya Tjokorda Bagus Wiratmaja itu masih kuat dengan energy Balinya. Meski tak berupa barong, rangda atau warna poleng, tetapi melihat pemilihan warna yang ada orang tahu itu adalah symbol Bali. Energy Bali itu muncul dari pilihan warna dan tekstur. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Artotel SanurPameran Seni RupaSeni Rupaseni rupa BaliYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kembang Alas | Cerpen Khairul A. El Maliky

Next Post

Mudik Lebaran dan Komunikasi Intrabudaya

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

Read moreDetails

Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

by Nyoman Budarsana
June 9, 2026
0
Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang...

Read moreDetails

Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
June 6, 2026
0
Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

DI salah satu sudut ruang pamer lantai dasar gedung Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali, sebuah lukisan terpajang dalam bingkai...

Read moreDetails

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

Read moreDetails

Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

Jauh sebelum para undangan itu hadir, karya seni rupa berbagai ukuran sudah terpasang rapi pada dinding tembok putih. Lampu sorot...

Read moreDetails

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
0
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

Read moreDetails

Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

by tatkala
February 19, 2026
0
Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

Foto-foto karya yang dipertunjukkan Bagus Made Irawan alias Piping dalam pameran Magic in the Waves di Warung Kubukopi, Denpasar, 18-28...

Read moreDetails

“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

by I Gede Made Surya Darma
January 25, 2026
0
“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

Pameran “Wianta & Legacy” resmi dibuka pada tanggal 23 Januari 2026 di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali, menghadirkan...

Read moreDetails

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

by tatkala
January 18, 2026
0
Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

RIUH ramai terdengar berbeda di salah satu venue Berbagi Ruang & Kopi, Denpasar, Sabtu 17 Januari 2026. Jika biasanya ia...

Read moreDetails

Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

by Nyoman Budarsana
January 17, 2026
0
Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

Wisatawan yang sedang melakukan check in ataupun check out di The 1O1 Bali Oasis Sanur tiba-tiba terhenti sejenak. Mereka bukan...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Mudik Lebaran dan Komunikasi Intrabudaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja
Pemerintahan

Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja

SINGARAJA – TATKALA.CO | Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil...

by tatkala
June 24, 2026
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co