15 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
in Pameran
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung dari berbagai aliran itu tak hanya menyajikan keindahan goresan dan warna, tetapi pesan moral yang begitu kental. Karenanya, Togetherness lebih dari sekedar pameran seni. Pameran ini sebuah pernyataan visual tentang indahnya keberagaman yang terjalin dalam semangat kebersamaan.

Keenam perupa itu, yaitu Anthonius Kho, Ridi Winarno, Tjokorda Bagus Wiratmaja, Hedi Hariyanto, Josua Tobing, dan Kamto Widjoyo Lindu Prasekti. Semua seniman itu tinggal dan aktif berkarya di Kota Romantis, Yogyakarta. Mereka hadir di Pulau Dewata hanya untuk mengajak masyarakat pecinta seni, termasuk wisatawan asing untuk mengapresiasi karya-karyanya yang memang menawarkan bentuk baru.

Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali

Pameran dibuka oleh General Manager ARTOTEL Sanur – Bali, Agus Ade Surya Wirawan bersama-sama dengan keenam perupa tersebut, Kamis 5 Pebruari 2025. Sore itu, areal lobby hotel memang lebih meriah yang diramaikan dengan tokoh dan pecinta seni. Kehadiran mereka tidak hanya menikmati karya seni yang dipajang, tetapi sebagai ajang untuk bertukar pengalaman. Sebanyak 18 karya seni itu akan dipajang selama tiga bulan, hingga 5 Juni 2026.

Keenam perupa menampilkan berbagai karya seni yang berbeda arah, warna, bentuk juga latar budaya. Namun, perbedaan tersebut bukan menjadi jarak atau batas, melainkan justru menjalin harmoni yang kuat. Mereka berbagi satu jalan yang sama dalam pameran ini, yaitu menyuarakan pesan bahwa seni dapat menjadi bahasa universal untuk merangkul perbedaan dan mempererat persaudaraan. Karya-karya mereka seakan mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali makna toleransi, saling menghargai, dan pentingnya berjalan bersama.

Tjokorda Bagus Wiratmaja

Kamto Widjoyo Lindu Prasekti

Anthonius Kho memajang karya seninya pada dinding loby ke arah kiri, tepatnya di tempat para tamu check in atau check out. Ada 6 karya yang dibuat dengan berbagai tekni, seperti teknik temple atau kolase. Karya lukisnya ada yang timbul, dengan pilihan warna yang menarik. Karya lukis itu, menyajikan berbagai wajah yang mirip robot. “Kali ini, saya menampilkan karya dengan menggunakan tekstil art dan lukis karena latar belakang sekolah saya yang mengambil jurusan tekstil art dan gelas painting,” katanya.

Semua karya Anthonius Kho mengekspresikan robot. Karya robot-robot itu dihadirkan untuk membantu manusia kedepannya. Ini terkait dengan Artificial Intelligence (AI). Lalu, dalan karyanya itu sengaja menyajikan teknik temple, sehingga muncl karya tiga dimensi. “Disetiap negara bisa menmggunakan robot untuk membantu manusia, baik di restoran hingga pabrik. Karya ini menggambarkan manusia dibantu dengan robot,” jelasnya.

Sementara di area lobby lurus menuju arah kamar hotel ada karya Josua Tobing yang memajang beberapa karya lukis. Lalu, seniman Kamto Widjoyo Lindu Prasekti yang memajang satu karya lukis dan dua patung berdiri di depan dinding. Ketiga karya seni itu mengangkat tentang tema kehidupan. Patung di sebelah kanan, berupa Ukulele yang dipelintir berjudul Simpul Nada. Karya patung ini, menggambarkan manusia untuk mencapai sesuatu dengan semangat dan ambisi memerlukan kontemplasi. Simpul nada dalam seni itu, ada sebuah transisi nada satu ke nada lainnya.

Patung di sebelah kiri itu berupa Patung Manusia yang mengangkat tangan menggambarkan preman pasar yang kuat dan baik di daerah tempat tinggalnya. Sedangkan sebuah lukisan yang menggambarkan kehidupan, dengan menyampaikan pesan “menunjukan sesuatu dengan sesuatu”.

Sementara patung dari lempengan seperti berwujud tunas, daun atau mungkin berwujud bunga dengan warna berbeda-beda sangat memikat. Karya patung itu dari seniman Hedi Hariyanto. Ada patung berwarna biru muda, hijau, merah kuning penuh symbol. Ridi Winarno menampilkan tujuh karya tentang wajah-wajah, dan ekspresi wajah yang ditangkap melalui gestrur kecil.

Anthonius Kho

Hedi Hariyanto

Sedangkan lukisan yang berderet di dinding dekat kamar hotel itu merupakan karya Tjokorda Bagus Wiratmaja. Seniman asli Ubud itu menampilkan tiga karya abstraksi untuk memberikan audien lebih banyak menafsirkan, sehingga ada tafsiran yang berbada beda. Sebut saja dalam penggunaan warna yang indah dan warna simbolis yang akan mengajak audient kepada karya itu. Artinya, karya-karyanya itu akan mengajak penikmati berfantasi melihat sebuah karya.

Misalnya dalam karya berjudul Natural Harmony yang berukuran 50 X 70 Cm, ada yang melihat seperti seeokor kambing, kuda, dan lainnya. “Saya ingin orang yang menikmati karya itu bisa berimajinasi lebih. Tidak berhenti dalam satu bentuk, termasuk warna yang ditampilkan semua memiliki maksud sendiri,” ucapnya.

Sementara dalam karya berjudul Wild Essence, sebuah karya abtraksi yang bentuknya mirip beruang. Di belakangnya ada bayangan warna merah, sehingga menjadi seekor beruang memiliki sifat berani. Karya itu ingin menyampaikan orang itu bahwasannya di karya ini lebih bisa berimasjiansi. Menyaksikan karya ini mengajak orang untuk lebib berpikir imajiner, tidak dalam satu bentuk, tetapi bisa mengembangkan dalam bentuk lainnya.

Foto bersama pelukis

Karya-karya Tjokorda Bagus Wiratmaja itu masih kuat dengan energy Balinya. Meski tak berupa barong, rangda atau warna poleng, tetapi melihat pemilihan warna yang ada orang tahu itu adalah symbol Bali. Energy Bali itu muncul dari pilihan warna dan tekstur. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Artotel SanurPameran Seni RupaSeni Rupaseni rupa BaliYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kembang Alas | Cerpen Khairul A. El Maliky

Next Post

Mudik Lebaran dan Komunikasi Intrabudaya

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

Read moreDetails

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026
0
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

Read moreDetails

Prakriti–Pustaka–Padma 2026: Meneguhkan Seni Kriya sebagai Ruang Dialog Lintas Budaya

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Prakriti–Pustaka–Padma 2026: Meneguhkan Seni Kriya sebagai Ruang Dialog Lintas Budaya

PAMERAN seni rupa bertajuk Prakriti–Pustaka–Padma 2026 di Museum ARMA, Ubud, menghadirkan ruang apresiasi yang kaya akan keberagaman medium, gagasan, dan...

Read moreDetails

Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

by Adwan SA
July 6, 2026
0
Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

PALEMBANG pada 21 Juni 2026 memang sedang garang-garangnya, seolah tidak menyisakan kulit untuk bersantai dan dibelai lembut oleh kehadirannya. Asmaran...

Read moreDetails

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

Read moreDetails

Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

by Nyoman Budarsana
June 9, 2026
0
Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang...

Read moreDetails

Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
June 6, 2026
0
Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

DI salah satu sudut ruang pamer lantai dasar gedung Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali, sebuah lukisan terpajang dalam bingkai...

Read moreDetails

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

Read moreDetails

Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

Jauh sebelum para undangan itu hadir, karya seni rupa berbagai ukuran sudah terpasang rapi pada dinding tembok putih. Lampu sorot...

Read moreDetails

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
0
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Mudik Lebaran dan Komunikasi Intrabudaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co