22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ada Sampah Plastik yang Estetik di Taman Bung Karno, Buleleng — Ini Karya Siswa SMPN 3 Sukasada

I Kadek Susila Priangga by I Kadek Susila Priangga
June 30, 2024
in Ulas Rupa
Ada Sampah Plastik yang Estetik di Taman Bung Karno, Buleleng — Ini Karya Siswa SMPN 3 Sukasada

Topeng dan lukisan dari sampah plastik karya siswa SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

PAMERAN seni rupa merupakan ajang untuk memperlihatkan eksistensi individu seniman maupun komunitas kepada masyarakat luas. Pameran adalah sebuah alat komunikasi dua sisi, komunikasi antara seniman dan penikmat seni.

Ada banyak hal yang bisa tersampaikan melalui kegiatan pameran seni rupa. Misalnya menyampaikan pesan lewat karya, menyentil, mengkritik, bahkan memberikan pengetahuan baru terkait ide dan gagasan kepada pengunjung yang datang.

Sabtu, 29 Juni 2024, di penghujung bulan Juni, yang merupakan Bulan Bung Karno, siswa SMP Negeri 3 Sukasada berpameran di Ruang Terbuka Hijau, Taman Bung Karno, Sukasada, Buleleng.  Pameran itu merupakan rangkaian kegiatan Pekan Apresiasi Seni.

Lukis plastik karya siswa SMPN 3 Sukasada | Foto: Susila Priangga

Siswa-siswa SMP itu memamerkan 86 karya lukis plastik siswa dan 10 karya topeng bubur kertas yang di-finishing dengan plastik.

Lukis plastik yang dipamerkan siswa-siswa SMP itu menjadi jenis karya lukis baru dengan tema “Plastik Estetik”. Lukisan-lukisan itu memberikan kesan baru terhadap sampah plastik yang ada di lingkungan sekitarnya.

Lukisan ini sepertinya bisa disebut sebagai hasil sulap sampah plastik bekas snack, mi instan, permen dan sampah plastik penuh warna lainnya, dan menjadi karya yang semestinya patut diberikan apresiasi sebesar-besarnya. Keinginan dan semangat siswa dalam berkarya patut diacungi jempol sebesar-besarna. Mereka sampai “turun gunung” untuk memperlihatkan eksistensinya, memberikan tamparan bagi kita yang berpikir remeh tentang sebuah karya dan sebuah pameran.

Plastik bisa berperan sangat penting dalam sebuah hasil karya. Teknik menempel yang kini sedang eksis dalam banyak kegiatan seni rupa, telah memberikan banyak kemudahan bagi siswa untuk menciptakan hasil karya lukis ang menarik. Aneka plastik bekas yang penuh warna, bisa dikombinasikan dengan baik sehingga tak memerlukan penggunaan cat lagi dalam berkarya.

Lukis plastik karya siswa SMPN 3 Sukasada | Foto: Susila Priangga

Penggantian cat bisa berpengaruh dalam kegiatan berkarya, terutama dari segi ekonomi. Ya, ekonomi siswa sangat berpengaruh dalam berkarya. Ketika seorang guru berharap semua siswa bisa berkarya, namun alasan ekonomi yang menjadi dasar ketidakmampuan mereka dalam menyediakannya, merupakan satu masalah yang tentunya harus ada solusinya. Dan solusi itu ada disekitar kita. Sampah plastik yang menjadi momok menakutkan karena susah terurai dan menjadi sumber penyakit, kini menjadi karya yang sama sekali tidak menakutkan.

Lukis plastik dalam karya-karya siswa SMPN 3 Sukasada ini menggunakan teknik menempel, selayaknya seni lukis mozaik, montase dan kolase, yang dibuat dengan teknik menempel biji, kepingan dan potongan sehingga terbentuk sebuah objek yang diinginkan. Dalam lukis plastik, juga digunakan teknik menempel kepingan plastik yang sudah dipotong sesuai pola warna yang diinginkan.

Lukis plastik dipopulerkan oleh Made Oplas, salah satu seniman dari Buleleng. Made Oplas gencar mensosialisasikan dan mendemonstrasikan plastik menjadi karya yang estetik.

Selain dengan teknik menempel yang sederhana dan mudah dilakukan, berbagai penndukung dalam berkarya juga mudah didapat. Siswa mencari media gambar yang akan di tempeli plastik melalui internet. Tersedia banyak sekali gambar siap tempel yang di sesuaikan dengan keinginan siswa. Sehingga proses berkarya akan semakin mudah dilakukan.

Memang sangat perlu untuk terus dilanjutkan, pengolahan sampah plastik menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual dan karya-karya yang menarik, karena sampah plastik sudah sangat mengkhawatirkan. Berserakan dan terus terlahir tanpa henti, walau dengan himbauan dan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah tentang pengurangan sampah plastik, namun sampah plastik masih terlalu banyak untuk di lingkungan kita.

Pengunjung memperhatikan karya lukis Plastik Estetik dan topeng yang dipamerkan siswa SMPN 3 Sukasada di Taman Bung Karno, Sukasada, Buleleng | Foto: Susila Priangga

Dengan mengajak siswa berkarya seni lukis plastik ini, di harap siswa mendapat pengetahuan baru, tentang bagaimana mengolah sampah plastik menjadi sebuah karya yang indah dilihat. Walau dengan skala yang masih kecil, namun bekal itu tentu akan menjadi sangat berarti nanti di masyarakat.

Ketika pengalaman berkarya itu diterapkan masyarakat, maka akan berpengaruh besar dalam pengolahan sampah. Akan muncul inovasi-inovasi baru dari mereka dalam hal memanfaatkan sampah, dan akan muncul produk-produk serta karya yang luar biasa kelak.

Selain pengaruh terhadap siswa, pameran ini bertujuan untuk mensosialisasikan pengolahan sampah kertas dan plastik kepada masyarakat umum. Bahwa bungkus snack yang kita punya dapat bernilai seni dan dapat menghiasi tembok rumah kita.

Masyarakat juga perlu mendapatkan pemahaman terkait pengolahan sampah dan lingkungan yang bersih. Dengan diadakan pameran ini, diharapkan masyarakat akan memiliki pertanyaan-pertanyaan terkait karya yang dipamerkan, dan di sanalah peran siswa yang sudah memiliki pengetahuan terkait karya akan bisa menjelaskan dan mensosialisasikan karya yang mereka buat, termasuk cara pembuatannya.

Selain itu, saat pameran berlangsung, siswa juga langsung mendemonstrasikan cara pembuatan karya, sehingga pengunjung dapat melihat langsung dan bertanya langsung pada siswa.

Lukis plastik dan topeng karya siswa SMPN 3 Sukasada | Foto: Susila Priangga

Pameran ini tentu berbeda dengan pameran yang dilakukan siswa SMP Negeri 3 Sukasada tahun lalu. Setahun lalu, siswa-siswa itu mengangkat tema Harmonisasi Cetak Daun dan berpameran di sekolah. Pengunjung yang hadir dari kalangan siswa, guru dan pegawai, serta masyarakat sekitar sekolah saja. Kali ini siswa mencoba mencari suasana baru dengan berani tampil untuk berpameran ke tempat umum dengan membawa nama sekolah, berharap banyak yang melirik sekolah dan pengunjung lebih banyak yang hadir untuk menikmati hasil karya siswa.

Iya, pihak sekolah memang memberikan dukungan penuh untuk kegiatan siswa yang positif seperti pameran ini. Dan terus mendukung untuk dilaksanakan tiap tahunnya.

Tahun lalu karya lukis cetak daun dengan teknik grafis (cap) dilaksanakan di sekolah, kini lukis plastik teknik tempel dilaksanakan di RTH Taman Bung Karno. Tahun depan karya apa, tekniknya bagaimana dan dilaksanakan dimana? Sebuah PR yang tentu harus di persiapkan dari sekarang, untuk pengalaman siswa dan tentunya mengharumkan nama sekolah.

Mari kita tunggu bersama, karya siswa SMP Negeri 3 Sukasada tahun depan. [T]

Topeng dari kertas dan sampah plastik karya siswa SMPN 3 Sukasada

Pameran Seni Rupa “Harmonisasi Cetak Daun” Meriahkan HUT SMPN 3 Sukasada
Dampak Baik Apresiasi Kepada Diri, Siswa dan Siapa Saja | Catatan HUT SMPN 3 Sukasada
Purnami dan Diva, Siswi SMPN 3 Sukasada, Juara Olimpiade Tingkat Nasional – Berawal dari Medsos

Tags: Pameran Seni Rupasampah plastikSMPN 3 Sukasada
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Seni Tradisional Jawa dan Toraja dari Komunitas Indonesia Colorado Amerika Serikat dan ARCINDA

Next Post

Menghimpun Arsip, Memburu Masa Lalu — Dari Pameran Arsip Nahdlatul Ulama dan Benda-benda Sejarah Muslim Bali Utara

I Kadek Susila Priangga

I Kadek Susila Priangga

Lahir di Karangasem. Guru seni budaya di SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

Related Posts

Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta

by Emi Suy
October 19, 2026
0
Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta

DI Museum Bahari Jakarta, foto dan puisi mempertemukan kita dengan jejak sejarah Pulau Onrust, Cipir, dan Kelor. Melalui Pameran Foto...

Read moreDetails

Tubuh, Lanskap, dan yang Tak Terucapkan

by Wayan Jengki Sunarta
October 18, 2026
0
Tubuh, Lanskap, dan yang Tak Terucapkan

DALAM karya-karya I Nyoman Darmawan, akrab disapa Kuek, tubuh manusia tidak selalu hadir sebagai sosok utuh dengan batas-batas jelas. Tubuh...

Read moreDetails

Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?

by Made Chandra
October 10, 2026
0
Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?

KITA yang terlampau serius atau memang ongkos sebuah industri adalah kekakuan kreatifitas. Barangkali unek-unek semacam ini yang berputar-putar di kepalaku...

Read moreDetails

Mengurai Gnosis Perupa Payangan

by I Wayan Westa
September 27, 2026
0
Mengurai Gnosis Perupa Payangan

Dr. Jean Couteau, budayawan asal Prancis pernah berseloroh soal kondisi terkini psiko-budaya generasi Bali. Dalam sejumlah pernyataan lisan maupun tertulis,...

Read moreDetails

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

by Jaswanto
September 26, 2026
0
Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

PADA siang yang membakar, saya berebut jalanan Surabaya menuju Voza Tower di Jalan Mayjen HR. Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal. Di...

Read moreDetails

Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

by Emi Suy
September 23, 2026
0
Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

Datang Setelah Riuh Saya datang ketika riuh telah selesai. Pameran telah usai dibuka, sebagian pengunjung mulai beranjak, percakapan telah menemukan...

Read moreDetails

Guci Nasib di Titik Nol Kota

by I Wayan Westa
September 22, 2026
0
Guci Nasib di Titik Nol Kota

”….dalam labirin, aku mencari guci nasibku, yang tersimpan dalam kabut kebuntuan, membentur dalam setiap sudut dinding, tak tahu jalan pulang,...

Read moreDetails

Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

Menelisik foto karya yang tampak pada pameran, bidang kanvas dipenuhi figur-figur wayang, makhluk mitologis, ornamen, tetumbuhan, dan jaringan garis yang...

Read moreDetails

Membaca Naga Agus Kama Loedin

by I Wayan Westa
September 16, 2026
0
Membaca Naga Agus Kama Loedin

---Venue Art, Batu & Studio, Batubulan, Gianyar, Bali | 12 September 2026 * Pameran "Jaga Raga Bara Jiwa" dibuka  Rektor...

Read moreDetails

Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan

by Angga Wijaya
September 16, 2026
0
Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan

Di Agung Rai Museum of Art atau ARMA, Ubud, Bali, pada Juli 2026, sebuah pohon penuh kuda hadir di antara...

Read moreDetails
Next Post
Menghimpun Arsip, Memburu Masa Lalu — Dari Pameran Arsip Nahdlatul Ulama dan Benda-benda Sejarah Muslim Bali Utara

Menghimpun Arsip, Memburu Masa Lalu -- Dari Pameran Arsip Nahdlatul Ulama dan Benda-benda Sejarah Muslim Bali Utara

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co