4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pameran Seni Rupa “Harmonisasi Cetak Daun” Meriahkan HUT SMPN 3 Sukasada

I Kadek Susila Priangga by I Kadek Susila Priangga
April 1, 2023
in Esai, Pameran
Pameran Seni Rupa “Harmonisasi Cetak Daun” Meriahkan HUT SMPN 3 Sukasada

Suasana pameran | Dok. Penulis

HAMPIR semua orang atau instansi maupun organisasi selalu menginginkan perayaan hari ulang tahun yang meriah, menarik dan membekas di hati sekaligus juga membekas di ingatan—yang nantinya akan diulang di tahun berikutnya bahkan bisa lebih meriah lagi dari perayaan sebelumnya.

Hal yang sama berlaku pada peringatan Hari Ulang Tahun SMPN 3 Sukasada yang baru kali ini dirayakan. Benar, sejak berdiri 31 tahun yang lalu, tepatnya pada 1 April 1992, sekolah ini memang belum pernah sekalipun merayakan HUT-nya.

Kerena ini yang pertama—sekali lagi sejak 31 tahun yang lalu—tentu saja, antusias semua warga sekolah sangat tinggi. Berbarengan dengan jeda semester, perayaan ini diharap dapat mengisi jeda proses pembelajaran dan memberikan hal positif bagi siswa dan seluruh warga sekolah.

Berbagai macam acara dibuat dan semakin membuat acara ini meriah. Dan dari itu semua, ada satu yang menarik dari perayaan HUT SMPN 3 Sukasada yang 31 ini. Ya, pameran karya seni rupa, P5 dan prakarya siswa yang ikut di tampilkan untuk menarik perhatian warga sekitar supaya ikut mengapresiasi dan semakin memperlihatkan eksistensi sekolah.

Pameran yang mengambil tajuk “Harmonisasi Cetak Daun” dibuat dengan teknik grafis cetak tinggi (cap), memanfaatkan tekstur daun yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri di tiap daun yang berbeda. Daun-daun itu di susun dengan harmoni yang indah dengan perpaduan warna yang berani. Kemudian menghasilkan karya seni grafis cetak tinggi media daun yang memanjakan mata.

Karya seni siswa SMPN 3 Sukasada dengan teknik cap

Daun memang memiliki tekstur yang unik. Tulang dan pori ketika dibaluri cat pewarna dan dicetak di atas kertas, akan menghasilkan hasil cetakan yang unik dan menarik. Apalagi ditambah dengan perpaduan warna yang berani, serta susunan berbagai macam daun yang memberikan kesan harmoni dan memiliki nilai estetika tinggi.

Pameran ini di ikuti oleh seluruh siswa kelas IX yang memang mendapat materi tentang seni grafis dan pameran mata pelajaran seni budaya di semester genap ini. Jumlah siswa yang mengikuti pameran berjumlah 115 orang dengan total karya 115 karya seni grafis cetak tinggi dan 10 karya seni cetak saring pada media baju kaos.

Pameran dibuka tanggal 1 April dengan ditandai pemotongan pita oleh Kepala Desa Padangbulia dengan disaksikan undangan yang hadir dan seluruh siswa.

Berbekal materi yang diberikan saat pelajaran dan terciptalah karya yang siap di pamerkan. Antusias siswa dalam berpameran dan berani tampil dengan hasil karya sendiri merupakan suatu kemajuan yang terbilang bagus. Artinya, memperlihatkan keberadaan sekolah dan mempresentasikan materi pembelajaran yang diberikan dalam bentuk pameran kepada publik perlu di pupuk terus menerus.

Bersama guru mata pelajaran—yang memberikan pendampingan saat pengerjaan karya sampai display karya di ruang pameran—siswa di ajak untuk membuat pameran secara mandiri dengan menerapkan materi pameran yang telah diberikan. Mulai dari menentukan tema, membuat karya, sampai membentuk panitia pameran. Dengan begitu, siswa belajar membuat event sendiri, guru mata pelajaran hanya memberikan arahan bila diperlukan.

Pameran homogen ini diharap dapat meningkatkan daya saing dan semangat berkarya siswa sekaligus memutus paradigma berkarya dalam pembelajaran seni budaya yang selalu berakhir hanya dinilai dan gudang sebagai tempat akhir tugas mereka.

Dengan adanya pameran seperti ini, siswa merasa hasil karyanya dihargai—sebab karya siswa dipertontonkan ke publik dan dapat dinikmati oleh semua orang. Hal itu akan memberikan kebanggaan tersendiri bagi siswa, sehingga memicu semangat berkarya karena ada penghargaan yang diberikan atas hasil karya yang dibuat.

Selain karya seni grafis cetak tinggi dan saring, pameran juga menghadirkan hasil projek P5 yang dibuat siswa kelas VII. Karya berupa hasil ekoenzim dan tanaman obat serta produk kripik dari 3 projek yang telah dikerjakan ikut mengisi ruang pameran.

Tidak hanya itu, beberapa karya siswa kelas VIII mata pelajaran prakarya juga ikut menghiasi ruang pameran dan membuat pameran karya siswa lengkap dari ketiga jenjang.

Sebuah perayaan HUT yang sederhana namun mampu tampil meriah dengan mengikutsertakan seluruh siswa dalam kemeriahan tersebut. Kemeriahan itu juga disertai dengan lomba-lomba yang di ikuti siswa, seperti lomba senam kreasi pelajar Pancasila dan lomba kebersihan kelas yang memang rutin diadakan agar lingkungan kelas senantiasa bersih dan nyaman.

Walau perayaan ini yang pertama dan dibuat dengan sangat sederhana, Kepala Sekolah melalui pidatonya berharap momen bersejarah ini dapat menjadi batu loncatan kebangkitan SMPN 3 Sukasada. Perayaan HUT seperti ini di harapkan tetap bisa terlaksana tiap tahunnya. Dan terus bisa semakin meriah serta dapat berkolaborasi dengan semua pihak.

Perayaan HUT ini dihadiri seluruh kepala sekolah SD di lingkungan Nagasepaha, Padangbulia dan Gitgit—yang notabene sebagai sekolah zonasi dalam penerimaan peserta didik baru. Dengan begitu diharap mampu menjalin tali silaturahmi yang baik antar sekolah dengan lingkungan sekitar sekolah.

Dirgahayu SEMPATISADA yang 31![T]

Exposition: Melihat Karya-Karya Terkini Mahasiswa Seni Rupa Undiksha
“Komensal” di Kulidan: Refleksi Kekaryaan Seni Rupa Unckle Joy dan Siji
Seni Baligrafi Makin Diminati Kalangan Remaja Bali
Tags: balibulelengPameran Seni RupaPendidikanSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Merawat Tradisi dari Masjid Saka Tunggal yang Ikonik

Next Post

Puisi-Puisi Islami Angga Wijaya | Apresiasi Keberagaman

I Kadek Susila Priangga

I Kadek Susila Priangga

Lahir di Karangasem. Guru seni budaya di SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

Related Posts

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-Puisi Islami Angga Wijaya | Apresiasi Keberagaman

Puisi-Puisi Islami Angga Wijaya | Apresiasi Keberagaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co