12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Exposition: Melihat Karya-Karya Terkini Mahasiswa Seni Rupa Undiksha

Vincent Chandra by Vincent Chandra
January 10, 2023
in Ulas Rupa
Exposition: Melihat Karya-Karya Terkini Mahasiswa Seni Rupa Undiksha

Karya-karya Made Astangga Wahyu pada pameran Tugas Akhir mahasiswa Seni Rupa Undiksha Singaraja, 2023

PAMERAN ADALAH satu bentuk cara seorang perupa mengartikulasikan kreativitas beserta gagasan-gagasannya kepada publik. Di dalamnya terdapat berbagai aksi atau kerja kreasi kompleks seperti merencanakan, menata, mengatur, merekayasa, mengelola serta menyusun bermacam elemen atas pertimbangan dan kepentingan tertentu untuk mewujudkan pameran itu sendiri.

Maka peristiwa pameran seni rupa sesungguhnya bukan hanya persoalan apa-apa saja materi karya yang tampil melainkan juga bagaimana mereka disajikan sebagai representasi atas suatu pemikiran atau nilai-nilai dalam suatu ruang yang telah dikondisikan penuh untuk diamati.

Lalu bagaimana dengan pameran TA (Tugas Akhir) yang sifatnya ‘wajib’ dilalui oleh mahasiswa seni tingkat akhir, dalam konteks ini adalah pameran yang dihadirkan para mahasiswa-mahasiswi dari program studi Pendidikan Seni Rupa angkatan 2019, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali. Pameran berlangsung 9-30 Januari 2023.

Pameranyang mengambil areal Galeri Kampus Bawah FBS sebagai ruang pameran ini merupakan luaran dari gabungan mata kuliah yang diambil oleh para mahasiswa tingkat akhir yakni konsentrasi TA (Tugas Akhir) Penciptaan serta Manajemen Pameran. Sehingga jelas materi karya yang tampil dalam pameran ini merupakan karya-karya hasil eksperimen dan eksplorasi terbimbing para mahasiswa/i bersama dosen pengampu dalam kurun waktu 1 semester.

Pameran ini pun selain bertujuan sebagai alat sajian pertanggungjawaban para mahasiswa atas kerja kreatifnya kepada khalayak juga sebagai pemenuhan kewajiban akademik mereka kepada para dosen pengampu matkul yang sekaligus merangkap bertindak sebagai kritikus atau evaluator.

Soal seberapa perlu adanya pameran TA semacam ini, kurator Hardiman pernah menyampaikan alasannya secara singkat dalam salah satu esai kuratorialnya. Menurutnya sebagai lembaga Pendidikan, Undiksha berkewajiban memproduksi calon pendidik seni yang juga adalah pelaku seni. Karenanya para mahasiswa prodi Pendidikan Seni Rupa Undiksha harus mengenali dunia seni dan aktivitas-aktivitas yang berlaku di sekelilingnya, berpameran dan mempersiapkan pameran adalah dua dari banyak hal mendasar lainnya yang perlu dikuasai.

>>>

Pada proses selanjutnya, para mahasiswa diminta untuk menjalankan sejumlah prosedur sebagaimana sebuah pameran biasanya dipersiapkan. Mulai dari menentukan sistem kurasi, mengatur lokasi pameran, memikirkan komunikasi publik, hingga memikirkan kerja manajemennya.

Maka oleh para mahasiswa yang berjumlah 20 orang ini dibentuklah kelompok yang mereka beri nama “Artmostfier” atas dasar ikatan “satu angkatan” sebagai wadah mempermudah komunikasi, koordinasi serta menyiapkan pameran.

Para mahasiswa tersebut alias peserta pameran ini adalah Ariyanti Okta Viana, I Putu Angga Tangkas Pratama, I Gede Suardika, I Putu Susila Adnyana, Ifan Setiawan, Yuliana Khairi Putri, Desi Nurul Komala Sari, Nova Erlina, Romi Hartono, Gede Sukradana, I Gusti Ngurah Alit Sudiarsana, Putu Tri Janu Budi Utama, Udis Suandi, Gede Wahyu Putra Pasek, Ahmad Nur Faizin, Weka Arum Salsadilla, Made Astangga Wahyu, Bilqis Dini Adzkiya Nisa, Kadek Rizky Setiawan, dan I Gusti Surya Wiwekananda.

Tema pameran ini mengambil istilah Exposition, berangkat dari bahasa latin “exponere” yang berarti memamerkan (to show) atau menjelaskan (to expose). Dalam dunia sastra istilah exposition (eksposisi) merujuk pada metode untuk memberi gambaran atau informasi terkait latar belakang suatu cerita untuk memudahkan pembaca memahami konteks cerita tersebut.

Sedangkan dalam dunia seni rupa, kurator Mikke Susanto menyebutkan bahwa kata ‘eksposisi’ merupakan salah satu bentuk peringai dari kata exhibition yang kemudian disepakati menjadi ‘pameran’.

Istilah Exposition ini lalu dipinjam oleh para peserta pameran dengan maksud membingkai keseluruhan karya-karya yang ditampilkan. Sebagaimana ‘membingkai’, adapun tema yang ditetapkan tidak bersifat untuk membatasi kemungkinan-kemungkinan pembacaan yang ada, sebaliknya tema ini dipilih untuk memberi semacam stimulus awal pada audiens untuk mengamati karya-karya yang dieksposisikan para mahasiswa dalam pameran ini.

Apa yang dieksposisikan dalam pameran ini hadir secara beragam, bukan hanya karena pilihan konsentrasi penciptaan yang ditawarkan oleh kampus yang variatif dan tidak terbatas pada karya-karya 2 dimensi (seni lukis, grafis, prasi) tetapi juga 3 dimensi (seni kriya, seni patung) hingga disiplin Intermedia.

>>>

Tetapi juga karena pilihan pokok persoalan dari masing-masing peserta pameran yang juga berbeda-beda, mulai dari menyoal isu sosio-kultural, aspek historiografi, aspek material seni, kritik terhadap kerusakan alam, hingga persoalan identitas. Hal ini wajar saja mengingat Undiksha khususnya dalam prodi Pendidikan Seni Rupa-nya memang sejak lama telah diwarnai dengan kehadiran beragam identitas mahasiswa yang multikultur.

Pokok persoalan yang berbeda-beda itu, adalah muatan karya yang secara sadar coba digali oleh mereka untuk kemudian diuji dan diamati temuan-temuannya. Sebagaimana seorang ilmuwan berkerja, para mahasiswa yang juga (calon) seniman akademik dan pendidik seni ini lalu diharapkan dapat mempertanggungjawabkan hasil eksperimen dan eksplorasi mereka dalam bentuk statement yang argumentatif dan ilmiah.

Inilah yang disebut oleh Hardiman sebagai Jalan Laboratorium, yakni “satu proses pengasahan potensi yang bisa ditempuh pendidikan formal dengan melonggarkan praktik eksperimen dan eksplorasi sebagai nafas utamanya melalui prosedur ilmiah yang menempatkan dunia cipta seni sejalan dengan dunia ilmiah.. Melalui proses demikianlah para mahasiswa seni dapat memperoleh sejumlah penemuan ide, konsep, wacana, dan kualitas estetis.”

Maka sekali lagi pameran ini selain untuk menjadi panggung dalam mempertontonkan kreativitas mereka, lebih dari itu pameran ini juga ada untuk menunjukkan mereka yang telah berproses dengan sungguh-sungguh dan menghayati apa yang telah mereka kerjakan. Selamat bereksposisi para mahasiswa seni rupa Undiksha angkatan 2019! Semoga lulus! [T]

Batubulan 2023

Problematika Material #Pengantar Pameran Studi Khusus Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa, FBS, Undiksha
Lihatlah, Nikmatilah, Itu Saja! – Catatan Pameran Seni Rupa Dosen Undiksha Singaraja
Cara Dosen Merespons Kondisi Kekinian – Catatan Pameran Seni Rupa Dosen Undiksha
Tags: Pameran Seni RupaSeni RupaUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menikmati Alam Gatep Lawas dan Wahana River Tubing Asyik di Buleleng

Next Post

Gede Adi Indrawan, Guru SD yang Sukses Jadi Youtuber dan DJ

Vincent Chandra

Vincent Chandra

lahir dan besar di Medan, menempuh pendidikan S1 di Undiksha, Singaraja. Senang menggambar, melukis, menulis, dan terus ingin belajar hal-hal baru.

Related Posts

Wajah I Made Galung Wiratmaja

by Hartanto
September 10, 2026
0
Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

Read moreDetails

“Nectar Waggle” KABUL : Lebah, Garis, dan Kehidupan Kolektif

by Hartanto
September 3, 2026
0
“Nectar Waggle” KABUL : Lebah, Garis, dan Kehidupan Kolektif

PADA tanggal 29 Agustus hingga 29 September 2026 nanti, digelar pameran lukisan karya I Ketut Suasana ‘Kabul’. Pameran bertajuk  Nectar...

Read moreDetails

Meditasi “Nectar Waggle” Ketut Suasana

by I Wayan Westa
September 3, 2026
0
Meditasi “Nectar Waggle” Ketut Suasana

DI tengah lingkungan yang rusak, belantara  Kalimantan terbakar, ribuan hektar tanah Subak di Bali   menyusut.  Sebab, dari 80.000 hektar di...

Read moreDetails

Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana

by Hartanto
August 29, 2026
0
Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana

PADA tulisan kali ini, saya ingin menekuni proses kreatif karya rupa Putu Fajar Arcana yang bagi saya cukup menarik. Pasalnya,...

Read moreDetails

Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya

by Hartanto
August 26, 2026
0
Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya

DI penghujung bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 25 hingga 31 agustus mendatang – akan digelar Pameran senirupa yang bertajuk “The...

Read moreDetails

“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup

by Savitri Sastrawan
August 24, 2026
0
“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup

PADA tahun 2023, terdapat sebuah pameran seni rupa yang mengangkat tentang laut dan ekosistemnya. Pameran tersebut berjudul “Surya Segara Rupa”...

Read moreDetails

Psikodinamika Perubahan Bahasa Visual Sutjipto Adi  ——Dari Dunia yang Dilihat ke Dunia yang Dirasakan

by I Wayan Sujana Suklu
August 16, 2026
0
Psikodinamika Perubahan Bahasa Visual Sutjipto Adi  ——Dari Dunia yang Dilihat ke Dunia yang Dirasakan

SAYA berkesempatan menyaksikan pameran tunggal Sutjipto Adi (Mas Adi) yang dibuka pada malam 14 Agustus 2026, di Maya Sanur, Denpasar....

Read moreDetails

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

by Hartanto
August 13, 2026
0
Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

MASIH berlanjut soal pameran The Power of Colours , perhelatan ini berlangsung 25 hingga 31 Agustus mendatang. Pameran digelar  di...

Read moreDetails

Kekuatan Warna Made Gunawan, I Ketut Suasana Kabul, dan I Ketut Suwidiarta

by Hartanto
August 11, 2026
0
Kekuatan Warna Made Gunawan, I Ketut Suasana Kabul, dan I Ketut Suwidiarta

PADA tanggal 25 hingga 31 Agustus mendatang akan digelar pameran seni rupa yang bertajuk The Power of Colour. Pameran akan...

Read moreDetails

Naif Karya Noe, Naif Karya Suklu

by I Wayan Sujana Suklu
August 11, 2026
0
Naif Karya Noe, Naif Karya Suklu

---Catatan seorang seniman tentang ketidaktahuan, pengetahuan, dan keberanian menggambar kembali Noe mengambar karena belum mengenal aturan, saya menjadi naif karena...

Read moreDetails
Next Post
Gede Adi Indrawan, Guru SD yang Sukses Jadi Youtuber dan DJ

Gede Adi Indrawan, Guru SD yang Sukses Jadi Youtuber dan DJ

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co