15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-Puisi Islami Angga Wijaya | Apresiasi Keberagaman

Angga Wijaya by Angga Wijaya
April 1, 2023
in Puisi
Puisi-Puisi Islami Angga Wijaya | Apresiasi Keberagaman

Angga Wijaya | Foto: FB/Angga Wijaya

Pengantar penyair: Terlahir di keluarga Hindu di Negara, Jembrana, Bali memberi saya kesempatan luas untuk mengapresiasi keyakinan lain di luar agama saya. Pergaulan dengan kawan-kawan beragam menciptakan pengalaman lintas-agama yang meneduhkan. Kini makin hilang di tengah formalisasi agama. Berikut puisi-puisi saya, sebuah apresiasi terhadap keberagaman di Bali. Selamat menikmati dan mengapresiasi. Terima Kasih.

Loloan

Kutemui lagi kesederhanaan dan
kebersahajaan. Sore hari, para gadis
pergi mengaji. Mengeja aksara
zaman melaju cepat. Rumah
panggung masih seperti dulu,
saksi leluhur datang dari jauh.

Di manakah nenek pedagang nasi
itu? Dia tak berjualan lagi, alzheimer
merenggut harinya—rahasia dapur
dibawanya pergi.

Orang-orang bangun lebih pagi
Berjuang hidup demi sesuap nasi
Kota sepi, mari kita isi dengan
puisi, rahasia sunyi semesta kata

Suara adzan ini membawaku
Pulang ke haribaan-Nya. Semoga
damai senantiasa. Sepotong surga
di pulau tercinta. Assalamualaikum!

2018

Malam Lebaran

Kota terlelap dalam mimpi
Sepi ditinggal penghuni
Pulang ke tanah kelahiran
Hari raya nan suci, kembali
ke hakikat diri. Polos bagai
kanak-kanak, hati bersih
tempat Tuhan bertahta

Bagai musafir, kuarungi
waktu, jejakkan kaki
di bumi tua-renta
Belajar banyak hal
Dari orang-orang
Berjalan sendiri
Temukan diri
Tafakur, teringat
diri kufur penuh
noda dan dosa.

Cinta-Mu lah
Kurindu. Kucari
di banyak masjid
Pada malam tahajud
Beribu sujud ingin
Bersatu dengan-Mu
Kulihat Engkau
Di mana-mana
Mataku terbuka
Beribu cahaya
Terangi jalan

2018

Di Surau Aku Mengeja Nama

Pada ayat-Mu aku akan kembali
Pulang ke pelukan kasih-sayang
Di sini tak ada seru sembahyang
Aku tiba-tiba rindu suara muadzin

Sehatkah engkau, wahai lelaki tua
Membangunkanku di pagi dingin
Pergi ke surau kecil depan rumah
Membaca keabadian tanda-tanda

Kudengar kau pergi ke Mekkah
Mencium batu hitam kau rindukan
Air mata menetes di tanah keramat
Puluhan tahun kau menunggu itu

Bagilah kebahagiaan itu padaku
Ajari aku menyanyikan doa-doa
Hening yang menjadi saksi kita
Malaikat pun datang melihatnya

Air mata kebahagiaan di sajadah
Mendedah sepi selama ini kurasa
Penuhi aku dengan kalam malam
Kusebut nama-Mu selalu, Kekasih.

2019

Maghrib di Wanasari

Ayat-ayat tak asing di telinga
Kudengar merdu dan syahdu

Bapak tua penjual makanan
Berjumpa dengan karib lama

Mereka saling bertanya kabar
Kesepian terasa di masa tua

Saat berpisah doa dipanjatkan
Tangan menggenggam harapan

Aku bayangkan diriku tua nanti
Bersama istri setia temani hari

Jauh dari keluarga di kampung
Kerinduan tertinggal di terminal

Adakah cintai itu abadi adanya
Atau hanya hiasan di bibir saja

Kusesap kopi yang mulai dingin
Bertanya pada angin sepi berlalu

2019

Ramadhan, Hari Kesepuluh

Menggapai-Mu di malam hening
Ayat kudengar merdu di telinga
Tutupi luka di sekujur tubuhku
Masa lalu terasa begitu berat
Adakah aku pantas kembali

Teguran kudengar sangat jelas
Dosa-dosa tak bisa lagi kuhitung
Dunia adalah rumah sakit jiwa
Engkau maha menyembuhkan
Sembuhkan aku dari kekeliruan

Datang, datanglah wahai Kekasih
Rindu ini semoga tak jadi sembilu
Bertahun-tahun kutunggu dirimu
Beribu bintang di langit nurani
Bulan separuh terangi gelap hati

Peperangan sejati dalam batin
Melawan nafsu murka angkara
Kubersujud di kamar dini hari
Sepertiga malam bersama doa
Aku menghadap-Mu, ya Rabb

Air mata basahi kering sajadah
Bawalah aku pada madah jiwa
Tak ingin mengulang kesalahan
Terlahir menjadi manusia baru
Seperti bayi polos tanpa noda

2020

Jl. Tukad Barito, Panjer

Malam ini kau rindu suara takbir
Jauh dari kampung halaman
Tak ada melebihi hari suci
Pulang bertemu ibu terkasih
Setelah lama di tanah rantau
Berjibaku dengan hidup lirih

Di kedai kopi, kita nikmati lagu
kenangan; prajurit kalah di medan
perang, berpisah dengan kekasih
Mati dalam kecemasan dan depresi
Ingatkan kau pada lelaki masa lalu
Percintaan sisakan duka dan lara

Kematian datang tanpa kabar
Bersedikap, tangis tak henti berlalu
Bertahun kemudian saat kau di pelukku
Di masa dan tempat berbeda, tak kau
kira bahkan dalam mimpi sekalipun

Cinta dan nasib begitu misterius
Pagi datang setelah malam berlalu
Kelam menghilang dalam bayang
Di matamu bahagia menjelang
Selamat tinggal kegetiran!

2018

BACA puisi-puisi lain

Puisi-puisi Mettarini | Sebentar Lagi Gelap Gulita
Puisi-puisi Wayan Redika | Pohon Airlangga, Alamat Bapa, Luka Jayadhrata
Puisi-puisi Wayan Esa Bhaskara | Menari, Menarilah Kau
Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pameran Seni Rupa “Harmonisasi Cetak Daun” Meriahkan HUT SMPN 3 Sukasada

Next Post

Untung Buntung Belajar Calistung

Angga Wijaya

Angga Wijaya

Penulis dan jurnalis asal Jembrana, Bali. Aktif menulis esai kebudayaan dan kehidupan urban Bali di berbagai media. Ia juga dikenal sebagai penyair dan telah menulis belasan buku puisi serta buku kumpulan esai.

Related Posts

Puisi-puisi Kim Young Soo | Di Candi Gedong Songo

by Kim Young Soo
May 3, 2026
0
Puisi-puisi Kim Young Soo | Di Candi Gedong Songo

DI CANDI GEDONG SONGO Di lereng bukittercurah sinar matahari siang di khatulistiwapada ubun-ubun anemiaterdapat stupa batu yang terlupakanmenghapuskan bayangannya dengan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

by Silvia Maharani Ikhsan
April 25, 2026
0
Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

TAK PERLU MENUNGGU AKU DI GATSEMANI Aku datang dari Galilea dengan bau seluk Tasik Tiberias yang melekat di jubahkuDemi janji-janji...

Read moreDetails

Sajak-sajak Wayan Esa Bhaskara | Begitulah Aku Mencintaimu

by Wayan Esa Bhaskara
April 18, 2026
0
Sajak-sajak Wayan Esa Bhaskara | Begitulah Aku Mencintaimu

Irama Nada Hujan aroma tanah selepas hujansisakan nafasnya yang gemetardingin pagikekecewaan yang bersandar yang tak pernah dicapai mataharitak berikan waktu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ida Bagus Gde Surya Bharata | Meseh Lawang

by Gus Surya Bharata
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Ida Bagus Gde Surya Bharata | Meseh Lawang

MESEH LAWANG Nuju dinane anulampahe napak lawangannilar pekaranganngapti segere tan mari lali napak lawangane di arepanggane matureksasungkan tan pasangkanmeduuh aduh...

Read moreDetails

Puisi-puisi Senny Suzanna Alwasilah | Antara Jakarta dan Seoul

by Senny Suzanna Alwasilah
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Senny Suzanna Alwasilah | Antara Jakarta dan Seoul

ANTARA JAKARTA DAN SEOUL Aku tiba di negerimu yang terik di bulan Agustussaat Jakarta telah jauh kutinggalkan dalam larik-larik sajakSejenak...

Read moreDetails

Puisi-puisi Kim Young Soo | Melintasi Langit Kalimantan

by Kim Young Soo
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Kim Young Soo | Melintasi Langit Kalimantan

MELINTASI LANGIT KALIMANTAN Pada puncak antara umur 20-an dan 30-an aku pernah lihatair anak sungai berwarna tanah liat merah mengalir...

Read moreDetails

Puisi-puisi Zahra Vatim | Perahu Kata

by Zahra Vatim
April 11, 2026
0
Puisi-puisi Zahra Vatim | Perahu Kata

PERAHU KATA Ingin kau tatap ombak dari tepi gunungterlintas segala pelayaran yang usai dan landaidaun kering terpantul cahayabatu pijak dipeluk...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Lagu Terlewat

by Chusmeru
April 10, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Lagu Terlewat

Lagu Terlewat Tak mengapa bila senyum itu bukan untukkuKarena tawa usai berpestaTapi cinta adakah meranaBila setapak pernah bersamaSemai akan tetap...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Di Altar Sucimu, Tuhan

by IBW Widiasa Keniten
April 5, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Di Altar Sucimu, Tuhan

Beri Aku Tuhan beri aku bersimpuh, tuhandi kaki padma sucimu beri aku bersujud, tuhanjiwa raga terselimuti jelaga kehidupan beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Perang Teluk

by Made Bryan Mahararta
April 4, 2026
0
Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Perang Teluk

Perang Teluk Peristiwa penting dalam babak sejarah duniaGeopolitik modern yang tersirat krisis internasionalKonflik regional yang penuh ambisi dan amarahNegara kawasan...

Read moreDetails
Next Post
Untung Buntung Belajar Calistung

Untung Buntung Belajar Calistung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co