4 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dampak Baik Apresiasi Kepada Diri, Siswa dan Siapa Saja | Catatan HUT SMPN 3 Sukasada

I Kadek Susila Priangga by I Kadek Susila Priangga
April 8, 2023
in Khas
Dampak Baik Apresiasi Kepada Diri, Siswa dan Siapa Saja | Catatan HUT SMPN 3 Sukasada

Susila Priangga, Agung Mega, dan siswa kelas VII SMPN 3 Sukasada dalam acara Bazar

APRESIASI ADALAH SUATU proses melihat, mendengar, menghayati, menilai, menjiwai serta menghargai. Yang dilakukan oleh seseorang terhadap sebuah karya atau tindakan orang lain bahkan diri sendiri. Dalam keseharian kita sering melakukan hal itu, walau dengan sekala kecil, kagum misalnya.

Memperhatikan dan mendengar orang yang sedang berbicara, merupakan salah satu apresiasi yang kita berikan terhadap lawan bicara kita. Memberikan tepuk tangan dan pujian akan sesuatu adalah bentuk apresiasi yang ringan namun cukup berdampak baik pada orang lain. Dalam sakala besar dapat berupa kritik, masukan dan penghargaan akan sesuatu.

Ketika kita mengapresiasi sebuah karya atau tindakan, maka tentu akan memberikan dampak yang signifikan. Akan terjadi perubahan yang dirasakan pada pemilik objek yang kita apresiasi tersebut. Banyak orang tidak memahami dampak yang ditimbulkan tersebut, dan bahkan menganggap remeh sebuah apresiasi namun tanpa di sadari sering melakukan itu pada diri sendiri.

Gita, Susila Priangga, Dita

Apresiasi pada diri sendiri sering dan mungkin setiap waktu kita lakukan. Ketika kita bercermin, melihat wajah kita dan mengatakan bahwa wajah kita tampan atau cantik, merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap diri. Menghargai dan menyanjung diri sendiri membuat kita menjadi lebih percaya diri dalam melakukan kegiatan. Percaya diri itu merupakan sebuah dampak yang terjadi ketika kita mengapresiasi wajah yang kita miliki.

Begitu juga sebaliknya, ketika apresiasi itu tidak diberikan, tentu juga akan menimbulkan dampak. Dampak tersebut akan mempengaruhi setiap tindakan yang dilakukan. Sama seperti ketika kita tidak percaya diri, hal itu karena kita gagal mengapresiasi diri sendiri, maka kita akan merasa minder, tidak mampu, bahkan mental kita akan terganggu dalam rutinitas.

Lalu, bagaimana pengaruh apresiasi terhadap karya dan tindakan yang dilakukan siswa? Tentunya akan menimbulkan dampak yang luas ketika kita kurang atau bahkan gagal mengapresiasi. Berpengaruh terhadap semangat belajar, perilaku, bahkan bisa menimbulkan rasa benci yang besar karena sesuatu yang telah susah payah dilakukan tidak mendapat respon yang bagus.

Semangat belajar dapat meningkat dan menurun drastis, perilaku dapat berubah menjadi baik dan buruk, rasa bangga bahkan benci dapat tercipta, tergantung proses apresiasi tersebut.

Pada acara HUT SMPN 3 Sukasada,  1 April 2023, diselenggarakan pameran karya siswa untuk memeriahkan acara HUT. Karena pameran dibuka untuk umum dan berlangsung selama 7 hari, tentu terjadi proses apresiasi di sana.

Siswa yang berpameran bisa di bilang haus akan sebuah penghargaan, menginginkan banyak orang datang dan menikmati karya yang telah mereka buat. Apalagi karya yang mereka punya bukan hanya dipamerkan, juga untuk dijual apabila ada pengunjung yang berminat. Hal itu mengakibatkan mereka bersemangat menyebarkan informasi pameran yang berlangsung kepada semua orang.

Putri Andani, Somadana, Wedayani

Terlihat rasa bangga di wajah mereka, ketika banyak pengunjung yang datang, bertanya terkait karya mereka, dan mereka bersemangat menjelaskan. Bahkan mereka kegirangan ketika beberapa guru dan pengunjung dari luar sekolah berinisiatif membeli beberapa karya.

Tak terbayangkan bagaimana rasa bangga yang mereka rasakan. Dan tentunya, ketika hal seperti ini terjadi, semangat berkarya dan membuat tugas dengan sungguh-sungguh akan muncul dalam diri mereka. Karena mereka merasa puas, dan tidak rugi dalam berkarya.

Namun apa yang terjadi ketika apresiasi tidak terjadi dalam acara pameran tersebut ? Sedikit orang yang berkunjung, pengunjung tidak benar-benar menikmati karya, karya tidak ada yang terjual dan semua orang remeh terhadap acara tersebut.

Ya, siswa akan kecewa, merasa rugi membuat karya, dan enggan mengikuti kegiatan serupa bahkan timbul rasa benci terhadap siapa-siapa yang menganggap acara itu remeh. Ini adalah dampak buruk berkelanjutan dan susah diperbaiki.

Ketika hal tersebut terjadi, apakah dampaknya akan terasa kepada siswa yang berpameran saja ? Tentu tidak, semua yang menyaksikan perlakuan tersebut mendapat dampaknya. Siswa lain misalnya, ketika di ajak melakukan kegiatan yang sama di kemudian hari, akan merasa takut. Karena kejadian saat ini mereka saksikan sendiri. Mereka takut hal yang sama terjadi pada mereka. Mereka takut menjadi bahan olok-olok semua orang.

Terhadap guru, mungkin ada yang menggunakan hal seperti ini untuk memperbaiki kesalahan ketika membuat sebuah kegiatan serupa. Namun tentu akan ada yang enggan dan memilih untuk tidak melakukan kegiatan serupa karena merasa sesuatu yang mereka susun dengan susah payah, berakhir tanpa penghargaan.

Dede, Susila Priangga, Dwik

Dalam memberikan apresiasi tidak harus dengan skala besar. Misal dalam pameran karya siswa, tidak harus membeli karya, datang ke tempat pameran, lihat karya mereka dan memberikan semangat serta pujian merupakan sebuah apresiasi yang cukup untuk pematik api semangat siswa. Bahkan ketika seseorang tidak terlalu suka terhadap karya yang di pamerkan, datang ke ruangan dan seakan-akan menikmati, juga memberikan pengaruh besar terhadap siswa. Walaupun kenyataannya dengan pura-pura menikmati.

Kegiatan apresiasi terhadap karya siswa juga terjadi pada bazar yang dilakukan di SMP N 3 Sukasada. Bazar itu hasil Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilakukan siswa kelas VII. Bazar menghadirkan produk kripik singkong, pisang dan kacang.

Momen ini merupakan ajang memberikan apresiasi terhadap hasil kerja siswa. Ketika guru dan siswa ikut membeli produknya, siswa merasa puas telah bekerja dengan sungguh-sungguh dan ada hasil jualan yang dapat mereka raih. Dampak sebaliknya akan terjadi ketika produk mereka tidak mendapat apresiasi dari warga sekolah.

Sekarang pilihan kita, paksakan diri untuk berusaha mengapresiasi agar dampak baik bisa di petik, atau enggan sedikit mengapresiasi dan dampak buruk jangka panjang siap menghampiri.  [T]

Pameran Seni Rupa “Harmonisasi Cetak Daun” Meriahkan HUT SMPN 3 Sukasada
Merdeka Belajar di SMPN 2 Sawan: Belajar Memasak Dulu, Bikin Bazar Kemudian
Menggali Kearifan Lokal dalam Kurikulum Merdeka
Tags: apresiasi seniPendidikanSMPN 3 Sukasada
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pandan Berduri dan Ketajaman Pikiran

Next Post

Puisi-puisi Muhammad Farhan Azizi | Sabun Cuci Kuah Nasi

I Kadek Susila Priangga

I Kadek Susila Priangga

Lahir di Karangasem. Guru seni budaya di SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

Related Posts

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Muhammad Farhan Azizi | Sabun Cuci Kuah Nasi

Puisi-puisi Muhammad Farhan Azizi | Sabun Cuci Kuah Nasi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat
Panggung

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat

SOROT lampu panggung perlahan menghangatkan Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Setelah denting gamelan...

by Dede Putra Wiguna
June 4, 2026
Cukup Telulas?
Bahasa

Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

by Komang Berata
June 4, 2026
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin
Esai

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?
Esai

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

by Angga Wijaya
June 4, 2026
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co