29 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketegangan dan Sukacita dalam Simulasi Menjadi Anak Asrama Baru di SMA Taruna Mandara

I Kadek Dandy Kusuma by I Kadek Dandy Kusuma
December 27, 2022
in Khas
Ketegangan dan Sukacita dalam Simulasi Menjadi Anak Asrama Baru di SMA Taruna Mandara

Simulasi Menjadi Anak Asrama Baru di SMA Taruna Mandara

PERNAHKAH KALIAN BERPIKIR, jika lulus sekolah nanti ke mana harus melanjutkan jenjang pendidikan? Hal itu aku rasakan ketika aku lulus dari jenjang Sekolah Menengah Pertama.

Ya, memang sih, walaupun ada sekolah yang dekat dengan rumah, akan tetapi ketika mendengar teman-teman membicarakan sekolah favorit dan juga sekolah impian masing-masing, aku hanya bisa terdiam dan mengangguk sambil senyum sedikit.

Ketika mendengar bahwa ada pengumuman penerimaan siswa baru sekolah asrama, pandanganku pun tertuju pada pengumuman itu. Setelah mendengar beberapa ketentuan dan juga persyaratan yang dibutuhkan, aku langsung bergegas untuk menyiapkan syarat-syarat yang dibutuhkan oleh sekolah itu.

Syarat-syarat yang sudah ditentukan aku kumpulkan hari demi hari sebelum seleksi penerimaan siswa baru dimulai, baik itu dari persiapan diri, belajar sampai latihan fisik di rumah.

Sekolah asrama yang aku maksud ialah salah satu sekolah asrama yang baru berdiri pada tahun 2018, bernaung di bawah Yayasan Mandara Sejati dan dinamakan SMA Taruna Mandara. Jadi secara kebetulan aku masuk pada tahun 2018 dan merupakan angkatan pertama yang akan masuk di sekolah tersebut.

Seleksi penerimaan siswa baru akan berlangsung selama tiga hari yang disebut dengan bootcamp dan di sinilah dimulainya awal simulasi menjadi anak asrama baru, Pada hari pertama kami akan melakukan registrasi awal dengan didampingi orang tua sebagai penanggungjawab. Setelah itu calon siswa dipersilakan untuk masuk ke dalam ruangan kecil untuk melakukan tes urine serta pengecekan badan dan kesehatan. Nah pada pengecekan badan ini calon siswa diminta untuk telanjang alias buka baju dan celana untuk mengetahui kondisi fisik dari calon siswa.

Hadirnya lingkungan serta suasana yang baru membuat badanku merasa gemetar dan penuh dengan rasa kekhawatiran karena ini merupakan pengalaman pertamaku memasuki jenjang pendidikan SMA. Dalam hati aku berpikir, “Ini tes untuk mencari polisi atau mencari sekolah sih?”

Tes dan juga seleksi yang diselenggarakan memang benar-benar seperti mencari sekolah kepolisian.

Ternyata ketika aku bertanya kepada guru-guru di SMA Taruna Mandara, mereka mengatakan bahwa sekolah asrama SMA Taruna Mandara adalah salah satu sekolah yang menerapkan sistem kemiliteran dan kepolisian.

“Tidak hanya berpatokan pada pembelajaran, sekolah Taruna Mandara juga membentuk karakter dan pendidikan berbasis kesadaran diri,” ucap Meliani selaku guru dari SMA Taruna Mandara.

>>>

Selama bootcamp, aku menjadi banyak mendapatkan pelajaran, pengalaman, serta bagaimana pentingnya memaknai hidup yang sebenarnya. Mulai dari cara berjalan hingga makan pun ada etikanya, memang sulit tetapi jika dijalani dengan teman-teman yang lain akan terasa ringan.

Kami diajarkan untuk hidup dengan jiwa korsa, jadi satu orang yang membuat kesalahan maka yang lain akan ikut salah. Bayangkan saja ketika calon siswa berasal dari daerah yang berbeda-beda tentunya memiliki sifat yang berbeda-beda. Namun hal itu akan terbiasa jika dijalani dengan sepenuh hati dan saling merangkul satu sama lain.

Banyak hal yang lucu terjadi selama bootcamp, mulai dari peraturan mandi berbarengan sampai melihat teman yang lupa memakai handuk dan akhirnya memakai lap motor untuk mengeringkan badannya, hahaha. Maksud dari mandi berbarengan ini bukan laki-laki dan wanita dijadikan satu ya, karena taka da siswa perempuan di sekolah itu.

Seusai mandi kami akan bergegas untuk persiapan apel makan malam. Tidak seperti makan di rumah yang tinggal ambil nasi, lauk dan tinggal makan, melainkan ketika makan seperti anak asrama kita akan diajarkan untuk makan yang benar dan juga cara duduk yang tegak.

Slogannya seperti ini “Sendok yang mencari bibir, bukan bibir yang mencari sendok”. Bukan hanya itu, waktu yang diberikan untuk makan pun terbatas, jadi bayangkan saja bagaimana caranya supaya tidak ada suara lain selain bunyi sendok pada saat makan.

Kegiatan selanjutnya adalah apel untuk istirahat malam, apel ini bertujuan untuk mengabsen semua anggota calon siswa, dan calon siswa akan dibagi menjadi 5 Pleton/kelompok yang berjumlah masing-masing 30 orang. Waktu yang ditunjukkan untuk istirahat malam ialah pukul 21.00 malam.

 “Hmm, biasanya sih anak-anak di luar jam segini masih main-main keluar, ini malah udah tidur,” ucapku dalam hati.

Pada pukul 04.15 pagi, calon siswa akan dibangunkan dengan tanda terompet yang menandakan waktu tidur sudah usai. Calon siswa disuruh bergegas untuk mengikuti tes fisik, sebelum melakukan tes fisik seperti biasa gerakan yang dilakukan ialah pemanasan agar badan dan juga tubuh kita menjadi tidak kaku. Setelah itu baru akan diarahkan untuk kumpul di beberapa titik sesuai dengan pleton yang dibagi, tes fisik yang dilaksanakan diantaranya ialah lari 12 menit keliling sekolah, push up, sit up, dan juga back up.

Tes fisik bukan merupakan hal yang sulit bagiku, terlebih lagi di rumah aku sering melakukan aktivitas berolahraga, jadi di dalam tes fisik ini dapat aku lalui dengan lancar dan sempurna. Setelah tes fisik selanjutnya akan ada tes akhir yaitu tes akademik yang akan berlangsung pada pukul 07:30. Nah, di dalam tes akademik ini ada beberapa mata pelajaran di antaranya Matematika, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Bahasa.

Aku bukan tipe orang yang pandai dalam hal akademik, tapi di dalam pikiran terdapat dorongan yang mengatakan aku harus bisa melewati ini dan membuat orang tua bangga karena masuk sekolah asrama adalah tujuanku.

Pada saat semua tes berakhir, aku hanya berusaha, pasrah, dan berdoa agar diberi kelancaran. Pada saat guru mengumumkan siapa yang akan lolos menjadi siswa, dalam hati hanya bisa pasrah dan rasa deg-degan yang tiada henti. Pada saat satu persatu nama dipanggil, ternyata namaku ada di antara semua calon siswa yang lolos menjadi calon taruna SMA Taruna Mandara.

Perasaan senang, sedih dan haru pecah pada saat itu, mengingat senangnya karena lolos seleksi, dan juga sedihnya akan berpisah dengan orang tua dirumah. Tantangan kedepannya akan lebih berat, aktivitas bootcamp selama tiga hari akan berubah menjadi tiga tahun selama menempuh pendidikan di sekolah asrama.

Dengan hidup di asrama aku akan lebih tahu bagaimana pentingnya memaknai hidup yang sebenarnya, pelajaran yang aku dapatkan selama tiga tahun selalu aku terapkan hingga saat ini, baik itu dari sikap maupun etika. Jadi, sukses bukan berasal dari mana latar belakang orang tersebut, melainkan sukses itu berasal dari bagaimana usaha yang dilakukan oleh orang tersebut, semua orang pastinya memiliki impian dan juga sekolah yang diinginkan jadi semua orang dapat meraihnya. [T]

Kepala SMAN Bali Mandara I Nyoman Darta Purnabakti | Inilah Sosok dan Liku Pendidikannya
Pasek Nurhyang, Alumni SMAN Bali Mandara: Kecilnya Kerja Bikin “Payas Penjor”, Kini Dokter Muda
Menyemai Asa di Ufuk Timur – Catatan dari Bootcamp di SMAN Bali Mandara
Tags: Pendidikansekolah asramaSMA Taruna Mandara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

KUHP Baru, Tahun Politik dan Media | Catatan Akhir Tahun PWI Pusat

Next Post

Refleksi Keluarga Dalam Kumpulan Cerpen “Politik Kasur, Dengkur dan Kubur” Karya I Made Suarbawa

I Kadek Dandy Kusuma

I Kadek Dandy Kusuma

Related Posts

Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

by Dede Putra Wiguna
June 26, 2026
0
Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

 “Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?" KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade...

Read moreDetails

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

Read moreDetails

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi Keluarga Dalam Kumpulan Cerpen “Politik Kasur, Dengkur dan Kubur” Karya I Made Suarbawa

Refleksi Keluarga Dalam Kumpulan Cerpen "Politik Kasur, Dengkur dan Kubur" Karya I Made Suarbawa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KEHANCURAN HINDU NUSANTARA & DUNNING-KRUGER EFFECT

JAUH sebelum psikolog modern David Dunning dan Justin Kruger merumuskan Dunning-Kruger Effect pada tahun 1999, pujangga Jawa Kuno telah meramalkan...

by Sugi Lanus
June 28, 2026
Di Balik Kamar 28 | Cerpen Khairul A. El Maliky
Cerpen

Di Balik Kamar 28 | Cerpen Khairul A. El Maliky

HUJAN di Surabaya malam itu turun bukan sekadar membasahi aspal, melainkan seolah ingin menghapus jejak darah yang tumpah di lantai...

by Khairul A. El Maliky
June 28, 2026
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda
Puisi

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
Betapa Kompaknya Seniman Buleleng Membangun Karakter Buleleng Lewat Berbagai Karya Seni dan Kebudayaan
Liputan Khusus

Betapa Kompaknya Seniman Buleleng Membangun Karakter Buleleng Lewat Berbagai Karya Seni dan Kebudayaan

TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....

by Jaswanto
June 28, 2026
Praticaya, Ketika Sang Dasamuka Berbalik Menatap Kita  —Catatan Baleganjur Duta Karangasem di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

Praticaya, Ketika Sang Dasamuka Berbalik Menatap Kita  —Catatan Baleganjur Duta Karangasem di Pesta Kesenian Bali 2026

RAHWANA adalah nama yang kerap kali tidak membutuhkan pengantar. Ia hadir lebih dulu dari ceritanya; datang sebagai prasangka sebelum sempat...

by Pasek Agung Wicaksana
June 28, 2026
Bulan Juni Milik Empat Presiden
Esai

Bulan Juni Milik Empat Presiden

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak...

by I Nyoman Tingkat
June 28, 2026
Ishavasyam Idam Sarvam: Ketika Seluruh Alam Semesta Adalah Wujud Ilahi
Esai

Ishavasyam Idam Sarvam: Ketika Seluruh Alam Semesta Adalah Wujud Ilahi

īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa...

by Agung Sudarsa
June 28, 2026
Masalah Kita Bukan Kekurangan, Melainkan Pemborosan
Esai

Masalah Kita Bukan Kekurangan, Melainkan Pemborosan

ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin...

by T.H. Hari Sucahyo
June 28, 2026
Lahan Basah  Sebagai Ginjal Bumi
Esai

Lahan Basah  Sebagai Ginjal Bumi

PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua...

by Doni Sugiarto Wijaya
June 28, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

NGANDANG NGANJUH: ‘Unconscious Incompetence’ dalam Masyarakat Bali —Renungan Malam Kuningan

Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong...

by Sugi Lanus
June 27, 2026
Tergopoh-gopoh di Hari Kuningan
Esai

Tergopoh-gopoh di Hari Kuningan

PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten,...

by Dede Putra Wiguna
June 27, 2026
Takut Galungan
Dongeng

Takut Galungan

DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan...

by Dede Putra Wiguna
June 27, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co