3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menyemai Asa di Ufuk Timur – Catatan dari Bootcamp di SMAN Bali Mandara

I Kadek Darsika Aryanta by I Kadek Darsika Aryanta
May 27, 2019
in Khas
Menyemai Asa di Ufuk Timur – Catatan dari Bootcamp di SMAN Bali Mandara

Calon siswa SMAN Bali Mandara dari berbagai tamatan SMP di Bali ikuti bootcamp dengan penuh asa

Terlihat raut muka dari Ni Luh Resi mengantarkan anaknya menuju ke depan gerbang sekolah menuju depan hall. Wanita paruh baya ini terlihat tergopoh-gopoh memandang ke segala arah dengan membawa tas yang ada di bahunya dan menjinjing tas kecil berisi perlengkapan untuk anaknya.

Wanita dengan perawakan kurus langsing ini merupakan orang tua dari calon siswa baru yang bernama Ni Luh Juwita Prasetya. Single Parent yang memiliki kacamata minus tiga ini merupakan satu-satunya penanggung hidup dari anak semata wayang Ni Luh Juwita Prasetya. Ibu ini bekerja sebagai tukang bersih-bersih di salah satu TK yang ada di Gerokgak.Bertugas sebagai cleaning service tentu saja penghasilannya sangatlah jauh dari kata cukup.

Harapan ibu ini kepada anaknya adalah agar anaknya bisa mencapai cita-cita sendiri tanpa dipaksa dan juga bisa mencapai harapan yang maksimal sehingga bisa merubah nasib dirinya. 

Ni Luh Juwita Prasetya merupakan salah satu peserta dari Bootcamp di SMA Negeri Bali Mandara yang dilaksanakan dari tanggal 20-22 Mei 2019. Selama 3 hari 2 malam calon siswa mengikuti serangkaian proses seleksi yang sangat ketat dan juga objektif.  Sebanyak 315 siswa dating dari seluruh penjuru pulau Bali  untuk di seleksi menjadi siswa SMA Negeri Bali Mandara sebanyak 150 siswa.

Harapan calon siswa SMA ini sangatlah beragam dan sangat menarik bagi saya. Kisah di balik wajah-wajah lugu nan menawan mereka menurut saya perlu untuk di ketahui secara luas agar dapat dijadikan sebagai refleksi kita bersama untuk sama-sama merenung agar mendapatkan kontemplasi yang hakiki bahwa harapan pendidikan yang lebih baik masih perlu danlayak diperjuangkan bagi mereka.

Bootcamp SMAN Bali Mandara

Harapan orang tua Ni Luh Sukarini dengan anak bernama  Ni Luh sekarini
dari abang karangasem. Menurut ibu ini sekolah ini mampu mengubah karakter anak menjadi lebih tertib dan disiplin. Dengan keikhlasan dan niat yang tinggi harapan dari ibu ini adalah anak ini bisa di terimaanaknya bisa diterima jadi siswa di SMA Negeri Bali Mandara.

Salah satu orang tua yang lain yang bernama I Ketut Yasa dari Busungbiu yang memiliki siswa bernama Kadek Agustin menaruh harapan yang sangat besar terhadap sekolah ini agar siswanya bisa diterima karena harapan dari orang tuanya adalah mengharapkan anaknya  menjadi yang sukses.

Salah satu hal yang sangat menarik yang dapat di ambil dari pelaksanaan BootcampSMA Negeri Bali Mandara kali ini adalah sebagian besar siswa yang ingin bersekolah di sini mencari informasi secara mandiri. Ini merupakan salah satu bukti bahwa minat siswa untuk masuk di sekolah ini cukuplah besar.

Selama 3 hari saya mencoba mencari perspektif yang lain dalam menggali informasi dan untuk mendapatkan profil siswa yang mengikuti bootcamp, beberapa hal yang menarik salah satu siswa yang bernama Juli Ardani dari Banjar.

Perempuan ayu 15 tahun ini merupakan siswi yang sudah mengajar menjadi guru les privat sejak dari kelas 7 SMP.Juli sudah terbiasa mengajar siswa SD yang ada di sekitar rumahnya. Salah satu alas an dia mengajar hanya satu. Himpitan factor ekonomi yang cukup kencang mengharuskan juli untuk keluar dari zona nyaman seperti kebanyakan remaja pada umumnya.

Kisah pilu yang lainnya datang dari Kadek  Lingga Yani dia merupakan calon siswa yang keseharianya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga sejak kelas 7 SMP di desanya.Kadek mengambil tawaran tersebut lagi-lagi karena tekanan factor ekonomi keluarga sehingga Kadek tidak punya pilihan lain untuk mengambil jalan tersebut. Walaupun dengan bekerja sebagai PRT belum mammpu memenuhi kebutuhana secara penuh namun setidaknya Kadek sudah mampu meringankan beban orang tua.

Makan bersama saat Bootcamp SMAN Bali Mandara

Bulir-bulir harapan berdatangan dari calon siswa yang bernama
Kadek Satria Prayoga dari Sawan. Remaja dengan rambut lurus ini sejak kelas 7 SMP sudah  berprofesi sebagai guide di objek wisata air terjun Sekumpul. Kemampuan bahasa inggris yang bagus dan penguasaan kosa kata yang banyak menjadi modal utama Satria untuk dapat bersekolah di SMA Negeri Bali Mandara.

Saya mencoba untuk menanyakan alas an utama kenapa dia dengan terpaksa mengambil profesi tersebut di umur yang sangat muda.Kadek satria menjawab bahwa ini dilakukan untuk membantu kedua orang tuanya agar bisa terlepas dari garis kemiskinan. Dalam hati saya sangat terketuk sekaligus berbangga kepada semua anak ini.Mereka begitu sangat mulia.Jiwa-jiwa murni dan polos dan lugu mereka membangkitkan semangat saya sebagai seorang pendidik untuk terus belajar supaya bisa mengantarkan mereka menuju cita-cita mereka.

Perlu dipahami bahwa dari 315 siswa yang mengikuti Bootcamp di SMA Negeri Bali Mandara yang diterima hanyalah sebanyak 150 orang, jadi masih tersisa 50% lebih atau sekitar 165 siswa lagi yang harus terdepak untuk tidak mampu melanjutkan pendidikan di SMA Negeri Bali Mandara.Harapan harapan mereka tentu saja harus terus di kawal. Dan ini adalah tanggung jawab kita bersama sebagai “orang tua ” mereka. Calon siswa ini adalah generasi generasi emas, mereka adalah putra putri Bali yang akan memimpin Bali di tahun 2045 mendatang.

Seleksi Bootcamp merupakan tahapan ketiga dari serangkaian seleksi penerimaan siswa baru SMA Negeri Bali Mandara. Pada seleksi ini, dilaksanakan tes kesehatan, tes minat bakat, tes kemampuan logika berpikir,wawancara dan focus group discussion (FGD).Pada tahap ini mereka berada di SMA Negeri Bali Mandara selama 3 hari 2 malam agar dapat beradaptasi terhadap lingkungan berasrama.

Hari pertama dilakukan tes minat dan bakat. Pada hari pertama mereka di uji kemampuan minat dan bakatnya baik dari bidang seni, olahragamaupun  keterampilan khusus lainya. Hari ke-2 dilaksanakan wawancara.Panelis yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah profesional yang berasal unsur wartawan, dosen, LSM, pengawas, dan juga dari unsur lembaga swasta yang independen lainya.Disamping itu, itu juga dilibatkan guru-guru yang ada di SMA Negeri Bali Mandara.

Setiap ruangan terdiri dari 3 panelis yang mewawancarai sebanyak 17 sampai 20 siswa.Kegiatanini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana minat dan keinginan mereka untuk bersekolah di SMA Negeri Bali Mandara.

Selain itu dari wawancara juga dapat digali bagaimana tentang kemampuan interpersonal yang mereka miliki. Sesi focus group discussion berfungsi untuk mengetahui sejauh mana kemampuan nalar siswa dalam memberikan argumen dan juga kemampuan siswa untuk berdiskusi. Sebagai sekolah yang bervisi menciptakan pemimpin masa depan,keterampilan menyampaikan pendapat dan keterampilan untuk berdiskusi sangatlah penting.

Hari ketiga adalah hari untuk tes kemampuan logika berpikir. Pada tes ini siswa mengerjakan soal kemampuan berpikir untuk mengetahui sejauh mana kemampuan logika siswa.

Hampir 8 tahun saya mengikuti kegiatan Bootcamp, dapat saya simpulkan bahwa semua siswa yang berharap untuk diterima di SMA Negeri Bali Mandara adalah benih-benih anak bangsa yang harus kita perhatikan bersama. Semenjak saya berada di SMA Bali Mandara dari angkatan pertama sampai saat ini, ada berbagai macam variasi input yang sudah kita terima. Sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali diharapkan terjadi harmonisan antara siswa untuk terus berjuang mempertahankan hidup mereka sendiri serta keluarga.

Untuk merangkul mereka semua tentu saja tidak sendiri.diperlukan lebih dari satu SMA Bali Mandara Bali Mandara yang lain yang mampu merangkul siswa-siswa yang memiliki potensi tinggi serta masih jauh di di bawah garis kemiskinan. Mari kita bersama bergandengan erat seluruh komponen komponen bangsa baik sekolah, pemerintah, dan pihak swasta untuk terus memperhatikan siswa-siswa seperti ini sehingga asa anak untuk tetap melanjutkan pendidikan bisa terjadi.

Seperti asas ketidakpastian Heisenberg, bahwa posisi dan kecepatan suatu pertikel tidak bisa ditentukan pada saat yang bersamaan, karena semakin akurat kecepatannya ditentukan, maka semakin tidak akurat penentuan posisinya, demikian sebaliknya.Jika kita ibaratkan calon siswa baru ini adalah partikel, maka kita tidak bisa menentukan dengan pasti apakah mereka dapat menggapai harapanya ataupun tidak. Namun setidaknya kita sudah berusaha yang maksimal mengawal asa mereka untuk menjadi tumbuh dan berkembang sebagaimana layaknya manusia yang benar-benar manusia. Semoga. [T]

Tags: PendidikansekolahsiswaSMAN Bali Mandara
Share100TweetSendShareSend
Previous Post

Desa Pakraman Yehtengah Patahkan Stigma Buruk Tentang Desa Penuh Sampah

Next Post

Kreatif Merespon Kelulusan

I Kadek Darsika Aryanta

I Kadek Darsika Aryanta

Guru Fisika di SMAN Bali Mandara. Sudah menulis artikel yang disiarkan di berbagai media

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Kreatif Merespon Kelulusan

Kreatif Merespon Kelulusan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co