2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pasek Nurhyang, Alumni SMAN Bali Mandara: Kecilnya Kerja Bikin “Payas Penjor”, Kini Dokter Muda

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
March 6, 2022
in Khas
Pasek Nurhyang, Alumni SMAN Bali Mandara: Kecilnya Kerja Bikin “Payas Penjor”, Kini Dokter Muda

Ni Komang Pasek Nurhyang

Cita-cita dia sejak kecil memang jadi dokter. Namun, melihat keadaan keluarganya yang tidak mampu secara ekonomi, dia tentu saja tak berani melambungkan harapan sangat tinggi untuk bisa mencapai cita-cita. Ia pendam cita-citanya, sampai kemudian pendidikannya lancar dan jalan pun terbuka.

Dia adalah Ni Komang Pasek Nurhyang Jumantini, biasa dipanggil dengan nama Pasek. Dia lahir dan besar di Desa Batubulan, Gianyar, bersama keluarga yang sangat sederhana.

Ayahnya seorang petani, ibunya buruh yang kadang-kadang juga membantu ayahnya di kerja di sawah. Pe4nghasilan keluarganya 18 juta setahun. Artinya, 1,5 juta sebulan. Atau, sekira 50 ribu rupiah sehari. Itu mungkin untuk makan sehari-hari saja harus dengan penuh perhitungan.

Sekolah dasar dilewatinya di SDN 2 Batubulan Kangin (2006-2012) dan sekolah menengah ditempuh di SMPN 1 Sukawati (2012-2015). Meski sekolahnya gratis, dia tetap punya bekal, setidaknya sebagai uang saku untuk sesekali bisa masuk kantin sekolah seperti teman-temannya.

Untuk mendapatkan uang saku, sesekali ia minta pada orang tua, Namun ia tetap berinisiatif bekerja sepulang sekolah. Ia bekerja membuat pernak-penik payas penjor atau hiasan penjor. Pekerjaan itu banyak dilakukan menjelang Hari Raya Galungan ketika banyak umat Hindu di Bali wajib memasang penjor. Dari kerja membuat payasan penjor itulah ia mendapatkan uang saku sebagai bekal sekolah.  

“Di masa kecil saya selalu diajarkan oleh orangtua saya sebuah prinsip yaitu ‘tidak apa-apa miskin materi, asalkan jangan miskin ilmu’. Hal inilah yang memotivasi saya untuk belajar dengan rajin dan memiliki mimpi-mimpi yang ingin saya gapai,” kata Pasek.

Setamat SMP, jalan untuk menuju cita-cita pun terbuka. Ia memenunuhi syarat masuk SMA Negeri Bali Mandara. Selain berasal dari keluarga kurang mampu, ia juga termasuk siswa berprestasi. Di SD ia ranking 2, di SMP ranking 1 dan saat UN SMP mendapat nilai UN tertinggi di Gianyar,

Di SMAN Bali Mandara ia tak berpikir lagi untuk bekerja. Ia tinggal di asrama, dan bisa konsentrasi belajar.  SMAN Bali Mandara, ia tempuh selama dua tahun dengan tetap mempertahankan prestasinya. Ia masuk rangking dua.  “Saya menempuh pendidikan di SMAN Bali Mandara selama dua tahun karena saya mengikuti salah satu program sekolah yaitu akselerasi,” kata Pasek.  

Selain program akselerasi, kata Pasek, masih banyak program-program lain yang mampu mengembangkan bakat, soft skills, serta leadership untuk siswa.

Ni Komang Pasek Nurhyang

Selama di SMA ia mengaku mendapat banyak bantuan terutama dari segi pendidikan, yaitu pendidikan gratis yang membantunya dalam meringankan beban keluarga. “Saya mendapatkan banyak hal, tidak hanya saat jam sekolah namun juga saat kehidupan di asrama,” katanya.

Dan tamat SMA ia lolos masuk Prodi Kedokteran, Unud, Denpasar. Atas bantuan banyak pihak, ia pun lolos jalur bidik misi, sehingga ia tak perlu lagi pusing-pusing memikirkan biaya saat menempuh Prodi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana sejak tahun 2017.

Dan kini ia berstatus dokter muda yang sedang menjalankan program coass. “Tahun depan saya akan menempuh ujian nasional untuk menjadi dokter,” katanya.

Kisah Tentang Bonfire

Pasek ingat betul masa-masa mengesankan saat menempuh pendidikan di SMAN Bali Mandara. Salah satunya adalah acara bonfire.

Saat pertama kali diterima di SMAN Bali Mandara, dia bersama para siswa baru mengikuti serangkaian acara penerimaan, salah satunya acara bonfire. Dalam acara itu para siswa diminta untuk menuliskan cita-cita dan harapan yang ditulis dalam secarik kertas dan dimasukkan ke dalam botol. Botol itu kemudian disimpan, danhanya bisa dibuka saat acara kelulusan.

Acara ini dibuat untuk memotivasi siswa agar selalu ingat akan mimpinya dan berusaha untuk menggapai cita-cita itu sampai bisa tercapai saat lulus.

“Saat acara itu saya menuliskan ingin menjadi dokter dan meringankan beban keluarga saya,” kata Pasek.

Setelah memasuki tahun terakhir di SMA, dia mulai mendaftar kuliah melalui pendaftaran SNMPTN yang diarahkan alur registrasinya oleh guru-guru. Dia mendaftar di Unud dengan jurusan kedokteran.

Ni Komang Pasek Nurhyang saat coass

Selain mendaftar PTN dia  juga diarahkan untuk mendaftar Beasiswa Bidikmisi dan beasiswa itu masih diperoleh hingga saat ini. Jadi, apa yang dia tulis pada secarik kertas yang disimpan dalam botol, dan dibuka saat kelulusan, benar-benar bisa diwujudkan. Cita-cita yang tertulis dalam secarik kertas itu terasa seperti doa sehingga cita-citanya bisa ditempuh dengan lancar.  

“Menurut saya, SMAN Bali Mandara sangat berkontribusi dalam perjalanan saya mencapai cita-cita, terutama dari segi bantuan pendidikan. Saya bisa mendapatkan pendidikan yang layak meskipun saya berasal dari keluarga kurang mampu, dan saya mampu mengembangkan potensi saya dengan sebaik-baiknya,” kata Pasek lirih.

Pasek memang salah satu dari sekian banyak anak berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu yang dapat mencapai cita-citanya berkat bantuan pendidikan dari SMAN Bali Mandara.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk SMAN Bali Mandara dan Pemerintah Provinsi Bali karena sudah memfasilitasi siswa dari seluruh Bali yang tidak mampu secara ekonomi untuk bisa mendapatkan pendidikan dengan baik,” kata Pasek. [T]

Tags: dokterkedokteranPendidikanSMAN Bali Mandara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

BALI PERLU KESADARAN UGRAŚRAWA

Next Post

Jong Pari, Sebuah Kreativitas Mudra Suara

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Jong Pari, Sebuah Kreativitas Mudra Suara

Jong Pari, Sebuah Kreativitas Mudra Suara

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co