13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kantin Sela Pohon di Kampus Unnes Semarang, Sebuah Space untuk Bernapas dan Berpikir

Son Lomri by Son Lomri
December 23, 2024
in Tualang
Kantin Sela Pohon di Kampus Unnes Semarang, Sebuah Space untuk Bernapas dan Berpikir

Kantin yang dinaungi pohon-pohon di kampus Unnes Semarang | Foto: tatkala.co

SETELAH melewati pintu gerbang, macam-macam pohon berjejer di hamparan sisi-sisi jalan. Pohon-pohon itu seakan menyambut  orang-orang dari berbagai saerah yang datang ke acara wisuda di kampus itu, Rabu, 11 Desember 2024.

Kampus itu adalah Universitas Negeri Semarang (Unnes). Sebuah kampus yang asri, letaknya di daerah yang sejuk, sekitar 8 kilometer dari Kota Semarang.

Saya melewati pintu gerbang kampus itu, bersama keluarga wisuda lain dari berbagai daerah—dari Jawa dan luar Jawa. Saya saat itu datang untuk menghadiri, tepatnya menjadi juru foto, Kadek Sonia Piscayanti—sastrawan dari Bali, yang diwisuda setelah lulus program doktor di kampus itu.

Pertama-tama saya melihat pohon, sebelum menyaksikan yang lain-lain. Batang pohon itu berserat, dan kebetulan siang usai acara wisuda, ada sedikit hujan. Air masuk ke sela-sela pohon itu, lalu mengalir di batang pohon coklat tua itu, jatuh ke tanah berumput. Sejuknya terasa hingga ke hati.

Pohon menaungi sebuah kantin di Unnes Semarang | Foto: tatkala.co/Son

Kampus Unnes tampaknya konsisten dalam mengembangkan konservasi alam melalui hutannya. Pohon-pohon tak hanya dibiarkan tumbuh dengan leluasa, tapi juga dimanfaatkan untuk menjadi peneduh di setiap sudut bangunan. Bahkan, kantin di kampus itu, terasa begitu sejuk, karena pohon menaungi selalu.

Saya membayangkan, bagaimana para mahasiswa di kantin itu tak pernah kehabisan akal untuk meneduhkan dirinya di kala senggang waktu untuk bersantai. Sambil ngopi dan buka laptop mengerjakan sesuatu, mereka seperti berselancar di atas salju yang dingin, lalu pergi ke sebuah bar kecil untuk menghangatkan tubuh dengan teh panas atau kopi.

Begitulah kantin itu dibuat di sana barangkali, sengaja dikonstruksi sedemikian ademnya, lengkapnya, nyamannya, untuk mahasiswa di kala penat kuliah atau putus cinta dihantam galau atau dijejal tugas. Udara segar dan pohon-pohon menjadi teman mereka yang sejuk.

Unnes cukup jauh dari pusat kota, sekitar 8 kilometer dengan jarak tempuh kira-kira 30 menit hingga satu jam. Unnes berada di dataran tinggi. Mahasiswa biasa ke Kota Semarang ketika bosan atau butuh keramaian, dan kembali menepi mengambil bagian untuk sehat di kampus. Tentu, di sebuah kantin dengan jejeran pohon yang serius. Juga kebersihan yang sudah terjaga kesadarannya itu, menjadi satu pengalaman berkesan bagi saya.

Sebuah kantin di sela-sela pohon di Unnes Semarang | Foto: tatkala.co/Son

Usai acara wisuda, saya menuju kantin Unnes yang dikelilingi pohon mahogini yang tak jauh jaraknya dengan gedung rektorat. Beberapa tiang yang terbuat dari kumpulan batu menyambut saya untuk turun menuju perbelanjaan. Saya disambut ibu kantin yang baik, disambut mbak-mbak yang ramah membuat minuman hangat atau dingin di masing-masing standnya. Mereka penuh siap.

“Mau beli apa, Mas?” kata salah satu mbak di satu kantin.

“Es jeruk, Mbak, kalau boleh,” jawab saya.

“Boleh dong. Sek saya buatkan!” Lantas si mbak pergi ke dapur.

“Saya ambil lebih dulu gorengan satu yah, Mbak.”

“Oke. Ambil aja.”

Menantikan minuman diantarkan, saya pergi ke meja. Di sela waktu menunggu itu, saya mengamati sebentar tentang bangunan kantin. Bangunan itu memang dibangun cukup serius. Mirip kafe, mirip sebuah kelas juga. Ada pohon dibiarkan tak ditebang di tengah-tengah kantin. Tentu, membelah atap kantin hingga ke atas.

“Ini fakultas, Bund?” tanya saya ke Bu Sonia Piscayanti yang baru saja diwisuda itu dengan IPK 4.0.

“Heh, ini kantin. Ngawur saja kamu, haha..” jawabnya terkejut.

Kantin itu ada dua lantai, lantai pertama orang-orang berjualan dan ada tempat duduknya. Lantai kedua, bisa dipakai buat makan juga, tapi makanan dibawa dari bawah. Di lantai dua bisa makan dengan lebih santai.

Sejumlah mahasiswa Unnes nongkrong di kantin kampus | Foto: tatkala.co/Son

Maka, timbullah satu pertanyaan bagaimana sikap Unnes memperlakukan space nongkrong murah bagi mahasiswa yang ramah kantong dan lingkungan ini? Jawabannya: paten. Selain tempat dibuat nyaman sedemikian rupa, juga pelayanan sepenuh hati dari mbak-mbak Semarang sangat terasa di sana. Tambah paten pula suasananya. Adem…

“Saya sering di sini, Son. Kalau sudah kelas atau mengerjakan tugas,” lanjut Bu Sonia, penulis naskah teater 11 Ibu 11 Kisah itu.

Apa saya kata, benar, kantin ini menjadi satu tempat oke untuk ditongkrongi. Saya membayangkan, di Prancis, revolusi terjadi dari sebuah diskusi kecil di kedai kopi bernama Café de Foy. Para pemikir ada di warung kopi tua itu sekitar tahun 1789 ketika dalam suasana kamelut monarki Perancis. Camille Desmoulins, lantas berdiri di atas meja di kedai itu, lalu berucap dengan berapi-api.

 “Aux armes, citoyens! (Untuk mempersenjatai, warga!” katanya berapi-api, hingga revolusi terpantik ketika itu.

Suasana sejuk di kantin Unnes Semarang | Foto: tatkala.co/Son

Dan di Unnes, barangkali para pemikir disiapkan ruangnya juga selain di perpus atau kelas belajar, tetapi juga melalui kantin dengan ramah lingkungan yang seimbang antara udara untuk bernapas, dan logistik untuk berpikir melalui jajakan makanan harga pas tancap gas.

Eh, tiba-tiba saya membayangkan kampus saya di Undiksha Singaraja. Di Undiksha belum ada kantin senyaman dan sesejuk itu, tapi tentu akan menuju seperti itu. Semoga banyak pohon juga nantinya, biar adem. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Syahdan, Kantin di FBS Undiksha “Hilang”, Mahasiswa Seperti Kehilangan Kasih Sayang
Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran
Kantin Sehat Sekolah: Hindari Anak Alami Gangguan Ginjal
Kantin itu “Perpustakaan” Mahasiswa Pemalas…
Jangan Dipandang Remeh, Kantin itu Nyawa Sebuah Negara
Tags: kantinkantin kampusUniversitas Negeri SemarangUnnes Semarang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kepemimpinan “Punyan”

Next Post

Garas Prahmantara dan Kawan-kawan Melukis Tempat Sampah di Denpasar Festival 2024, Jadi Live Mural yang Mengesankan

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails
Next Post
Garas Prahmantara dan Kawan-kawan Melukis Tempat Sampah di Denpasar Festival 2024, Jadi Live Mural yang Mengesankan

Garas Prahmantara dan Kawan-kawan Melukis Tempat Sampah di Denpasar Festival 2024, Jadi Live Mural yang Mengesankan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co