12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kantin Sela Pohon di Kampus Unnes Semarang, Sebuah Space untuk Bernapas dan Berpikir

Son Lomri by Son Lomri
December 23, 2024
in Tualang
Kantin Sela Pohon di Kampus Unnes Semarang, Sebuah Space untuk Bernapas dan Berpikir

Kantin yang dinaungi pohon-pohon di kampus Unnes Semarang | Foto: tatkala.co

SETELAH melewati pintu gerbang, macam-macam pohon berjejer di hamparan sisi-sisi jalan. Pohon-pohon itu seakan menyambut  orang-orang dari berbagai saerah yang datang ke acara wisuda di kampus itu, Rabu, 11 Desember 2024.

Kampus itu adalah Universitas Negeri Semarang (Unnes). Sebuah kampus yang asri, letaknya di daerah yang sejuk, sekitar 8 kilometer dari Kota Semarang.

Saya melewati pintu gerbang kampus itu, bersama keluarga wisuda lain dari berbagai daerah—dari Jawa dan luar Jawa. Saya saat itu datang untuk menghadiri, tepatnya menjadi juru foto, Kadek Sonia Piscayanti—sastrawan dari Bali, yang diwisuda setelah lulus program doktor di kampus itu.

Pertama-tama saya melihat pohon, sebelum menyaksikan yang lain-lain. Batang pohon itu berserat, dan kebetulan siang usai acara wisuda, ada sedikit hujan. Air masuk ke sela-sela pohon itu, lalu mengalir di batang pohon coklat tua itu, jatuh ke tanah berumput. Sejuknya terasa hingga ke hati.

Pohon menaungi sebuah kantin di Unnes Semarang | Foto: tatkala.co/Son

Kampus Unnes tampaknya konsisten dalam mengembangkan konservasi alam melalui hutannya. Pohon-pohon tak hanya dibiarkan tumbuh dengan leluasa, tapi juga dimanfaatkan untuk menjadi peneduh di setiap sudut bangunan. Bahkan, kantin di kampus itu, terasa begitu sejuk, karena pohon menaungi selalu.

Saya membayangkan, bagaimana para mahasiswa di kantin itu tak pernah kehabisan akal untuk meneduhkan dirinya di kala senggang waktu untuk bersantai. Sambil ngopi dan buka laptop mengerjakan sesuatu, mereka seperti berselancar di atas salju yang dingin, lalu pergi ke sebuah bar kecil untuk menghangatkan tubuh dengan teh panas atau kopi.

Begitulah kantin itu dibuat di sana barangkali, sengaja dikonstruksi sedemikian ademnya, lengkapnya, nyamannya, untuk mahasiswa di kala penat kuliah atau putus cinta dihantam galau atau dijejal tugas. Udara segar dan pohon-pohon menjadi teman mereka yang sejuk.

Unnes cukup jauh dari pusat kota, sekitar 8 kilometer dengan jarak tempuh kira-kira 30 menit hingga satu jam. Unnes berada di dataran tinggi. Mahasiswa biasa ke Kota Semarang ketika bosan atau butuh keramaian, dan kembali menepi mengambil bagian untuk sehat di kampus. Tentu, di sebuah kantin dengan jejeran pohon yang serius. Juga kebersihan yang sudah terjaga kesadarannya itu, menjadi satu pengalaman berkesan bagi saya.

Sebuah kantin di sela-sela pohon di Unnes Semarang | Foto: tatkala.co/Son

Usai acara wisuda, saya menuju kantin Unnes yang dikelilingi pohon mahogini yang tak jauh jaraknya dengan gedung rektorat. Beberapa tiang yang terbuat dari kumpulan batu menyambut saya untuk turun menuju perbelanjaan. Saya disambut ibu kantin yang baik, disambut mbak-mbak yang ramah membuat minuman hangat atau dingin di masing-masing standnya. Mereka penuh siap.

“Mau beli apa, Mas?” kata salah satu mbak di satu kantin.

“Es jeruk, Mbak, kalau boleh,” jawab saya.

“Boleh dong. Sek saya buatkan!” Lantas si mbak pergi ke dapur.

“Saya ambil lebih dulu gorengan satu yah, Mbak.”

“Oke. Ambil aja.”

Menantikan minuman diantarkan, saya pergi ke meja. Di sela waktu menunggu itu, saya mengamati sebentar tentang bangunan kantin. Bangunan itu memang dibangun cukup serius. Mirip kafe, mirip sebuah kelas juga. Ada pohon dibiarkan tak ditebang di tengah-tengah kantin. Tentu, membelah atap kantin hingga ke atas.

“Ini fakultas, Bund?” tanya saya ke Bu Sonia Piscayanti yang baru saja diwisuda itu dengan IPK 4.0.

“Heh, ini kantin. Ngawur saja kamu, haha..” jawabnya terkejut.

Kantin itu ada dua lantai, lantai pertama orang-orang berjualan dan ada tempat duduknya. Lantai kedua, bisa dipakai buat makan juga, tapi makanan dibawa dari bawah. Di lantai dua bisa makan dengan lebih santai.

Sejumlah mahasiswa Unnes nongkrong di kantin kampus | Foto: tatkala.co/Son

Maka, timbullah satu pertanyaan bagaimana sikap Unnes memperlakukan space nongkrong murah bagi mahasiswa yang ramah kantong dan lingkungan ini? Jawabannya: paten. Selain tempat dibuat nyaman sedemikian rupa, juga pelayanan sepenuh hati dari mbak-mbak Semarang sangat terasa di sana. Tambah paten pula suasananya. Adem…

“Saya sering di sini, Son. Kalau sudah kelas atau mengerjakan tugas,” lanjut Bu Sonia, penulis naskah teater 11 Ibu 11 Kisah itu.

Apa saya kata, benar, kantin ini menjadi satu tempat oke untuk ditongkrongi. Saya membayangkan, di Prancis, revolusi terjadi dari sebuah diskusi kecil di kedai kopi bernama Café de Foy. Para pemikir ada di warung kopi tua itu sekitar tahun 1789 ketika dalam suasana kamelut monarki Perancis. Camille Desmoulins, lantas berdiri di atas meja di kedai itu, lalu berucap dengan berapi-api.

 “Aux armes, citoyens! (Untuk mempersenjatai, warga!” katanya berapi-api, hingga revolusi terpantik ketika itu.

Suasana sejuk di kantin Unnes Semarang | Foto: tatkala.co/Son

Dan di Unnes, barangkali para pemikir disiapkan ruangnya juga selain di perpus atau kelas belajar, tetapi juga melalui kantin dengan ramah lingkungan yang seimbang antara udara untuk bernapas, dan logistik untuk berpikir melalui jajakan makanan harga pas tancap gas.

Eh, tiba-tiba saya membayangkan kampus saya di Undiksha Singaraja. Di Undiksha belum ada kantin senyaman dan sesejuk itu, tapi tentu akan menuju seperti itu. Semoga banyak pohon juga nantinya, biar adem. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Syahdan, Kantin di FBS Undiksha “Hilang”, Mahasiswa Seperti Kehilangan Kasih Sayang
Horeee, Kantin FBS Undiksha Muncul  Lagi, Tapi Soto-Bakso Masih Tertinggal di Fakultas Kedokteran
Kantin Sehat Sekolah: Hindari Anak Alami Gangguan Ginjal
Kantin itu “Perpustakaan” Mahasiswa Pemalas…
Jangan Dipandang Remeh, Kantin itu Nyawa Sebuah Negara
Tags: kantinkantin kampusUniversitas Negeri SemarangUnnes Semarang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kepemimpinan “Punyan”

Next Post

Garas Prahmantara dan Kawan-kawan Melukis Tempat Sampah di Denpasar Festival 2024, Jadi Live Mural yang Mengesankan

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
0
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

Read moreDetails

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails
Next Post
Garas Prahmantara dan Kawan-kawan Melukis Tempat Sampah di Denpasar Festival 2024, Jadi Live Mural yang Mengesankan

Garas Prahmantara dan Kawan-kawan Melukis Tempat Sampah di Denpasar Festival 2024, Jadi Live Mural yang Mengesankan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co